[Drabble] 아 … 안녕?

Foreword:

JJAN!!! Lama tak muncul, saya belum mempersiapkan faith untuk kalian semua T.T tapi saya janji, this holiday, okaaaay? ^^ untuk my comeback, ada drabble pendek untuk viewers. enjoy ^^

————

Title : 아 … 안녕? (ah … annyeong?)

Genre : Sad, a little bit of romance … with angst?

Cast : Krystal

Length : Drabble

—————

Krystal (Soojung)’s POV

Sabtu, 27 Oktober 2012

Tak biasanya hujan turun selebat ini. Biasanya, hujan turun hanya berupa titik-titik kecil dan tidak membuatku flu di kemudian hari. Tetapi hari ini berbeda. Ada yang lain dari langit ini, ada sesuatu yang tidak tahu dari mana sesuatu itu muncul. Mungkin … langit memiliki persepsi yang sama.

Kuputar-putar handphone baruku. Handphone ini diberikan Jess saat ulang tahunku kemarin. Senang, bahagia, terharu … mungkin mengisi sebagian besar dari hatiku saat itu. Aku tersenyum, berusaha membuat sedemikian banyak orang tersenyum ketika melihatku berjalan perlahan-lahan dari ruang belakang. melihat seluruh teman-temanku tersenyum menyambut hari bahagiaku yang bahkan … tak ada sesuatu yang spesial bagi mereka. Tentu saja aku ingat pesta ulang tahunku yang baru saja dirayakan beberapa hari yang lalu. Bagaimana tidak?

Hujan. Hujan deras ini masih turun. Astaga, aku ingin pulang! Aku tak bisa menunggu dan terjebak disini. Aku bukannya seseorang yang jahat dan harus dikurung seperti ini, iya kan?

“Kau … belum pulang?”

Aku menoleh. Aku tidak bisa melihatnya karena langit sudah terlalu gelap. Terpaksa, aku terdiam dan mencoba menerka-nerka siapa yang ada disampingku.

“Eo. Kenapa? Kau juga belum pulang.” Jawabku asal. Mungkin, tidak terlalu asal juga. Entahlah.

“Kau perempuan. tidak baik gelap-gelap seperti ini malah menunggu di depan jalan. Ada baiknya jika kau masuk dan telfon kakakmu. Sekolah masih dibuka sampai jam 7 malam nanti. Ada latihan teater, jadi sementara latihan itu belum selesai, kau bisa menunggu didalam.”

Eh? Apa-apaan laki-laki ini? Dia mengatur-aturku?! Dia pikir dia sia …

“Eobseo? (Tidak ada?)” Ajaib. Kini dia menghilang secara sendirinya. Laki-laki yang … bahkan aku hanya mengenalinya karena suaranya berat seperti suara laki-laki. Atau memang dia laki-laki? Atau … entahlah.

Aku memutuskan untuk masuk ke dalam. Seperti yang laki-laki itu bilang, aku mencoba melihat apa benar ada latihan teater hari ini. Aku bukan anggota klub teater, jadi aku tak tahu. Lagipula, laki-laki misterius tadi seperti penjaga sekolah. tau segala hal yang terjadi di sekolah ini. Aku terus mencari dimana letak ruang teater. Aku tahu ruang itu. Ruangan yang bersebelahan atau bahkan menyatu dengan ruang vokal dan ruang tari, membatasinya dengan dinding yang juga cukup kedap suara. Satu ruangan yang hanya dipenuhi oleh kaca-kaca berskala besar.

Oh, chajattda! (Aku menemukannya!) Ternyata memang benar ada latihan teater hari ini. Aku segera pergi keluar, menunggu Jess diluar. Mengapa? Percayalah, aku bukan seseorang yang menyukai tantangan dan apalagi … mitos.

~

Minggu, 28 Oktober 2012

“Soojung-ah. itu dibawah, ada seseorang yang ingin bertemu denganmu. Dia mengatakan, kau bertemu dengannya kemarin, saat hujan.”

Aku hanya mengangguk dengan perkataan Jessica karena aku sedang fokus untuk menghabiskan komik manga kesayanganku. Ah, aku merengganggkan otot-ototku yang mungkin sudah kaku untuk beberapa menit .. atau satu jam, kira-kira. Oh! Aku menyadari sesuatu. Yang Jessica bilang tadi … si lelaki misterius? Eh, artinya dia tidak akan menjadi lelaki misterius lagi? Iya kah?

Aku menuruni tangga, membawa kaki-kaki kecilku kearah yang dikatakan Jessica barusan. oh, kulihat eomma dan appa sedang duduk dengan tiga orang yang tidak ada satupun diantara mereka yang wajahnya familiar untukku.

“Soojung-ah. Perkenalkan, Keluarga Kim. Kau ingat tentang pertunangan itu, sayang?”

WHAT?! Wait a minute … Engage … TIDAK ADA YANG BILANG PADAKU SOAL PERTUNANGAN?!

“Eomma … tidak ada satupun yang pernah membicarakan ini padaku. Aku… aku menolak!”

Tentu saja. Siapa yang ingin dijodohkan oleh seorang laki-laki yang tidak tentu satu hati denganmu di abad ke dua puluh … ah apa dua puluh satu ini. Tentu saja aku tidak mau. Aku hanya berdiri sembar melakukan ‘My 3 Anger Steps’. Melipat tangan, memajukan bibirku, menyilangkan kakiku.

“Kau … tidak mau?”

Suara ini … ?

“Kau … yang kemarin?”

“Iya. Aku yang kemarin. Namaku Kim Kibum. Aku sudah diceritakan oleh ayahku tentangmu dan … semuanya adalah pujian-pujian untukmu.”

Eh? Yakin dia?

“Hyung, geu sonyeoga wasseo? Eoh~” (Hyung, gadis itu sudah datang?)

Aku membelalakkan mataku. What?! Tunggu, duniaku berputar dan bahkan terbalik.

Salah satu dari mereka adalah laki-laki yang kemarin …

“Ah … Annyeong?”

————

^^ mian belum berniat membuat couple -_- and … daeum nal mannalkeeee!!! ^^

Categories: Fanfiction | Tags: , | 3 Comments

Post navigation

3 thoughts on “[Drabble] 아 … 안녕?

  1. putpitput

    annyeong author, i’m da first?? *clingukan

    sebelumnya salam kenal Thor, puput imnida

    gag ad couplenya tapi aku ngerasa si cowok itu Myungsoo kekekeke

    • um.. siapa yaaa kekeke ^^ lagi ga niat bikin couple soalnya ga fit keyber (yakan?yakan??) ciee.. myungstal nih(?)

    • um.. siapa yaaa kekeke ^^ lagi ga niat bikin couple soalnya ga fit keyber (yakan?yakan??) ciee.. myungstal nih(?) nee ^^ altariaa ibnida~

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: