Special Bad Date

Special Bad Date

Author : Fai 신이 Kevin
Cast :

  • Victoria Song Qian | Victoria f(X)
  • Lee Jinki/Onew | Onew SHINee
  • Cho Kyuhyun | Kyuhyun Super Junior
  • Kevin Woo Sunghyun | Kevin U-KISS
  • Ayam!

Genre : apaan?
Rating : G
Length : oneshot
Disclaimer : the story and Kevin is mine
N.B. : all in Victoria POV

Mungkin FF ini bisa dibilang kelanjutannya Worst Date. Tadinya FF ini mau saya ikutin lomba.. Tapi gajadi, takutnya malah nyepam wakaka~ Jangan baca kalo gasuka sama cast-nya, dan ingat! FF ini bukan pairing-pairingan atau tentang ‘triangle love’, cuma iseng aja kok😀

Setelah kencan pertamaku kemarin hancur, sekarang Onew mengajakku kencan lagi. Dia bilang tidak akan mengajakku ke kaendang ayam lagi ataupun makan ayam di toko ayam miliknya. Dia bilang kencan yang satu ini adalah ‘kencan spesial’. Huh, aku tidak yakin. Tapi dia tetap memaksaku untuk kencan yang kedua, dan tiba-tiba saja aku kelepasan menjawab ya.
Dan dia berjanji akan menjemputku jam 2 siang, tapi lagi-lagi dia terlambat. Sekarang sudah jam 2 lewat 5 menit, dan dia belum datang padahal aku sudah bersiap-siap dari jam 1 siang tadi. Hei, 5 menit itu sangat berharga. Waktu adalah uang, kau tahu?
Ting tong..
Seseorang memencet bel rumahku, dan aku berfirasat bahwa Onew yang menekan bel rumahku. Aku berjalan mendekati pintu depan, dan membukanya. Benar saja, yang datang adalah Onew atau si Tuan Ayam.
“Apakah aku terlambat lagi?” tanya Onew ragu-ragu. Aku hanya mengangguk dan menatapnya kesal. Onew hanya senyam-senyum sambil menggaruk kepalanya.
“Baiklah, kumaafkan. Kau ingin mengajakku ke mana? Kau bilang akan mengajakku ke tempat spesial, kan? Awas saja kalau kau mengajakku ke kandang ayam lagi,” ujarku dingin. Dia menggeleng.
“Kau lihat saja nanti,” ujarnya sambil tersenyum lalu menarik tanganku seenaknya. Ngomong-ngomong, tumben dia memakai tuxedo.. Biasanya dia hanya memakai kaus biasa dan celana panjang.
“Kita akan naik bajaj! Aku telah menyewa satu bajaj dan supir bajaj untuk kita,” seru Onew. Apa katanya? Bajaj? Apa itu? Aku menatap Onew dengan tatapan bingung sedangkan Onew hanya menarik-narik tanganku. Kemudian, aku melihat suatu kendaraan aneh berwarna oranye dan mungkin kendaraan itu hanya bisa dinaiki 2 sampai 3 orang. Ini yang namanya bajaj?
“Onew, ini apa?” tanyaku tidak yakin dengan argumenku.
“Ini bajaj! Kendaraan ini diimpor langsung dari Indonesia, lho..,” jelas Onew. Hah, apa-apaan ini? Kendaraan impor tapi kenapa jenisnya seperti ini? Kecil, oranye, dan.. suaranya bergemeletuk?
“Dan ini Kyuhyun, dia temanku sekaligus supir dari bajaj ini,” kata Onew sambil menunjuk seseorang yang duduk di kursi depan. Dia menggunakan topi dan baju yang lusuh, lalu handuk kecil yang melingkar di lehernya. Apa-apaan ini?
“Ayo, naik!” ajak Onew sambil membuka pintu ‘bajaj’ tersebut dan mempersilahkan aku untuk masuk terlebih dahulu. Akupun mengikuti perintahnya dan masuk ke dalamnya. Lalu Onew masuk ke dalam bajaj ini juga dan menutup pintunya. Aneh! Kenapa aku merasa berguncang, ya, setelah naik bajaj?
“Yah, Kyuhyun, ayo jalan!” ujar Onew. Kyuhyun menurut dan menjalankan bajajnya. Huwaaa.. Rasanya seperti gempa! Aku berpegang pada sisi bajaj karena takut terjatuh, sedangkan Onew hanya tertawa-tawa.
“Hahaha, rasanya seperti dipijit!” tawa Onew. “Aku seperti sedang duduk di atas kursi pijit yang ada di mall-mall besar itu, hahaha!”
“Enak, kan, rasanya naik bajaj?” tanya Kyuhyun dan Onew mengangguk cepat.
“Enak, enak sekali! Seperti dipijit, hohoho…,” tawa Onew. Aku memutar kedua bola mataku dan menundukkan wajahku sambil menutup wajahku dengan kedua tanganku. Aku malu jika ada temanku yang melihatku naik bajaj berdua dengan Tuan Ayam ini! Bagaimana masa depanku nanti?
“Victoria, kau kenapa?” tanya Onew.
“Aku malu!” jawabku tanpa menatap wajahnya dan aku masih menutup wajahku dengan kedua tanganku.
“Tapi ini jauh lebih baik daripada jalan kaki, kan? Hahaha…,” tawa Onew lagi. Siapapun, tolong aku…

**

“Kyu, terima kasih sudah mau mengantar kami! Kau tunggu di sini, oke?” ujar Onew lalu turun dari kendaraan bernama ‘bajaj’ ini.
“Oke, aku akan menunggu kalian di sini sampai selesai,” jawab Kyuhyun. Jadi, nanti aku dan Onew akan naik bajaj ini lagi? Sudahlah, jangan pikirkan hal itu dulu. Sekarang yang menjadi masalahnya, dia akan mengajakku ke mana? Di sini ada banyak tempat untuk dikunjungi. Salah satunya adalah OFC (Onew Fried Chicken).. Ternyata OFC sudah buka banyak cabang, ya?
“Yah, kita akan masuk ke mall itu!” seru Onew sambil menunjuk suatu tempat. Aku seakan tidak percaya, dia tidak mengajakku ke OFC, melainkan suatu mall! Sungguh suatu keajaiban..
“Ayo!” ajak Onew sambil menarik tanganku masuk ke dalam mall itu. Ya ampun, ternyata tidak sia-sia juga aku memakai baju rapih dan dia memakai tuxedo seperti itu kalau akhirnya dia akan mengajakku ke sini, hahaha. Masa bodoh, deh, tentang bajaj.
“Kau mau makan?” tanyanya. Aku mengangguk girang. Semoga dia mengajakku ke sebuah café ternama, bukan ke tempat makan khusus pecinta ayam!
“Baiklah!” ujar Onew lalu mengajakku ke suatu tempat. Aku menutup mata seraya mengintip sedikit sambil berdoa dalam hati agar orang ini bisa mengerti perasaanku. Dan tak lama kemudian, Onew berhenti.
“Oke, kita sampai,” ujar Onew. Aku membuka mataku perlahan, dan aku terbelalak kaget saat mengetahui Onew mengajakku ke café berbintang lima. Terima kasih, Onew! Kau sepertinya tahu perasaanku sekarang. :’)
“Cepat masuk,” ajak Onew sambil menarik tanganku. Sepertinya orang ini sangat menyukai kekerasan, deh. Daritadi dia hanya menarik-narik tanganku. Tapi, biarkan saja, yang penting sekarang dia mengajakku makan di café berbintang lima..
“Kau mau duduk di sini?” tanya Onew sambil menunjuk suatu tempat yang mungkin khusus untuk ‘tamu spesial’. Tempat ini sangat sempurna, dan aku langsung mengiyakan. Aku langsung duduk di tempat ini, dan Onew duduk di depanku. Entahlah bagaimana perasaanku sekarang, yang jelas aku sangat senang..
Kemudian seorang pelayan pria menghampiri meja kami sambil membawa buku menu dan sebuah papan jalan. Ah, semoga saja makanan di sini tidak terlalu mahal sehingga Onew mau mentraktirku huahaha.
“Selamat siang, mau pesan apa?” tanya pelayan itu ramah sambil memberikan buku menu padaku dan Onew. Tapi Onew tidak mau mengambil buku menu itu.
“Maaf, kami di sini hanya numpang duduk. Kalau bisa, aku hanya ingin pesan 1 botol air mineral yang ukuran paling kecil. Yang dingin, ya,” ujar Onew. APA?! NUMPANG DUDUK?! Orang ini…!
“Err.. Baiklah..,” ujar pelayan itu canggung sambil mengambil buku menunya lagi. Ya ampun, Onew keterlaluan! Dia mengajakku ke sini hanya untuk ‘numpang duduk’?! Dan dia hanya memesan 1 botol air mineral yang ukuran paling kecil? Dasar pelit..
“Tidak memesan makanan sama sekali?” tanyaku sedikit geram. Onew menggeleng dan merogoh saku tuxedo-nya. Apa lagi rencananya?
“Aku bawa ayam goreng!” ujar Onew setengah berteriak. Oh. Pantas saja firasatku daritadi tidak enak. Ternyata dia masih lengket dengan ayam gorengnya itu. Huh, kalau tahu begini jadinya, lebih baik aku tidak usah menerima ajakannya.
“Kau tidak mau? Padahal tadi katanya kau lapar,” kata Onew sambil melahap ayamnya dengan rakus. Aku menggeleng kecil. Tidak lama kemudian pelayan pria tadi kembali sambil membawa sebotol air mineral pesanan Onew.
“Ini pesanannya, terima kasih,” kata pelayan itu canggung. Ya ampun, aku malu sekali. Andai saja aku bisa tiba-tiba menghilang dari sini.. Tapi tidak mungkin, itu sama saja berharap sapi bertelur stroberi.
“Kau mau?” tanya Onew sambil menyodorkan sebotol air mineral pesanannya itu. Spontan aku menggeleng.
“Tidak, kau sisakan botolnya saja. Aku yang akan memakan botolnya,” ujarku geram.
“Baiklah kalau itu maumu. Aku tidak tahu kalau kau suka makan botol plastik,” ujar Onew sambil membuka tutup botol air mineral tersebut. Orang ini mengira aku serius, ya?! Dasar gila!
“Oh, ya. Victoria, aku butuh pertolonganmu,” pinta Onew. Ada masalah apa? Kenapa dia berubah serius begini?
“Apa?” tanyaku penasaran. Onew merogoh saku tuxedo-nya, dan mengeluarkan handphone-nya. Sepertinya ada masalah serius..
“Tolong..,” ujarnya memelas. Apa sih?! “Tolong ambil fotoku! Sebagai tanda kalau aku pernah masuk ke café ini! Aku akan menunjukkannya pada teman-temanku dan membuat mereka iri.”
Ya ampun, kukira ada apa. =___=

**

“Victoria, ini botol plastik yang kau minta,” ujar Onew sambil memberikan botol bekas miliknya padaku. Aku hanya berwajah masam dan berniat ingin meninju wajahnya. Tapi aku harus sabar.. Ini hanya cobaan, Victoria!
Onew berjalan menuju kasir dan membayar sebotol air mineral pesanannya, dan tak lama kemudian dia kembali.
“Ayo, kita ke tempat lain!” ajak Onew. Kali ini dia akan mengajakku ke mana, hah? Awas saja kalau dia berniat mempermalukanku! Akan kutinju wajahnya.
Akupun mengikuti Onew yang keluar dari café dan aku mendengar pelayan pria yang tadi berkata, “Jangan kembali lagi, ya..”
Onew hanya mengajakku naik turun eskalator dan kita sama sekali tidak memasuki etalase toko baju, sepatu, ataupun perhiasan. Sebenarnya dia ingin mengajakku ke mana?
“Tunggu dulu..,” Onew tiba-tiba berhenti dan mengedarkan penglihatannya ke seluruh ruangan dan aku juga mengikutinya. “Kenapa orang-orang memperhatikanku seperti itu? Apakah ada yang salah denganku?”
“Coba kau berputar..,” pintaku. Onew berputar seolah dia adalah seorang ballerina nomor satu di dunia. Aku terkejut begitu melihat celana panjangnya sobek dan pantatnya yang tidak seksi itu terlihat sebagian.
“Celanamu sobek..,” ujarku setengah berbisik. Onew memutar kepalanya dan berusaha melihat celananya yang sobek.
“Ya ampun! Kau benar!” pekik Onew lalu menarik tangan kiriku dan dia memakai tangan kiriku itu untuk menutupi bagian celananya yang sobek lalu dia mengajakku berlari menuju toko celana.
“ONEW!” teriakku. Aku hanya bisa pasrah diperlakukan seperti ini olehnya. Padahal aku juga malu dilihat banyak orang seperti ini. Kenapa Onew tidak pernah mengerti perasaanku?!
Tak lama kemudian aku dan Onew sampai di suatu etalase toko celana. Semoga dia tidak mempermalukanku lagi..
“Hah, syukurlah kita sampai..,” kata Onew lalu melepaskan tanganku. Aku melihat seorang petugas pria di depan etalase toko ini mendekati kami.
“Ada yang bisa saya bantu?” tanyanya dengan gaya selangit. Ya ampun, apakah di dunia ini masih ada orang waras?
“Kau ini cowok atau cewek, sih? Dandananmu seperti wanita..” sindir Onew. Aku hanya bisa memukul kepalaku pelan. Onew kenapa mempertanyakan hal itu, sih?!
“Saya cowok! Gini-gini saya masih perjaka ting-ting, tahu?! Anda tidak lilhat nama saya?” jawab orang itu sambil menunjukkan nametag yang dipasang di bajunya.
“Lady Gaga wannabe?” tanya Onew saat melihat tanda pengenal yang melekat di bajunya. Petugas tadi melirik tanda pengenalnya dan segera melepasnya.
“Bukan! Saya salah pakai tanda pengenal,” ujarnya lalu memasang tanda pengenalnya yang sebenarnya.
“Kevin Woo Sunghyun?” ujar Onew. Petugas itu mengangguk. Sudahlah, kedua orang ini terlalu banyak bertele-tele.
“Onew, lebih baik kau sudahi percakapan yang tidak jelas ini. Kau ingin membeli celana baru, kan?” ujarku dan Onew langsung teringat akan niatnya kemari.
“Baiklah, Kevin Woo Sunghyun, saya mencari celana ukuran saya. Tapi, saya mohon harganya yang paling murah! Ada?” ujar Onew.
“Ohhoho.. Tentu saja ada, silahkan masuk dan melihat-lihat!” ajak Kevin. Aku dan Onew mengikutinya masuk ke toko celana ini dan mulai melihat-lihat. Pertama yang dilihat Onew adalah harganya, lalu dia melihat ukurannya. Kalau harganya tidak sesuai keinginannya, dia tidak akan membelinya.
“Kenapa mahal semua, sih?!” geram Onew. Ckck, orang ini sangat pelit sampai-sampai semua celana dia bilang mahal.
“Kalau tidak mau mahal, beli di pasar loak,” celetuk Kevin. Kali ini aku setuju dengan Kevin. Kalau tidak mau mahal, ya, beli di pasar loak.
“Ah! Aku pinjam celanamu, Kev!” teriak Onew sambil menarik-narik celana Kevin.
“EEHH AYE JANGAN DIOPREK-OPREK!” jerit Kevin sambil mempertahankan ‘keperawanannya’ tersebut.
“Celana di sini mahal semua, mendingan saya pakai celanamu!” paksa Onew yang masih menarik-narik celana Kevin.
“Enak saja! Saya bisa panggil polisi untuk menangkap anda dengan tuduhan pelecehan pada banci!” teriak Kevin dengan suara melengkingnya yang mirip perempuan. Ya ampun.. Aku malu sekali berada di sekitar sini. Apakah di sini ada kamar ganti yang bisa saya pakai sebagai tempat persembunyian saya?
“Eeehh berikan celanamu! Aku hanya pinjam sehari!” jerit Onew semakin ganas.
“Tidak! Aku bukan untukmu!” teriak Kevin sambil menggeliat. Aku mohon.. Aku ingin menghilang dari sini dalam sekejap.. Tapi tiba-tiba seekor cicak hinggap di bahu Kevin dan hal itu membuat Kevin histeris sehingga celananya berhasil direbut Onew.
“CICAK!”
“AKU DAPAT CELANAMU!”
“CUKUP!”

**

Akhirnya Onew dan Kevin selesai bertengkar. Kevin tetap tidak mau meminjamkan celananya dan Onew akhirnya memakai sarung untuk menutupi lubang di celananya. Terlihat sangat aneh. Bahkan lebih aneh lagi. Akhirnya Onew memutuskan untuk pulang. Hah! Akhirnya..
Aku dan Onew keluar dari mall dengan perasaan malu karena dilihat banyak orang. Dan saat kami ke parkiran, kami masih diperhatikan. Tentu saja kami masih diperhatikan, kami menaiki kendaraan aneh bernama bajaj ini.
“Kyuhyun?” panggil Onew saat menemukan Kyuhyun yang tertidur pulas di dalam bajajnya. Kyuhyun langsung terbangun dan langsung mengubah posisi tidurnya menjadi duduk.
“Sudah selesai?!” seru Kyuhyun.
“Tentu saja. Cepat, antar kami pulang!” seru Onew. Kyuhyun langsung menyalakan mesin bajaj-nya sedangkan aku dan Onew segera masuk ke dalamnya. Dan lagi-lagi Onew tertawa senang saat bajaj ini mulai berjalan..
“HUAHAHA.. NAIK BAJAJ MEMANG SERU!”

**

“Lho? Kenapa ini?” tanya Onew. Tiba-tiba saja bajaj yang kami naiki ini berhenti. Astaga, jangan bilang kalau bajaj-nya..
“Mogok..,” jawab Kyuhyun yang memotong pikiranku. Agh! Padahal baru saja aku ingin melanjutkan ‘mogok’! Ternyata kendaraan bernama bajaj ini payah sekali.
“Yah, terpaksa kita jalan kaki,” kata Onew pasrah. Akupun ikut pasrah. Apa boleh buat.. Ini semua sudah terjadi..
“Tunggu!” seru Onew yang sepertinya terkejut. Ada apa ini? Onew melihat-lihat keadaan, dan dia sepertinya menyadari sesuatu. Dan sepertinya aku juga memikirkan apa yang Onew pikirkan..
“Kita berhenti tepat di depan peternakan ayamku!” seru Onew girang. Tuh, kan! Ternyata pikiranku benar. Jangan sampai dia menyuruhku membersihkan kandang ayamnya lagi..
“Victoria,” panggil Onew sambil menyenggol lenganku. Dia menaik turunkan alisnya. “Bantu aku bersihkan kandang ayamnya lagi, oke?”
Huhu.. Ya ampun.. Kenapa semua kencanku jadi hancur seperti ini?! Semuanya selalu berakhir dengan ‘kandang ayam’!
“Kyuhyun juga boleh bantu-bantu,” kata Onew sambil melirik Kyuhyun dan Kyuhyun menyetujuinya. Aku tidak bisa menolak lagi ketika kedua orang ini memaksaku untuk ikut.
“Victoria! Kyuhyun! Bersiaplah dengan rintangan ini!” seru Onew sambil bersiap membuka kandang ayamnya. Kyuhyun terlihat sangat senang, sedangkan aku ingin pergi saja dari sini. Dan saat Onew membuka kandang ayamnya, semua ayam itu berlarian keluar dari kandangnya.
“WAAAA!!” teriak Kyuhyun kegirangan. Aku hanya bisa pasrah dengan keadaan ini sedangkan Onew dan Kyuhyun langsung masuk ke salah satu kandang ayam itu. Mereka membersihkan kandang ayam ini layaknya sedang membersihkan kamar mereka sendiri. Onew itu aneh! Padahal dirinya sendiri jarang dibersihkan, kenapa dia malah rajin membersihkan kandang ayamnya?
“Victoria, ayo bantu kami!” teriak Onew. Aku hanya bisa menangkap satu ayam lalu membersihkan tubuh ayam itu. Siapapun.. Please help me..
“Onew, ayammu keren!” seru Kyuhyun dan hal itu tentu saja membuat Onew makin sombong tentang ayamnya.
“Tentu saja, iya, kan, Vic?” ujar Onew sambil melirikku.
“Tidak, tuh.. Keren apanya..,” jawabku tidak acuh.
“Ayamku keren, kan?!” seru Onew dan membuatku kesal.
“IYA KEREN BANGET!” teriakku.

**

Akhirnya aku sampai di rumah dengan keadaan penuh bulu ayam, lagi.. Sepertinya aku tidak pernah pulang ke rumah dengan keadaan yang bersih, deh! Selalu dengan keadaan yang berantakan dan penuh dengan bulu ayam.
Tapi, kenapa sampai sekarang aku masih bisa bertahan berpacaran dengannya, ya? Hm, mungkin karena keanehannya itu.. Baru kali ini aku mendapatkan pacar yang keadaannya setengah sadar seperti Onew.. Tentu saja bukan itu alasannya.
Yang jelas, aku tidak akan mau diajak kencan oleh Onew lagi! Tidak akan pernah!

-END-

WAKAKA! Sumpah nanajis banget ini FF.. Di sini image-nya Kevin dan Kyuhyun bener-bener ancur! Huahaha.. FF ini permintaan orang-orang yang komen di FF ‘Worst Date’ yang minta dibikinin lagi FF tentang Onew dan ayam/plak/dor
Komen~ komen~! Yang komen dapet pahala.. Yang ga komen gatau deh gimana nasibnya😀

Categories: Fanfiction, Shiny Effects | Tags: , , , , , , , , , | 10 Comments

Post navigation

10 thoughts on “Special Bad Date

  1. paulinasong-

    Nih , aku baca FFmu sampe 3x /plak.
    FFnya sih sumpa keren banget . Bacanya sampe mau nangis ini . Apalagi pas bagian kevinnya yaoloh bias gwe wkwkkwkkw xD Aduh , bikin lagi ya yang banyak xD Minstal dong minstal xD kkkkkk . Daebak daebak ;D fighting!!

    • Fai 신이 Kevin

      yaampun ! dibaca sampe 3x ? gabosen apa ? O_O
      huhu makasih bgt.. aku terhura loh u_u
      hahaha kevin juga biasku ! minstal ? lg gakepikiran bikin ff minstal huahaha~
      tengkyu ya lin😀

      • yoiyoi .. ga dong , bacanya aja sambil ngakak2 xD
        wah jangan begitulah(?) #abaikan. xP
        Kevin itu kan mantanku-___-v *loh(?)
        yoyoy ;D

      • Fai 신이 Kevin

        ahahah gabosen ngakak itu ?😄
        tapi begini ya u__u
        untung cuma mantan u__u #loh

  2. Wkwkwkwk
    aduhhh image vic langsung nurun tuh hahaha.
    Gk bisa dibayangin kyu jadi supir bajaj, hahaha.
    Sabar ya vic.

    • Fai 신이 Kevin

      image vic ? harusnya kyu onyu sm kevin dong wahahaha /plak
      bayangin aja nit , KEREN LHO /plak!!
      kk~ tengkyu ya nit😀

  3. kasian vic..😥 sumpah kalo aja ya tuh onew oppa sifatnya gitu banget, aku bakal ambilin semua persediaan ayamnya (?) huahahahah bajaj? nggak bayanginnnnnn…

  4. ya ampun… Appa, kalo ngajak umma kencan yang elite dikit dong *onew: emang lu anak gua??*

    Author jahat!!
    Masa kakak aku (baca: kyuhyun) jadi tukang bajaj. kaya gak ada kerjaan lain aja =.=

    FF nya keren🙂

  5. YUIrin

    ngakak bacanya!
    Supir bajajnya ganteng..

  6. Muantaap thor…lucu hehehe dari tadi ga berhenti ketawa teruskan deeeh T.O.P

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: