PLEASE, LOVE ME MOM..!!

PLEASE, LOVE ME MOM..!!

Author: hyominstal

Genre: romance, friend ship

Cast:    Krystal Jung

Im YoonA

Suport cast:      Choi Minho

Kim Taeyeon

Leeteuk

Member f(x)

Member shinee

Jessica Jung

Disclaimer: Disclaimer: plotnya punyaku dan semua castnya punya emaknya masing-masing

Annyeong!! Aku bawa lagi nih ff oneshoot!!!. Dari pada banyak bacot, baca aja yuk. Happy reading^^

YANG SILENT READER, PLAGIATOR, BASHING SEMOGA DOSANYA BERLIPAT!

“GOMAWO UNTUK TEMAN-TEMANKU, LEETEUK AHJUSSI, TAEYEON AHJUMMA, DAN JUGA umma”, suara gadis itu memelas saat menyebut nama ummanya. Teman-temannya berhambur ke arah panggung. “KYAA KRYSTAL!!, AKHIRNYA KAU MENJADI JUARA UMUM”, teriak seorang yeoja yang berpenampilan seperti namja yang bernama Amber. “aishhh kau ini, bisa tidak kalau kau tidak berteriak-teriak seperti itu, malu sama orang chagi~”, seru Key. Amber langsung bergidik ngeri ketika Key memanggilnya Chagi~. “heh kenapa kau memanggilku chagi~, emangnya kamu siapa aku?”, tanya Amber. Walau sebenarnya dia senang dipanggil seperti itu oleh Key. “aishhh kalian ini, selalu bertengkar saja, seharusnya kalian kasih selamat untuk Krystal”, yeoja yang bernama Luna menengahi pertengkaran Amber dan Key. Leeteuk dan Taeyeon juga ikut naik ke panggung. “chukkae ya Krys, kamu emang pantas menjadi juara umum”, ucap Leeteuk. “gomawo Ahjussi, ngomong-ngomong umma kemana?”, tanya Krystal. Leeteuk dan Taeyeon terdiam. “sudahlah, gak dijawab juga gak apa-apa, karena aku tahu umma sedang bersenang-senang dengan Jessica unni”, seru Krystal. Dia mencoba untuk menahan air matanya untuk turun, namun tidak bisa, air matanya terus mengalir dipelupuk matanya. “aishhh dasar yeoja cengeng, hanya karena ummanya tidak datang ke sini, dia langsung menangis, masih banyak orang yang jauh lebih menderita dari pada kamu”, seru seorang namja. Semua orang memalingkan wajahnya agar bisa melihat siapa orang itu.

“wae?, ada yang salah dengan cara bicaraku?”, sambung namja itu.

“sangat…sangat…sangat…salah tuan Choi”, jawab Sulli.

“loh bukankah kau juga nona Choi?”, tanya namja itu.

“sudahlah, mau apa lagi kau ke sini Choi Minho?”, tanya Jonghyun.

“iya, kamu itu datang tak diundang, pulau tak diantar”, lanjut Luna.

“jelangkung dong?”, tanya Jonghyun polos.

‘pletakk’

“aishhh kenapa kau menjitakku?”, tanya Jjong.

“gak tahu, mungkin karena aku terlalu kesal dengan pacarmu itu”, jawab Luna.

“siapa?, Shin SekYung?, kau cemburu ya?”, tebak Jjong.

“hey, kenapa kalian malah membicarakan model sih?, urusin teman kita dong”, seru Victoria.

“kalian memang sahabat-sahabat yang aneh”, Minho pergi begitu saja setelah mengucapkan kalimah barusan.

“aishhh Choi Minho sialan”, seru Luna

“Choi Minho Belo”, sambung Sulli

“Choi Minho jelek”, lanjut Amber.

“heyy kenapa kalian begitu, gak baik”, seru Jjong, Taemin, dan Key bersamaan sampai tanda bacanya pun sama.

“biarin weee”, Luna, Sulli, Amber menjulurkan lidahnya.

Sementara Krystal hanya tertunduk.

“Krystal gwenchanayo?”, tanya Taeyeon.

“ani…ahjumma, ahjussi ayo kita pulang!, aku tidak enak badan”, seru Krystal.

“loh kok pulang?”, tanya Sulli.

“memangnya mau apa lagi?”, bingung Krystal.

Semua orang hanya terrsenyum gak jelas.

“oohhh aku tahu, kalian mau aku traktir kan?”, tebak Krystal

“IYA”, teriak mereka.

“baiklah, karena kalian selalu menjadi penyemangat bagiku, aku traktir kalian”, ucap Krystal.

“yeee”, semuanya bersorak.

“kalau bukan karena mereka, mungkin Krystal hanya sendiri di dunia ini”, seru Taeyeon pelan, namun dapat tersengar oleh Leeteuk.

“hmmm, mereka adalah teman yang terbaik untuk Krystal”, jawab Leeteuk.

“namun ada satu orang namja yang membenci Krystal”, seru Taeyeon.

“siapa?”, bingung Leeteuk.

“dibelakang kita”, jawab Taeyeon. Leeteuk membalikkan badannya dan tersenyum melihat seorang namja yang tak lain adalah Minho sedang memperhatikan mereka semua. Sedangkan Minho, dia langsung salting saat dipandangi oleh Leeteuk.

“tapi kenapa dia membenci Krystal?”, bingung Leeteuk.

“kurasa bukan membenci, tapi mencintai”, jawab Taeyeon.

“mencintai?, ahh mana mungkin?”, ragu Leeteuk.

“lihat saja nanti”, seru Taeyeon, dia melangkah mendahului suaminya.

Sementara di lain tempat Minho terus memperhatikan mereka.

“WHAT?, mencintai?, tapi mana mungkin sihh?, ya walaupun aku terus menganggunya, itu kan karena aku ingin dia tidak menangis saja”, ucap Minho.

“hey kau kenapa?”, tanya Onew.

“ani…aku tidak apa-apa, kajja kita pergi”, ajak Minho.

Krystal, Leeteuk, dan Taeyeon sampai di rumah. “loh umma belum pulang?”, tanya Krystal.

“ahjussi juga tidak tahu”, jawab Leeteuk. Mereka berdua masuk ke dalam rumah.

Krystal, Leeteuk dan Taeyeon duduk di ruang keluarga.

‘ceklek’

Terdengar pintu utama dibuka, Krystal beranjak dari duduknya, begitu juga TaeTeuk.

“hari ini sangat memuaskan, benarkan Sica?”, seru YoonA yang tak lain adalah umma Krystal *bingung ya?, harusnya juga jessica jadi ummanya*.

“ne umma, gomawo karena telah mengajak Sica belanja”, jawab Jessica.

“besok kita belanja lagi ya”, ajak YoonA.

“YoonA, kau tidak membelikan Krystal baju?”, tanya Taeyeon. YoonA melihat ke arah Krystal dengan tatapan sinis dan dingin yang membuat Krystal tak kuasa menahan air matanya.

“buat apa aku membelikan baju untuk anak sialan ini?”, ucapnya dengan sinis.

“setiap kalia kau selalu memanggilnya dengan sebutan ‘anak sialan’, dia itu punya nama YoonA, dan namanya juga sangat bagus”, nasehat Taeyeon.

“loh bukannya yang memberikan dia nama itu unni dan Oppa?”, tanya YoonA.

Krystal hanya bisa menundukkan kepalanya, rasanya telinganya sudah sakit sekali mendengar cacian yang terus dilontarkan oleh umma kandungnya sendiri.

“aku baru tahu kalau di dunia ini ada yeoja macam kamu YoonA”, sekarang Leeteuk yang angkat bicara.

“sudahlah, kenapa kalian terus membela anak sialan itu hah?”, bentak YoonA. Dia berlari menuju kamarnya dan diikuti Jessica dari belakang.

“aishh anak itu, setiap kali kita peringatkan, dia tidak menghiraukannya”, seru Taeyeon.

“ahjussi, ahjumma, sekarang kan aku sudah besar, apa kalian bisa menceritakan kepadaku, mengapa umma sangat membenciku dan tidak mengharapkan aku lahir ke dunia ini?”, tanya Krystal.

Taeyeon dan Taeteuk menghela nafasnya. “mungkin sudah seharusnya kita memberitahumu yang sebenarnya Krystal”, ucap Taeyon.

Flash back….

“anakku kau baik-baik ya di sini, appa pergi dulu. dan kau YoonA selama aku pergi, kau harus menjaga  anak kita ini”, Ki Bum yang tak lain adalah suami YoonA mencium perut YoonA yang sudah mulai membesar.

“iya Oppa, Oppa jaga baik-baik diri Oppa ya di L.A”, seru YoonA.

“ne Chagi~”, Ki Bum mencium kening YoonA.

“ehem”, Taeyeon dan Leeteuk berdehem keras.

“Oppa gak pamitan sama dongsaeng Oppa yang cantik ini?”, goda Taeyeon.

“iya aku lupa, Taeyeon, hyung aku pergi dulu ya, bye”, pamitnya.

Flash back End

“lalu setelah itu?”, tanya Krystal. “lalu saat Ki Bum sudah sebulan berada di L.A, YoonA merasa perutnya sakit”, jawab Taeyon.

Flash Back….

“UNNI~ TOLONG, PERUTKU SAKIT SEKALI”, jerit YoonA.

“sabar YoonA sabar, Leeteuk Oppa sedang mencari suster untuk membantu kamu melahirkan”, ucap Taeyeon.

“unni~ apa kau sudah menghubungi Ki Bum Oppa?”, tanya YoonA.

“ya ampun aku lupa, sebentar aku hubungi dia”, Taeyeon menepuk jidatnya, dan mengetik nomor Ki Bum di ponselnya.

“yoboseyo?, Ki Bum Oppa YoonA mau melahirkan”, seru Taeyeon.

“mwo?, YoonA mau melahirkan?, kebetulan urusanku sudah selesai di L.A, aku akan segera pulang sekarang juga”, terdengar suara panik dari sebrang sana.

“iya, ya sudah aku tutup telponnya ya”, ucap Taeyeon.

Tuutt

Flash back end…

Tampak Krystal mendengarkan cerita Taeyon dengan baik. “lalu?, apakah yang terjadi setelah ahjumma menutup telpon?”, tanya Krystal. “setelah ahjumma menutup telpon….”

Flash back….

YoonA akhirnya melahirkan seorang bayi yeoja yang cantik jelita. “kau lihat YoonA, anakmu cantik sekali, sama seperti dirimu waktu kecil”, seru Taeyeon. “huh emangnya unni ingat waktu aku masih kecil?, unni juga pasti saat itu masih kecil”, celoteh YoonA. “iya kau benar juga hahaha”, tawa Taeyeon.

Drrtt…drrtt

“yoboseyo?”, panggil Taeyeon.

“apakah ini dengan keluarga Kim Ki Bum?”, tanya seorang namja dari sebrang sana.

“ne, saya adiknya, wae?”, tanya Taeyeon, sepertinya ada hal yang buruk yang terjadi pada Ki Bum. dia melangkah menjauh dari YoonA.

“tuan Ki Bum mengalami kecelakaan pesawat”, jawab namja itu.

Taeyeon kaget mendengar ucapan namja itu. Dia menjatuhkan ponselnya hingga ponselnya rusak.

“ada apa unni?, telpon dari Leeteuk Oppa agar mengantarkan makan siang ke kantornya?, huh Leeteuk Oppa itu emang pelupa hahaha”, celoteh YoonA. Taeyeon terdiam.

“cepet unni kau antar makanannya, nanti Leeteuk Oppa ngomel-ngomel gak jelas lagi”, lanjut YoonA. Taeyeon memeluk tubuh YoonA, dan mengis dipelukannya.

“waeyo unni?, kenapa unni menangis?, uljima”, nasehat YoonA.

“Ki..Bu..mm Opp..pa..me..ningg..al”, isak Taeyeon. YoonA mencerna setiap kata yang diucapkan Taeyeon hingga akhirnya. “mwo?, Ki Bum Oppa meninggal?, tidak…ini tidak mungkin…andweee”, teriak YoonA.

Setelah pemakaman Ki Bum…

Taeyeon menggendong bayi  kecil YoonA di pangkuannya.

‘huekkk…huekkk…huek…’, bayi kecil itu menangis. Taeyeon hendak memberikan bayi pada YoonA. “YoonA, kau kasih ASI anakmu, kasihan dia sepertinya kelaparan”, nasehat Taeyeon. YoonA memandang bayinya dengan tatapan penuh kebencian. “dasar anak sialan”, makinya. Dia merebut bayi itu dari tangan Taeyeon dan hendak membuangnya ke gudang.

‘plakk’

Taeyeon menampar YoonA. “kau ini, dia masih kecil masih 1 hari umurnya juga, kenapa kau bersikap seperti itu padanya hah?”, bentak Taeyeon. YoonA menjatuhkan tubuhnya ke lantai, dan mengacak-ngacak rambut indahnya. “dia yang telah membunuh Ki Bum Oppa, DIA PEMBUNUH”, bentak YoonA. Taeyeon segera mengambil bayi yang tergeletak di lantai. Dia membawanya ke rumahnya dengan Leeteuk. “wae Taeyeon?”, bingung Leeteuk. “kita rawat bayi ini”, jawab Taeyeon. “loh bukankah dia anak YoonA?”, tanya Leeteuk. “bayi ini tidak butuh orang tua macam Im YoonA”, seru Taeyeon dan berjalan ke dalam rumahnya.

“dia cantik sekali ya chagi~”, seru Leeteuk saat dia memandikan bayi itu. “iya dong, ibunya juga sangat cantik”, puji Taeyeon. “tunggu, apakah dia sudah mempunyai nama?”, tanya Leeteuk. Taeyeon menepuk jidatnya. “ya ampun aku lupa, apa namanya harus dari ibunya, atau dari kita?”, tanya Taeyeon. “tapi apakah YoonA akan peduli dengan bayi ini?”, tanya Leeteuk. “padahal aku sudah punya nama untuk dia”, seru Taeyeon. “siapa?”, tanya Leeteuk. “Krystal, nama yang bagus bukan?, aku ingin dia menjadi Krystal kecil yang cerah seperti matahari, putih seperti bunga melawati, dan aku ingin dia mempunyai hati layaknya sebuah Krystal”, jelas Taeyeon. “aku setuju dengan pendapatmu, dari pada bayi ini tidak mempunyai nama, mending kita memberi nama Krystal”, usul Leetek, Taeyeon mengangguk. “hallo Krystal”, ucap Leeteuk, Krystal kecil tertawa.

Flash back end…

“jadi appaku adalah Kim Ki Bum ahjumma?, bukan Jung Yunho?”, tanya Krystal. “Begini ceritanya”, seru Taeyon.

Flash back..

Setelah 1 tahun YoonA ditinggal pergi oleh Ki Bum, dia dijodohkan oleh tuan Im pada keluarga Jung. Anak dari keluarga Jung bernama Jung Yunho dia adalah duda yang ditinggal mati oleh istrinya yang bernama Stephanie. Dia memiliki 2 anak yaitu, Jung YongHwa dan Jung Soo Yeon. Bagaimana pun cinta Ki Bum dan YoonA tidak hilang, namun Yunho dan YoonA menikah. Tapi sayang, karena pernikahan yang tidak didasari oleh rasa cinta, Yunho dan YoonA bercerai. Namun karena YoonA sudah menganggap Jessica sebagai anaknya sendiri, dia menginginkan Jessica untuk tinggal dirumahnya.

“kau ini kenapa yang bukan anakmu sendiri kau urus, sedangkan anakmu sendiri tidak kau urus?”, tanya Taeyeon. “aku sih tidak masalah kalau Krystal tinggal di rumah ini, namun Unni juga harus tinggal di sini untuk menjaga Krystal”, ucap YoonA, Taeyeon menyetujuinya. Tapi sekarang dia menyesal, kenapa dia menyetujui usulan YoonA waktu itu, karena pada umur 5 tahun, Krystal baru menyadari kalau ummanya adalah YoonA dan bukan Taeyeon dan itu membuat Krystal sakit hati. Padahal dia bisa mengadopsi Krystal sebagai anaknya, karena dia belum dikaruniai anak.

Flash back end….

“begitulah ceritanya, sudahlah lebih baik, Tuan putri Krystal tidur, dan bermimpi yang indah bersama pangeran”, ucap Taeyeon. “aku tidak mau memimpikan pangeran, aku memimpikan appa”, jawab Krystal. Taeyon terdiam “ya semoga kau bermimpi dengan appamu, good night Krystal”, ucap Taeyeon, dia mencium kening Krystal.

@morning…

Kriiinngg….

Krystal terbangun dari tidurnya ketika jam beker kesayangannya telah membangunkannya jam 4 pagi. “hoooammm”, dia menguap karena mungkin dia masih ingin melanjutkan tidurnya. Dia berjalan ke arah dapur. “Umma suka apa ya?”, pikir Krystal. Setelah dipikir-pikir, Krystal mendapat ide untuk memasakkan YoonA bulgogi dan kimchi.

Dalam waktu satu jam, Krystal sudah menyiapkan makanannya di meja makan. Waktu sudah menunjukkan jam 5 pagi, terlalu siang baginya untuk tidur lagi. Jadi dia memutuskan untuk menunggu sampai matahari terbit.

YoonA, Jessica, Leeteuk dan Taeyeon menghampiri meja makan. Mereka duduk di tempat masing-masing. YoonA mencicipi Kimchi, kemudian dia mencicipi bulgogi. “waw unni ternyata jago masak juga, walaupun ini hanya sekedar kimchi dan bulgogi, tapi ini sangat lezat sekali”, seru YoonA. “perasaan aku tidak masak. Kau kan tahu sendiri aku tidak bisa masak”, jawab Taeyeon. “annyeong, Umma, Unni, Ahjumma, Ahjussi. Bagaimana masakan yang aku buat?, enak tidak?”, tanya Krystal. “oh jadi kamu chagi~ yang memasak ini?”, tanya Taeyeon. “ne Ahjumma”, jawab Krystal. YoonA menjauhkan piring yang berisi kimchi itu. “loh Umma kenapa tidak dimakan?, tidak enak ya?”, tanya Krystal polos. “gak napsu makan”, YoonA lalu menubruk lengan Krystal, dan pergi menjauhi ruang makan. Krystal tidak bisa menahan tangisnya, dia sudah cukup menderita diperlakukan tidak adil seperti ini. “sabar…suatu saat nanti Ummamu pasti akan mencintaimu seperti kamu mencintainya”, nasehat Taeyeon. “semoga”, lanjut Leeteuk yang sepertinya ragu dengan perkataan Taeyeon.

Krystal berjalan menuju kelasnya. Namun langkahnya terhenti ketika dia mendengar seperti ada yang menangis di kelas musik. Tanpa adanya rasa takut, dia mendekati kelas musik, dan ternyata emang benar ada seseorang yang sedang menangis di sana. Krystal mendekatinya. “kenapa kau menangis Choi Minho?”, tanya Krystal. “ada apa kau ke sini?”, tanya Minho dingin. “aku ke sini karena mendengar suara isakanmu. Kenapa kau menangis?, bukankah kau bilang padaku di dunia ini masih banyak orang yang lebih menderita dari pada kita, kau tidak boleh menangis. Uljima”, ucap Krystal. Tanpa aba-aba, Minho memeluk tubuh mungil Krystal, namun karena terlalu cepat memeluk Krystal, bibir tebal Minho dan bibir tipis Krystal bertemu. Dan itu merupakan first kiss Krystal, dan dicuri oleh Minho, orang yang dia benci. “ahh mianhae aku tidak sengaja”, ucap Minho tulus lalu dia melepas pelukannya.krystal menggerak-gerakkan bibirnya, rasanya ada yang aneh dengan bibirnya. “sudahlah, kenapa kau menangis?”, tanya Krystal. “bukan urusan kamu”, raut wajah Minho sama seperti tadi dingin. “kau lama-lama menjadi seperti ummaku yang tidak tahu kalau di sampingnya ada orang yang banyak menyayanginya, namun dia tidak sadar akan hal itu”, seru Krystal setengah emosi. “maksudmu?”, bingung Minho. “kau tidak sadar?, Onew Oppa, Victoria Unni, Jjong Oppa, Luna Unni, Key Oppa, Amber Unni, Taemin Oppa, Sulli, dan juga Aku sangat menyayangimu, kami terus berusaha untuk membuatmu tertawa, kau jangan membuat usaha kami sia-sia, kau harus bangkit HARUS”, bentak Krystal. Sekali lagi Minho memeluk tubuh mungil Krystal.

“ehemmm pacaran mulu kau ini Krystal dengan musuh sendiri”, seru Amber dari ambang pintu, bukan hanya Amber saja tetapi semua sahabatnya ada di sana.

Krystal tersenyum. “mianhae telah membuat kalian membenciku”, ucap Minho tulus. “loh kok minta maaf seharusnya kasih selamat”, celoteh Luna. “selamat?”, bingung Minho. “karena Krystal bisa mencairkan ice kamu”, jawab Jonghyun. Semuanya tertawa mendengar lelucon Jonghyun.

“sekarang beritahu kami kenapa kamu menjadi pendiam dan menangis seperti ini?”, tanya Krystal.

“itu karena appaku dan ummaku bercerai, mereka terus saja bertengkar, aku sudah muak dengan mereka berdua”, jawab Minho.

“aishhh kau tidak boleh begitu, bagaimana pun mereka tetap orang tua kamu. Sudahlah kamu harus bersabar oke”, seru Krystal. Minho mengangguk.

Krystal sampai di rumahnya. “Ahjumma, di mana Umma?”, tanya Krystal. “oohh dia pergi ke restaurant dekat sini. Tadi dia ingin mengajakmu loh, tapi kamunya masih di sekolah”, jawab Taeyeon. “Ahjumma aku pergi dulu”, Krystal melesat pergi ke restaurant itu dengan memakai sepeda kesayangannya.

Dia berhenti menggayuh sepedanya saat dia mendapati YoonA sedang menyebrangi jalan. Dia tersenyum, betapa cantiknya umma dia saat tersenyum. Senyumnya hilang menjadi kekhawatiran saat dia lihat sebuah mobil sedan sedang melaju kencang ke arah YoonA. Buru-buru Krystal lari, bermaksud menyelamatkan YoonA.

‘DUARRG’

Suara tabrakan menggema ke mana-mana.semua orang memalingkan wajahnya untuk melihat kecelakaan itu.

“awhhh sakit”, ringgis YoonA saat dia terbanting ke tepi jalan. Tapi saat ini bukan dia yang harus dipikirkan, tetapi sosok anaknya yang tengah terbaring dengan darah yang tak habis-habisnya mengalir dari tubuhnya. Dia berusaha untuk meraih tubuh anaknya yang tergeletak di jalanan “kkrystal…”, panggilnya lirih. Perlahan-lahan Krystal membuka matanya. “Umma, aku mohon jangan membenci aku, aku mohon cintaiku. Aku mohon Umma bahagia”, hanya tiga kalimat yang disampaikan Krystal, selanjutnya Krystal benar-benar pergi dari dunia ini.

_.._.._

24 Oktober 2010

Dear diary

Hari ini aku senang sekali karena aku dibelikan Umma boneka teddy bear di hari ulang tahunku. Yaaa walaupun sederhana, tapi aku tetap menyukainya karena Umma membelikannya khusus ulang tahunku.

11 Juni 2011

Dear Diary

Setelah mendengarkan cerita dari Taeyon Ahjumma, hatiku benar-benar sakit. Aku mencoba untuk menahan air mataku agar tidak keluar. Aku sadar kalau aku bukan anak yang diinginkan untuk lahir.

12 Juni 2011

Dear Diary

Tadi pagi aku mendengar suara isakkan tangis dari kelas musik, aku menghampirinya. Dan ternyata memang ada yang menangis yaitu Choi Minho, orang yang paling aku benci sekaligus aku cintai. Rupanya dia itu sama sepertiku, kami adalah anak yang kurang dengan kasih sayang orang tua. Dia memelukku, namun karena salah sasaran, akhirnya bibir kami bertemu. Saat itu aku kaget sekali, karena itu adalah First Kissku.

Aku pulang ke rumahku, dan mendapati Taeyon Ahjumma tengah tersenyum ke arahku, awalnya aku bingung kenapa dia tersenyum padaku. Dia bilang kalau umma tadi mengajakku untuk makan siang di Restaurant jepang yang tak jauh dari rumah kami. Aku senang karena pada akhirnya aku bisa mendapatkan kasih sayang Umma, Umma semoga nanti kita bahagia. Taeyeon ahjumma, Leeteuk ahjussi gomawo sudah menjagaku. Dan teman-temanku terima kasih karena kalian telah menemani hari-hariku, terutama kau Choi Minho, jangan menjadi namja bisu lagi oke. Aku Cuma mau mengatakan sama kamu kalau aku mencintaimu. Saranghae Choi Minho…

Sekarang sudah berakhir penderitaan, dan kesendirianku, aku akan bahagia bersama umma. Kini sudah berakhir.

Beberapa kali mata YoonA terus menitikkan air mata, saat membaca satu persatu diary Krystal. “sekarang kau tahu kan, kalau Krystal sangat tersiksa saat kamu menjauhi dia”, seru Taeyeon. “Krystal, mianhae umma tidak bisa menjagamu mianhae”, ucap YoonA tulus.

_;;_;;_

Minho menatap kuburan seseorang yang akhir-akhir ini mengalihkan perhatiannya. “kenapa kau pergi saat aku belum mengatakan perasaanku sama kamu?”, tanya Minho. “sudahlah tuan, tuan tidak boleh bersedih seperti itu”, ucap seorang yeoja, yeoja itu menepuk bahu Minho. “Krystal?”, kaget Minho saat mengetahui bahwa yeoja itu mirip dengan Krystal. “maaf tuan anda salah orang perkenalkan nama saya Jung Soo Jung”, yeoja itu memperkenalkan dirinya. Minho memeluk tubuh Soo Jung, saat dia memeluk Soo Jung sama seperti dia memeluk Krystal.

Hidup bisa mengalami banyak cobaan, ada pada saat kita sedang gembira, sedih. Kita tidak boleh menyia-nyiakan apa yang ada di samping kita, karena apabila kita menyia-nyiakannya kita hanya mendapat penyesalan dari apa yang pernah kita perbuat. Dan setelah penyesalan itu datang, saat itu kita akan sakit hati.

End.

Akhirnya selesai juga ff ini. Gimana ffnya bagus kah?, jelek kah?, atau biasa saja kah?

Beri komentarnya!!!

Sekali lagi aku mohon untuk para good readers untuk terus aktif mengoment setiap ff yang kalian baca, baik itu di blog aku atau di blog lain. Apakah kalian segitu sayangnya kah dengan pulsa, sampai menjadi silent reader??, berikan penghargaan terhadap ff yang kalian baca. Yang pingin cepetan dipost wajib koment.  Hanya itu yang aku sampaikan.

Gomawo

Han Min Hyo/Shim Min Chan/Anita/Hyonita/Hyominstal

l

Categories: Fanfiction, Shiny Effects | Tags: , , , , , , , | 12 Comments

Post navigation

12 thoughts on “PLEASE, LOVE ME MOM..!!

  1. paulinasong-

    Wuaaahh *O*
    FFnya keren xD
    Bikin lagi bikin lagi /plak .
    Daebak banget . Fighting!!😉

  2. Na

    bagus ko,ada maknanya,tp gk trlalu kliatan hhe

  3. qinqin

    aku nangis kejer bacanya,sumpah ngena banget di hati. . .krys sabar banget.taetuk baik ya mau merawat krys.ffnya bermakna pula
    makasih udah buat ff ini,buat lagi ff minstal ya

  4. wahh ffnya seruu…
    aku jdi terharu T_T

    2 thumbs up deh pkonnya ^_^

  5. regine

    terharu bgt baca nh fanfic

  6. Serafina

    seru bgt😀. aku suka.

  7. Wow! keren banget ff nya, aku sampe nangis! daebak! semua castnya aku suka, juga punya pesan yang berharga dan berhasil disisipkan dalam ff ini..

  8. duodanshin

    Keren bngttt..
    Yg bikin uda master ya?
    Wah~ seru2.
    TaeTeuk ud nikah? Waaa❤ *kok malah taeteuk sih
    Pkoknya seru bngt
    Thumbs up

  9. Huah.. Author bikin nangis…
    Nice FF dah…

  10. ff-nya bgs bgt
    tp syg krystal hrus pergi…

  11. LoveKeyBer4ever!

    aduh… saya komennya telat ya? maaf… (READERS BARU OYY!)
    beneran nih…. serius! baca ff ini mata saya udh berkaca-kaca! walo bkn minstal shipper tapi sya pingin… SEKUEL!!!! #pemaksaan ^.^V

  12. Daebak daebakk thor. Tapi bener” kurang puas bacanya belum sampe menitikkan air mata😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Create a free website or blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: