Our Memories

our memoriesOur Memories

 

Rating : PG 13

 

Genre: Fluff, Romance

 

Type : Oneshot

 

Ini nih ff spesial ultah Krystal. Tapi aq telat upload di blog ! maaf ya ! Singkat dan langsung ke inti🙂 mudah-mudahan kalian suka. Happy reading !

*****

Someone’s POV

 

Aku terbangun karena alarm jam ku menunjukan sudah tiba waktunya. ku ambil handphone dibalik bantalku dan memeriksanya. *sigh* tak ada pesan masuk. Apakah dia lupa? Segera ku bangun dan membasuh wajahku di kamar mandi. Kupandangi cermin dan kembali menghela nafas panjang. Senyum terukir di bibirku. Aku sudah dewasa. 18 tahun.. ah anni, 19 tahun kalau di Korea. tinggal satu tahun lagi aku berada di umur yang layak untuk mendapatkan surat izin mengemudi, minum alkohol, mencari tahu seperti apa suasana dunia malam, menonton film rated. Hahaha.. apa yang aku pikirkan? Rata-rata orang yang baru menginjakan kaki di usia itu akan mencoba hal-hal demikian. Sebenarnya itu hanya sekedar pemikiran yang tidak penting untukku. Yang aku ingin hanyalah terus bersama dengannya. Hmm.. dimana orang itu. Apa dia lupa ? setahuku 2 tahun semenjak kita resmi bersama dia tidak pernah lupa mengucapkannya. Kenapa tahun ini berbeda?

 

Aku membuka pintu kamarku, gelap.. ya, sepertinya Eonnie-ku baru pulang. Buktinya tasnya dia biarkan tergeletak di pintu masuk. Kebiasaannya kalau sudah terlalu lelah. Pasti sudah tidur. Appa Umma, apa kalian senang di Amerika sana? Bogosipho.. disaat seperti ini biasanya kalian langsung mencium kedua pipi ku dan menyanyi untukku. Tak sadar setetes air mata meleleh di pipi kananku. Sabar, keluargaku adalah public figur. Tidak heran kalau eonniku melupakan hari ini. Terlebih memberdeul pasti sedang tidur di dorm. Terlalu banyak photoshoot yang mereka ikuti seharian. Aku tidak bisa menyalahkan mereka.

Aku kembali memasuki kamarku dan membaringkan tubuhku. Menatap langit-langit kamar dengan sejuta pikiran yang berkutat. Menutup mata, aku tertawa memflashback kejadian 2 tahun lalu saat dia menembakku.

Dia memarahiku karena aku dekat dengan Thunder yang notabene adalah partner MC ku. Dia menarikku kasar di toilet pria di backstage M-Wave dan memasang muka cemberutnya. aku sempat berpikir awalnya dia akan melecehkanku. Haha.. Aku ingat, saat itu dia tampil bersama membernya untuk comeback lucifer di acaraku.

“kau, jangan terlalu dekat dengannya..”

“memangnya ada yang salah ? kami partner oppa..apa kau mau menggantikannya? Bahasa inggrismu saja tidak lancar.. jangan bercanda.. hahaha”

“ya!! kamu !”

“haha.. mian.. lagian kamu aneh oppa..atas dasar apa melarangku?”

“a.. aku menyukaimu bodoh..”

Saat itu, mukaku sangat merah. Aku tak menyangka perasaan terpendamku sejak tahun 2009 kami di pasangkan di Music Video group mereka akan terbalas. Dia menyukaiku. Dan itu semenjak Dream Team couple saat kami dipasangkan di acara itu. Pantas saja dia sangat perhatian padaku dan terlalu erat memelukku saat kami menang. Dia juga sering memakai Jam couple hadiah dari kemenangan kami saat itu. Aku pikir awalnya dia menganggapku adik saja, karena ku lihat dia dekat dengan senior kami, Yuri. Tapi dia jujur padaku dan mengatakan Yuri eonnie adalah tempat curhatnya. Memang, sebelum dia menyatakan perasaannya padakku, Yuri eonnie sempat mempertanyakan status mereka berdua. Eonnie menganggap hubungan mereka itu lebih dari sekedar teman. Dia salah sangka. Dan laki-laki yang sangat aku cintai ini meminta maaf padanya, karena hanya ada aku di hatinya saat itu. Itu yang aku dengar darinya. Aku tidak tahu itu karangan atau tidak, tapi, sejauh ini, aku sangat mempercayainya.

 

Aku juga ingat, semenjak kami pacaran, dia sering cemburu.waktu aku mengikuti program ice skating di Kiss & Cry dan berpartner dengan Jong Hoon oppa, serta melakukan atraksi dengan skinship yang sangat banyak. Dia khawatir aku akan jatuh cinta pada pandangan pertama dengan partnerku makanya dia hadir di episode pertama untuk memastikan seperti apa pasanganku. Bahkan dia memasuki backstage dan berbicara dengannya, menekankan kalau aku adalah miliknya dengan cara halus. Apalagi semenjak aku berperan dalam High Kick 3, aku begitu dekat dengan Seung Yoon dan Jong Seok oppa. Aku ingat saat itu dia bahkan mengacuhkanku selama 1 jam aku di dorm mereka sampai Key memarahinya.

 

Gantian aku yang cemburu saat baru-baru ini dia berperan dalam drama barunya bersama member group ku, Sulli. Melihat adegan ciuman mereka, aku merasa itu sangat tidak adil dibandingkan dengan kecemburuannya padaku. Ciuman adalah hal yang terlalu berlebihan. Walaupun sebenarnya aku tahu itu hanya profesionalitas semata, aku sempat mengacuhkannya selama satu minggu sampai Sulli mendatangiku dan membujukku. Aku bahkan sempat mengacuhkan Sulli selama 1 hari. Ya, sampai aku sadar aku tidak bisa hidup tanpa Sulli. Besoknya aku langsung mengajak member lain untuk mengunjungi  lokasi syuting mereka berdua dan memberikan dukungan. Tentunya tak lupa meminta maaf pada pacar dan sahabatku. Sengaja aku memakai baju putih tulang lengan panjang pemberiannya sebagai hadiah ulang tahunku 2 tahun yang lalu. aku bisa lihat dia diam-diam tersenyum saat melihat kami datang pertama kali. Yah, walaupun kami masih harus berpura-pura tidak-ada-hubungan-khusus satu sama lain di depan kamera. Pokoknya Terimakasih Tuhan, drama mereka sudah selesai sekarang. Kalau tidak aku akan terus berperang dengan kecemburuanku sendiri.

 

Cukup dalam dengan pemikiranku tentang masa lalu, aku tak sadar ada sepasang tangan melingkar di pinggangku. Ku buka mataku dan menatap figur yang tidur sambil menutup mata di sampingku. Dia lebih mendekatkan dirinya hingga wajahnya tepat di leherku. Bisa kurasakan hembusan nafasnya saat ini.

“ya ! kau masuk lewat mana? Lepas ! kau bikin aku sesak nafas..” ucapku. Aku tahu ini pertanyaan bodoh. Dia bisa masuk kapan saja di rumahku karena dia tahu kode pintunya. Perasaanku sekarang tidak ada duanya selain rasa bahagia. Dia ingat hari ini…

“kau curang, memikirkanku seorang diri.. apa kau tidak tahu aku juga memikirkanmu dari tadi?” ucapnya halus. Nafasnya berhembus dileherku. Dia tetap menutup mata.

“sok tahu..” gumamku.

“aku tahu, lagi-lagi kau mengingat saat-saat kita bersama di dream team, aku cemburu pada Thunder, aku menembakmu, Yuri noona menyukaiku, aku cemburu pada Seungyoon, cemburu pada Jongsuk, dan cemburu pada Jong Hoon, wah.. aku cemburu berapa kali ya dulu ? ah.. dan juga kau pasti mengingat saat kita bertengkar hebat karena kau cemburu pada Sulli. Hahaha.. benar kan tebakanku? Kau selalu memikirkan hal yang sama, pretty ! ” kini dia terlihat bersemangat dan mengangkat wajahnya, menatapku yang tetap memandang langit-langit.

“tidak ada yang lucu..” aku berpura-pura marah dan membelakanginya. Dia mempererat pelukannya dan dapat terdengar dia terkekeh pelan.

 

“Happy Birthday..” ucapnya halus sambil mengecup leherku,masih tetap memelukku. Aku tak bisa berlama-lama berpura-pura. Aku sangat bahagia saat ini. Memang benar, dia tak akan pernah lupa hari ini. Senyum terukir di bibirku  sembari aku membalikan badan ke arahnya. Aku membalas pelukannya.

“thank you.. aku pikir kau melupakan hari ini..”

“babo, mana mungkin aku melupakan hari bahagia pacarku yang sangat hebat ini..” dia mencubit hidungku dan tertawa. Aku sangat suka tawanya. Hangat. Kini dia menatapku dalam dan mengelus pipiku.

 

“walaupun saat ini kita belum bebas bersama karena profesi kita, kau harus yakin suatu saat kita akan punya kehidupan seperti orang lain dan menjalani hidup dengan normal. Menikah, punya anak , cucu, ah.. aku ingin saat itu cepat datang..” ucapnya sembari memindahkan rambut yang menghalangi wajahku kebelakang telingaku. Aku tersenyum. Aku sangat suka setiap kali dia memberikan motivasi untukku. Aku mengangguk.

“aku tahu.. ini sudah menjadi resiko kita.. tapi selama ada kamu, aku tidak apa-apa.. jangan pernah meninggalkanku..” ucapku. Ini jujur dari hati yang paling dalam sehingga airmataku jatuh. Dia kembali tersenyum.

“tidak akan.. aku sangat mencintaimu..” dia menghapus airmataku dan mencium kedua mataku.

“jangan menangis” kini dia mencium ujung kepalaku.

“aku sangat mencintaimu..” dan kali ini dia mencium bibirku. Passionate kiss yang benar-benar bermakna untukku hari ini. Ciuman di hari bertambahnya usiaku. Ciuman dari orang yang sangat aku cintai. Setelah beberapa saat, aku melepas ciumannya dan memeluknya erat.

“sekarang kau tidurlah, aku harus secepatnya kembali ke dorm. Besok kau ada pemotretan kan? Kalau Jessica menemukanku disini pagi-pagi dia akan menceramahiku lagi..” candanya. Aku tertawa. Ya, eonnie-ku yang satu itu memang suka memarahinya. Dia mulai berdiri dan aku mengikuti gerakannya.

“haha.. baiklah, walaupun eonni dan memberku tak mengingat ulang tahunku, asal ada kau disampingku aku sudah sangat senang..” kami berjalan menuju pintu utama.tanganku tetap melingkar dipinggangnya.

“siapa bilang mereka lupa? pagi ini mereka merencanakan surprise party untukmu di dorm f(x), SHINee juga ikut andil untuk mengerjaimu. Bahkan Jessica noona akan datang juga..mereka tidur cepat untuk menyiapkan tenaga..haha makanya aku bilang Sica noona akan memarahiku kalau tahu aku disini. Karena mereka semua menyuruhku untuk bertengkar denganmu dan pura-pura melupakanmu hari ini.” Aku menggeleng dan mencubit hidungnya.

“yah ! lagi-lagi kau memberitahukanku. Belum puas dua tahun berturut-turut kau dimarahi karena tidak pernah menuruti rencana mereka? Ckck.. ini tidak surprise lagi namanya..”Aku tertawa menatap pria ini. Lagi-lagi dia membeberkan rencana mereka. Tapi ini yang membuatku mencintainya. Pasti dia akan memberikan alasan pembelaan diri yang sama.

“maaf, aku tidak mau mengikutinya karena aku ingin menjadi orang pertama yang memelukmu dan mengucapkan selamat ulang tahun padamu. Aku ingin jadi orang ter-spesial untukmu karena aku mencintaimu.. apa alasanku masuk akal?” ucapnya sambil memegang kedua pipiku. Dia tahu aku selalu menyukai alasannya. Aku berjinjit dan mencium bibirnya cukup lama. Dia memegang pinggangku dan aku mengalungkan tanganku di lehernya. Di hari ulang tahunku, tidak apa-apa kan kalau aku meminta hadiah ciuman lebih dari pacarku? Haha.. aku sangat mencintai orang ini.

“Saengil Chukkae, naye Yeoja..” ucapnya dalam pelukan kami.

 

“Gomawo, saranghae…”

 

***END***

 

Gimana ?  sengaja nama mereka berdua tidak aku sebutkan. Tapi kalian tau maksudku kan? Yup, mereka berdua adalah Minho dan Krystal tentunya. Sekarang Komen, dan.. ah,  HAPPY BIRTHDAY KRYSTAL JUNG !!

Categories: Fanfiction, Shiny Effects | Tags: , , | 5 Comments

Post navigation

5 thoughts on “Our Memories

  1. Novy wekwekk

    sukaaaa !! 0,0
    sweet bgtt sihh.. mauuu~ !!!#plakk
    buat lagi donkk!! minstal ajja yaa..😉

  2. putpitput

    so sweet

    bayangin punya pacar yang sweet kaya Minho >.<

  3. romantis kk~

  4. suka banget serius deh !!!!

  5. Too sweet and so romantic . . . jadi iri ama Krystal . . .

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Create a free website or blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: