Crab Kiss Part 3

Crab Kiss Part 3

 

Cast :

 

•    Park Luna / Kwon Luna (F(x))

•    Lee Jinki / ONEW (SHINee)

•    Lee Joon (MblaQ)

•    Kim Jonghyun (SHINee)

•    Cho KyuHyun (Super Junior)

•    Kim Hyuna (4Minute)

•    Park Jiyeon (T-Ara)

•    Kwon BoA

•    Park Jung Soo (Super Junior)

•    Kang Sora

 

Genre :

•    Romance

•    sad

•    comedy

•    family

 

Rating : PG 13

 

Author : No Name “P_T_Y” (bisa kalian tebak ?keke)

hello lunew shippers !! Gimana ? Ud lama nunggunya ? Maaf admin bru keluar dari goa merapi, abis semedi biar dapat ide🙂 trnyata yg dikasih malah ide Crab kiss..biarlah, me+u,catch u n TGS nya menyusul lain kali..

mudah-mudahan kalian tetap suka ff gajeku ini..kalian kan sama gajenya kayak admin! Wkwkwk…

Monggo dibaca…!!

 

Cinta…

Penantian..

Pertemuan..

Kebohongan..

tanggung jawab..

Pengorbanan..

Takdir…

Cinta sejati…

 

Etetetets !! WHERE ARE YOUR EYES GOING ?? DON’T MOVE OKAY !!  DON’T READ MY FANFIC IF U JUST BEING A SILENT READER !!

Luna Pov

Baiklah. Sudah kuputuskan aku tidak akan membeberkan  identitasku yang sebenarnya pada Onew.

Sudah satu minggu aku bersekolah dengannya. Berbagai kesulitan aku hadapi saat berhadapan dengannya. Untungnya ada Kyu oppa dan jonghyun yang selalu disampingku dan membuatku bisa menyingkirkan kegugupanku dengan bercanda dengan mereka berdua. Entah mulai kapan aku akrab dengan jonghyun, itu terjadi begitu saja selama ini. Tentunya si leejoon tak henti-hentinya menggodaku dikelas dengan otak mesumnya dan para siswi memusuhiku. namun itu hanya mengalir begitu saja.Ya, setelah aku bertukar pikiran dengan ibuku, aku memutuskan hal ini. Aku tidak ingin membuat Onew mengingatku dan kembali ke masa lalunya. Dia sudah punya orang yang dia cintai dan aku tidak ingin merusak perasaannya dengan datang tanpa diundang. Akan kucoba untuk melupakannya. Ya, mungkin kita bisa menjadi teman.

 

Normal Pov

Hari ini adalah hari minggu dan tentunya hari libur sekolah. Dan tepat pada hari ini juga, Luna akan pindah kerumah ayah kandungnya karena Boa akan sangat sibuk akhir-akhir ini dan ingin ayah luna menggantikan tugasnya untuk menjaganya. Sudah saatnya memang bagi Luna untuk mengenal Ayahnya menurut Boa. Ditambah lagi ayahnya, Park jungsoo sudah kembali dari Amerika.

“Luna, tidak apa-apa kan kau tinggal dengan Ayahmu untuk sementara?” tanya Boa sambil membantu memasukan beberapa pakaian luna kedalam koper. Luna tersenyum.

“ne umma.. lagian aku juga ingin mengenal bagaimana appa itu sebenarnya. Walaupun appa dan umma berpisah, itu bukan alasan untuk membenci appa kan ?”

“anak mama sudah dewasa rupanya..”

“hehehe.. iya dong.. anak kwon boa yang dewasa,cantik dan pintar !! sama seperti mamanya !” ucap Luna semangat. Boa menghela nafasnya khawatir dan mengelus kepala luna.

“kau baik-baik disana ya, dan jangan pernah membenci ayahmu. Dia adalah orang yang sangat baik. ibu datang ke kehidupannya dan tanpa sengaja kami melakukan hal yang tidak diinginkan padahal dia sudah berkeluarga..ini semua salah ibu..” gumam boa.

“gwaencanha umma.. sudahlah jangan bersedih..toh umma tidak mengganggu keluarga mereka kan selama ini !! sudah cukup pengorbanan umma.. tidak ada yang salah !! sekarang Luna kerumah appa bukan untuk mengganggu mereka, tapi karena Luna berhak. Luna juga adalah anaknya kan ?” ucap Luna lantang. Boa tersenyum sedih melihat anaknya yang sangat dewasa dan tegar.

 

@rumah ayah Luna.

Setelah menemani ibunya ke bandara untuk syuting diluar kota, luna pergi kerumah ayahnya sesuai dengan alamat yang sudah diberikan ibunya. Dia sudah sampai didepan pintu gerbang rumah itu dan kagum dengan betapa mewahnya rumah itu. Ya, ayahnya sangat kaya. Luna memencet tombol hpnya untuk menghubungi seseorang yang diketahuinya sebagai ayah kandungnya untuk pertama kalinya.

“yoboseo..”

“…..”

“yoboseo ? ini siapa ? aku sedang ada rapat, kalau tidak ada urusan penting jangan mengganggu..”

“appa…”

“hah ?”

“appa.. ini adalah suaramu? Orang yang kata ibuku adalah ayahku ?”

“Lu.. Luna.. ini Luna kan?”

(luna menangis terharu mendengar suara ayahnya untuk pertama kali)

“ne.. aku sudah ada didepan rumahmu.. bisakah kau menjemputku masuk ?”

“akhirnya aku bisa mendengar suaramu Luna !! bogosipho..appa ingin sekali berlari memelukmu sekarang. Tapi appa sedang dikantor karena rapat penting. Kau masuklah dulu kerumah. Ada kakakmu dan juga ibumu disana.. aku sudah menyuruh mereka untuk menyambutmu.. tidak apa-apa kan ?”

“kakakku…? Ibuku ?”

“iya, kakak perempuanmu..walaupun berbeda ibu, kalian tetap sedarah..kalian adalah saudara kandung. Dan ibumu yang kumaksud adalah istriku.ibu dari kakakmu.. mudah-mudahan kau bisa menyesuaikan diri dengan mereka. Sebentar lagi appa pulang…”

“baiklah..annyeong..”

Luna mematikan telponnya dan menghembuskan nafasnya lalu tersenyum. Bersiap untuk memencet bel yang ada dipintu gerbang. Tak butuh waktu lama, dia dibukakan pintu oleh satpam dan diizinkan masuk karena ayahnya sudah memberikan pesan pada satpam itu sebelumnya.

Sesampainya dipintu rumah, dia dihadang oleh seseorang. Tepatnya seseorang yang wajahnya tidak asing bagi Luna.

“sedang apa kau disini orang asing..?” ucap orang itu sinis. Luna melotot kaget melihat seseorang yang berdiri dihadapannya itu.

“Ji..jiyeon..kau sedang apa disini ?” tanya Luna.

“bodoh !! aku yang seharusnya memberikanmu pertanyaan itu !!! aku tinggal disini ! aku tuan rumah disini !! kau mau apa kemari ? melamar jadi pembantu ?” tanya Jiyeon geram dengan muka sinisnya.

“kau kakakku ? kau eonniku kan ?”

“ngawur ! bicara apa kau ini ? jawab pertanyaanku dulu bodoh !!”

“a..aku anak park Jungsoo juga.. dan kau adalah kakakku kan ? aku akan tinggal disini dan appa sudah menyetujuinya..” luna tersenyum dan memeluk jiyeon. Untuk pertama kalinya dia merasakan mempunyai seorang keluarga selain ibunya. Namun, jiyeon mendorongnya hingga terjatuh ditanah.

“oh.. jadi kau anak pelacur itu rupanya !! shit.. jangan pernah mengatakan aku kakakmu.. aku tidak sudi mengakuinya..kau anak pelacur. Berbeda denganku anak wanita baik-baik dan terpandang..”

Luna marah. Dia berdiri mengangkat kopernya dan tiba-tiba menampar wajah jiyeon.

“terserah kau mau menghinaku seperti apa, aku tidak akan memperdulikannya. Tapi kalau sudah menyangkut ibuku, aku tidak akan tinggal diam. Aku tidak sudi dia dihina seperti itu!!”

“lancang sekali kau menamparku!! Keluar dari rumahku sekarang juga..!!” usir jiyeon.

“shirreo.. aku berhak tinggal disini, karena aku juga anak appa. Ini rumah milik appa. Semua harta yang kalian miliki milik appaku juga. Jadi kau tidak berhak mengusirku kecuali appa sendiri yang mengatakannya.!!” Tegas luna kemudian melangkahkan kakinya sendiri memasuki rumah itu. Jiyeon kaget melihat luna yang tak takut dengan gertakannya.

“yah !!! kau jangan sembarangan masuk rumah orang !!” teriak jiyeon namun luna sudah berlalu dari situ. Dia sudah ada didalam rumah, jiyeon menyusulnya dengan perasaan kesal.

“kamarku dimana kak ?” tanya Luna.

“tak ada kamar untukmu bodoh.. sudah kubilang pulang saja !” ucap jiyeon.

“ada apa ini ?” tiba-tiba suara wanita memotong pembicaraan mereka. Luna memandang kearah wanita itu dan langsung membungkuk memberi salam.

“annyeonghaseo.. Luna imnida..” ucap luna sopan.

“kau anak boa itu ?” tanyanya to the point. Luna mengangguk pelan.

“aku kang sora istri jungsoo. Mungkin kau memang anak jungsoo. Tapi jangan berharap aku akan menerimamu dikeluarga ini sebagai anak. Kamarmu sudah kusiapkan. Ikutlah dengan pembantu itu !” ucap Sora menunjuk salah satu pembantunya yang berjaga disitu. Luna terdiam mendengar ucapannya.

“ma !! dia benar tinggal disini.. kenapa kau mengizinkannya ?” protes jiyeon.

“kau diamlah ! ini kemauan appamu yang terlalu baik itu ! biarkan saja dia melepas rindu dengan anak haramnya.” Ucap Sora. Luna tersentak mendengar kata anak haram. Ingin sekali dia menangis dengan statusnya saat ini yang dilahirkan tanpa status orang tua yang menikah.

“ikut aku nona..” ucap pembantu itu. Lunapun mengikuti pembantu itu. Mereka naik kelantai 2. Luna kaget saat memasuki kamar itu. Kamarnya sangat sempit bahkan jendelanya sangat kecil. Tak ada kamar mandi dalam bahkan kasurnya hanya kasur busa tepat tergeletak dilantai tanpa pengalas sedikitpun. Padahal kalau dipikir, ini adalah rumah yang sangat mewah. Luna diperlakukan seolah-olah pembantu.

“i..ini kamarku?” tanya Luna.

“ne.. nyonya menyuruhku mengantarmu kesini.. awalnya ini kamar pembantu.. tapi entah kenapa disuruh kau yang menempatinya..kenapa ? kau tidak suka ?”

“ah.. anni.. gwaencanha.. kau boleh keluar sekarang..aku akan merapikan barang-barangku..” ucap Luna, pembantu itu keluar.

Luna menatap sejenak seluruh sudut kamarnya dan tersenyum.

“sabar Luna.. kau harus kuat.. awalnya mereka pasti tidak menyukaiku. Aku akan membuktikan kalau aku pantas dipanggil sebagai anak..” ucap luna. Dia mulai merapikan seluruh pakaiannya dan mengatur kembali kamarnya.

Setelah selesai mengatur, luna pergi kedapur untuk melihat seandainya ada hal yang bisa dia kerjakan. Melihat tumpukan piring kotor, dia tersenyum dan kemudian mencuci piring itu.

“nona.. anda tidak seharusnya bekerja !” ucap salah satu pembantu mereka. Luna menggeleng.

“diapartemenku, aku sering bekerja seperti ini.. tenanglah.. aku lebih suka begini dari pada nganggur dikamar bi..” ucap Luna. Pembantu itu menggaruk kepala kemudian kembali ke pekerjaannya yang lain.

 

“wah.. kau rajin sekali chingu ya !!” ucap seseorang. Luna kaget dan berbalik memandang orang itu.

“sedang apa kau di rumah ini Lee Joon !! kau menguntitku ?” tanya luna kaget.

“menguntitmu? Ahaha.. kau lupa aku pacar Jiyeon ? aku datang untuk mengajaknya keluar..tapi tidak jadi karena tiba-tiba aku bertemu denganmu disini.. sepertinya aku ditakdirkan denganmu..hehehe” ucap leejoon mengelus pipi Luna. Luna langsung menepisnya.

“ya Lee joon !! sedang apa kau dengan anak pelacur itu hah !” teriak jiyeon dari belakang leejoon. Joon hanya tertawa dan berbalik memandang jiyeon.

“ahh.. waktu kau ganti baju, tiba-tiba aku haus dan kedapur..eh, ternyata ada Luna. Ada hubungan apa luna dengan keluarga ini ? “ tanya joon.

“tidak ada hubungan apa-apa.. dia hanya pembantu disini ..” ucap jiyeon.

“mwo ??” kaget joon.

“anni.. aku dongsaengnya.. aku baru pindah kesini karena ibuku sedang sibuk keluar kota. Kami seayah tapi beda ibu.” Jelas Luna. Jiyeon melotot padanya dan hanya dibalas dengan tatapan datar Luna.

“oh..jadi begitu ya.. baiklah, sepertinya aku mengganggu kemesraan kakak beradik seperti kalian ..hahaha.. jiyeon ah, aku pulang dulu ya .” ucap joon. Jiyeon langsung menarik tangannya.

“loh, kau bilang kita akan kencan !” ucap jiyeon. Joon tersenyum.

“tidak jadi, kita putus. Entah kenapa aku tiba-tiba bosan denganmu.. tidak apa-apa kan ?” ucap joon santai. Luna terheran-heran dengan tingkah joon.

“a..apa maksudmu honey.. kau bahkan sudah tidur denganku ! kau bilang kau mencintaiku..kenapa tiba-tiba?” jiyeon berkaca-kaca.

“kau barang bekas. Aku tidak mencintaimu. Aku mencintai orang lain” ucap leejoon sambil memandang luna.

#plaakk !!!

Sebuah tamparan hinggap di pipi leejoon. Bukan dari jiyeon melainkan dari luna yang sudah berlinang air mata.

“awh..appo..kenapa kau menamparku cantik ?”

“nappeun.. eonniku sangat mencintaimu. Kau pikir seorang perempuan yang menyerahkan keperawanannya padamu hanya main-main? Itu berarti dia mencintaimu dan kau malah mempermainkannya. Walaupun dia membenciku, tapi dia kakakku !! aku tidak akan membiarkanmu melukainya !” ucap luna.

“jangan sok baik padaku!!!” teriak jiyeon namun luna tidak memperdulikannya dan tetap menatap joon tajam.

“ah..sorry..aku tidak menyangka dia akan menyukaiku padahal aku hanya main-main.. aku tidak menyukainya sama sekali jadi kau tidak bisa memaksaku! Aku pergi, dan satu lagi, aku menyukaimu luna !! “ ucap joon kemudian mencium pipinya. Jiyeon sangat geram melihatnya, sebelum luna sempat memukulnya dia sudah lari dengan langkah seribu keluar dari rumah itu karena dia tau sejago apa Luna dalam taekwondo.

“eonni.. kau tidak pantas menangis untuk cowok brengsek seperti itu. “ ucap Luna.

“tidak usah pura-pura kau ! kau bahkan menerima ciumannya. Kau menyukainya kan.berpura-pura baik padaku dan menusukku dari belakang. Cih,jangan pernah memanggilku eonni. Aku tidak sudi menjadi eonnimu.” Ucap jiyeon kemudian pergi dari situ dan memasuki kamarnya.

“dasar, sama seperti mamamu. Kau seperti perempuan murahan..” ucap sora yang entah sejak kapan sudah ada didapur.

“mama..”

“jangan panggil aku mama !! aku bukan mamamu !! dasar pelacur !” ucap sora kemudian pergi menyusul jiyeon kekamarnya. Luna tertunduk, dia kaget mendengar ucapan pedas dari Ibu tirinya itu. Dia sempat berpikir akan mendapatkan 2 ibu yang menyayanginya. Ternyata hayalannya selama ini salah. Tak sadar dia sudah berlinang air mata.

“Luna ?”

sebuah suara berat memanggilnya. Luna langsung menghapus air matanya dan mengangkat kepalanya memandang orang itu. Seorang lelaki tampan dan gagah dengan jas yang rapi beserta kacamata sedang menatap haru kearahnya. Orang itu lalu melepas tas kerjanya dan mendekati luna. Dia memandang luna dari atas kebawah kemudian mengeluarkan air mata.

“anakku !!” ucapnya dan langsung memeluk Luna erat. Mendengar dia berkata seperti itu, luna jadi tau kalau orang itu adalah ayahnya yang selama ini dirindukannya.

“appa..” gumam Luna dan kini tangisannya bertambah deras. Setalah cukup lama berpelukan, jungsoo, ayahnya, melepas pelukan itu. Dia menghapus air mata luna dengan kedua ibu jarinya.

“bogosipho.. maafkan appa yang selama ini tidak pernah menemuimu. Appa yang salah karena tidak bertanggung jawab. Ummamu juga tidak mengizinkan appa menemuimu karena dia tidak mau merusak rumah tangga appa. Appa sangat mencintainya tapi kami memang tidak ditakdirkan bersama.. maaf kalau kau yang jadi korban .. appa sangat menyayangimu dan ummamu luna yah..” ucap jungsoo sambil mengelus rambutnya. Luna tersenyum.

“gwaencanha appa, itu semua masa lalu, yang penting aku tau appa menyayangiku. Aku juga senang ternyata appaku tampan.. hehehe” canda luna.

“kamu juga sangat cantik luna yah, sama seperti ummamu..” jungsoo tak bosan-bosannya memandang wajah luna dan kembali memeluknya.

“dimana kamarmu nak ?” tanya jungsoo sembari melepas pelukannya.

“di lantai dua pa. Tenanglah, umma dan eonni memperlakukanku dengan baik..” ucap Luna dengan senyum manisnya.

“appa tidak percaya, ayo tunjukan kamarmu !” pinta jungsoo agak cemas. Luna terpaksa mengantar jungsoo menuju kamarnya. Baru didepan pintu, jungsoo sudah marah.

“ini kamar pembantu !! siapa yang menyuruhmu tidur dikamar seperti ini ! huh, sudah kuduga, pasti Sora ! salah aku menitipkanmu padanya tadi !” ucap jungsoo kesal.

“anni.. bukan dia appa, kau jangan marah. Sejujurnya, saat sora umma menyuruhku tidur dikamar yang sangat besar, aku tidak mau. Aku menolaknya. Aku lebih suka kamar kecil. Nah, saat melewati kamar ini aku mengintipnya sebentar dan aku suka. Pas denganku yang simpel.tenanglah appa.. aku suka kamar mungil ini ! lucu loh !aku yang memaksa umma untuk memiliki kamar ini”ucap luna kemudian membuka kamarnya dan mengizinkan appanya masuk.

Appanya masuk dan melihat kamar itu begitu rapi dan dindingnya dipenuhi poster besar Onew.

“hah.. baiklah kalau memang kau yang menyukainya,appa tidak bisa berbuat apa-apa. Tapi, appa harus mengganti kasurmu dengan springbed. Appa tidak mau kau masuk angin dengan kasur tipis itu !!” ucap jungsoo cemas.

“ne.. arrasseo appa !” luna menggandeng tangan jungsoo dan bersama keluar dari kamar itu.

“jakkaman, tadi itu poster artis ya ? appa lihat semua adalah posternya” rayu jungsoo, muka luna langsung memerah.

“iya, ehehe.. dia artis terkenal loh pa, Luna salah satu fans fanatiknya !!” ucap Luna bangga.

“wah.. papa iri, kau boleh saja mencintainya asal jangan melewati cintamu ke appa ya !” canda jungsoo. Mereka tertawa bersama. Tanpa mereka sadari sora dan jiyeon sedang memandang mereka.

“ah.. ma.. jiyeon.. kalian sedang apa disitu?” tanya jungsoo.

“sudah pulang rupanya, langsung menemui anak harammu..ckckck.”  ucap sora. Luna melepas gandengannya.

“Ma !!” bentak jungsoo.

“sudahlah, ayo kita makan malam. Semuanya sudah disiapkan” ucap Sora kemudian turun kelantai bawah diikuti jiyeon.

“kau sabarlah, dia memang sangat keras kepala,sama seperti jiyeon” ucap jungsoo. Luna mengangguk dan tersenyum.

“gwaencanha appa, aku bisa mengerti kenapa mereka tidak menyukaiku,kalau aku diposisi mereka mungkin aku juga bersikap seperti itu.” Ucap luna.

 

Keesokan harinya

Luna dan Jiyeon diantar oleh supir kesekolah. Sepanjang jalan mereka tidak pernah berbicara. Sebenarnya luna selalu membuka pembicaraan, tapi jiyeon tidak pernah menggubrisnya.

“sudah sampai, jangan pernah mengungkit hubungan kita disekolah ! aku bukan kakakmu” ucap jiyeon yang terlebih dahulu turun dari mobil.

Luna hanya menggeleng kemudian ikut turun. Dia memperlambat langkahnya karena tidak ingin membuat jiyeon malu berjalan bersamanya. Bagaimanapun sebagai adik dia harus mengikuti apa yang kakaknya katakan.

Sambil berjalan, dia menendang-nendang batu kecil.

“hey, sepatumu bisa rusak kalau menendang batu seperti itu!” ucap onew yang berhasil membuat luna tersentak.

“annyeong jin..jinki ah..” sapa Luna gugup.

“annyeong .. pagi-pagi tidak baik bermuka murung..hmm.. hanya kau orang yang memanggilku dengan nama jinki selain teman-teman akrabku dan hyuna.. seolah-olah kita sudah dekat sejak dulu..haha” ucap onew kemudian mulai berjalan berdampingan dengan luna.

“ah.. maaf kalau aku lancang memanggilmu seperti itu..”

“gwaencanha.. biar kita bisa akrab. Lagian kau pacar kyuhyun hyung, pasti lama kelamaan kita akan akrab..” ucap onew dengan eyesmilenya.

“onew ah.. kau lupa kalau kyuppa bukan pacarku? Dia hanya bercanda selama ini..” ucap luna.

“ah.. mianhae aku lupa..soalnya kalian berdua sangat dekat. Lagian kyuhyun sudah menyukaimu dan curhat tentangmu sejak aku SMP..dia menyukaimu..pasti sebentar lagi kalian jadian juga kok..” ucap onew sambil tertawa.

“apa kau tidak apa-apa kalau sampai aku jadian dengannya? Kau tega membiarkan calon istrimu diambil orang? ” tanya luna tiba-tiba dan berhasil membuat mereka berdua hening. Luna sudah keceplosan entah untuk keberapa kalinya.

 

 

“ah..mian..apa yang aku bicarakan !! maaf onew .. aku bicara ngawur tadi..aku kekelasku duluan ya.. kata-kataku tadi jangan dipikirkan, aku tiba-tiba teringat dialog di sinetron yang kutonton semalam..hehehe” Luna membungkuk 90 derajat dan berlari menuju kelasnya. Onew masih terdiam mencerna kata-katanya.

“membiarkan calon istriku diambil orang ? luna.. apa maksudmu.. walaupun kau cuma bercanda, aku kaget dengan ucapanmu..seolah-olah luna kecilku yang memarahiku seperti itu..” gumam onew.

“nan babo nikka !! hah, untung saja onew tidak memikirkan perkataanku tadi !!” keluh luna kemudian memasuki kelasnya. Dia melayangkan pandangannya keseluruh penghuni kelas dan bernafas lega ternyata leejoon tidak ada. Ya, leejoon sangat malas masuk kelas namun dia tetap kesekolah dan menghabiskan waktunya dikantin atau taman sekolah.

“cih, anak itu.. mentang-mentang artis , tidak menghargai uang sekolahnya yang terbuang percuma. Pantas saja dia tidak naik kelas!” gumam luna dalam hati.

~~~~~~`

bel istirahat berbunyi. Luna keluar kelas dan seperti yang sudah dia duga, kyuhyun sudah menunggunya didepan kelas.

“kajja.. kita makan bersama !” panggil kyu kemudian menarik tangan luna. Luna melepasnya.

“oppa !! berhenti memperlakukanku seperti ini. Aku bukan pacarmu. Kita hanya sahabat. Aku ingin makan sendiri. Bagaimana aku bisa punya teman kalau anggota f4 terus saja mendekatiku. Mereka akan memusuhiku terus kalau bersama kalian” ucap Luna.

“tapi, aku hanya ingin menjagamu…kau tahu kan kalau aku menyukaimu luna..” ucap kyu.

“aku tahu oppa.. keterlaluan kalau aku tidak pernah menyadari perasaanmu, tapi, bisakah kau memikirkan perasaanku juga ? aku butuh teman, aku perlu menyesuaikan diri dengan sekolah ini. Dan lagi, perasaanku terhadapmu hanya sebagai sahabat. Aku menganggapmu kakak dan juga sahabatku. Tolong beritahu juga ke anggota f4 yang lainnya. Jangan mendekatiku. Terlebih leejoon itu. Kumohon oppa, tolong aku sekali ini saja.” pinta luna. Kyuhyun terdiam sejenak dan menatap luna sedih.

“aku hanya sebagai kakak ? hmm.. geurrae..hah.. aku lega mendengar pengakuanmu..maaf kalau aku mengganggumu selama ini. Tapi, sepertinya f4 tidak akan bosan mengganggumu. Aku tidak bisa menahan mereka. Apalagi sepertinya jong dan joon menyukaimu. Aku tidak bisa berbuat apa-apa.” Ucap Kyu.

“aissh.. ya sudahlah… biar aku saja yang menjauh dari kalian” ucap Luna kemudian berjalan menjauhi kyu.

“siapa bilang kau bisa menjauhiku ! tidak akan !” ucap jonghyun yang sudah menggenggam tangan luna dan menariknya. Entah sejak kapan dia muncul disitu.

“jonghyun ah.. kau sedang apa ! lepaskan tanganku..” ucap Luna. Kyuhyun hanya tersenyum memandang mereka berdua.

“kau memang hanya menganggapku kakak ya ? hahaha.. aku terlalu berharap banyak.. maafkan aku luna yah..” gumam kyu dalam hati sambil terus berjalan mengikuti jong dan luna yang ada dihadapannya. Banyak siswi berteriak histeris karena cemburu dengan hal itu.

“nah, ini hamburgermu !! ayo dimakan .. “ jong memberikannya pada Luna sambil memberikan senyum sexynya. Luna terpaksa mengambilnya dan langsung melahapnya karena sempat gugup melihat senyumannya.

“lihat siapa yang mukanya memerah !” ucap kyu mengelus kepala luna. Mereka terus saja bercanda di meja makan sampai jong membuka pembicaraan yang serius.

“luna, kau jadi pacarku saja ya !” luna dan kyu sama-sama kaget.

“mwo ?” tanya mereka berdua.

“aku serius, aku menyukaimu…sejak seminggu yang lalu mengenalmu dan dekat denganmu, aku menyukaimu.. aku juga sudah tahu kalau kau gadis yang menginjakku waktu itu. Tapi, itu tidak masalah karena aku sekarang menyukaimu..” ucap jong. Kyu tersenyum pahit mendengarnya.

“wah..wah..wah.. ada penembakan rupanya disini” Onew tiba-tiba datang entah dari arah mana dan duduk disamping kyu, berhadapan dengan luna dan jong. Melihat onew datang, kebingungan Luna bertambah menjadi 100%. Dia tidak tau apa yang harus dikatakan, disisi lain, kyuhyun juga sangat mencintainya. Dia tidak ingin ada yang terluka.

“Jonghyun shi.. a..aku.. aku pikir kita hanya berteman baik sama seperti kyuhyun oppa dan onew.. aku tidak menyangka kau bisa menyukaiku.. aku sangat kaget. Saat ini aku tidak mempunyai perasaan yang sama denganmu..aku tidak berpikiran sampai situ” jelas Luna.

“itu karena kau belum mencoba dekat denganku! Aku yakin seiring berjalannya waktu, kau akan menyukaiku !! asal jangan lari dariku saja..hehe “ ucap jong.

“jonghyun ah.. itu namanya pemaksaan,haha..dan kau luna yah, kesempatan langka loh bisa pacaran dengan Kim Jonghyun penyanyi terkenal. Kau bisa mendengar nyanyiannya sebelum tidur ..sayang sekali kau menolaknya. hehe” ucap Onew sambil memakan hamburgernya. Jonghyun menjitak kepalanya dan kyuhyun hanya tertawa. Berbeda dengan Luna yang menatap sedih kearahnya. Onew yang awalnya tertawa terhenti saat melihat luna menatap tepat kematanya dengan tatapan sedih. Onew langsung mengalihkan pandangannya ketempat lain dan kembali bercanda dengan kyu dan jong.

“““““““`

“rupanya kalian disini.. aku cari-cari dari tadi” ucap leejoon dari jauh dan duduk bergabung dengan mereka.

“ya babo !! dari mana saja kau ! selalu saja lambat kalau makan siang..” ucap Kyu. .

“mian, tadi aku tidur di UKS dulu. Terjangkit kebiasaan buruk onew.haha” joon menggaruk kepala dan mulai membuka bungkus hotdognya. Dia memandang luna sejenak dan tersenyum saat disuguhi tatapan sinis luna.

“mana jiyeonmu ?” Tanya kyu.

“sudah kuputusin..bosan..” jawab joon enteng membuat luna emosi mendengarnya.

“dasar kau !! semenjak putus dari kakak ku, kau jadi seperti ini..selalu mempermainkan wanita. berubahlah sedikit..” ucap jonghyun.

“hehe.. tenang saja.. sakit hatiku sudah sembuh..aku sudah melupakannya..tinggal balas dendam..hehehe” ucap joon.

“ya ! jangan macam-macam dengannya !” ucap jong.

“bercanda bodoh..” sambung joon.

“leejoon ah, aku tahu kau orang seperti apa ! jangan berbuat yang macam-macam pada hyuna !” sambung onew. Leejoon menatap tajam pada onew kemudian berubah menjadi senyuman manis.

“tenang saja ! dia bukan hyuna pacarku 3 tahun lalu.. dia hyunamu bodoh..hyuna kita berbeda ! hahaha” ucap joon.

“sudah-sudah !!! ada apa dengan aura perang kalian !! ayo makan saja !” lerai kyuhyun.

“wah, ternyata ada my princess disini.. annyeong “ sapa joon sambil melahap hotdognya.

“jangan macam-macam.. dia calonku !” ucap jonghyun sambil menjitaknya.

“wah, waktu itu dia milik kyuhyun, sekarang calonmu, jangan-jangan nanti jadi istri onew !! ckckck.. kayak piala bergilir saja..” gumam joon. Kyuhyun tersenyum sedih mendengar ucapan joon. Berbeda dengan onew dan luna yang saling berpandangan dan tertunduk.

“kau bicara apa sih, mana mungkin aku dan luna ! dasar bodoh “ ucap onew. Luna berkaca saat mendengar ucapan itu.

“benar ! kalau dia dengan luna, kakakku dikemanakan ! aku bisa membunuhnya kalau dia menghianati kakakku..” canda Jonghyun.

“kau menakutkan jong! aku sampai takut..hahahaha” ucap Onew.

“ngomong-ngomong soal hyuna, besok ulang tahunnya kan ? wah.. harus kasih hadiah apa ya?” ucap kyuhyun.

“yang jelas jangan sepatu balet kalau tak ingin dibunuhnya !” canda jonghyun. Mendengar ucapan jong entah kenapa leejoon terlihat sedih. Luna menangkap kesedihan di wajah leejoon namun leejoon langsung tertawa kembali.

“kalau begitu biar aku yang menghadiahkannya sepatu balet..” ucap joon. Ketiga member f4 menatapnya sinis.

“kau ingin kubunuh ?” ucap Onew sinis.

“ahh. Anni..hehe..just kidding !” ucap joon. Luna yang dari tadi mendengar cerita mereka tidak mengerti apa maksud sepatu balet itu, dia juga tidak ingin tahu.

“ah.. luna, kau sudah memutuskan akan masuk ekskul apa ? pulang sekolah kan langsung pertemuan anggota baru di masing-masing ekskul” ucap jongyun.

“aku belum tahu… aku masih bingung..”jawab luna.

“kalau begitu masuk denganku saja di musik!” ucap jonghyun semangat.

“ah.. boleh juga…” jawab luna sambil tersenyum. Lagian, dia suka menyanyi.

“kenapa tidak kau coba masuk ekskul lukis bersama onew ? onew jago lukis dari SMP loh” tawar leejoon.

“kenapa dihubung-hubungkan denganku bodoh..” ucap onew.

“lukis ? apa kak hyuna juga di ekskul itu ? “ Tanya luna tiba-tiba. Bukan karena tertarik dengan melukis. Tapi dia ingin tahu bagaimana hubungan Hyuna dan onew. Entah kenapa rasa ingin tahunya membuatnya bertanya hal itu.

“ne. kakakku ketuanya ! jangan bilang kau mau masuk itu !! kakakku sangat dingin loh.. denganku saja !” bujuk jong dengan puppy eyesnya.

“sudahlah jong, biarkan Luna yang memutuskan !! jangan sok manja deh..dasar” ucap kyu.

“baiklah, aku tertarik dengan melukis. Sepertinya aku masuk ekskul lukis saja..” ucap Luna dan melahap potongan hamburger terakhirnya dengan senyuman lebar. Para F4 saling bertatapan.

“kau masuk di ekskul itu bukan karena ada Onew kan ?” Tanya Kyuhyun serius. Luna gugup mendengar pertanyaannya.

“a..anni.. mana mungkin.. aku ingin belajar melukis karena selama ini tidak bisa melakukannya..” jelas luna.

“baguslah.. aku lega” ucap kyu.

“jakkaman !! kau yakin kau masuk bukan karena aku kan ? kau tidak menyukaiku kan? ” ucap onew tiba-tiba. Luna menatapnya kaget bercampur bingung. Dia heran kenapa mereka bisa bertanya hal yang sama dengan tampang yang sama-sama serius.

“mana mungkin aku menyukaimu bodoh !!!” teriak luna dan berlari dari situ saking gugup dan tidak tau harus berkata apa lagi.

““““““““““““`

Para f4 diam sejenak memandang Luna yang berlari.

“ada apa dengannya? Kenapa dia gugup seperti itu?” Tanya Jong.

“jangan bilang kalau dia betul-betul menyukaimu jinki yah !” ucap Kyuhyun.

“ada hubungan apa antara kau dan Luna ? apa kalian saling menyukai ?” Tanya Leejoon dengan senyum smirknya.

“yah !! aku tidak sedang bercanda bodoh..  ini menyangkut keselamatannya juga kan ! jonghyun ah, kau tau kan bagaimana kakakmu itu..” ucap Onew cemas.

“aku tahu.. selama ini dia selalu menindas siswi yang ketahuan menyukaimu. Bahkan sejak kita masih SMP.. itulah kakak ku.. makanya aku sempat cemas saat Luna bilang mau masuk ekskul lukis setelah Leejoon mengatakan kau juga ada di ekskul yang sama” sambung jong.

“tenanglah, luna tidak menyukaimu.. dia bilang padaku dia sudah punya calon suami..” ucap leejoon yang berhasil membuat ketiganya terkejut.

“jinjja ?” Tanya Kyu dan Jong serentak.

“calonnya adalah aku !! hahahaha” canda leejoon dan lagi-lagi dia dihadiahi jitakan dari Kyu dan jong.

“hehe.. onew ah.. dasar bodoh..Luna menyukaimu dan calon suami luna yang kumaksud adalah kau !! permainan ini akan menjadi semakin seru..hehe.. “ gumam Leejoon dalam hati.

 

To Be Continued …🙂

 

kekeke.. Gak ngegantung kan ? *kedip-kedip ngerayu reader*

tiba-tiba ide mentok lagi, mungkin author harus kegunung merapi lagi cari ide dulu.. *reader:cepetan dikit napa*

maaf ya !! Selamat menunggu..doain biar updatenya gak lama-lama amat.. Kekeke

Categories: Fanfiction, Shiny Effects | Tags: , , , | 9 Comments

Post navigation

9 thoughts on “Crab Kiss Part 3

  1. Choi Hyo Ra ♥

    baru baca ff ini, thor! lucu bgt, ngegemesin >,<
    lanjut ya thor~ jangan lama-lama ^^b

  2. wah daebak thor !!! lanjut ya

  3. dubudel

    Kenapa si Lee Joon paling tau yaaa ?? Emang siapa sih sebenarnya diaa ? Apa temen kecilnya juga ?? Aaaa bingung ~_~ Cepet lanjutnyaa yaaaa^^ ASAP. Semangat buat authornya😀

  4. aaaawwww mian yg part 1 2 nggak q komentt terusss thorr lucu >////<

  5. alfira_putri

    wuih #pingsanbacanya ….keren..nyu dari pada milih hyuna apa luna mending kamu ama aku ajja…#timpukin MVP..hahahag

  6. lucretiablinger

    Aaa luna emang dia cantik bgt >< jonghyun oppa :* lanjut thor…

  7. Aprilia SparKyu

    mantap seru bngt critanya. peran utamanya biasku yg paling imut itu lagi😀 *kedip” arah JongHyun.
    kekekeke,,,Love It

  8. Kurnia

    Sblm’a gomawo dlu bwt thor , per part’a pnjang , jdi gx gantung bca’a ,, to kan , leejoon ini bnr2 bkin gregetan ,, ampun , luna ma jiyeon dah awl WAR jdi adx tiri lgi,,, thor , daebaakk ja lah , dah mmpu buat q than npas

  9. Aaaaaaaaa……. ayolah…. Sadar Jinki Sadar!!!!!! /guncang” bahu Onew(?)/

    Konflik nya mulai muncul. Ini semakin seruuu!!

    Nice ^^

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Create a free website or blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: