The Brightness [Part 2]

Author: taelliners =))
Main Cast: Jung Krystal – Choi Minho – Kwon Yuri
Other Cast: Lee Taemin, Kim Jonghyun, Choi Sulli.
Genre: Romance, Angst.
Length: Sequel, Multichapter
Maaf part ini super pendek T_T diakhir nanti dijelasin kok hehe.
.
When an Accident, Can Change Everything..
.
.

“Keadaan Minho sudah saya periksa.” Dokter mulai berbicara. Yang lain mulai memasang wajah serius mendengar penjelasan dokter. Ruangan dokter yang terisi oleh banyak manusia itu mulai menegang.
“Minho mengalami lupa ingatan ringan.”
Semua saling memandang.
“Lantas, kenapa dia hanya lupa pada satu orang?” Jonghyun meilirik Krystal yang menyatukan kedua tangannya sambil menggosokkannya. Tegang. Sangat.
“Ya, dari hasil yang saya periksa dan saya scan, benturan kepala Minho yang mengenai ujung mobil terlalu kuat. Minho terkena 2 penyakit amnesia sekaligus. Lupa ingatan ini cukup terdengar aneh memang. Minho terkena penyakit amnesia yang sedikit jarang didengar.” Semuanya membuka mulut mereka dan menganga lebar. Bagaimana bisa?!
“Minho terkena penyakin Retrograde amnesia. Retrograde amnesia itu seperti lupa pada kejadian yang ia alami sebelum terkena amnesia atau sebelum terjadinya kejadian yang menyebabkan ia terkena amnesia. Jadi dia sama sekali tidak ingat kejadian yang ia alami sebelum ia tertabrak mobil itu. Bahkan ia lupa pada orang yang bersangkutan padanya sebelum ia tertabrak mobil.” Dokter menjelaskan. Namun semuanya masih tidak mengerti.
“Apa maksudnya?” Kini Sooyoung mengeluarkan suara.
“Minho akan lupa pada orang yang ia terakhir kali temui sebelum ia terkena amnesia ini. Sebelum ia tertabrak mobil itu. Nah, lupa ingatan ini dicampuri dengan jenis lupa ingatan lainnya. Lupa ingatan yang menyebabkan semua memori memori tentang orang yang terakhir kali ia temui itu hilang diingatannya. Bisa dibilang Minho akan tidak mengenal orang itu.”
“Semua memori?” Krystal akhirnya bersuara.
Semua pandangan berhambur pada Krystal. Mata Krystal sudah memanas. Seperti ada api didepan matanya saat ini.
“Apa ini permanen?” Sulli bertanya.
“Hm? Masalah ini belum bisa kami simpulkan. Selama ini, pasien yang terkena insiden sejenis ini mengalami lupa ingatan permanen. Tapi mungkin juga akan diberikan keajaiban dan pasien akan ingat semuanya seperti semula.”
“Jadi, kemungkinan besar akan permanen?” Yuri membelalakkan matanya. Memang dia tidak termasuk pada orang yang tidak diingat Minho. Tapi ia akan merasa tidak tega pada Krystal.
Dokter menjawab dengan anggukan.
Dapat dirasakan air mata Krystal sudah jatuh sekarang. Sangat sakit rasanya mendengar penjelasan dokter. Ingin ia hentakkan tubuhnya kelantai sekarang. Lemas sekali rasanya.

.
.

Krystal duduk ditepi deretan kursi ruang tunggu rumah sakit itu. Ia tidak berani masuk kedalam kamar dimana Minho dirawat. Ia yakin hatinya akan sakit jika ia bertemu dengan Minho.
Krystal meraih kalung yang tergantung cantik dilehernya. Dipegangnya erat kalung itu erat sekali. Kalung yang sangat berharga baginya.
“Kau bilang kau tak akan melupakanku kan oppa?”

.Flashback.

“Ya Soojungie!” Minho berlari pelan kearah Krystal yang sedang menatap bintang malam diluar. Ditambah lagi lampu lampu taman yang menghiasi kota. Indah sekali.
“Sudah membeli minumannya?” Krystal menatap Minho. Minho tersenyum dan memberikan minuman hangat kepada Krystal cuaca sangat dingin. Jaket tebal mereka pun mungkin tidak cukup melindungi tubuh mereka.
“Terima kasih oppa.” Krystal tersenyum. Dan hanya dibalas oleh tepukan pelan Minho dikepala Krystal.
“Ohya, ini.” Minho merogoh saku kecil didalam saku jaketnya.
Krystal menaikkan alisnya bersamaan.
“Apa itu?”
“Ini, untukmu.”
“Untukku?”
Krystal melihat sepasang kalung yang bentuknya sama. Hanya beda warna. Yang satu silver, dan yang satunya agak berwarna kehitaman.
“Ya, untukmu.” Minho memasangkan kalung itu keleher jenjang Krystal. Krystal mengangkat sedikit rambutnya yang dibiarkannya tergerai begitu saja.
“Yang ini untukku, yang ini untukmu.” Minho menjelaskan. Krystal tersenyum manis pada Minho.
“Apa maksudnya ini? Bentuk hati, dan ditengahnya terdapat permata?” Krystal memerhatikan kalung yang sudah terpasang cantik dilehernya. Minho tersenyum.
“Bentuk hati ini menandakan rasa sayangku padamu. Dan kilauan permata ini, seperti dirimu yang tak pernah kulupa sampai kapan saja.” Minho menjelaskan sambil menyentuh bagian bagian kalung itu.
“Hm?” Kerutan didahi Krystal terbentuk.
“Ya, seperti itulah. Kau selalu bersinar seperti permata ini dihatiku. Dan sinaran ini tidak pernah terlupakan olehku. Sekarang sudah mengerti?” Minho menatap Krystal dengan tatapan yang sangat dalam. Krystal melakukan hal yang sama. Krystal tersenyum padanya. Sekarang ia sudah mengerti sepenuhnya arti dari kalung ini.
“Mengerti!” Krystal mengangguk pasti.
Minho kembali menepuk pelan kepala Krystal.

.End of Flashback.
.

Krystal memberanikan dirinya memasuki kamar dimana Minho dirawat. Dibukanya kenop pintu kamar itu dan memasuki kamar Minho pelan.
Dilihatnya Minho yang sedang mencoba turun dari tempat tidurnya. Seperti ingin melakukan sesuatu.
“Kau, ingin kemana?” Krystal memulai membuka pembicaraan.
“Aku ingin berjalan jalan. Bosan sekali.”
Krystal mendekati Minho dan membantunya untuk turun dari tempat tidur itu.
“Bi-biar kubantu.”
“Ck! Lepaskan aku! Aku tidak mengenalmu! Kau ini siapa?” Minho menepis tangan Krystal. Krystal tersentak kaget. Sungguh, baru kali ini Minho melakukan hal ini kepadanya.
“Oppa….” Suara Krystal bergetar. Hatinya seperti ditusuk tusuk sekarang.
“Kemana Yuri noona? Aish!”
Sekejap kemudian orang yang dicari Minho memasukki kamar itu.
“Yuri noona! Bantu aku. Aku ingin jalan jalan disekitar sini.” Yuri menatap Krystal dan Minho bergantian. Ia mengerti tanpa dijelaskan terlebih dahulu kejadian yang tadi terjadi.
Yuri mendekati Minho. Yuri merasa tidak enak pada Krystal sekarang. Krystal hanya tercenung sambil memperhatikan gerak gerik Minho.
Yuri membantu Minho berdiri. Ah mesra sekali. Mereka berdua pergi berlalu begitu saja keluar kamar tanpa memerhatikan Krystal terlebih dahulu.
Sakit. Hati Krystal entah sudah seperti apa sekarang. Nyeri dirasakan didadanya kini. Satu tetes air mata sudah jatuh membasahi pipinya. Isakan mulai terdengar dari bibir Krystal.

.
.

Suasana malam begitu dingin. Angin sangat kuat menerpa tubuh siapapun sekarang. Mereka; Krystal, Jonghyun, Taemin dan Sulli berjalan keluar mengelilingi rumah sakit itu. Mungkin ingin berjalan menuju taman disana.
“Dia sudah benar benar lupa denganku.” Krystal menundukkan kepalanya. Taemin-Sulli-Jonghyun yang sedang berjalan bersama memberhentikan langkahnya dan memperhatikan Krystal. Krystal menunduk.
“Sampai kapan kau harus menyiksa dirimu seperti ini terus?” Taemin mengeluarkan suara.
“Jangan terus menerus memikirkan masalah itu. Kau pasti bisa membuatnya mengingat semua tentangmu. Mulai dari awal sampai akhir.” Sulli menyambung ucapan Taemin. Krystal diam, tak merespon apapun.
“Sudahlah Jung Soojung.” Kini Jonghyun yang berusaha menenangkannya.
Mereka melanjutkan tujuan mereka tadi. Lagi lagi langkah mereka terhenti kembali saat melihat Yuri dan Minho sedang duduk disuatu kursi ditaman itu. Sambil tertawa. Ya, terlihat Yuri seperti……hm, menikmati waktu berduanya bersama Minho.
“Minho-ya.” Jonghyun menegur Minho dengan suara santai sambil mendekatinya beberapa langka. Membuat Jonghyun terpisah dari deretan mereka tadi.
Minho menatap Jonghyun.
“Ada apa hyung?”
“Masuklah kekamarmu. Ini dingin sekali.” Jonghyun menatap Yuri dengan tatapan dingin. Ehm, bukan hanya Jonghyun, tapi Taemin dan Sulli pula.
“Ya? Aku masih ingin disini. Pemanda—”
“Aku bilang masuk kekamarmu Choi Minho” Jonghyun menekankan kalimatnya. Sahabat Minho yang satu ini memang begini. Keras. Jika ia memerintahkan sesuatu harus dilaksanakan sepenuhnya.
Kenapa dia melakukan ini? Ya, kalian pasti tau kenapa ia mencoba menyuruh Minho masuk kedalam kamar dan meninggalkan………….
“Ya hyung. Tapi kan—”
“Minho hyung! Apa kau mengerti ucapan Jonghyun hyung tadi?” Kini Taemin mengikuti jejak Jonghyun.
“……kalian ini kenapa?” Minho menatap Jonghyun dan Taemin dengan tatapan aneh. Bingung. Ya, dia tidak mengerti.
“Tidak perlu bertanya. Cepat kembali masuk. Keadaan disini tidak bagus.” Jonghyun membalikkan badannya dan berjalan meninggalkan taman. Diikuti oleh Taemin dan Sulli. Sementara Krystal masih mematung disana menatap Minho dan Yuri.
Pandangannya begitu dalam. Sakit hatinya menjadi bertambah entah kenapa.
“Krystal-ah—” Yuri beranjak dari kursinya, mendekati Krystal, tapi belum sempat 2 tapakan kaki Yuri, Krystal sudah membalikkan badannya dan pergi meninggalkan mereka berdua.
Ya, Yuri merasa bersalah sekarang…….

.
.

“Apa kau ingin pulang?” Sooyoung melihat Krystal yang sedang membereskan barang barangnya. Mungkin ia sudah lelah.
“……Ya unnie. Aku ingin pulang.”
“Apa nanti kau akan kembali kesini lagi?”
Krystal tersenyum dengan Sooyoung mendengar pertanyaan itu.
“Tidak unnie. Lagipula aku sudah tidak dibutuhkan disini. Dan—”
“Krystal-ah. Kau tidak boleh berbicara seperti itu….”
“Tapi unnie—”
“Sudahlah, aku yakin nanti semuanya akan kembali seperti semula. Aku akan mencoba menyuruh anak itu mengingat semuanya.”
Krystal menggeleng keras. Matanya sudah mulai basah sekarang.
“Jangan unnie! Jangan dipaksakan. Itu akan membuat keadaan Minho oppa semakin buruk. Aku tidak mau hal itu terjadi..”
Sooyoung tersentuh. Entah kenapa hatinya ikut sakit mendengar kalimat dari Krystal barusan. Sooyoung memeluk Krystal erat. Dia mengerti betul perasaan Krystal sekarang.

.tbc.

Haaaaai! Sebelumnya aku minta maaf yah kawan kawan kalo aku lamaaaa banget update ini ff ;;_____;;
Pertama, file lanjutan ff ini tiba tiba ilang dan alhasil aku harus ngetik ulang! Yaampun itu cape bangetttt TT_TT
Kedua, aku gasempet buat lanjutin kilat karena aku sibuk banget /dilemparin.
Hehe, itu aja kok. Makasih semuaaa🙂

Categories: Fanfiction, Shiny Effects | Tags: , , , , | 12 Comments

Post navigation

12 thoughts on “The Brightness [Part 2]

  1. Aishhh..kasihan baby jung yang tabahhh yahh..unnni update nya jangan terlalu lama

  2. Woy ! Minho rusuh mulu dari kemaren-__- Yuri juga sama aja ! udah tau punya orang juga Minhonya –_– Krystal sabar yaaa~~😀 Pasti Minho inget lagi HUAHAHA😀

    Ditunggu lanjutanya Onnie :)))

  3. AyoonaImKim

    D tunggu lanjutan’a yah eonnie😀

  4. siskalovemistal

    ahh…pingin nangis q…

  5. FFcity-

    Hueee T.T
    Ini koq sedih banget sih .
    Tapi gppa! Keren! Daebak!😄
    Ayo cepat dilanjutkan😀
    Fighting!!

  6. hajarnana11

    krystal ksihan bget yah… sabar…

  7. salmae everything

    mirip bbf?

  8. anastasia

    Keren bngt eon😄 cepetan lanjutin dongg T-T penasarannnn😄

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Create a free website or blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: