Oh my Sweet Maid – Chapter 1

Title : Oh My Sweet Maid

Chapter : 1

Author : Shinstarkey/Nanonadia

Cast : Onew  Lee Jinki, Victoria Song

Other cast : Nichkhun, Shinee Member

Language : Indonesia

ps : Maaf sama yang gak suka Onew di pasangin sama Victoria yah ^^

__

“JIIIIIIIINNNNKKIIIIII.. sudah berapa kali appa bilang!! Kau harus jadi anak yang baik.. bukan anak berandalan seperti ini!!!”  Suara itu menggema di sektar rumah.

Terlihat Jinki yang kerap di panggil Onew yang sedang menundukan kepalanya dan terlihatpula Appanya yang sedang memarahinya.

“Kau tahu perbuatanmu itu??!! Kau sudah membuat malu keluarga!! Nama keluarga kita sudah tercoreng karena sifatmu yang tidak karuan itu!! Sampai kapan kau mau terus bgini hah??”

Onew hanya menundukan kepala mendengar suara Appanya itu. Sebenarnya ia tidak perduli dengan semua omongan appanya yang dia anggap hanya ‘omong kosong’. Beginilah Onew sehari-hari. Dia hanya membuat ulah dengan kenakalannya. Sering memalukan keluarganya yang cukup di kenal banyak orang karena perusahaan yang di kelola Appanya sangat berjaya. Dan kenakalan yang ia lakukan hari ini adalah memakai credit card dengan se-enaknya sampai tagihan mencapai 10.000.000 (won).

Onew tiba-tiba berjalan ke arah pintu kamarnya tanpa memperdulikan Appanya yang dengan serius terus menatapnya dan memarahinya.

“HEI!! Jinki.. Kau sudah mulai kurangajar dengan orang tua?!! Appa sedang berbicara denganmu. Cepat kembali kesini!” teriak Appanya lagi sambil membentak ke arah onew. Tapi onew tidak menghiraukannya lagi. Dia tetap saja berjalan ke arah kamarnya.

__

Lee Jinki.. yang kerap di sapa Onew ini memang sangat menyusahkan orang tuanya. Dia sering sekali membuat malu keluarga. Berbuat nakal. Dan sifat jeleknya yang sering berhura-hura dengan uang orangtuanya. Ini semua di sebabkan karena Eommanya yang suka memanjakannya. Semua kemauan onew selalu di penuhi. Dan urusan wanita. Onew sekarang memang tidak punya pacar. Tapi itu bukan masalah baginya. Dia mempunyai banyak wanita di sekelilingnya yang kapan saja bisa ia manfaatkan untuk menjadi pacarnya dalam sehari atau dua hari. Itu di sebebkan karena keTampanan wajah onew yang membuat semua wanita terpesona.

(Onew P.O.V)

“Jinki-ah.. Appa dan Eomma akan pergi ke Jerman untuk beberapa bulan. Jaga dirimu baik-baik.. Eomma mempekerjakan pembantu untukmu, agar kau tidak kesulitan.. mengerti?” Sahut eomma saat hendak meninggalkan rumah. Aku merekahkan senyumku yang sepertinya jarang aku tunjukan pada mereka. Ya, aku tersenyum karena aku senang. Aku senang bila orangtuaku tak ada di rumah. Sepertinya aku akan bebas sekarang. Hahaha.

“Jinki.. appa tidak mau dengar kau berbuat onar selama appa tidak mengawasimu.” Appa menatapku lurus. Tapi aku hanya tersenyum ke arahnya. Aku memancarkan ekspresi menurut padanya.

Dan kemudian merekapun pergi. “Ahh akhirnya aku bebas…….”

__

Aku berbaring di kasurku. “Aku pikir sekarang aku bisa membuat pesta di rumah. Tanpa gangguan eomma dan appa… “

Aku segera mengambil telepon genggamku dan menelepon ke-empat teman baikku. Key, Minho, Jonghyun dan Taemin.

Pikiranku sudah menuju ke hal yang nakal. “mungkin aku bisa menggunakan ATM appa untuk keperluan Pesta  malam ini..” dan akupun mulai tersenyum licik.

Tiba-tiba aku pun teringat pada sesuatu. “ ‘Pembantu’ yang eomma pekerjakan disini.. apa dia akan mengadu dengan eomma..??” sahutku tiba-tiba.

Dan aku mulai berfikir lagi. Sepertinya tidak. Pasti pembantu yang eomma pekerjakan itu hanya seorang nenek-nenek tua yang bila di ancam dia bisa menutup mulutnya, ya.. aku rasa iya.

__

Aku duduk di ruang TV sambil memakan seEmber popcorn yang ada di tanganku. Aku menunggu ke-empat temanku itu datang. Dan tak lama suara bel berbunyi.. Aku segera beranjak dari sofa menuju pintu rumah.

Dan TADA…

Dugaanku salah.. bukan ke-empat temanku yang ada di hadapanku sekarang. Tapi seorang wanita cantik. Mengapa gayanya sangat kuno? Dengar rambut di cepol dan baju agak lusuh dengan membawa tas besar yang di sangkutkan pada lengannya..

Dan kemudia aku mulai teringat pada perkataan eomma tentang seorang pembantu rumah tangga yang disuruhnya menemaniku?

“Annyeonghaseyo~ apa ini rumah tuan Lee?” sahut wanita itu dan menundukan dirinya 90 drajat. Aku menganggukan kepala kearahnya dan memperhatikannya dari atas hingga bawah.

“ Senang bertemu dengan anda.. saya Victoria.. pembantu ramah tangga yang akan bekerja disini.. “ sahutnya sambil menundukan badannya lagi. Aku mengangkat sebelah alisku dan terus menatapnya dengan membubuhkan tampang angkuh. Namanya sangat bagus. Tidak cocok sebagai nama pembantu.

“Baiklah.. kau sudah boleh bekerja disini. “ sahutku santai dan langsung mempersilahkan wanita itu masuk.

Wanita itu cantik, tapi mengapa jadi pembantu? Dan gayanya begitu kuno? Aku memperhatikan postur tubuhnya dari belakang. Terlihat sexy memang.. hahahah… tapi dia tidak akan selevel denganku. Dia pembantu.

Aku pikir umurnya tak jauh berbeda denganku, mungkin dia lebih tua dariku 2 atau 3 tahun.

__

aku tertawa terbahak-bahak saat Key menunjukan sifat konyolnya di depan kami ber-empat.. dan kemudian jonghyun merusak suasana dengan pertanyaan yang sedikit tidak penting..

“Ya! Onew.. wanita itu pembantumu yang baru, huhh?” jonghyun menyenggol lenganku dengan sikutnya.

“Iya.. dia pembantu baru, eommaku yang menyuruhnya bekerja disini..” sahutku agak datar sambil memakan keripik kentang yang ada di tanganku..

“apa kau memperhatikannya, onew? Dia cantik.. sexy.. tidak biasanya ada pembantu muda seperti dia..” jonghyun masih terus menatapku.

“ya, aku tahu itu.. terus? “ aku sedikit mengacuhkan jonghyun dan mulai menoleh kearah taemin dan mengambil minuman soda yang hendak di minum taemin.

“kau sangat beruntung tinggal dengan wanita cantik seperti itu.. kalau dia tetap menjadi pembantumu aku akan terus main kerumahmu.. hahahhaa”

Aku menatap jonghyun dengan sangat heran, mengapa dia berbicara seperti itu. Wanita itu hanya seorang pembantu apa yang harus di banggakan darinya.

“terserah mau mu… tapi aku  rasa seleramu sangat murahan. Hahahha” aku tertawa terbahak-bahak menatap jonghyun yang hanya tersenyum dengan kata-kataku tadi.

“hey onew.. kau tidak bisa melihatnya.. dia bukan hanya pembantu.. dia seakan wanita cantik yang sekarang adalah milikmu.. dia berada bersama mu 24 jam.. kau bisa melakukan ‘apa saja’ dengannya..” sahut jonghyun lagi. Perkatanya itu membuat tawaku berhenti dan baru menyadarinya. Victoria adalah wanita yang tidak begitu buruk. Mungkin hanya profesinya saja.

Aku merangkul leher jonghyun sambil tersenyum. “jonghyun.. thanks.. kau menyadarkanku.” Aku segera berjalan keluar kamar hendak menemui Victoria.

__

Bau gosong tercium saat aku keluar dari kamar, dan asap hitam mengebul di sekitar ruangan. Apa-apaan ini ?

“AAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAA~” suara teriakan yang sedikit mengagenkan ku itu berasal dari dapur. Aku segera berlari menuju dapur dengan cepat.

Dan kemudian aku menemukan Victoria yang sedang loncat-loncat dan berteriak di depan kompor dengan api yang sudah mulai membesar. DAPUR KU KEBAKARAN ?

Tanpa pikir panjang aku langsung memadamkan api itu dengan air yang ku ambil dari dari washtuffle dapur.Akhirnya api itu mati.

Aku menatap Victoria yang sedang menutupi mukanya. Niatku mendekatinya hilang seketika saat menyadari wanita itu hanya membuat masalah.

“Ya! Apa yang kau lakukan dengan dapurku, huhh ?” aku menatapnya dengan tatapan marah, bagaimana tidak, dia hampir menghancurkan rumahku. Belum 5 jam dia bekerja disini dan dia sudah membuat ulah. Apa maksudnya ini ?

“ Maaf.. saya tidak sengaja.. tiba-tiba api di kompor itu membesar dan saya tidak tahu apa yang harus saya lakukan.. “ Victoria memundukan kepalanya. Aku memutar bolamataku dan menghela napas. Aku tidak habis fikir dengan pembantu ini. Apa dia bisa kerja huhh ?

“Ya! Kau tahu.. kau hampir saja membakar rumahku! Sebenarnya kau bisa kerja atau tidak sih?  Menyusahkan saja” aku meninggalkan victoria dan berjalan ke arah kamar lagi dengan perasaan yang sangat amat kesal !

(Onew P.o.v End)

__

(Victoria P.o.v)

Aku membersihkan seluruh ruangan dapur yang hampir terbakar ini. Begitu cerobohnya aku sampai hampir membuat rumah ‘Majikan’ku kebakaran. Dan memang benar apa katanya. Aku memang tidak bisa bekerja.. bekerja bukanlah kebiasaanku. Dan ini sangat menyulitkan.

Aku bergegas bangun mengerjakan apa yang aku bisa kerjakan di rumah ini. Semoga saja aku tidak ceroboh lagi.

‘mysteric mysteric molla.. molla.. ajik naneun molla…’

Suara teleon genggamku berbunyi dengan nyaringya. Dan mendapatkan nama Nichkhun yang sedang menelepohoneku itu, dia kekasihku. Segera ku angkat..

“ada apa kau menghubungiku, huh?” aku sedikit mengecilkan volume suaraku, aku tidak ingin majikanku itu tahu bahwa aku sedang menelephone.

“ya! Mengapa kau berbicara sangat pelan.. ? dimana kau ?”

“hey.. kau menelephoneku hanya untuk menanyakan aku dimana? Sudah aku bilang.. aku tidak ada waktu untukmu. Gara-gara ulahmu kemarin aku hampir saja di bunuh oleh keluargaku… dan gara-gara kau juga aku harus mengerjakan hukuman ini..!!”  sahutku agak kesal kepadanya.

“aku.. minta maaf.. tapi bisa kah kita bertemu ? kau tahu.. kau kangen ‘minum-minum’ dengan mu dan ‘bermesraan’ denganmu.. “

Aku memutar bolamataku saat mendengar perkataan Nichkhun tadi. “jangan berbicara hal seperti itu!. Sudah! aku banyak kerjaan.. “ aku sedikit kesal dengan kata-kata nichkhun. Dia masih menganggapku seperti yang dulu, padahal aku sudah ingin berubah. Dan gara-gara dia pula aku harus menjadi pembantu seperti ini. Aku segera menutup telephone genggamku dan memasukkannya ke saku bajuku.

“VICTORIAAAAAAAAAAAAA~!!!!” teriakan itu bergeming di kupingku. Lagi lagi majikanku itu. Jinki..

Aku segera berlari menuju kamar Jinki dan mengetuk pintu kamarnya.

Pintu terbuka dan jinki berdiri tepat di depanku.

“Ya! Victoria!! Belikan kami 5 botol bir dan makanan kecil.. kami akan berpesta disini! Dan aku harap kau tidak akan bilang ke Eomma tentang hal ini. Mengerti !!”

Dia mengasih sejumlah uang padaku dan menyuruhku menutup mulut soal ‘pesta Bir’ yang akan dia lakukan dengan teman-temannya. Ternyata dia sama saja seperti anak berandalan di jalan. Hanya dia orang kaya. Aku segera menuruti perintahnya.

(Victoria P.o.v End)

__

(Onew P.o.v)

Suara musik yang kencang membuat suasana pesta ini semakin ramai walau hanya di lakukan oleh lima orang. Kami tidak memikirkan jam berapa sekarang. Kami hanya terus minum-minum sambil sesekali bergurau membicarakan hal yang biasa di bicarakan pria tentang wanita sexy.. hahaha

Walaupun si magnae taemin masih terlihat kecil, tapi dialah yang paling semangat membicarakan para wanita. Mungkin itu akibat otaknya sudah di racuni oleh aku, key, jonghyun dan minho yang sedikit tidak beres.

“Onew Hyung! Apa kita boleh memanggil wanita-wanita untuk kesini? Tidak seru bila berpesta tidak ada wanita-wanita cantik yang menemani..” kata minho sabil terus meminum bir nya.

“Aku setuju.. lagian tidak ada orangtuaku disini.. kita bebas. Hahhaha” aku tertawa sambil meneguk bir milikku berkali-kali.

Tiba-tiba jonghyun datang menghampiriku. “Onew bagaimana dengan pembantumu itu? Tidak di ajak juga? hahahha”

“Hey jonghyun! Kau gila? Pembantu itu sangatlah ketinggalan jaman! Mungkin dia tidak mengerti cara berpesta seperti kita! Dia hanya pembantu kuno.” Sahutku dengan entengnya. Tiba-tiba jonghyun berjalan keluar kamar. Apa dia sudah benar-benar gila? Mengajak pembantu berpesta.. Aneh.

(Onew P.o.v end)

__

(Victoria P.o.v)

HUH!! Suara musik itu membuatku pusing, sudah lama aku tidak mendengar musik kencang seperti itu dan sekarang malah membuat kupingku sakit. Ternyata  Jinki bukanlah orang yang ku duga. Aku pikir dia orang kaya yang sangat elegan, tampan, sempurna seperti yang di cerminkan oleh orang tuanya itu. Tapi ternyata malah anak berandalan yang seperti ini. tak jauh beda sih denganku. Tapi aku kan sudah berubah. Dulu aku memang sering melakukan pesta seperti itu juga, tepatnya bersma nichkhun. Dia yang mengajarkan aku semua tentang hal seperti ini.

‘Ding Dong’ suara bell yang sedikit terpendam karena suara musik yang sangat kencang memaksaku untuk bangun dan melihat siapa yang datang. Aku segera menuju kearah pintu.

Disana berdiri 5 orang wanita cantik dengan pakaian sangat sexy, yang hampir terlihat seperti memakai bikini. Huh?

“Hey! Siapa kau ? wanita simpanan Onew yang baru ? hah?” sahut salah satu wanita yang berdiri paling depan. Dia menyebut nama ‘Onew’ ? siapa Onew?

“onew? Maaf disini tidak ada yang namanya Onew.. mungki kalian salah rumah.” Sahutku sedikit datar menatap lima wanita itu.

“ seungyeon.. mungkin dia pembantu disini jadi tidak tahu siapa onew.. “ sahut wanita di belakangnya kepada wanita yang menanyaiku tadi.

“Onew.. Onew.. bisa saja dia mencari pembantu secantik ini.. tapi aku tak akan pernah mau kalah dengan pembantu ini.. “ sahut wanita bernama seungyeon tadi. Aku hanya menggelengkan kepala. Terserah dia mau bilang apa…

Tiba-tiba seseorang menghampiriku dari belakang merangkulku

siapa dia?…..

TBC

Categories: Fanfiction, Shiny Effects | Tags: , , , , , , | 2 Comments

Post navigation

2 thoughts on “Oh my Sweet Maid – Chapter 1

  1. lathatytula

    kyaa.
    vic onnie jd pembantu?
    ga cocok ah.
    pantesnya jd pcr majikan nya.
    wkwkwk.

    btw,jjong oppa playboy bgt dah.
    hhi.

    jiah.
    anak2 kara ya yg pada datang?
    huhu.
    nyebelin ah.
    wkwk.

  2. Kurnia

    Shinee’s bad boy ,,, ueekk , sok inggris ,, lnjuut

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: