Its Love [Part 1]

Judul: It’s Love Part 1

Author: Ayoona

Main cast:   Krystal Jung

Choi Minho

Thunder

Kwon Yuri

Genre: romance, PG, friendship, series

Rating: SU

 

 

Annyeong! Ayoo kembali dengan FF MinStal again, again and again. Dan tentu juga dengan FF yang semakin hari semakin GJ dan membuat mata readers sakit kalau baca FF ini. Buat hatersnya MinStal mendingan gak usah baca FF ini deh. Oh ya, buat MinStal Shipper, baca FF ini yah dan jangan lupa koment. FF ini terinspirasi dari lagunya Sunny dan Taeyeon yang It’s Love. Dan FF ini murni hasil dari otak gilaku. Selamat membaca FF ini yah. ‘Gomawo’ J.

 

 

N/B: DILARANG KERAS MENG-COPAS FF INI TANPA SEIZIN SAYA SELAKU PENULIS FF INI. TOLONG HARGAI KERJA KERAS SAYA DALAM MENULIS FF INI. TERIMA KASING

NO PLAGIAT!!!!

NO BASHING!!!!

NO SILENT READERS!!!

 

 

 

 

 

Minho POV

“Aiisshh!!! Aku kalah lagi!!!” kataku sambil membanting kartu-kartu domino di depan hyungku. Kulihat tatapan wajah licik dari mereka.

 

“Karena kau kalah, kau harus menjalani tantangan dari kami. Tapi tantangannya bukan seperti yang dulu. Tapi ini adalah tantangan yang baru” kata Onew hyung dengan pokerfacenya.#bahasanya ancur lebur.

 

“Ne arraseo. Apa tantangannya?” kataku kesal.

 

“Kalau kau bisa mendekati dan memacari cewek paling pintar di sekolah kita, Krystal Jung selama sebulan, kau boleh mendapatkan mobil BMWku yang kemarin baru aku beli” kata Jonghyun hyung sambil memamerkan kunci mobilnya di depan wajahku.#oppa mau hipnotis Minho oppa yah???, bloon mode on.

 

“Oke, aku terima tantanganmu. Tapi kau harus segera merelakan mobilmu dalam kurun waktu kurang dari sebulan. Tidak ada satu pun yeoja yang bisa menolak karismaku?” kataku.#jiah, oppa PD amat.

 

 

 

End Minho POV

 

 

 

Krystal POV

Aku pun berjalan menuju kelasku saat ini. Otakku sibuk berfikir tentang cara singkat menyelesaikan rumus Einstein. Aku pun menaikkan kacamataku yang terturun ke hidungku. Aku tidak memperhatikan jalanku. Aku sibuk berkutat dengan catatan yang diberikan Kyuhyun sosaengnim.

 

BRAK!!!!

 

Omo! Aku menabrak seseorang. Kakiku terasa sakit saat bergesekan dengan lantai ubin sekolah. Bukuku jatuh berserakan di koridor sekolah yang sepi. Aku sudah siap marah saat ini.

 

“Gwenchana?” kata seorang namja sambil mengulurkan tangannya. Aku pun mendongakkan kepalaku. Omo! Dia adalah Choi Minho, namja yang tergabung dalam geng paling ditakuti di sekolahku Shining SHINee, dan dia adalah namja yang memiliki banyak fans.

 

“Chogiyo, gwenchana?” katanya lagi.

 

“Ah ne” aku pun segera memungut buku-bukuku. Tiba-tiba dia juga ikut membantu memungut buku-bukukku.

 

“Gomawo” kataku salah tingkah. Aku pun segera meninggalkan sosoknya di koridor sekolah. Omo! Kenapa jantungku berdetak sangat cepat seperti ini?, batinku.

 

 

 

End Krystal POV

 

 

 

Minho POV

Aku tersenyum licik melihat tingkahnya. Krystal Jung, sebentar lagi kau akan menjadi milikku, batinku.

 

Aku pun berjalan ke arah kelasku. Kulihat fan girls sudah menantiku di depan kelas. Aku pun senyum se-cool mungkin. Dan tepat seperti dugaanku, mereka langsung histeris.

 

Aku pun berjalan ke arah bangkuku. Kulihat tatapan penasaran dari hyungku. Aku pun tersenyum.

 

“Sebentar lagi, kalian harus bersabar. 3 minggu kemudian, mobilmu akan ada di tanganku” kataku.#oppa jangan begitu//digampar Flamers. Flamers: “Emang lo siapanya Minho oppa???#dengan tatapan lucifer. Ayoo: Aku adeknya# sambil kedap-kedip mata kayak kunang-kunang.

 

 

End Minho POV

 

 

Krystal POV

 

 

Bounce to you bounce to you naega soomeul no# Bonamana mode on# nie bel istirahat. Readers: Ayoo, belnya gaje amat!!! Ayoo:He…he…he…. :D# ketawa lebar sambil pamer gigi dan gusi sekalian jual pepsodent // plak, abaikan.

 

 

Aku pun berjalan ke tempat favoriteku. Yup! Perpustakaan. Tempat itu sunyi dan cocok sebagai tempat menuangkan ideku untuk menulis skripsi tentang transmisi bayi tabung.

 

Kyuhyun sosaengnim yang menyuruhku membuatnya. Aku memang bercita-cita untuk masuk ke Universitas Harvard jadi mulai dari sekarang aku mempersiapkan diri. Padahal aku akan masuk Harvard dua tahun lagi.

 

Entah mengapa aku memilih tempat yang paling pojok di perpustakaan. Tempat itu jarang didatangi orang karena letaknya yang agak sempit dan pengap.

 

Aku pun meletakkan sejumlah buku yang kuambil. Aku pun mengambil sebuah buku dengan judul Terciptanya Manusia. Mataku menelusuri tulisan demi tulisan di buku itu sembari mencatat hal-hal yang menurutku dapat diambil dari buku itu.

 

Tiba-tiba aku kembali mengingat kejadian tadi. Aku pun memukul kepalaku sendiri. Fokus Krystal, fokus!, batinku.# mbak Krystal jangan terlalu fokus entah kayak tadi lagi ampe nabrak Minho oppa.

 

Aku kembali menekuni buku yang aku baca. Samar-samar aku mencium bau parfum pria. Aku pun meletakkan bukuku dan kembali menaikkan kacamataku.

 

Aku memalingkan wajahku. Omo! Di sebelahku sekarang ada seorang Choi Minho. Dia sedang membaca sebuah komik. Sepertinya dia merasa aku memperhatikannya dia pun berpaling dari komiknya dan menatapku dan tersenyum. Omo! Senyumnya sangat cool, batinku.

 

“Wae?” katanya.

 

“Aniyo, aku hanya merasa heran seorang bad boy sepertimu masuk ke perpustakaan” kataku dingin. Aku kembali memusatkan perhatianku pada bukuku. Omo! Kenapa jantungku berdetak sangat cepat.

 

“Krystal-ah” katanya. Aku pun meletakkan bukuku dan menatapnya. Dia juga menatapku.

 

“Maukah kau menjadi pacarku?” katanya. Aku terpaku di tempatku saat itu. Aku pun menganggukkan kepalaku. Ya! Krystal pabo!, batinku.

 

“Gomawo chagi” kata Minho sambil memelukku.

 

“Mulai sekarang panggil aku oppa yah” kata Minho oppa sambil tersenyum. Memang, aku dan dia berbeda 1 tahun. Aku kembali mengangukkan kepalaku#mbak Krystal jangan kebanyakan menganggukkan kepala entar kayak patung kucing di toko-toko Cina//plak, dikejar Crystallized.

 

 

End Krystal POV

 

 

Minho POV

Aku tersenyum licik. Jonghyun hyung kau terlalu meremehkanku, batinku. Aku pun tersenyum ke arah Krystal. Aku mencoba senyum se-cool mungkin.

 

“Oppa, aku mau pulang dulu, annyeong” kata Krystal sambil membungkukkan badannya. Aku pun tersenyum dan mengacak-acak rambutnya.

 

“Ne,hati-hati di jalan” kataku. Dia pun berlalu dariku. Aku kembali tersenyum ke arahnya. Aku pun segera meninggalkan perpustakaan dan berjalan ke arah basecamp kami yang terletak di belakang sekolah.

 

“Hyung, berikan kunci mobilnya” kataku saat kulihat Jonghyun hyung sedang bermain basket bersama yang lain.

 

“Apakah kau sudah berpacaran dengan Krystal?” kata Onew hyung. Aku pun menganggukkan kepala dengan PD-nya.

 

“Mana buktinya, mungkin saja kamu mengada-ada. Kau harus menunjukkan kalau kau berpacaran dengan Krystal” kata Jonghyun.

 

“Haish! Hyung, kan bisa tanya sendiri saja sama Krystal, lagipula aku tidak ingin berdekatan dengan si cupu itu dalam radius 1 cm, karena itu bisa membuatku tidak bisa mendekati si Yuri yang sexy itu” kataku kesal.

 

“Oke, kalau begitu kau harus memutuskannya dalam 1 bulan kalian pacaran. Aku ingin melihat bagaimana dia patah hati” kata Jonghyun hyung. Aku pun melongo melihatnya.#oppa, melongonya jangan lebar-lebar, entar kemasukan lalat baru tau rasa// digampar Flamers.

 

“Hyung, apakah itu tidak keterlaluan?” kataya Taemin. Aku pun menganggukkan kepalaku.

 

“Aniyo, ini tidak keterlaluan” kata Jonghyun hyung sambil tersenyum. Aku sama sekali tidak bisa menafsirkan senyumannya itu.

 

 

End Minho POV

 

 

Krystal POV

Kabar bahwa aku dan Minho sunbae ups, maksudnya Minho oppa telah berpacaran telah menyebar di sekolahku. Tapi setelah 2 minggu berpacaran, Minho oppa sama sekali tidak pernah mengajakku kencan, apalagi mengajakku berbicara.

 

Itulah sebabnya, teman-temanku tidak ada yang mempercayai hubungan kita. Malahan Minho oppa dikabarkan pacaran dengan Yuri eonnie yang merupakan teman sekelasnya.

 

Semua orang selalu menanyakanku tentang hubunganku dengan Minho oppa, tapi aku hanya menjawabnya dengan senyuman karena aku sendiri tidak tahu apakah aku ini adalah pacar Minho oppa.

 

Tapi ini juga salahku sendiri, kenapa waktu itu aku langsung menerima Minho oppa tanpa pikir panjang terlebih dahulu. Kalau aku harus jujur, aku memang menyukainya, tapi aku merasa seperti seorang gadis yang ingin memeluk gunung tapi apalah daya tangan tak sampai.

 

Aku pun melangkahkan kakiku menuju kelasku. Aku merasa aneh dengan tatapan dari teman-teman sekelasku saat aku memasuki kelasku.

 

Aku segera berjalan ke tempat dudukku dan membuka buku Fisika sekedar membacanya ulang.

 

“Krystal, apakah kau masih pacaran dengan Minho sunbae?” kata Luna. Aku hanya tersenyum seperti biasanya.

 

“Ya! Kau kalau diajak bicara jawab dong, jangan hanya tersenyum” kata Amber. Ya, mereka adalah 2 orang sahabatku yang menurutku paling setia. Merekalah yang selalu menghiburku dan menemaniku.

 

“Krystal, kau dipanggil oleh Kyuhyun sosaengnim” kata seseorang. Owh, ternyata Yuri eonnie. Aku pun berjalan ke luar kelasku dan lagi-lagi aku melihat tatapan dari semua orang yang menurutku sangat aneh. Tapi aku tidak menghiraukannya.

 

Aku pun berjalan menuju koridor yang cukup sempit dan sepertinya aku salah memilih jalan, karena aku melihat Minho oppa sedang berjalan sambil bergandengan tangan dengan Yuri eonnie. Aku pun melewati mereka berdua tanpa sepatah kata pun.

 

Hatiku sangat sakit, namun aku mencoba untuk menahan agar air mataku tidak keluar. Aku pun setengah berlari menuju ruangan Kyuhyun sosaengnim. Aku pun mengatur nafasku saat akan memasuki ruangan Kyuhyun sosaengnim.

 

Perlahan tapi pasti, aku pun membuka pintu ruangan itu. Kulihat Kyuhyun sosaengnim sedang memegang sesuatu.

 

“Annyeonghaseyo sosaengnim” kataku ramah. Dia pun tersenyum ke arahku. Aku pun berjalan ke mejanya dan dia semakin tersenyum lebar. Tiba-tiba dia memelukku, sontak aku pun kaget dan melepaskan pelukannya.

 

“Mianhe, Soo Jung, aku terlalu senang. Aku sangat senang karena anak didikku ini. Aku sangat bangga padamu Soo Jung. Belum pernah aku sebangga ini padamu. Kau diterima di Universitas Harvard jurusan kodokteran dengan status siswi beasiswa!!!” kata Kyuhyun sosaengnim padaku. Aku tidak percaya dengan pendengaranku barusan.

 

“Mwo???!!! Tapi saya kan baru siswi kelas 2” kataku setengah tak percaya.

 

“Ne. Tapi karena IQmu di atas rata-rata, kau diterima di Universitas itu” kata Kyuhyun sosaengnim. Seperti kembang api yang meledak-ledak di dalam hatiku aku pun berteriak saking senangnya. Air mataku pun jatuh saat itu. Ini bukanlah air mata kesedihan, melainkan air mata kebahagiaan.

 

“Kau harus belajar dengan giat agar semester depan kau bisa mengikuti Ujian Sekolah bersama-sama dengan kelas 12” kata Kyuhyun sosaengnim.

 

“Kamshamida sosaengnim, kamshamidha” kataku sambil membungkukkan badan.

 

“Ne, kau harus giat belajar untuk mengikuti Ujian Nasional dan tes masuk Universitas Harvard” kata Kyuhyun sosaengnim. Aku pun menganggukkan kepalaku dan berjalan keluar dari ruangan itu. Aku pun segera berlari ke kelasku untuk memberitahukan kabar gembira ini pada ke-2 sahabatku.

 

Ups, sepertinya aku akan terlambat, lonceng telah berbunyi dan aku masih membutuhkan waktu 25 menit menuju lokerku dan mengambil bukuku lalu berjalan ke arah kelasku.

 

Aku semakin mempercepat kecepatan lariku dan menuju lokerku. Dengan tergesa-gesa, aku pun mengambil bukuku sesuai jadwal hari ini. Omo! Hari ini adalah pelajaran kesenian bersama kelas 3 yang artinya aku akan sekelas dengan Minho oppa.

 

Aku pun berlari ke ruang kesenian. Dan aku terlambat. Apalagi guru kesenian, Yoona sosaengnim terkenal galak. Dengan nafas yang tidak teratur dan keringat yang bercucuran aku mengetuk pintu ruang kesenian. Dengan takut-takut aku berjalan masuk ke dalam ruang kesenian.

 

“Mianhe sosaengnim, tadi ada……” kata-kataku terputus karena di sela oleh Yoona sosaengnim.

 

 

“Tak apa, duduklah” kata Yoona sosaengnim. Aku pun segera duduk di antara Amber dan Luna. Aku pun mengedarkan pandangku untuk mencari Minho oppa. Omo! Dia duduk tepat dibelakangku dan dia duduk bersama Yuri eonnie dan mereka duduk sangat dekat. Hatiku seperti tercabik-cabik. Barusan saja aku mendengar kabar gembira sekarang aku harus kembali sedih. Aku pun mengurungkan niatku untuk memberitahukan kabar gembira ini pada kedua sahabatku.

 

 

 

End Krystal POV

 

 

 

Minho POV

Sepertinya Krystal cemburu melihatku bersama Yuri. Aku pun tersenyum. Ini adalah salah satu trik yang aku gunakan untuk membuatnya memintaku putus.

 

Aku kembali memperhatikan papan tulis di depan. Aneh, kenapa badan Krystal sampai bisa berkeringatan seperti itu, apakah dia habis berlari? Tapi tidak biasanya dia terlambat di setiap pelajaran. Ya! Choi Minho, buat apa kau memikirkan gadis cupu itu?, batinku. Aku pun menatap papan tulis dengan gusar.

 

“Minho, apakah kau bisa menemaniku ke Lotte World sore ini?” kata Yuri. Aku pun menoleh ke arahnya dan tersenyum.

 

“Tentu, aku akan menjemputmu nanti” kataku.

 

 

 

 

End Minho POV

 

 

Krystal POV

Aku menatap buku di depanku, ingin rasanya aku berteriak karena kesal. Aku pun segera membanting bukuku dan mengambil MP3ku. Aku pun memutar lagu dari Taeyeon dan Sunny SNSD – It’s Love. Aku pun berbaring di atas tempat tidurku. Aku pun mengikuti setiap lirik dari lagu itu.

 

 

Nan geudael jinachyeo gal ttaemyeon

Haru jongil gaseumi tteollyeoyo

Hollo geudaereul geurigo itjyo

Jakku geudaerul jagugi namayo

Tto uyeonin deut budichyeo gado

Nan meonghani gogaereul sugyeoyo

Mundeuk geudaewa maju chill ttaedo

Sujubeun misoman boyeoyo

 

Geudae ijeneun al su innayo

Geudae ijeneun nae mam bol su itjyo

Sorido eobshi dagaon sarangi

Geudaeneun geudaeneun deullinayo

 

Cheombuteo nae sarangingeollyo

Chagaun nae mame ttaseuhi bichujyo

Hangeoreum hangeoreum dagaoneun sarang

Nan jogeumeun duryeopjiman

 

Seolleineun nae sarangingeollyo

Biodeut sarangi nae mameul jeoksyeoyo

Nae mami nae mami ijen sarangingeollyo

Geudae geuriummankeum

 

Geudae ijeneun al su innayo

Geudae ijeneun nae mam bol su itjyo

Sorido eobshi dagaon sarangi

Geudaeneun geudaeneun deullinayo

 

Cheombuteo nae sarangingeollyo

Chagaun nae mame ttaseuhi bichujyo

Hangeoreum hangeoreum dagaoneun sarang

Nan jogeumeun duryeopjiman

 

Seolleineun nae sarangingeollyo

Biodeut sarangi nae mameul jeoksyeoyo

Nae mami nae mami jeongmal sarangingeollyo

Geudae geuriummankeum

 

Ige sarangingeollyo

 

 

Itulah yang paling aku suka dari lagu ini. Lagu ini sangat melambangkan perasaan seseorang saat merasakan yang namanya jatuh cinta. Dan sekarang itulah yang aku rasakan, jatuh cinta pada seorang Choi Minho.Tiba-tiba aku mendengar suara seseorang yang mengetuk pintu kamarku.

 

“Krystal, turun ke bawah sayang. Coba kamu lihat siapa yang datang” kata eomma. Aku pun segera membuka jendela kamarku dan melihat ke bawah. Omo! Thunder oppa!.

 

Aku pun segera berlari turun ke bawah dan membuka pintu rumah. Dengan sigap, aku pun memeluk Thunder oppa yang sedang berbicara dengan appa.

 

“Oppa jeongmal bogoshipoyo” kataku. Aku sangat senang. Namja yang sangat aku sayangi telah datang.

 

“Jeongmal?” katanya. Aku pun segera melepaskan pelukanku darinya dan pura-pura kesal.

 

“Oppa tidak percaya? Ya sudah oppa pergi lagi sana” kataku pura ngambek. Thunder oppa pun tersenyum padaku. Aku pun melihat ke arah jalan raya.

 

Omo! Namja yang disana itu seperti Minho oppa. Aku pun memicingkan mataku, sepertinya min kacamataku sudah bertambah. Dan benar, namja itu adalah Minho oppa dan yeoja yang disebelahnya adalah Yuri eonnie dan Minho oppa sedang menatap ke arahku.

 

 

 

 

End Krystal POV

 

 

 

~TBC~

 

 

 

Gimana FFnya? Bagus gak? Di Part 1 ini ceritanya emang belum nyambung ama judulnya, tapi di part selanjutnya semuanya bakalan nyambung dengan lagu dan judulnya.

Jangan lupa koment yach, karena koment kalian sangat mempengaruhi cepat atau lambatnya part selanjutnya. Aku kasih patokan 20 lah yang koment. Kalau yang koment udah mencapai 20 atau lebih, aku bakalan postkan FF ini tiap minggu, tapi kalau kurang dari 20 dengan berat hati aku akan ngepostkan FF ini sekali sebulan.

Jadi buat yang gak suka ama FF ini mendingan gak usah baca lagi, tapi yang suka ama FF ini please koment yah. Maaf yah, kalau di FF ini bahasanya ancur lebur dan GJ. Tapi walaupun begitu harus tetap koment yach. Mianhe kalau permintaanku kebanyakan. Akhir kata ‘gomawo’.

Categories: Fanfiction, Shiny Effects | Tags: , , , | 14 Comments

Post navigation

14 thoughts on “Its Love [Part 1]

  1. Bagus nih….
    keren banget chingu…
    suka deh ff-nya…
    lanjut yaaahhh

  2. uwaah… keroro kejam banget… si yuri juga nempel2 trus ama menong… grrr!!
    lanjut ya…🙂

  3. Oenni patokanmu itu banyak sekali!!! Tp ffnya DAEBAK! Meskipun yg komen blom 20 LANJUTKAN !!!

  4. Lanjut thor… seru!!!!!

  5. Cloud.pump

    Chingu. . .
    Lnjut. . .

  6. siskaloveMinStal

    hwwwaaaa kereennn.. Akhirnya bisa bc ff MinStal lg.. Minho oppa kenapa kau jahat…#plakk# ayo dilanjutkan!!!

  7. Lanjuuuut!!!!!!

  8. Wuhaha penasaran (guling-guling) lanjut thor … ><

  9. Choisoo

    Lanjutkan ya .. Penasaran deh sama cerita lanjutannya🙂

  10. minstal91

    kereeeennn…lanjutkan crtanya…(◦ˆ⌣ˆ◦)•.♥.•

  11. update soon, pls^^

  12. anastasia

    Lanjutinn thorr kren critanyaa😀

  13. d.fany

    iihh…grengetan aku bacany cos minho-ppa ny jahat bngt..! Krystal unnie klo dijahatin ma minho oppa tabok ja sekalian…

  14. fikri

    Eonnie dtnggu lnjtannya ….
    jangan lma2 ya eonnie …
    Daebak Ffnya eonnie

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Create a free website or blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: