I AM GAY !!! [2/3]

i am gay

Cast :

– Kim Kibum

– Amber Liu

– Onew

– Luna

 

Genre : Comedy, Romance

 

Rating : General

 

Author : patty

 

LANGSUNG BACA AJA YOO… !!! aq gk bnyak komen deh…

 

Bel pulang sekolah berbunyi. Amber dan Luna menunggu jemputan di halte depan Sekolah. Tidak berselang waktu lama, Mobil Onew terlihat dari jauh. Luna tersenyum.

“Dia datang!” ucap Luna pelan sambil tersenyum dan melambaikan tangan ke arah mobil. Amber sangat senang melihat Luna saat ini. Ini adalah wajah yang selalu dia tunjukan 2 tahun lalu setiap kali Onew datang padanya. Wajah wanita yang menunggu kekasihnya.

Onew turun dari mobil dengan gaya klasiknya. Semua siswi di sekolah selalu terpanah setiap Onew datang. Dia memang sangat tampan.

“Jaga ekspresimu , Sis !” ledek Amber yang tak tahan melihat ekspresi bangga Luna akan pacarnya yang populer.

“Hey baby!” Onew datang dan mengecup singkat bibir Luna.

“Wooo.. show off !” ucap Amber.

“Cemburu?” tanya Onew.

“Idih!” jawab Amber.

“Diakan sudah punya Key, Oppa.. Mereka bahkan berciuman loh tadi pagi!” ucap Luna.

“Jinjja? Aigoo.. Jangan-jangan kau benar-benar menyukainya!”

“Mwo? Hell no ! Kau pergilah! Membuat moodku jelek saja. Aku sudah menelepon Key dan menyuruhnya menjemputku. Jangan sampai dia melihat kalian”

Onew sadar dan akhirnya dia dan Luna segera menuju mobil.

“Gomawo Amber ah ! Good Luck !” teriak Luna dan memasuki mobil, merekapun pergi dari situ.

 

Amber mendesah pelan. Sebenarnya dia tidak menghubungi Key. Dia hanya ingin berjalan-jalan di sekitar kota. Sudah lama dia tidak menikmati Seoul.

Masih dengan seragam, Amber pun pergi ke daerah Gangnam untuk berbelanja. Tentunya bukan belanjaan seperti wanita kebanyakan, dia hanya mencari kaos, kaca-mata, sneakers, topi dan juga beberapa celana. Belanjaan yang biasa dicari oleh pria.

 

3 Jam kemudian

“Honey, kamu dimana?” tanya Key. Saat ini dia sedang berbicara dengan Onew di telpon.

“Hmm? Aku.. Aku sedang ada tugas reservasi dari kampus” jawab Onew. Sebenarnya saat ini dia sedang berada di kamar Luna. Sedang tidur siang bersama. Luna sedang tidur nyenyak disampingnya sambil memeluknya.

“Aissh.. Kau terlalu rajin! Aku kerumahmu tapi tidak ada orang. Aku bosan.. kapan kau pulang ?”

“Mwo? Memangnya Amber kemana?”

“Mana ku tahu! Dia sepupumu!”

“Loh, bukannya Amber menunggumu tadi pas pulang sekolah. Dia bilang kau akan menjemputnya!”

Key kaget. Memang dia tahu kalau perjanjiannya dengan Amber adalah untuk mengantar jemputnya, tapi dia tidak menyangka kalau Amber benar-benar mempercayainya. Key memang berniat tidak akan menjemput wanita ini.

“Dia belum pulang?” tanya Key.

“Bodoh! Dia sudah menunggu 3 jam! Cepat jemput dia! Kau kan sudah berjanji padanya! ” suruh Onew.

“Ya sudah! Kirimi aku nomor handphone nya sekarang! Bye! Love you!” Key langsung mematikan telponnya.

“Aissh.. wanita itu merepotkan saja!”

 

***

Key datang ke sekolah tapi tidak ada orang. Sekolah sudah benar-benar kosong.

“ Jangan-jangan terjadi sesuatu padanya! Dia kan baru datang dari Amerika. Apa dia tahu jalan?” Pikir Key.

Dia menelpon Amber sesuai dengan nomor yang diberikan Onew. Namun percuma, Amber tak pernah mengangkat telponnya. Ketakutan Key semakin menjadi-jadi.

“Bagaimana kalau terjadi sesuatu padanya, bisa-bisa aku dimarahi Onew.” Gumamnya. Syukurlah Key cukup pintar, dia mencari posisi Amber dengan GPS. Nomor Amber terlacak dan posisinya berada di daerah Gangnam. Key pun langsung melaju kesitu.

Sesampainya disana, dia memarkir mobilnya di salah satu toko dan mulai turun untuk mencarinya langsung.

 

****

“ Wohoo!! I got it!!” teriak Amber heboh saat dia mendapatkan bonus 150 tiket karena permainan basketnya all-in. Dengan semangat dia memainkannya lagi untuk mendapatkan lebih banyak tiket. Dia akan mendapatkan 1 buah kalung couple kalau tiketnya berjumlah 1000. Amber tertarik dengan kalung itu karena mata kalungnya bertuliskan ‘Promise’ dan ‘Believe’. Dia sangat menyukai kata-kata itu. Tapi, saat tiketnya baru 750, Key datang dan menarik tangannya tiba-tiba.

“Lain kali jangan membuatku khawatir, stupid girl!” Key terus saja menyeretnya.

“Ya!! Lepaskan! Tiketku masih disana! Ya!!” teriak Amber tapi Key tak mempedulikannya.

“Sekarang kau pulang, Onew akan memarahiku!”

“Lepaskan tanganku you Jerk!! Sudah ku bilang tiketku masih tertinggal!” bentak Amber. Key kaget dan langsung melepas tangannya. Amber memberikan tatapan marah padanya. Dia langsung meninggalkan Key dan kembali ke tempat permainan itu. Key terpaksa mengikutinya dari belakang.

“Aissh! Gadis itu membuat moodku jelek lagi!”

 

***

“Shit!” kesal Amber saat sesampainya di mesin permainan basket. Tiketnya sudah lenyap. Pasti sudah dicabut oleh orang atau anak-anak yang lewat. Matanya berair. Dia sangat kesal karena jerih lelahnya terbuang percuma. Dia sangat menyukai kalung itu. Dan karena Key semuanya lenyap. Amber sudah tidak ada mood bermain kembali untuk mengumpulkan tiketnya.

 

“Habis sudah, aku tidak bisa mendapatkan kalungnya. Puas?” ucap Amber sinis. Amber langsung meninggalkannya saat itu. Key kaget melihat matanya berair. Sepertinya dia sangat menginginkan kalung yang dia sebutkan itu. Key berjalan ke arah kasir permainan dan bertanya disana.

“Boleh tanya, hadiah apa saja yang disediakan untuk permainan yang itu?” tanyanya sambil menunjuk mesin basket. Sang karyawan tersenyum.

“Ah.. permainan basket, ada 3 hadiah, bando couple untuk 250 tiket, Gelang besi putih couple untuk 600 tiket, dan Kalung perak couple untuk 1000 tiket.”

Key menganga.

“Mwo? Apa dia bermain sampai tangannya belas? Pantas saja dia marah!” Key pun menatap kalung itu. Dia tersenyum. Kalungnya cantik.

****

Malam harinya..

 

Amber duduk disamping Onew yang sedang serius menonton TV. Wajahnya tetap saja bete.

“Kenapa wajahmu kusut?” tanya Onew yang sedang asik memakan coklat sambil menonton program berita favoritnya.

“Jangan mengajakku bicara” jawab Amber yang hanya memfokuskan pandangannya di TV.

“Jeez, ada apa denganmu. Apa kau dan Key marahan saat pulang?”

“Aku tidak pulang dengannya.” Jawabnya singkat.

“Mwo? Bukannya dia menjemputmu?” tanya Onew bingung.

“Iya, tapi aku meninggalkannya.”

“Loh? Kok bisa?” tanya Onew semakin penasaran sampai berteriak. Amber memberikan tatapan malasnya.

“Jangan lebay reaksinya, bisa?”

“Sorry!” jawab Onew sambil menyengir. Tiba-tiba ada telpon dari Luna, Onewpun langsung cabut ke kamarnya.

“Cih, semua orang langsung berubah alay kalau soal pacar. Luna sibuk dengan pacarnya, Key sibuk dengan pacarnya. Wait, pacar mereka kan Onew. Huh, hidup macam apa ini?” Amber menggaruk kepalanya. Dia mematikan TV dan kembali ke kamar.

 

***

Keesokan harinya, seperti yang dia rencanakan, Amber datang dan sarapan di rumah Key. Dia sangat di sambut hangat oleh orang tuanya.

“Apa dirumah Onew tidak ada makanan sampai kau harus sarapan disini terus?” tanya Key saat turun tangga dari kamarnya. Meja makan mereka memang dekat dengan tangga.

“Hus.. Key! Umma yang menyuruhnya sarapan disini mulai sekarang. Dia pacarmu. Kenapa sih sikapmu dingin sekali? Apa masih marahan?” tanya Ummanya. Key memutar matanya. Berbeda dengan Amber yang tersenyum sehabis meneguk segelas air.

“Omo.. Om, Tante, aku sudah terlambat. Aku harus segera ke sekolah!” Ucap Amber tiba-tiba, padahal Key baru saja duduk di meja makan. Key melotot.

“Aku bahkan belum menyentuh sandwich ku ! sabar !” ucap Key. Baru dia mau meraih roti itu, Ayahnya menepis tangannya.

“Langsung antar dia sekarang !” ucap Ayahnya dengan wajah seramnya. Key mendengus kesal dan berdiri dari situ. Amber tersenyum puas. Sebenarnya dia belum terlambat. Dia hanya ingin mengerjai Key karena berkata dingin padanya. Ditambah dendamnya soal kemarin.

 

*****

“Aissh.. kenapa hp Onew tidak aktif sih. Dia kemana pagi ini !” gumam Key dalam mobil sembari menyetir.

“Bisakah kau tidak menghubunginya sehari saja? Kau seperti parasit!” ucap Amber.

“Mwo? Parasit? I’m not!” bantah Key.

“Parasit! Kau tahu kalau pagi Onew pasti sibuk di kampus tapi kau selalu mengganggu waktunya! Kalau kau memang pacar yang baik, kau harus mengerti, dia itu mahasiswa teladan, tidak sepertimu! Hargai profesinya!” ucap Amber. Key sebenarnya mau membalas tapi dia sadar yang dikatakan Amber memang benar, dia selalu saja mengganggu Onew setiap detik untuk menanyakan ini itu.

“Aku tahu. Tak perlu mengajariku.” jawabnya.

Setelah itu, perjalanan mereka jadi hening. Tak ada yang mau berbicara. Dua-duanya masih marah.

Tiba-tiba Key teringat sesuatu.

“Buka laci didepanmu..” suruh Key.

“Aku bukan pembantumu!”

“Ikuti saja yang ku katakan bisa kan? Aku sedang menyetir!”

Amber mendengus kesal namun membukanya, ada kotak kecil disitu.

“Apa ini?” tanyanya.

“Buka saja! Jangan terlalu banyak tanya…”

Amberpun membukanya. Dan betapa kagetnya dia, kalung yang sangat dia inginkan ada didepan matanya. Kalung couple yang berusaha dia dapatkan kemarin. Amber tak bisa menyembunyikan senyum bahagianya saat ini.

“Oh my God, Key! Thank you so much!” Amber tiba-tiba memeluknya.

“He.. hey aku sedang menyetir! Le.. lepaskan bodoh!” ucap Key gugup. Amber melepasnya dan tetap tersenyum menatap kalung itu.

“Kenapa kau begitu menyukainya sih?” tanya Key.

“Aku suka kata-katanya. Promise and Believe. Dalam hubungan, pasti seorang pria akan mengucapkan janji pada kekasihnya dan kekasihnya akan mempercayainya sampai kapanpun. Aku ingin menjadi orang yang mempercayai orang yang aku cintai suatu saat nanti.” Gumam Amber. Key terdiam. Untuk sesaat ini, dia bisa merasakan sisi perempuan dari Amber. Dia sama saja dengan perempuan di dunia ini. Memiliki mimpi. Key tak sadar kalau dia tersenyum mendengar kata-katanya.

“Pasti pacarmu senang sekali bisa memakai kalung itu juga” ucap Key. Amber tersadar dari lamunannya.

“Ah iya, aku belum punya pacar. Hah… padahal aku ingin sekali memakainya bersama-sama.. Tak mungkin aku memakainya sendiri..” Amber bergumam sembari menyentuh mata kalung itu.

“Kemarikan yang satunya, biar aku pakai..” Ucap Key tiba-tiba. Amber kaget dan menatapnya.

“Kenapa menatapku seperti itu? Kau tidak mau? Ya aku tahu kau bukan pacarku, tapi melihatmu begitu ingin memakainya sebagai couple, kenapa tidak ku pakai saja. Toh aku yang mendapatkan kalung itu dengan susah payah! ” jelas Key. Amber tersenyum. Dan kali ini Key melihat senyumannya, dia sangat manis.

“Really? Kau mau memakainya denganku? Omo.. akhirnya aku bisa memakai sesuatu yang berhubungan dengan couple! Sudah lama aku memimpikan hal ini!” dia terlihat sangat bahagia sekali. Amberpun langsung memakai kalung ‘believe’ nya. Dan memberikan kotak nya kepada Key. Beberapa saat kemudian, mereka sampai di sekolah.

“Ayo pakai kalungmu!” pinta Amber dengan semangat. Mereka masih ada di dalam mobil. Key pun mengambil kalungnya dan memakainya.

“Perlu ku bantu?” tawar Amber, karena memang Key terlihat berkutat dengan pengait kalungnya. Keypun mendekat padanya. Amber melingkarkan tangannya di leher Key. Posisi mereka seperti orang berpelukan saat ini, karena Amber mengaitkan kalung itu dibelakang lehernya.

“Omo.. apa ini, kenapa perasaan yang kemarin terulang lagi? Aku gugup” ucap Key dalam hati. Dia menelan salivanya.

“Y..ya! sudah atau belum?” tanya Key memecah kegugupannya.

Amber melepasnya dan tersenyum padanya. Key kembali membuang muka. Hatinya terus saja terasa aneh kalau melihat dia tersenyum.

“Jangan di lepas ya!” ucap Amber. Key memutar matanya.

“Terserah aku!” jawabnya. Amber memonyongkan bibirnya.

“Ya sudah, aku pergi. “ Amber membuka pintunya. Tapi, sebelum keluar, dia mengecup singkat pipi key.

“Bye, honey.” ucap Amber. Tanpa sadar kalau dia sudah membuat wajah sang penghuni mobil memerah.

“Key! Sadar! Kau punya Onew” ucap Key dan pergi dari situ.

 

*******

Pulang Sekolah..

 

“Kau cepat menjemputku, ada angin apa?” tanya Amber saat memasuki mobil.

“Aku tidak mau kau berkeliaran di Gangnam lagi dan aku harus memberikan barang couple lainnya untukmu! sudah cukup kemarin tanganku pegal karena mesin basket itu..” jawab Key. Amber menyengir pelan dan memegang kalungnya senang.

Tiba-tiba Key mendapat telpon dari Onew.

“Ya babe, kenapa?”

“Key, sorry. 2 minggu aku harus pergi ke Itali karena ada pertukaran pelajar. Aku yang dikirim kesana untuk penelitian. Aku sudah dibandara sekarang. Kau jaga Amber ya, kau harus menginap di rumah dengannya mulai sekarang. Aku sudah minta izin ke orang tuamu dan mereka mengijinkan. Amber sebenarnya sangat baik dan penyayang jadi akur-akurlah dengannya! Bye..love you” Onew langsung mematikan telponnya, padahal Key belum memberikan sepatah katapun.

“Mwo? Apa dia sudah gila?” gumam Key. Dia menelponnya lagi tapi sudah di non aktifkan.

“Aissh.. “ keluh Key.

“Ada apa?” tanya Amber penasaran.

“Aku akan tinggal denganmu  mulai sekarang selama 2 minggu. Onew berangkat ke Itali.” Jawab Key malas. Amber tersenyum. Diam-diam dia mengetik sms pada Luna.

 

:::hahaha! Cepat sekali kalian memesan tempatnya! Ya sudah selamat liburan buat kalian berdua. Ets, jangan terlalu bernafsu ya! Luna kau masih SMA! Jangan sampai kau hamil!:::

 

Amber tersenyum saat mendapat balasan SMS dari luna.

 

:::ahahaha.. yap tenang saja! Urusan Key kami serahkan padamu ya cakep! Awas saja kalau kami pulang dia masih tergila-gila pada pacarku!! Aku akan memusuhimu! Byeeeee~~:::

 

Ya, ini adalah rencana mereka bertiga untuk mengubah Key. Onew dan Luna sebenarnya tidak pergi ke Itali. Mereka hanya akan pergi ke Jeju selama 1 minggu, 1 minggu berikutnya mereka sebenarnya sudah ada di Seoul tapi Onew akan tinggal di rumah Luna untuk membuat Key dan Amber semakin dekat. Lagian orang tua Luna sangat menyayangi Onew dan sudah menganggapnya anak mantu mereka. Luna juga tidak mungkin absen selama 2 minggu dari sekolah.

 

“Ok, Amber! Sekarang fokus! Kau harus mengubahnya..” ucap Amber dalam hati sambil menatap Key.

“Kenapa menatapku seperti itu?”

“Anni..” Amber menggeleng cepat.

“Turunlah.. aku akan datang sebentar malam..” ucap Key saat sampai didepan rumah Onew.

 

***

Malam hari

 

Amber sedang bernyanyi dikamarnya sambil online. Dia memang sangat suka bernyanyi. Tanpa dia sadar Key sudah masuk dalam kamarnya dari tadi dan duduk di atas kasurnya. Amber duduk di meja belajar yang membelakangi tempat tidur, dia juga memakai headphone makanya dia tidak dapat mendengarkan apapun.

“Aissh.. gadis ini, pantas dari tadi kupanggil diluar tidak menyahut. Hey tomboy!” panggilnya. Tapi percuma.

“Ck…” Key membaringkan dirinya di kasur. Dia memang sedang malas karena Onew tidak ada.

“Hey.. Menurutmu apa yang akan kita lakukan 2 minggu ini? Aissh.. ini begitu membosankan!” gumamnya sendiri. Dia kembali berdiri dan berjalan menuju Amber. Dia membuka headphonenya. Amber melompat karena kaget.

“Gosh! Aku pikir siapa..”

“Ayo makan..aku lapar..” ajaknya.

“Ok, Honey..” jawab Amber dan memberikan kecupan singkat dibibirnya. Dia keluar kamar mendahului Key. Key masih mematung di dalam.

“Kau harus terbiasa dengan ini Amber, ini satu-satunya cara membuat Key berubah. Jangan gugup.. jangan libatkan hati. Akting..” ucap Amber pada dirinya sendiri saat menuruni tangga. Dia memegang dadanya karena gugup akan apa yang barusan dia lakukan.

Amber sedang duduk menunggu pembantu menyajikan makanan untuk mereka saat Key turun. Dia tak mengucapkan sepatah kata pun. Mereka duduk berhadapan.

Beberapa saat kemudian makanan siap di sajikan, ada udang goreng kesukaan Amber, sup kimchi, dan juga ayam panggang.

Mereka makan tanpa berbicara. Kecanggungan terjadi saat mereka telah selesai makan. Mereka hanya saling menatap sampai akhirnya Key memecah keheningan.

“Kau mau apa setelah ini?” tanya Key.

“Hmm.. online maybe?”

“Ya sudah, aku ke kamar Onew, aku akan tidur disitu..”

“Hmm.. kau mau tidur denganku?” tanya Amber tiba-tiba. Key melotot.

“Kau gila?”

“Anni.. hanya saja ramalan cuaca mengatakan akan ada hujan keras dan kilat tengah malam nanti. Aku takut kilat. Aku selalu di temani Mommy kalau ada kilat. Sekarang karena hanya ada kau, bisa kan kau menemaniku?”

“Gadis setomboy kamu takut kilat? Mana nyalimu?”

“Ya sudah lupakan. Anggap aku tidak bertanya..” ucap Amber dan naik ke kamarnya. Keypun masuk ke kamar Onew. Dia menonton dalam kamar sedangkan Amber surfing internet. Beberapa jam kemudian mereka mengantuk dan akhirnya tidur. Benar, tiba-tiba tengah malah petir dan kilat serta hujan deras menghantam Seoul. Key bangun karena kaget. Dia teringat akan kata Amber dan langsung berlari ke lantai 2.

Dia masuk ke dalam kamar dan mendekati Amber. Dia memperbaiki selimut Amber dengan hati-hati. Amber terlihat seperti sudah tidur.

“Huh, bilang takut kilat.. bikin orang khawatir saja” ucap key dan bermaksud kembali tapi tiba-tiba ada tangan menahannya.

“Jangan pergi, aku tidak bohong. Aku benar takut kilat. Aku bahkan tidak bisa tidur dari tadi. Hanya memaksakan diriku..” ucap Amber pelan. Key terdiam namun akhirnya berbalik dan menaiki kasurnya. Tidur disamping Amber.

“Tidurlah kalau begitu.”

****

 

Hari pertama
“Hmm? Mana dia?” Key heran saat dia bangun Amber sudah tidak ada di kamar. Dilihatnya jam sudah menunjukan pukul 7. Karena di seluruh rumah tak ada tanda-tanda kehadiran Amber, Key pun pulang ke rumah. Dan benar, ada Amber dirumahnya sedang sarapan bersama Ayah Ibunya.

“Kenapa tidak membangunkanku?”  tanya Key dan ikut duduk makan.

“Kau kelihatan nyenyak sekali tidurnya. Jadi aku tidak tega membangunkanmu..” jawab Amber.

“Aigooo.. so sweet!” gumam Ibu Key.

Seperti biasa, Key mengantar Amber ke sekolah. Kali ini tidak ada pertengkaran antara mereka berdua. Mereka hanya diam di dalam mobil. Mungkin karena masih canggung dengan fakta kalau mereka tidur bersama.

“Aissh.. Onew tidak mengaktifkan hpnya.. apa dia selingkuh?” gumam Key dalam hati sembari menyetir. Sesampainya di sekolah, lagi-lagi, Amber memberikan goodbye kiss di bibirnya. Ini masih menimbulkan tanda tanya besar bagi Key. Kenapa dia selalu gugup.

 

Siang harinya, Key menjemput Amber seperti biasa, dan malamnya mereka menonton TV bersama karena tak ada kerjaan. Mereka tidak saling berbicara karena tak ada topik. Betul-betul canggung. Malam ini mereka tidur di kamar masing-masing karena cuaca Seoul sangat cerah.

 

***

Hari Ke 2

 

“Kau tidur nyenyak?” tanya Amber tiba-tiba diperjalanan mereka menuju ke Sekolah.

“Huh? Ada apa denganmu? Jangan sok akrab denganku..”

“Well, aku kan pacarmu..” jawab Amber santai.

“Yap! Pacar hasil paksaan…” Key memutar matanya.

Sekali lagi, Amber mengecup pipinya sebelum keluar dari mobil.

Degupan itu masih saja dirasakan oleh Key.

“Aissh.. wanita itu, apa yang ada di pikirannya? Mau main-main denganku?” gumam Key.

 

Siang harinya, setelah menjemput Amber dan melalui perjalanan pulang yang biasa saja tanpa kejadian menarik, Key pun pergi kuliah seperti biasanya. Dan Malamnya, dia lagi-lagi harus tidur di rumah Onew. Ya, mau bagaimana lagi, ini adalah pesan pacarnya. Key terus saja mencoba menghubungi Onew tapi nomornya tak pernah aktif. Dia badmood dan langsung masuk kamar malam itu.

 

~toktok

 

“Kau tidak makan?” tanya Amber saat memasuki kamar Onew atau yang sekarang menjadi kamar Key.

“Aku sedang tidak mood. Kau pergi saja..” jawab Key yang terus megganti channel tv dari tempat tidur.

“Tapi kau belum makan.”

“Jangan sok perhatian.. aku bisa mengambil sendiri makanan kalau aku lapar.”

“Ya sudah tidak usah pakai urat bicaranya ! Aku hanya khawatir” ucap Amber keras dan kembali ke kamarnya. Key tersentak.

 

****

Hari Ke 3

 

“Ada apa dengan kalian berdua? Kenapa tidak bicara?” heran Ayah key saat meja makan terasa seperti kuburan. Mereka bahkan pamit dengan wajah yang masam.

Lama mereka diam di perjalanan sampai Key membuka pembicaraan.

 

“Maaf soal tadi malam, 1 jam setelah kau suruh aku langsung makan kok..” ucap Key pelan. Amber mengangguk tanpa jawaban.

 

:::Bagaimana kalian berdua? Aman?:::

 

Sms dari Onew mengagetkan Amber. Namun, dia tetap menjaga ekspresinya agar tak ketahuan.

 

:::ya, tapi aku semakin jenuh Oppa, cepatlah kau pulang. Dia keras seperti batu:::

 

:::omo, jangan menyerah dulu Amber, aku yakin dia akan berubah. Tolonglah Oppa mu yang berdosa ini. Sudah ya, aku mau matiin hpnya, takut Key menelpon.:::

 

Amber menghela nafas panjang.

“Apa aku bisa melakukannya tanpa hati?” pikirnya.

“Ada apa denganmu?” tanya Key heran melihat wajahnya terlihat sedih. Amber tersenyum dan menggeleng.

“nothing..”

Hari ini dia bahkan tidak memberikan ciuman untuk Key seperti biasanya. Key, disisi lain, merasa ada yang janggal tanpa ciumannya.

 

****

Hari Ke 4

 

“Semalam kau cepat sekali tidur. Kau sakit?” Tanya Key. Mereka sedang didalam mobil saat ini.

“Anni.. bagaimana denganmu? Apa Onew oppa sudah menghubungimu?”

Key menggeleng.

“Anni.. aku bingung.. tapi mudah-mudahan tidak terjadi apa-apa dengannya.” Jawabnya.

“Aku kira kau akan menelponnya setiap hari dan stres kalau tak mendengar kabarnya.” Ucap Amber.

“Well, aku rasa aku sudah mulai terbiasa. Lagian, kau bilang aku parasit kalau seperti itu.” Jawab Key sambil tertawa kecil. Amberpun ikut tersenyum.

 

Hari ini, sama seperti kemarin, Amber tidak memberikan ciuman padanya. Sebelum Amber keluar dari mobil, Key menahan tangannya.

“Kau marah padaku?”

“Mwo? Aku marah? Untuk apa?” tanya Amber heran.

“Ah.. anni.. hanya saja aku merasa aneh kau tidak..ah, lupakan! Keluar sana, kau sudah terlambat!” ucap Key.

 

*****

Hari Ke 5

 

“Hey Key, Aku ingin pergi ke taman hiburan. Kau mau menemaniku?” tanya Amber tiba-tiba saat duduk bersama Key di kamar Onew. Mereka tidak ada kegiatan hari ini karena ini adalah hari minggu. Dan Key pun merasa dia perlu refreshing dari segala pemikirannya tentang Onew dan juga sesuatu yang lain.

“Baiklah.” Jawab Key. Amber tersenyum senang, dan untuk kesekian kalinya Key merasakan ada yang aneh dengan perasaannya.

 

___

“Ya! Aku memelukmu karena tidak mau kau takut! Jangan salah sangka!” sangkal Key.

“Ahahaha! Dasar! Kau yang penakut sampai memelukku sekuat itu!” ledek Amber pada Key. Mereka baru saja keluar dari Haunted House. Disitu Key terus saja ketakutan dan menggenggam kuat tangan Amber. Sesekali dia memeluknya saat ada Setan yang seolah berlari mendekati mereka.

“Ya sudah lupakan, aku akui aku takut! Puas?”

“Puas! Banget!” jawab Amber sambil berteriak. Dia sangat senang sekali bisa refreshing seperti ini. Key tertawa melihat ekspresinya.

“Segitu senangnya kah meledekku? hahaha” Mereka bermain kejar-kejaran di taman hiburan itu. Setelah itu mereka membeli kembang gula dan duduk disalah satu bangku taman. Menikmati pemandangan orang yang lalu lalang.

“Hey Key..”

“Hmm?”

“Makasih sudah mau menemaniku. Aku senang..”

“Aku yang terima kasih kau memberikan ide ini. Aku sangat terhibur.” Jawab Key sambil mengelus pelan rambut Amber. Amber tersentak kaget dengan perbuatannya dan menatap mata Key. Wajah Key memerah dan membuang muka.

“Ayo pulang!” ucapnya.

 

****

Hari Ke 6

 

~Tingtong

 

Saat sedang menikmati dinner mereka, bell rumah berbunyi.

“Hmm? Siapa yang datang malam-malam begini?” Tanya Key heran. Amber menggeleng ikut bingung.

“Biar ku buka” ucap Amber dan berdiri dari kursinya.

 

“Oh My!! Henry !!!” teriak Amber heboh. Key yang heran langsung menyusul ke ruang tamu. Di lihatnya pemandangan yang tak mengenakan. Amber sedang berpelukan dengan seorang pria.

“You have no idea how much i miss you girl!” Ucap Henry saat dia melepas pelukannya dan mengecup pipi Amber. Key terlihat sangat marah.

“I miss you,too. A lot! What’s up,dude?” tanya Amber. Mukanya terlihat senang sekali dengan kedatangan sahabatnya dari Amerika itu.

“I’m doing fine.. aku kesini karena merindukanmu. Kebetulan Ibuku sedang ada bisnis disini jadi aku ikut saja untuk liburan. Kau tidak menyuruhku duduk?”

“Ahh.. haha.. Sorry.. kebetulan aku sedang dinner. Wanna get some dinner with us?” tawar Amber.

“Us? Who else?” tanya Henry.

“Ehm..” Key mengeluarkan suaranya.

“Ah.. ternyata ada orang lain disini. Wait, Amber, you live with a guy here? Just the two of you?” sidik Henry. Amber tertawa.

“Aiissh.. jangan terlalu banyak pikiran aneh. Ayo makan dulu.” Amber langsung menarik tangan Henry. Dia bahkan melewati Key yang berdiri dekat mereka.

“Ok, ini menjengkelkan.” ucap Key dalam hati. Dia kembali menuju meja makan dan sangat tidak suka melihat Amber mengambilkan segala macam makanan untuk Henry.

“Hey there, I’m Henry” Henry mencoba menyapanya dan berjabat tangan tapi Key melewatinya dan langsung duduk dikursi berhadapan dengannya. Amber yang menjadi kepala meja hanya tersenyum melihat tingkahnya.

“Jadi kau sepupu Amber?” tanya Henry.

“Anni.. dia hanya tem..”

“Aku pacarnya..” Key memotong ucapan Amber. Amber hampir batuk mendengarnya namun dia tersenyum kecil.

“Wow.. Amber.. secepat itu kau melupakanku?” ledek Henry. Sebenarnya mereka hanya sahabat, tidak pernah punya hubungan khusus. Tapi Key sepertinya menganggap ucapan Henry itu.

“Henry stop.. haha” ucap Amber.

“Aku kenyang..” Key berdiri dan langsung masuk kamar. Amber terdiam dan heran akan sikap Key barusan.

“Sorry Hen, i think he is not in the mood today..” ucap Amber.

“hahaha.. santai.. apa dia benar pacarmu?” tanya Henry.

“tid.. tidak salah lagi.. ehehe.. iya.” Amber memperbaiki kata-katanya. Awalnya dia mau mengatakan tidak ada hubungan apa-apa. Tapi entah kenapa dia langsung mengubahnya.

 

___

~toktok

 

“Kau sudah tidur?” Amber berinisiatif masuk sendiri kedalam kamar Key.

“Oh.. mantanmu tersayang itu mana?” tanya Key sinis. Dia sedang duduk di tempat tidur sambil membaca majalah.

“Baru saja pulang. Ada apa denganmu? Kau sakit?”

“Bukan urusanmu. Pergilah, aku mau tidur.” Key meletakan majalah itu di meja dan langsung membaringkan badannya. Tidak memperdulikan Amber yang masih berdiri disitu. Amber hanya diam dan kembali ke kamarnya.

***
STOP!! LIKE, READ, COMMENT! Hanya itu yang Patty harapkan dari kalian.
Kalo kalian mau bekerja sama, Patty jamin n janji akan upload part selanjutnya lebih awal besok. itu sekaligus part terakhir. jd kalo gak ada yg komen, terpaksa ff nya aq hentikan ^_^

Categories: Fanfiction, Shiny Effects | Tags: , , , , , , , | 35 Comments

Post navigation

35 thoughts on “I AM GAY !!! [2/3]

  1. Daebak!
    Ah, Key udah mulai ada perasaan ma Amber, begitupun dgn Amber….xD
    Eeciiieee, Key kangen nii ma ciuman’y Amber….hahaha

    Wuiiihh, Key cemburu thu….hahaha
    Thanks Henry udah buat si Key cemburu..;)
    Part slanjut’y ditunggu🙂

  2. daebak!!!! ceritanya unik & menarik bgt. part 3nya d tungg ^^

  3. Ia

    ah yg ke 3nya mana ? T.T jgn lama”
    kirain aku key bakalan biasa aja pas amber ga ngasih kiss wkwk key udh terbiasa di kiss nih ma amber acie
    lanjutkan lanjutkan

  4. dwtmhrn_

    huah keren bgt! suka deh sama bgian yg ada henry nya. key mulai ada perasaan ya ama amber? terus amber nya jga suka gak ama key? hah penasaraan thor,lanjutin yah jangan di berhetiin semangat thor!!!

  5. salmae everything

    lucu~~~~~~~ aku hampir lupa cerita awalnya kayak gmn….

  6. YeonAh Park

    waaa… Part 2 udah muncul..
    Suka banget sama Key yg ngerasa kehilangan ciuman Amber and kecemburuannya ma Henry. Key mulai ada rasa, tapi gimana Amber?
    Part 3 jangan lama-lama ya.. Ditunggu banget..

  7. Annebe

    key nya cemburu….huahaha….bagus eon….lnjut chapt. selanjutnya yooo…

  8. aff(fk)tion

    lanjutkan mimin ><

  9. GillChan

    Aaaaa~ geregetan sendiri liat Key :3
    Ngakak asli liat karakternya Onew disini, sedih banget pura-pura suka ama Key. hahaha
    Lanjutkan yah, thor.

  10. greget ><
    pokonya lnjuttt
    keep writing thor!!!
    (y)

  11. DAEBAKKK!! Kasian Key dong klo udah jatuh hati sm Amber tapi Amber cuma akting…. Lanjut ya…

  12. lee moo lase

    lanjut thor…..!!
    #likebeutz *gaya alay*

  13. Daebak thor!!!!!!!!
    Lanjut….

  14. ¤Babyhyo¤

    Hwaaaa keybernya bikin ngefly (?) xD !!! penasaran sama next chapnya !!

  15. kim nana

    daebak!!!ceritanya menarik ^^ . part 3-nya ditunggu yaaa ^^

  16. kim nana

    mana part 3 nya ?udah gak sabar nihh

  17. Inddyyibee

    Wahh daebak!! Seru bgt nih ceritanya. Apalagi ada keyber! >.< Cieee key nya udh terbiasa tuh ama kisseu2nya amber xD, ditggu part 3 nya, jgn lama lama yaaa ^^

  18. keren, suka saya ,,

  19. annisa

    Bagus bgt.. cpet dilanjut chapter 3 nya ya author..🙂

  20. sarahayud

    aigo seru ffnya !

    like this pokoknya thor . . .

    part 3nya cepetan dipost dong thor penasaran banget nih ma keyber . . .

    please . . .:'(😦

  21. Wawawaa… Ini lucu deh key-nya… Cemburu :p cepet di-update ya, part selanjutnya thor! Ga sabaaar banget! >,<

  22. kyky aulia

    hahahahaha…… lucu banget si key-nya!!!!!

  23. azka azkia

    ff nya keren… (maaf br komen skrg. takut komen soalnya)
    aq tertarik sejak kalimat pertama di part 1.
    daebak ! aq tunggu part 3 nya. author, hwaiting ! terus berkarya.

  24. Daebak author!!!!huuu..baru kali ini baca FF keren kyk gini..gk kepikiran nih jalan cerita FFnya…daebak pokoknya…next thor next!!gk sabar liat apa yg selanjutnya terjadi sm KeyBer dan LuNew !!! ^^
    daebaak!!!!next next next..kutunggu part selanjutnya*reader lebay -__-

  25. achan gimbelz

    ceritanya bagus. apalagi amber ama key yg jadi cast nya🙂 gua suka sama ceritanya🙂
    kapan dilanjutnya ini ???
    keep writing yaa thor ^^9

  26. Daebak!!!
    Ff’y keren thor, lanjut dong jangan lama2 ya…. Udah lumutan nih nunggu’y😀

  27. shiningitaaa

    Uploadd Please nangungg banget ToT
    Peuuhlizzz Mak babeh :3
    lopelope banget mumumumuuuuu

  28. Iam guy 2
    cieeee…. key mulai cemburuu niih yeeee…
    hahhahahahahahaa…
    ada Si henry dateng,,,, langsung cemberut itu muka Key….😦 katiaaan…. #elus key

    btw…
    key romantis bgt ne?
    mainin game basket demi dapetin kalung peraknya….
    woaaa… gak yakin itu key beneran yg golin bolanya semua?😄😄😄
    key kan gak suka keringetan #eeeaaaa

    aigoo aigoo..
    onlun malah asik2 berdua ke jeju…. #OH NO!!!

    jogos

  29. DAEBAKKKK ^^

  30. Kyaaaaaa,,,,,,,,, Key yeobo udah nirmal kyaaaaaa,,,,,,,,, mrka sma2 ska tpi msih g mau ngaku bkin runyam

  31. choiryne

    njir daebak thor ceritanya xD
    ngakak gue bacanya haha
    lanjut thor cepetan :3

  32. The reading

    Lanjut thor… Seperti.a key udah mulai ska sma amber nih… Jdi pensran baca.a…

  33. G Park

    hahahha… key nya udah ada rasa tuh…kekekek

  34. Annisa Kpopers

    Hueheuehuehuehuehueheueheu #gila. Entah knapa kalo baca ff Miss Patty aku bisa gila U.U Bye! (?)

  35. Yanahyemin

    Wah…..daebak author aku suka banget dengat storynya wah jinja daebak author aku ngga pernah pikir ceritanya jadi kaya gini daebaknya… author fighthing ya dalam berkarya anyeong…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Create a free website or blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: