[Drabble] It’s Hurt

Judul: [Drabble] It’s Hurt
Author: Ayoona
Main cast:
• Krystal Jung
• Choi Minho
• Kwon Yuri
Genre: romance, friendship, drable, fanfiction
Rating: R

Annyeong!!!! Author Ayoona comeback dengan FF MinStal!!!!  Setelah kira-kira 3 bulan gak nge-post FF di sini akhirnya aku kembali. Mianhe yah aku gak bilang-bilang kalau mau hiatus. FF nie merupakan FF comeback aku setelah hiatus selama 3 bulan. Happy reading yah 

Disclaimer:
If you don’t like this couple, don’t read this. In this FF is my favourite couple. This couple is have a management. I just to borrow they’re face, name, and characters. This FF is proceeds my crazy brain.

Jung Ayoona-Jieun Entertaiment ™ presents:
A MinStal FanFic – It’s Hurt.

_____________

Aku menghela nafasku saat melihat bayang wajahku di depan kaca. Aku tahu aku tidak cantik. Aku tidak pintar. Aku tidak mempunyai suara yang bagus. Aku juga tidak pandai dalam hal dance.
Tapi yang aku inginkan saat ini adalah cinta. Aku tidak menginginkan wajah cantik, suara yang bagus, ataupun pujaan dari para fansku. Aku hanya ingin dicintai oleh Choi Minho.
Aku memegang dadaku yang terasa sakit. Aku berusaha menahan tangisku agar eomma tidak mendengarnya. Akhirnya pertahananku runtuh. Aku menangis. Tangis yang ditahan.
Ini adalah pertama kalinya aku menangis karena seorang namja. Selama ini aku tidak seperti ini. Menangis hanya karena seorang namja.
Aku, Krystal Jung, hanya dijadikan alat untuk menutupi hubungan antara Minho oppa dan Yuri eonnie. Aku hanya alat tidak lebih. Setelahnya, mungkin aku akan dibuang.
Dddrrttt……..Drrrtttt…….
Vibra ponselku pun bergetar. Aku segera menghapus air mataku dan mengambil ponselku yang terletak tidak jauh dariku. Aku pun segera mengangkat telepon dari Victoria eonnie.
“Yoboseyo?” kataku parau.
“Soo Jung-ah gwenchanayo?” tanya Victoria eonnie. Terdengar suara musik yang sangat keras saat Victoria eonnie berbicara.Aku menghela nafasku.
“Ne eonnie” kataku datar.
“Ya! Cepat datang ke dorm, kita sedang pesta” kata Victoria eonnie sedikit keras. Aku kembali menghela nafasku.
“Tidak ada kata tidak bisa. Semua anak-anak SM ada di sini” kata-kata dari Victoria eonnie sukses membuat jantungku berdetak cepat. Anak-anak SM, berarti ada SHINee, kalau ada SHINee berarti ada Minho oppa.
Aku segera memutuskan sambungan teleponku dengan Victoria eonnie dan berlari mengambil tasku. Aku segera memasukkan ponsel dan dompet ke dalam tasku dan berlari keluar dari rumah.
“Soo Jung-ah, kau mau kemana?” tanya eomma.
“Ada acara” kataku singkat. Dengan terburu-buru aku mengambil sepatu ketsku dan memakainya. Setelah itu aku segera berlari keluar rumah. Karena terburu-buru, aku lupa memakai kacamata. Aku tidak peduli dengan tatapan mata dari beberapa orang.
Aku segera menaiki tangga darurat dengan terburu-buru. Lantai 13, itulah lantai dimana dorm kami berada. Aku semakin mempercepat langkahku. Dengan terburu-buru aku menekan password dorm.
“Aku datang” kataku sambil membuka pintu dorm. Di dalam tampak Jonghyun oppa sedang bernyanyi bersama Luna eonnie. Suara emas mereka memenuhi ruangan itu. Ruang tengah dorm f(x) entah bagaimana telah disulap menjadi sebuah panggung dan ruangan itu jadi tampak terang dengan lampu warna-warni yang dipasang di setiap sudut ruangan .
Aku mengedarkan pandanganku mencari sosok namja yang kucintai. Dan akhirnya aku mendapatkannya. Seketika itu juga senyum merekah di wajahku. Namun, senyum itu dengan cepat hilang saat kulihat Yuri eonnie berjalan dan duduk di samping Minho oppa.
Aku menghela nafasku kecewa. Inilah penderitaanku. Menjadi seorang yeoja yang mencintai tapi tidak dicintai. Aku melangkahkan kakiku dengan gontai menuju sofa dan duduk di samping Yoona eonnie.
Aku kembali mengedarkan pandanganku ke sekeliling. Semua orang di ruangan ini tampaknya memiliki pasangan sendiri-sendiri. Bahkan Sooyoung eonnie tampak terlihat tertawa bahagia bersama Changmin oppa walaupun ia baru sembuh dari kecelakaan yang baru-baru saja dialaminya.
Dan Yoona eonnie, yang selalu berkata bahwa ia kesepian tanpa Kibum oppa sekarang tampak tertawa riang bersama Yunho oppa. Hanya aku yang sendiri. Mungkin hanya aku yang merasa kesepian. Aku menatap Victoria eonnie yang tampak sedang memainkan gitar bersama Onew oppa. Aku tersenyum kecil melihat mereka.
Sepertinya Victoria eonnie sekarang sudah bisa tersenyum setelah ditinggal Nichkun oppa. Dan sepertinya juga, Onew oppa sudah berhasil menutup luka di hati Victoria eonnie dengan cinta yang tulus diberikannya pada Victoria eonnie walaupun dulu Victoria eonnie sama sekali tidak pernah memperhatikannya.
Dan sekarang, aku semakin merasa dikucilkan. Aku merutuki diriku sendiri karena datang ke sini. Buat apa aku datang ke sini hanya untuk merasa dikucilkan? Buat apa aku datang ke sini hanya untuk merasa aku diabaikan?, batinku.
Aku berdiri dari sofa dan berjalan ke arah kamar mandi. Dengan lesu, aku membuka pintu kamar mandi. Aku bisa menghirup aroma bunga Lavender yang diletakkan Luna eonnie di dekat wastafel, katanya sebagai pengharum alami.
Semua orang berkata bunga Lavender bisa menyejukkan hati yang sedang gelisah. Tapi sepertinya itu tidak berlaku untukku. Hatiku tetap saja merasa tidak tenang walaupun aku sudah menghirup aroma ini dalam-dalam.
Aku berjalan ke arah wastafel dan menatap bayangan wajahku di kaca. Jung Soo Jung, yeoja bodoh yang saat ini sedang berdiri di depan kaca dan menatap bayangan dirinya sendiri tanpa bisa menutupi rasa sedihnya.
Yeoja bodoh yang bisa-bisanya jatuh cinta pada seorang namja tampan bernama Choi Minho yang sudah jelas-jelas memiliki kekasih bernama Kwon Yuri dan dia hanyalah alat yang digunakan untuk menutupi hubungan mereka.
Yeoja bodoh yang dengan entengnya menganggukkan kepalanya saat Kim Young Min ajusshi mengatakan agar ia bisa menolong untuk menutupi hubungan Minho oppa dan Yuri eonnie yang sudah nyaris ketahuan.
Yeoja bodoh yang memilih disakiti, dihina, dan bahkan diteror oleh para fans Minho oppa hanya untuk melindunginya.
Sekarang aku baru sadar betapa bodohnya aku waktu itu meng-iyakan saja perkataan Kim Young Min ajusshi. Sekarang, aku sangat menyesal, sangat, sangat menyesal. Seandainya waktu itu aku menolaknya, mungkin semuanya tidak akan seperti ini.
Mungkin aku bisa saja menutupi perasaanku tanpa harus merasa sakit. Tanpa harus merasa kesepian. Tanpa harus merasa tidak dihiraukan.
Lagi-lagi rasa itu muncul. Rasa sakit yang menusuk-nusuk hatiku. Rasa sakit yang membuat perutku seperti terputar di dalam sebuah portal. Rasa sakit yang membuat hatiku seperti ditusuk beribu-ribu jarum tajam. Ingin rasanya aku menghentikan semua ini. Tapi aku tidak bisa. Takdir mengatakan lain.
Aku memegang dadaku. Ya Tuhan aku mohon, hilangkan rasa sakit ini. Hilangkan rasa cinta ini. Biarkan aku kembali seperti dulu lagi. Menjadi Krystal yang belum bisa mengerti apa itu cinta. Krystal yang awalnya tidak memiliki perasaan apapun terhadap Minho. Krystal yang dulu selalu ceria dan bisa pergi kemanapun tanpa rasa sakit yang dibawanya.
Aku memutar kran air dan dan meletakkan tanganku di bawahnya. Berharap dengan merasa dinginnya air ini bisa menyejukkan hati ini. Tapi sepertinya itu tidak berhasil. Malah sebaliknya luka di hati ini semakin terasa perih.
Aku menutup mataku dan kedua tanganku memegang pinggiran wastafel untuk menahan berat badanku. Rasanya aku sudah tidak sanggup menahan semuanya. Rasanya aku berteriak dan melampiaskan semuanya. Tapi aku tidak bisa.
Akal sehat dan hatiku mengatakan lain. Akal sehatku mengatakan aku tidak perlu melakukan hal itu sedangkan hatiku mengharuskannya. Dengan segala kebimbangan, aku lebih memilih akal sehatku dibandingkan dengan hatiku yang saat ini menjerit-jerit kesakitan.
Perlahan aku membuka mataku. Sekelilingku tampak terlihat sangat terang. Aku mematikan air kran dan berjalan menuju pintu kamar mandi dan membukanya. Suara-suara diluar tampak semakin ramai. Samar-samar aku mendengar suara rapper khas Minho oppa.
Aku berjalan ke arah ruang tamu dan melihat Minho oppa tengah memberikan sebuah bunga mawar merah kepada Yuri eonnie. Tingkahnya itu disambut meriah oleh anak-anak SM yang lain. Aku hanya bisa menatapnya dengan sendu. Aku berjalan ke arah Sulli yang tengah mempelajari gerakan SHINee – Ring Ding Dong bersama dengan Taemin.
“Sulli-ah, aku pinjam kamarmu yah, aku ingin tidur” kataku. Sepertinya Sulli sama sekali tidak memperhatikanku. Ia hanya menganggukkan kepala. Tanpa basa-basi, aku segera masuk ke dalam kamar Sulli dan tidur di atas tempat tidurnya yang penuh dengan boneka.
Suara rapper Minho oppa masih saja terdengar. Aku memejamkan mataku. Berharap suara itu tidak terbawa ke alam mimpi. Perlahan, aku pun jatuh ke alam mimpi.

~END~

Gimana readers? Pendekkan? Namanya juga drabble  FF aku buat sebagai ucapan terima kasih buat eonnieku yang setelah aku perlihatkan MinStal Moment jadi suka ama MinStal Couple .
Rencananya aku bakalan buat sekuelnya, itu sih kalau banyak yang mau.
Akhir kata ‘gomawo’ buat yang udah baca dan koment FF yang GJ ini.

Categories: Fanfiction, Shiny Effects | Tags: , | 7 Comments

Post navigation

7 thoughts on “[Drabble] It’s Hurt

  1. bagus ceritanya,meskipun sad ending tapi feelnya kerasa.sequel!boleh boleh ditunggu ya

  2. Minsall

    Authoooooorrrr!!! *treak pake toak*
    Harus ada sequelnyaaa aku penasaran thoor ;____;;
    Bikin happy ending dong thor gantung nih, jadi galau #plak ;_____;

  3. YUIrin

    kyaaa ada ChangSoo sama YoonBum! Mereka pair fav sy sama MinStal!! *gak penting*
    keren eon! Feelnya dapet banget biar bcnya agak keburu *bc di sekolah* biar sad ending tp keren. Ah, Youngmin ahjusshi kenapa biking Krys menderita? Kasian, kan?
    Karena itu sy nuntut sequel, eon! *maksa* #ditendang author

  4. dddandyu

    Kren min hahaha pnasaran deh akhirny gmn….
    Kasian krystal

  5. seokyutaeteukhyohyukff

    kok END sich…
    PokokX harus ada sequelnya…
    Harus..Harus..Harus#berguling dikasur

  6. YouKnowSH?

    Aaa Krystalnya kasian…
    Sequel! Sequel!

  7. Mana MinStal nya ??? Kenapa jadi MinRi ???
    Sequelsequelsequel !!!
    Crita udh keren🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: