Behind The ‘Hatred’ Chapter 5 of 5 (END)

Behind The Hatred

Title                       : Behind The ‘Hatred’

Cast                       : Lee Jinki (Onew) & Krystal Jung (Soojung)

Sub Cast               : Park Jiyeon, Kim Jongin, Lee Taemin

Genre                   : Romance-Sad

Rating                   : PG-17

Length                  : Short Fic (5 of 5 chapter) Final

***

OnewPov

aku menghentikkan laju mobilku tepat di depan sebuah rumah berwarna cokelat tua,  yang bertajuk alami jika, melihat tatanan bangunannya. Rumah itu, sepintas mengingatkan-ku pada masa-masa beberapa tahun yang lalu.

Saat dimana Soojung kecil, menolak ajakanku untuk bermain pada siang hari. Lalu, Jessica memarahiku karena sudah membuat adik kecilnya menangis.

Kemudian, momen di saat Soojung mencium pipiku untuk yang pertama kalinya saat ia hendak pergi meninggalkan Korea untuk pindah ke America saat itu. kata-kata yang terucap dari bibir manis Soojung saat itu adalah…

‘You are Nothing but Exceptional’

Saat itu, aku tidak mengerti sama sekali bahasa inggris. Sampai akhirnya, aku terus belajar dan belajar untuk mencari tau arti kata-kata itu. dan sekarang… aku telah menemukannya.

Apa semua ini benar?

Kata-katanya dulu, membuatku selalu berharap bahwa ia memang mencintaiku sejak dulu…

So-

“SOOJUNG! BUKA NAK! SOOJUNG!!!”

Terdengar suara teriakan seseorang dari dalam rumah yang spontan membuyarkan lamunan-ku.

Teriakan itu?!

A-apa yang terjadi?!!

***

NormalPov

“Soojung, Buka Pintunya Soojung!” sebuah suara berasal dari wanita dan pria paruh baya yang sangat sedih, dan berharap jika anaknya mau membuka pintu kamarnya meski hanya untuk melihat ibu dan ayahnya itu.

“SOOJUNG. JANGAN buat kami KHAWATIR! BUKA PINTUNYA!” seorang yeoja berambut pirang menambahi dengan nada meninggi.  Mereka bertiga, masih berusaha mengetuk dan mendobrak pintu kamar yang sedaritadi tertutup rapat. Jika, mereka tidak menyadari bahwa adanya bunyian pecahan kaca di dalamnya mungkin semua orang mengira bahwa kamar itu adalah kamar kosong.

Karena sejak kemarin, kamar itu tidak terbuka sama sekali.

*TING-TONG

Terdengar suara bel menginterupsi, pendobrakan pintu yang akan diselenggarakan oleh kedua orang tua Soojung.

“Sica, Coba lihat siapa yang datang! Umma dan Appa akan terus berusaha membuat adikmu keluar dari kamar. “ perintah sang Umma.

Sang yeoja mengangguk dan menuntun langkahnya mendekati pintu depan. Begitu di buka, Yeoja itu kelihatan sangat lega dan bahagia seolah-olah orang yang datang itu adalah malaikat yang dikirim tuhan untuk menolongnya

..

“Jinki… untunglah kau datang…” gumam jessika, usai melepaskan pelukannya dari namja berambut cokelat caramel itu.

SoojungPov

JANGAN MENAMPILKAN SIKAP SEOLAH-OLAH KAU TIDAK MENAHU SOAL PEMBULLY-AN DI SEKOLAH KRYSTAL-JUNG! Ternyata, aku salah. Seharusnya aku menyadari, Bahwa Sifat Soojung tidak akan pernah kembali dalam DIRIMU! Kau adalah Krystal. DAN AKAN TETAP MENJADI KRYSTAL. YEOJA YANG TELAH BERUBAH MENJADI SOSOK IBLIS!!!’

Jinki… Sakit. Terlalu sakit bila mendengarnya darimu.

Semua orang kini menjauhiku. Aku ini iblis.

Iblis?!

Ya… hahaha Iblis!

Entah kenapa kata-kata itu begitu menyakitkan saat mengingatnya terlebih, kata-kata itu terucap dari seseorang yang sangat…

Ku cintai

Kenapa?

Kenapa dari semua orang yang sudah menghinaku, harus DIA?!

Harus DIA YANG MENJADI BAGIAN DARI MEREKA?!!

B-bukankah dia sangat mengenaliku sejak dulu?

bukankah dia begitu mencintaiku sejak dulu?

 

Ia selalu berkata, bahwa ia mempercayaiku. Tapi, kenapa?

 

Kenapa sekarang ia menjauhiku?, menuduhku melakukan sesuatu yang tidak ku lakukan.

 

Aku tidak mengerti apa yag harus ku lakukan?!

Kenapa aku tidak berusaha menjelaskan padanya saat itu?!!

Tapi siapa yang akan percaya pada PEMBULLY BESAR SEPERTIKU?!

Aku ini IBLIS!!

 

“AAAAAAAAAAAAAA!!!!!!!!!!!!!!!” Jeritku frustasi sembari memecahkan kaca yang menampilkan parasku yang terbilang sombong dan angkuh itu.

aku benci wajah itu!

IBLIS! ITU IBLIS!!!

Kenapa aku harus berkata Benci jika aku begitu mencintainya?!

Kenapa aku harus menjadi pembully hanya untuk menyembunyikan sifatku yang sesungguhnya?!!!

KENAPA AKU TIDAK PERNAH JUJUR PADA DIRIKU SENDIRI?!!

Dan sekarang… aku telah kehilangan sosok itu…

 

Sosok yang selalu membuat tidurku damai hanya dengan membayangkan senyumannya

Sosok yang telah membuat hari-hariku lebih berbeda setiap waktunya

Sosok yang selalu dan akan selalu melindungiku dan menjagaku dimanapun dan kapanpun…

 

 

 

Jinki… Mianhae…

Jeongmal mianhae…

 

Seketika aku melihat sebuah pecahan kaca berada tidak jauh dari hadapanku. Frase ‘kematian’ begitu terdengar damai di saat-saat seperti ini…

 

Cahaya hidupku telah tak ada, jadi untuk apa… aku tetap berada dalam kehidupan ini?…

..

“Soojung, Buka Pintunya Soojung!”  terdengar suara Umma dan Appa panic menunggu jawaban dariku. Tapi, aku tidak berniat menjawab mereka.

Hatiku terlalu sakit, fikiranku terlalu kacau.

Begitu banyak yang membenciku. Begitu nyata, neraka ini. Mungkin, pintu surga pun… sudah menolak untuk ku masuki.

“SOOJUNG. JANGAN buat kami KHAWATIR! BUKA PINTUNYA!” Jessica Oenni menambahi. Kakakku tersayang. Tetaplah bercahaya.  Aku tidak akan menandingi cahaya-mu lagi kali ini…

Selamat tinggal…

 

“Soojung…”

Tindakanku mengambil pecahan kaca terhenti saat aku mendengar suara seseorang yang tidak asing lagi. Mataku membelalak, ketika suara itu bergema kembali di gendang telingaku.

“Jung-Soojung… jangan melakukan hal bodoh! buka pintu ini, jika kau masih ingin melihatku hidup. Atau,… tetaplah di dalam dan bersiap melihat tubuhku terkapar tak bernyawa di sini!…” ancam Jinki.

‘jinki?’

‘itu…jinki?!’

***

NormalPov

 

Cekleeek~

terlihat sebuah gerakan kecil dari gagang pintu yang membuat Jinki, Jessica, dan juga orang tua Soojung bernafas lega. Ketika, Jessica berniat melangkahkan kaki untuk memasukki kamar Soojung sang Umma dan Appa-nya menahan si Yeoja berambut pirang itu.

pria dan wanita paruh baya itu, memberi isyarat supaya Jinkilah yang memasuki kamar Soojung. Hanya Jinki.

Karena, mereka berdua tau. Jinkilah, yang dibutuhkan Soojung saat ini. Jessica mengangguk pelan, dan melangkah mundur , memberikan Jinki kesempatan , untuk masuk ke dalam kamar adiknya.

Jinki mengangguk pelan sebelum akhirnya, berhasil masuk ke dalam Kamar Soojung.

**

Begitu di dalam, ekspresi Jinki berubah cemas melihat pecahan Kaca berada di mana-mana dan… mendapati Soojung terduduk diam di tempat tidurnya yang bermotif kelinci berwarna  putih sepintas, Nampak tersenyum padanya.

Mata Soojung menyusuri lantai. Tidak berniat, berpaling pada apapun apalagi pada sosok jinki yang berada di ruangan yang sama dengannya. Meskipun, ia menunduk. Jinki masih bisa melihat, kulit di pipi yeoja itu sedikit mengerak karena, air mata yang tak kunjung henti membasahi sebelumnya.

Soojung benar-benar terlihat seperti mayat hidup. Begitu menyedihkan.

Begitu menyayat hati Jinki.

Inikah akibat perbuatan Jinki padanya? Sesakit itukah yang dirasakan Soojung?…

Bahkan, lebih parah dari kejadian Taemin yang mengalami tiga kali pembully-an

Bodoh!

Tentu saja lebih parah.

Soojung tetaplah Soojung. Sampai kapanpun semua itu tidak akan berubah!

Ia tetaplah Yeoja yang memiliki hati yang mudah rapuh.

Ia tetaplah yeoja yang memiliki kelembutan di atas sikap kasar dan angkuhnya

Kau terlihat sangat pucat…” Jinki mengambil langkah awal untuk memecahkan keheningan yang sekiranya sangat membuatnya tidak nyaman.

Tak ada jawaban.

“…so-“

“How?” gumam Soojung pelan. Suara Soojung yang pelan sekalipun dapat terdengar jelas dan keras oleh Jinki yang berada tidak jauh dari keberadaannya.

“Mwo?” Tanya Jinki

“How can you say, you know me so well when you don’t know anything about me?” Tanya Soojung. Jinki terdiam mendengar pertanyaan Soojung. Ia harus menerima hukuman atas perkataannya yang terlalu percaya diri.

“…”

“How Can you say, You Love Me when You Hate Me ?”

“…soojung I-“

“How can you say, I do something wrong when I DONT?!”

“Soojung, st-op” Pinta Jinki terbata. Ia tak sanggup mendengar dan melihat langsung, sosok yeoja yang ia cintai rapuh karenanya.

“Then How COULD YOU SAY BELIEVE ME, WHEN YOU DON’T EVER TRUST ME, JINKI?!! HOW?!!!!” SERU Soojung meninggi di sertai dengan isak tangis yang kembali mendera parasnya.

Secepat mungkin, Jinki menariknya ke dalam pelukan hangatnya. Ia tidak ingin lagi, melihat Soojung hancur lebih dari ini. Tidak. Tidak ingin!

“Kenapa Jinki….Kenapaaa~… kenapa kau membenciku? Aku tidak melakukan apapun! Kenapa kau membenciku, Jinki? Kenapaaaa~?” isaknya sembari memberontak dalam pelukan.

“sshhh… stop it soojung, enough… im sorry…im so sorry…for saying all those words to you… im sorry…really I am..” ucap Jinki berusaha mendiamkan dan memenangkan yeoja kesayangannya itu.

“mianhae Soojungie… “  ucap Jinki lagi.

Isak tangis Soojung mereda, pada detik berikutnya. wajah jinki melembut, ketika menyadari tangan Soojung bergerak untuk membalas pelukannya.

“j-jangan pergi jinki…jangan tinggalkan aku… jangan menjauhiku… k-kumohon…” Pinta Soojung lembut.

Senyum dibibir Jinki mengembang sebelum berkata, “tidak akan. Aku tidak akan pernah meninggalkanmu lagi… aku janji.”

“I don’t want to being hated by everyone especially You. Just, please don’t hate me! I love you… “ lanjut Soojung.

Jinki seketika melepaskan pelukannya, dan menatap lekat-lekat mata Soojung. “can you say it again, jungie?” pintanya dengan sangat, sembari terus menatap mata Soojung. Soojung, yang berubah gugup tidak berani menolak permintaan jinki.

“I…love..you…aku mencintaimu…aku sangat mencintaimu, Lee Jinki…” ucapnya pelan. Jinki kembali memeluk sang yeoja berparas cantik itu. hatinya, seakan sedang terbang melayang menuju surga yang tak pernah ia rasakan sebelumnya. Soojung mencintainya… bahkan sangat mencintainya.

Perasaannya terbalas.

“I love you too, My princess… “ balas Jinki lembut. Tanpa Jinki ketahui, tangis soojung berubah menjadi tangis kebahagiaan yang disertai dengan senyuman termanis yang ada di wajahnya.

Senyum itu terlahir dari kejujuran hatinya, menyembunyikan dirinya dibalik pelukan seorang namja yang membuatnya terlahir kembali di wajah Soojung.

2 hours Later!

“Jinki…”

“yeup?”

“please don’t ever call me Krystal again. It is so hurt to heard that sound… honestly, I really like the way you called me Soojung or Princess”

“Got it, Babe!”

“That named cute too…”

“Soojung, can I ask you something?”

“what?”

“don’t you ever get some jealous?”

“…”

“just be honest, Princess”

“…okay-okay I got it. I try to be honest right now…eum…honestly, I was so jealous when someone says you’re with another girl is perfect. And… just so you know, sometimes the victim is a woman whose practically suitable your dating with-“

“that’s enough for the answer. Can I kiss you?”

“what?!”

“cant you just stop pretend like you don’t want it? ah whatever. By the way I want it. so much!” seru Jinki, sembari mendekatkan bibirnya pada bibir Krystal. Diciumnya yeoja itu dengan lembut, Krystal pun membalas ciuman namja kesayangannya itu.

Keduanya menyatu, dalam debaran indah yang mereka rasakan saat bersama.

The END

Thanks for all viewers whose still read and comment for this story J I love you :* maaf, kalau ff-nya ga jelas hehe, once again GOMAWOOOOOOOOO~ *bowbowbow ^^

Categories: Fanfiction, Shiny Effects | Tags: , , , , , , , | 16 Comments

Post navigation

16 thoughts on “Behind The ‘Hatred’ Chapter 5 of 5 (END)

  1. Choi Hyera

    Yeah akhirnya tamat juga. I think it’s a good fanfiction. Fanfiction berikutnya ditunggu ya..

  2. salmae everything

    keren… Bru liat ff kayak begini… Daebak! Hwating!

  3. Novy whateverzz

    keren ,, aku suka cast nya,,
    buat ff onstal lagi yaa🙂

  4. whoaaaaa~ sukaa bgt chingu.. bikin ff onstal lagi~ kekeke (?)
    hidup onstal! xDDD

  5. This ff absolutely amazing !!!
    Critanya daebakk !! Sampe nangis bombay deh bacanya #alay
    Keep on writing yahh

  6. Hinaghea

    Ceritany bgus dh..
    Bisa gk buat crita tntang minlli?
    Mdh2 bsa ya..
    Aku tnggu lho..
    Fighting…😉

  7. cerita baguuusss..
    HIDUP ONSTAL!!!

  8. dvapril

    Hiiii.. baru kali ini nemu ff yg pairing nya onstal kkkk
    Ditunggu onstal ff berikutnya ^^

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: