Behind The ‘Hatred’ Chapter 3 of 5

Behind The Hatred

Title : Behind The ‘Hatred’
Cast : Lee Jinki (Onew) & Krystal Jung (Soojung)
Sub Cast : Park Jiyeon, Kim Jongin, Lee Taemin
Genre : Romance-Sad
Rating : PG-17
Length : Short Fic (3 of 5 chapter)

***

Krystal berjalan menyisiri coridoor sembari berusaha mengeringkan rambutnya yang masih basah akibat terjatuh tadi.

“aduh~ gara-gara Jiyeon, semua nya jadi basah seperti ini! Sekarang, bagaimana aku bisa-… Jinki?” perkataannya terpotong saat, menyadari Jinki berdiri tegap seperti sedang menunggunya di depan gerbang gedung kolam renang yang terletak di belakang sekolahnya.
Mata Jinki menerawang tajam kearahnya. Seakan sanggup memakannya hidup-hidup. Soojung sedikit bergidik ngeri saat melihat Sosok Jinki mulai berjalan mendekatinya. Dada namja itu turun-naik seperti sedang menahan emosi yang siap meledak dengan hanya menghinanya.
Soojung tidak pernah melihat namja itu, memiliki pandangan setajam dan sebenci itu padanya. Selama ini, ia hanya melihat sosok Jinki yang lembut saat menatapnya. Tapi, sekarang…?

Apapun itu… Soojung tetap berpura-pura angkuh dalam menghadapi namja yang tengah di kuasai emosi itu.

“Kau!” seru Jinki memulai.

“…”

“Kenapa kau harus melampiaskannya PADA ADIKKU?!!!” bentak Jinki. Secercah cahaya, yang dirasakan Soojung saat menatap Jinki mulai redup ketika Jinki membentaknya. Kini, jelas tertera bahwa namja itu kecewa padanya.

“a-apa maksudmu…” gumam Soojung pelan. Tak berani menatap mata Jinki lebih lama.

“JIKA KAU BEGITU MEMBENCIKU MAKA LAKUKAN HAL ITU PADAKU, KRYSTAL! TAPI, JANGAN SAKITI ADIKKU!!!” Lanjutnya lagi. Soojung semakin tidak mengerti dengan apa yang tengah di bicarakan Jinki. Wajahnya memerah, menahan emosi, saat menyadari bahwa ini kesalahpahaman.
Tapi, siapa yang percaya padanya?!
Jinki berkali-kali melihatnya sedang melakukan tindak yang sedikit kriminal terhadap murid-murid baru di sekolah ini. Ia bersama, Jiyeon dan Kai, Mereka memang pembully di sekolah. Sangat terkenal, dengan kejahilannya yang diluar batas.
dan sekarang… Soojung merasakan sakit yang luar biasa saat seseorang yang… seharusnya ia benci memiliki kesalahpahaman itu. terlebih, baru kali ini ia mendengar Jinki menyebutnya dengan panggilan…Krystal…

“k-kau ini bicara apa?! A-aku tidak mengerti apapun” seru Soojung berusaha membela dirinya meskipun mustahil untuk dipercayai.

“JANGAN MENAMPILKAN SIKAP SEOLAH-OLAH KAU TIDAK MENAHU SOAL PEMBULLY-AN DI SEKOLAH KRYSTAL-JUNG! Ternyata, aku salah. Seharusnya aku menyadari, Bahwa Sifat Soojung tidak akan pernah kembali dalam DIRIMU! Kau adalah Krystal. DAN AKAN TETAP MENJADI KRYSTAL. YEOJA YANG TELAH BERUBAH MENJADI SOSOK IBLIS!” Hina Jinki.
SLAAAAP~!
Suasana menjadi hening, setelah sebuah tamparan berhasil mendarat di pipi Jinki. Krystal yang semula memandang wajah Jinki dengan berang, berubah menjadi ekspresi bersalah, melebihi tahanan yang sudah membunuh 7 manusia sekalipun di dunia ini.

“J-jinki… aku…”

“Kau menungguku untuk mengatakan hal ini bukan?… kau membenciku Krystal. Sangat membenciku. Karna itulah, kau tega membuat Taemin terbaring lemah di rumah sakit saat ini…” jelas Jinki. Kini, tatapan lembut yang selalu diperlihatkannya itu berubah menjadi tatapan benci dan Jijik pada si Yeoja yang sangat ia cintai itu.

Krystal terbelelak saat mendengar nama Lee Taemin di sebut-sebut. Sungguh, ia tau benar siapa lee taemin itu. Jinki menyayangi namja itu melebihi dirinya sendiri.

“dan kau akan mendengarnya saat ini juga, Krystal. DENGAR baik-baik!!… Aku menyesal pernah mencintaimu. Aku membencimu. AKU SANGAT MEMBENCIMU, KRYSTAL!!” seru Jinki memperjelas.

Matanya semakin membelalak. Pernyataan itu bagai dawai sembilu yang mampu meremukkan hati Soojung seutuhnya. Begitu menusuk, Seakan mampu menghentikkan detak jantung Krystal. Membuatnya berhenti berfungsi. Terlampau mematikkan.

Begitu sakit. Begitu sesak.

“Kau sudah mendengarnya bukan?! Aku sudah tidak ingin, berurusan apapun denganmu. Dan kau… kau tidak perlu khawatir akan kehadiranku yang selalu mengganggu aktifitasmu Krystal. Karna, aku memastikkan. Pertemuan ini menjadi pertemuan terakhir ku denganmu! Aku sudah tidak sudi!” tegas Jinki. Wajahnya masih dipengaruhi emosi yang luar biasa memboncah. Ia menghela nafas, sebelum akhirnya meninggalkan sosok Krystal yang terdiam tak bergeming dari tempatnya.

Membeku. sosok yeoja itu bahkan, melebihi es. Tak bernyawa dan dingin. Terlalu shock untuk mendapati kenyataan. Sulit mencair, untuk kembali bercahaya.

Bagaimana ia bisa bercahaya?… jika sumber cahaya itu sendiri…telah hilang meninggalkannya

Tubuhnya terkulai lemas, terjatuh ke lantai pada detik berikutnya. pandangannya kabur, oleh segelintir air mata yang terus termuntahkan dari pelupuk matanya, membanjiri deras paras cantiknya yang pucat.

‘Jinki…Membenciku…?’ *gumamnya pedih di dalam hati

***

Gemericik Hujan menemani suara bising ambulance yang hendak berhenti di depan sebuah rumah sakit. Sosok Namja terkulai lemas, menunggu adiknya sadar dalam sebuah ruangan yang berwarna putih tanpa ternoda sedikitpun.
Kepanikan dan kecemasan menjadi satu memenuhi benak namja berambut coklat caramel itu. di tatapnya, sosok taemin yang terbaring lemah, seperti menanggung rasa sakit, dan masih tak sadarkan diri. Wajahnya begitu polos dan tak berdosa.
bagaimana mungkin seseorang tega melukai makhluk indah sampai seperti ini terlebih, pelakunya adalah… makhluk yang tidak kalah indah? *pikirnya

“dia sama sekali tidak indah. Sifat aslinya adalah iblis. Malaikat yang tengah berubah menjadi Iblis”, Hina Jinki pelan.


“umhh~…Hyung…” ,gumam Taemin perlahan saat bola matanya mulai terbuka dan mendapati sosok Jinki berada di sampingnya.

“T-taemin…? K-kau sudah sadar?” Tanya Jinki memastikkan bahwa adiknya baik-baik saja.

“Ne…Hyung… a-aku dimana? K-kenapa aku bisa di sini?” Tanya Taemin balik pada Jinki. Jinki tersentak diam mendengar pertanyaan Taemin. Begitu sulitnya, ia berkata bahwa ini perbuatan Soojung. Soojung yang telah mengerjainya, dan menenggelamkannya di kolam. Soojung…
Gadis yang sangat ia cintai…

*FlashBack

“Waeyo?” Tanya Jinki setelah berada di luar.

“a-adikmu…L-lee Taemin…” gumam sang namja.

Perhatian Jinki menjadi memusat saat, mendengar nama adik kesayangannya di sebut. “Cepat katakan, ada apa dengan Adikku?!!!!”

“seseorang telah menenggelamkannya di kolam. Adikmu, sempat tak bernafas beberapa detik sebelum akhirnya berhasil dibawa kerumah sakit…” jelas sang namja.

“s-siapa yang MELAKUKANNYA?!” Tanya Jinki berang.
“a-aku tidak tau, Jinki-Yya! Tapi… menurut seorang siswi pelakunya adalah seorang Yeoja. Mungkin, salah satu dari geng pembully di sekolah Kita ini…k-kau tau kan siapa? K-krystal atau…J-jiyeon! Ya. Mungkin salah satu dari mereka!”

“S-soojung?…”

“Jika kau masih berusaha melindunginya kali ini, ku rasa ini sudah terlewat batas. Adikmu sendiri yang sudah menjadi korban, Jinki! BANGUNLAH! Jika, kau masih tidak percaya temukanlah seseorang di kolam renang dalam keadaan basah! Siapapun pelakunya, pasti ia masih tidak jauh dari gedung itu karena shock melihat aksinya yang hampir membunuh seseorang!” jelas sang namja.

Dan saat itulah, Jinki menemukan sosok Soojung tidak jauh dari halaman gedung yang terletak di belakang sekolah…

*FlashBack END

“Hyung…” rengek pelan Taemin sembari meraih lengan Hyung-nya yang masih terdiam.

Tak ada jawaban.

“Hyung..!!” rengeknya sekali lagi, dan kali ini berhasil membuyarkan semua lamunan Jinki, membuatnya menatap sang dongsaeng.

“Whats up, tae?” Tanya Jinki

“kau belum menjawab pertanyaanku, Hyung… bagaimana aku bisa sampai di sini? Aku hanya mengingat seorang yeoja menarikku paksa untuk mengikutinya dan mendorongku ke dalam kol-am…lalu-“

“Soojung.” Gumam Jinki pelan. Taemin tersentak pelan, mendengar perkataan Jinki yang memotong penjelasannya pada memori terakhir yang ia ingat susah payah.

“Mwo?” tanyanya memastikkan.

“Soojung lah yang membuatmu seperti ini. Seharusnya, aku memberitahumu soal dirinya yang sekarang Taeminie… sekarang, dia benar-benar menjadi seseorang yang jahat! Dia ketua geng pembully di sekolah, setiap ada murid baru yang memasuki sekolah, selalu dibully bersama teman-temannya! Dan bodohnya, aku terus membelanya bahkan menjadikan diriku sebagai korban karna mengira bahwa dia seperti itu, karena belum menyadari sifat-nya yang asli… maka, aku berniat mengembalikan sifat asli Soojungku dengan terus membelanya…” jelas Jinki.

“Hyung…”

“maaf karena aku gagal menjagamu Taeminie… Mianhae…” gumam Jinki pelan. “Seharusnya aku menyadari, aku telah kehilangannya sejak kepindahannya dulu. Dan tidak mungkin,…. Soojung dapat kembali menjadi Jung-Soojung. Gadis Korea yang sangat ku cintai…” lanjut Jinki lagi. Penjelasan Jinki barusan, sangat membuat Taemin merasa bersalah.

Bukan karena, gadis itu adalah pelaku pem-bullyan-nya. Melainkan karena, adanya kesalahpahaman atas kejadian ini. Gadis itu, Soojung… bukanlah pelakunya.

Tapi… Jiyeon!
Park Jiyeonlah pelakunya. Ia mendengar nama itu di sebut saat,…Kai datang menolongnya.

‘Hyung, kau salah paham… bukan dia pelakunya, Jinki-Hyung’

***
To Be Contineu

Categories: Fanfiction, Shiny Effects | Tags: , , , | 2 Comments

Post navigation

2 thoughts on “Behind The ‘Hatred’ Chapter 3 of 5

  1. @asyifachipoo

    kenapa tbc ?? harusnya tae langsung bilang sama jinki, kasian krystalnya😦

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: