Oh my Sweet Maid – Chapter 2

Title : Oh My Sweet Maid

Chapter : 2

Author : Shinstarkey/Nanonadia

Cast : Onew Lee Jinki, Victoria Song

Other cast : Nichkhun, Shinee Member

Language : Indonesia

Previous : Chapter 1

ps : Maaf sama yang gak suka Onew di pasangin sama Victoria yah ^^

(Victoria P.o.v)

HUH!! Suara musik itu membuatku pusing, sudah lama aku tidak mendengar musik kencang seperti itu dan sekarang malah membuat kupingku sakit. Ternyata Jinki bukanlah orang yang ku duga. Aku pikir dia orang kaya yang sangat elegan, tampan, sempurna seperti yang di cerminkan oleh orang tuanya itu. Tapi ternyata malah anak berandalan yang seperti ini. tak jauh beda sih denganku. Tapi aku kan sudah berubah. Dulu aku memang sering melakukan pesta seperti itu juga, tepatnya bersma nichkhun. Dia yang mengajarkan aku semua tentang hal seperti ini.

‘Ding Dong’ suara bell yang sedikit terpendam karena suara musik yang sangat kencang memaksaku untuk bangun dan melihat siapa yang datang. Aku segera menuju kearah pintu.

Disana berdiri 5 orang wanita cantik dengan pakaian sangat sexy, yang hampir terlihat seperti memakai bikini. Huh?

“Hey! Siapa kau ? wanita simpanan Onew yang baru ? hah?” sahut salah satu wanita yang berdiri paling depan. Dia menyebut nama ‘Onew’ ? siapa Onew?

“onew? Maaf disini tidak ada yang namanya Onew.. mungki kalian salah rumah.” Sahutku sedikit datar menatap lima wanita itu.

“ seungyeon.. mungkin dia pembantu disini jadi tidak tahu siapa onew.. “ sahut wanita di belakangnya kepada wanita yang menanyaiku tadi.

“Onew.. Onew.. bisa saja dia mencari pembantu secantik ini.. tapi aku tak akan pernah mau kalah dengan pembantu ini.. “ sahut wanita bernama seungyeon tadi. Aku hanya menggelengkan kepala. Terserah dia mau bilang apa…

Tiba-tiba seseorang menghampiriku dari belakang merangkulku

siapa dia?…..

“ohh.. wanita-wanita cantik yang datang… silahkan masuk.. Onew, key, taemin, dan minho sudah menunggu kalian..” suara itu tepat terdengar di telingaku, suara dari orang yang merangkulku. , aku segera membalikkan badan dan tenyata salah satu teman dari majikanku yang merangkulku. Hey? Apa maksudnya ini?

“Jonghyun? Jadi ini kekasihmu? “ sahut seorang dari kelima wanita itu.. Aisshh. Karea laki-laki ini merangkulku aku jadi di kira kekasihnya? Aku segera melapaskan rangkulan nya dri pundakku.

“Bukan.. dia pembantunya onew. Mengapa kau cemburu, gyuri? ” jawab laki-laki itu dengan santainya.

Wanita yang tadi hanya memutar bola matanya. Dan berjalan masuk.

Kelima wanita itu masuk dengan sangat centilnya dan hampir membuatku muntah. Aku menatap laki-laki itu yang masih benrdiri di dekatku.

“hay..” laki –laki itu menatapku sambil melambaikan tangannya. Aku menatap laki-laki itu bingung karena yang benar saja. Dia menyapa ku yang nyatanya sekarang jadi pembantu ?

Aku hanya menganggukan kepala padanya. “Tuan ada keperluan apa ?” sahutku pelan sanbil tersenyum pada teman majuikanku itu. Aku harus bersikap sopan padanya.

“Tidak usah panggil aku Tuan,, panggil aku jonghyun.. “ laki-laki bernama jonghyun itu tersenyum ke arahku.

“ah.. iya Jonghyun.. ada yang bisa saya bantu?”

“ah tidak.. aku hanya bosan di dalam..”

“oh… kalau begitu saya tinggal dulu.. saya ingin membereskan dapur.” Aku hendak berjalan meninggalkan Jonghyun. Dan tiba-tiba dia menahan tanganku.

“tunggu,, aku ikut. “ sahutnya. Dan langsung menggandengku. Apa maksudnya ini ?

(Victoria p.o.v End)

__

(Onew P.o.v)

Sekarang bagaikan di surga, tidak ada yang menganggu ketika pesta, dengan wanita-wanita cantik di sekitar. Seandainya ini terjadi selamanya. Aku melihat kesekeliling dengan bayangan yang agak buram, semua masih menikmati pesta, ada taemin yang terus menari dengan jiyoung, ada minho yang mabuk-mabukan dengan hara dan ada key yang sedang bermain kartu bersma nicole. Sedangkan aku disini hanya memandangi mereka sambil terus meneguk minumanku bersama seungyeon yang terus memelukku.

Ah aku baru baru menyadari satu makhluk tidak ada disini? Kemana jonghyun ?dia masih dengan pembantu itu ? dasar jonghyun.. aku tidak mengerti dengan jalan pikirannya, jelas-jelas disini ada gyuri yang lebih cantik dari pembantu itu.

Ah sudahlah.. jonghyun memang payah. Dia malah memilih pembanrtu daripada wanita-wanita cantik ini. dasar Aneh. Tapi bagaimana kalau jonghyun berbuat macam-macam pada pembantu itu ? dan bagaimana kalau pembantu itu mengadu pada eomma? Bisa mati aku di bunuh Appa.

Aku segera beranjak dari dudukku dan bergegas keluar kamar memastikan jonghyun tidak berbuat apa-apa pada pembantu itu.

__

(Victoria p.o.v)

“siapa namamu?” Jonghyun bertanya padaku sambil tersenyum. Aku heran mengapa orang ini sok akrab sekali denganku. Tapi sebenarnya ini wajar untuk orang seperti jonghyun yang pergaulannya seperti itu. Dulu saat aku masih sering berpesta-pesta dengan nichkhun di beberapa diskotik juga banyak yang mengajakku berkenalan, tapi mungkin itu karena penampilanku yang seperti ‘Wanita Penggoda’ . tapi bagaimana dengan jonghyun? Aku berpakaian ala pembantu saja sudah di ajak kenalan. Sifat playboy nya sudah ketahuan.

“Aku Victoria…” sahutku pelan sambil menahan tawa dalam hati.

“Mengapa kau jadi seorang pembantu ? kata jonghyun sambil terus memandangiku. Aku hanya tersenyum sambil sedikit menundukan kepalaku.

“memangnya kenapa?”

Jonghyun tiba-tiba tersenyum sambil terus menatapku, entah mengapa aku merasa malu di tatap oleh jonghyun seperti itu.

“Kau cantik.. dan juga tidak terlihat sepeti pembantu… “

Aku membalas kata-kata jonghyun dengan senyuman.

“terima kasih.. tapi ini memang profesiku…”

“uhmm.. berapa umur mu ?” jonghyun tidak henti-hentinya meluncurkan pertanyaan untukku, seperti sedang di introgasi saja.

“Aku 23 tahun.. bagaimana dengan mu ?”

“Aku 20.. kalau begitu.. boleh aku panggil Victoria Noona?”

Aku sedikit kaget mendengar perkataan jonghyun. Aku rasa dia tak seburuk Jinki. Dia baik.

“boleh kalau kau mau.. “ Aku tersenyum pada jonghyun ramah..

“YA!!! VICTORIAAAAAAAAAAAAAA~~”

Suara teriakan itu tersengar, sudah pasti itu suara Jinki.

Dan kemudia sosok jiki berada tepat d depanku dan jonghyun.

“Ada apa tuan ?” aku menyempurnakan posisi ku menghadap Jinki.

Jinki menatap jonghyun dengan tatapan aneh, bau bir pun tercium dari mulutnya, sepertinya dia mabuk.“Huh! Ternyata disini kau Jonghyun.. Menemui si pembantu ini..hik..hik…. aku pikir seleramu memang sangat rendah.. ahhahah…hik”

Kata-kata Jinki sempat memancing emosiku tapi sudahlah.. lagian dia majikanku, dia sedang mabuk pula.

Jonghyun berjalan meninggalkanku dan manghampiri jinki yang sudah sempoyongan berdiri. “ Ya! Onew.. kau mabuk.. sudah akhiri saja pesta ini…” kata jonghyun sambil memapah Jinki. Jinki hanya membalasnya dengan kata-kata yang tidak dapat di mengerti.

“ Noona.. aku rasa aku harus mengakhiri pesta ini.. bisa bantu aku membawa onew ke kamar ?”

Aku menganggukan kepala dan membantu jonghyun memapah jinki yang sepertinya sudah tidak sadarkan diri.

__

Bau minum-minuman tercium saat aku memasuki kamar jinki yang sangat berantakan, dengan 3 pria dan 5 wanita di dalamnya yang sudah terkapar. Jonghyun menyerahkan jinki padaku.

“ya! Minho! Key! Taemin! Pesta sudah berakhir.. ya! Gyuri, jiyoung, nicole, seungyeon, hara! Kalian cepat pulang!! Pesta ini berakhir” tariak jonghyun sambil membangunkan orang-orang yang di dalam sana.

Dan semua orang yang ada di situ bangun dengan sikap yang aneh, sempoyongan, bau akohol dan bau rokok… jonghyun memapah orang-orang itu satu persatu keluar kamar. Kasihan dia.

Aku masih memapah Jinki yang sekarang sedang tertidur pada bahuku.. sepertinya dia mabuk berat.

Jonghyun menghampiriku setelah selesai membawa satu-persatu orang keluar, menuju mobilnya.

“Noona.. aku harus membawa mereka pulang.. lain kali aku akan mengobrol denganmu oke.. “ sahut jonghyun sambil mengedipkan sebelah matanya kepadaku. Apa maksudnya ?

__

Aku menaruh Jinki di tempat tidur dan menyelimutinya. Wajahnya masih terlihat seperti anak-anak tapi sudah minum-minum seperti ini. Bagaimana bila orang tuanya tahu kelakuan anaknya yang sepeti ini.

Aku segera membereskan semua barang-barang pada kamar jinki yang sangat berantakan. Aku kembali ingat dengan masalaluku. Pesta seperti ini memang sangat menyenangkan, tapi bila tahu dampak yang ada dari ini semua, sangat berat.

Aku hampir saja di bunuh Appaku sendiri karena di anggap sudah mencoreng nama baik keluarga akibat kelakuanku yang sudah terlewat batas, dan aku seperti di kucilkan di keluarga, makanya aku berniat merubah ini semua.

Mungkin dengan hukuman seperti ini yang Appa berikan kepadaku, aku bisa berubah.

__

“ah akhirnya selesai juga”

Sahutku pelan saat kamar jinki sudah nampak rapih. Aku kembali menatap jinki yang masih tertidur pulas dengan posisi yang sudah berbeda dari yang tadi. Aku berjalan mendekati Jinki.

Dari wajahnya dia bukan pria yang terlalu buruk, kalau saja dia pria baik-baik mungkin aku sudah mengincarnya.. hahaha, tapi sifatnya tidak jauh berbeda dengan nichkhun. Tapi yang jelas dia lebih kasar dibandingkan nichkhun, walaupun nichkhun memang bukan orang baik-baik, tapi dia selalu perhatian kepadaku. Makanya aku tidak pernah meninggalkannya, sampai sekarang.

Aku kenal nichkhun saat aku pertama kali mengunjungi salahsatu diskotik dan dialah satu-satunya orang yang baik padaku, dan akhirnya aku menyukainya dan menjalani hubungan sampai sekarang.

Aku berniat meninggalkan kamar jinki dan mulai mengerjakan tugasku sebagai pembantu rumah tangga. Dan tiba-tiba aku tak bisa bergerak karena ternyata tanganku sudah di genggam erat oleh jinki.

“ Tunggu.. jangan pergi..” katanya sambil terus memegangi tanganku dengan mata yang masih tertutup. Dia mengigau?

“Tuan.. permisi.. bisa lepaskan tangan saya..?” aku menggoyang-goyangkan tubuh jinki pelan. Tidak ada respon darinya, dia malah semakin menggenggam tanganku. Apa yang aku harus perbuat? Bila ku tarik tanganku pelan dia tetap saja menggenggamnya.

“kau tetap disini. Aku mohon!” gumamnya lagi. Sambil semakin membuatku semakin dekat dengannya.

Yasudahlah, aku pikir tidak apa-apa aku disini.. mungkin hanya sekedar menemani tuanku itu. Aku yakin dia tak berbuat apa-apa.

(Victoria p.o.v end)

__

(Onew p.o.v)

Aku merasakan sakit yang teramat sangat dari kepalaku. Aku mencoba membuka mata tapi tidak bisa. Sinar matahari yang begitu terik menyulitkanku untuk membuka mata di tambah rasa pusing dan sakit kepala yang aku rasakan.

Aku baru sadar akan sesuatu yang aku genggam, tangan orang ?

Aku mencoba membuka mataku dengan paksa, tidak mungkin bila aku sudah meniduri seorang wanita malam ini. Hey, aku tak sebejat itu.

Siapa wanita yang ada di sampingku? Tidur bersamaku?

Aku membuka mataku pelan dan tergambar sosok wanita berambut panjang yang wajahnya tertutup rambut panjang miliknya itu. Dia tertidur di sebelahku. Sangat dekat. Hampir di pelukanku. dan setelah aku ingat kembali soal pesta semalam dan AH!! Pembantu cantik itu! Bersama jonghyun..

Aku menyingkirkan rambut yang menghalangi wajahnya, dan dugaanku benar. VICTORIA ???

Aku tengah tidur dengan Victoria ? pembantu ? tapi bagaimana bisa?

Apa aku berbuat sesuatu padanya? Gawat bagaimana kalau Eomma tahu?

Ah.. tidak. Aku pasti tidak berbuat apa-apa. Mana mungkin aku berbuat sepeti itu. Aku saja tidak pernah melakuakn apa-apa dengan seungyeon apa lagi dengan pembantu ini. Aku yakin pasti dia yang mencari kesempatan berbuat sesuatu kepadaku, agar aku di suruh bertanggung jawab dan menikahinya dan dia menguras hartaku. Aku yakin dia tak lebih dari seorang pembantu miskin yang mengincar harta. Ya!, aku yakin itu.

Lagian dia tidak cocok sebagai pembantu, terlalu cantik dan sexy, terlihat seperti wanita penggoda. Ah sial..

“Ya!! Victoria!! “ teriakku sambil membanguninya dengan paksa.

Dia membuka matanya dan menatapku dengan tatapan ngantuk.

“APA MAKSUDNYA INI ? MENGAPA KAU TIDUR DI SEBELAHKU!! DI KAMARKU YANG JELAS-JELAS AKU MAJIKANMU HAH ?!”

Victoria terlihat kaget mendengar perkataanku, aku yakin dia hanya akting. Aku tidak mungkin di bohongi olehnya.

“ Maaf tuan.. saya tertidur disini.. semalam saya membereskan kamar tuan sehabis pesta dan tiba-tiba saja tuan menarik tangan saya begitu kencang sehingga saya tak bisa pergi dan akhirnya saya malah tertidur disini.”

“ Halah! Itu alasnmu bukan! Kau itu tidak jauh seperti wanita-wanita malam. Mengincar harta orang kaya bukan ?” Victoria semakin menundukan kepalanya.

“KAU KU PECAT !!” teriakku padanya lagi.

Dia menipuku dengan tipuan murahannya. Cih, Tidak akan mempan denganku. “SEKARANG! KAU HARUS MEMBERESKAN BARANG-BARANGMU DAN PERGI DARI SINI! BARU KERJA SEHARI SAJA SUDAH MEMBUAT ULAH!”

Kemudian Victoria keluar dari kamarku. Dia menangis..

Airmata palsu.

TBC

Categories: Fanfiction, Shiny Effects | Tags: , , , , , , | 2 Comments

Post navigation

2 thoughts on “Oh my Sweet Maid – Chapter 2

  1. lathatytula

    hwaa.
    jjong oppa baik bgt sih.
    walaupun rada playboy.
    hehe.

    jiah.
    kok vic onnie dipecat sih?
    dasar tuh onew oppa.

  2. Kurnia

    Kyaaa ,, onewpa tega bnr , cpa sruh trik2 tngn vic oeon ,,,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: