I AM GAY !!! [3/3] [M]

i am gayCast :

– Kim Kibum

– Amber Liu

– Onew

– Luna

Genre : Comedy, Romance

Rating : RATED

Author : patty

****

 

 

 

Hari ke 7

“Kau marah padaku?” tanya Amber. Sepanjang perjalanan Key tak pernah berbicara. Bahkan sejak bangun pagi dan sarapan.

“Aku minta maaf.” Gumam Amber. Key tak bersuara.

“Apa karena Henry?” pertanyaan Amber membuat Key emosi. Entah kenapa dia sangat tidak suka mendengar nama pria itu.

“Untuk apa aku marah pada pacarmu? Bukan urusanku sama sekali!!” bentak Key.

“Babo! Dia bukan pacarku. Dia hanya teman SMA ku di LA. Dia punya pacar dan itu sahabatku tahu!” ucap Amber. Key kaget dan sedikit lega mendengar penjelasan Amber.

“Untuk apa menjelaskannya padaku. Turunlah, sudah sampai.” Ucap Key.

“Ya sudah.. pokoknya aku minta maaf.” Ucap Amber diakhiri kecupan di pipi Key. Key langsung mereda saat menerima ciumannya. Akhirnya.

“Damn! Key! Ada apa denganmu!” ucapnya dalam hati.

****

Hari ke 8

“Aku tidak bisa menjemputmu nanti siang karena ada mata kuliah yang dipercepat.” Ucap Key.

“Gwaencanha.. Nanti aku akan naik taxi..” ucap Amber.

“Apa kau yakin?”

“Ne..” jawab Amber.

“Aku mungkin akan pulang tengah malam karena temanku ulang tahun. Apa kau tak apa-apa?” tanyanya lagi. Amber terdiam.

“Tidak apa-apa. Tapi kau akan pulang kan?” tanya Amber. Key mengangguk.

“Kau jangan macam-macam di rumah. Dan yang namanya Henry itu, kalau dia datang kau langsung hubungi aku. Tidak baik pria dan wanita berdua saja.” Ucap Key. Amber tertawa.

“Lalu kita berdua apa? Kau juga pria Key..”

“A..Aku pengecualian.. Po..Pokoknya kau tidak boleh mengajaknya kerumah.” Ucap Key cepat. Amber tertawa lagi.
“Siap bos!” Sebelum turun amber mengecup pipinya lagi. Tapi kali ini Key menahan tangannya dan menariknya kembali. Dia langsung mencium bibirnya. Amber kaget sekaget-kagetnya akan hal itu. Bibir mereka menempel cukup lama sampai akhirnya Key mendorongnya.

“Masuklah..” ucapnya membuang muka. Amber pun hanya diam dan keluar dari mobil.

“Damn Key, hold your self!” Key memukul kepalanya.

___

“Omo.. kau bilang dia tiba-tiba menarikmu dan menciummu?” tanya Luna heboh di kantin. Amber mengangguk dan mukanya memerah. Luna memang sudah pulang dari Jeju. Bersama Onew tentunya. Tapi seperti rencana mereka, Onew tinggal bersama Luna selama 1 minggu lagi.

“Daebak! Kau hampir berhasil Amber ah! Aku rasa dia menyukaimu..”

“Maybe.. mudah-mudahan saja..”

“Mudah-mudahan saja? Amber.. jangan bilang.. omo.. kau juga menyukainya?” teriak Luna. Amber menutup mulut sahabatnya itu.

“Kau pikir aku harus bagaimana? Aku tidak bisa hanya terus ber-akting. Lama-lama semuanya terbawa dengan perasaan!”

Luna tersenyum mendengarnya.
“Arrasseo.. Aku mengerti posisimu. Aku tahu susah untuk tidak memiliki perasaan dengan orang yang hidup denganmu. Gomawo Amber. Mudah-mudahan Key bisa mencintaimu!” Luna memeluk sahabatnya itu. Dia sangat berterimakasih dengan pengorbanan Amber.

***

Sudah pukul 11 malam tapi Key belum juga kembali. Di luar sedang hujan dan Amber sangat takut untuk tidur. Dia takut kalau sewaktu-waktu akan datang petir lagi. Dia hanya duduk di ruang makan dan menyandarkan kepalanya di meja. Semua makanan sudah dingin karena dia menunggu Key untuk makan bersama. Cukup lama Amber menunggu sampai dia tertidur.

___
Satu Jam kemudian Key datang. Sebenarnya acaranya masih 1 jam lagi tapi Key tiba-tiba teringat kalau Amber takut petir. Dia langsung melaju ke rumah seketika itu juga.
Betapa kagetnya Key saat melihat Amber tertidur di meja makan dengan makanan yang masih lengkap.

“Hey..” Key mengelus kepalanya mencoba membangunkan. Amber sedikit membuka matanya dan tersenyum saat melihat Key. Dia berdiri dan  memeluknya.

“Kau sudah pulang. Aku pikir aku akan sendiri di rumah ini. Ini hujan key..aku tidak berani tidur sendiri” gumam Amber di pelukannya.

“Aku tahu.. aku akan tidur denganmu.” Ucap Key dan kembali mengelus kepalanya pelan.

“Kau sudah makan?” tanya Key lagi. Amber menggeleng.

“Kau menungguku pasti! Babo.. ya sudah. Kita makan bersama. Jakkamanyo..” Ucap Key. Karena sudah tengah malam, pembantu sudah pulang. Key pun memanaskan semua makanan. Setelah itu mereka makan bersama.

“Mian..”

“Hmm?” tanya Amber disela makannya.

“Mian aku terlambat pulang..” gumam Key. Amber tersenyum. Senyum itu lagi. Senyum yang selalu membuat Key bingung akan perasaannya.

“Asal kau pulang aku sudah senang..”

****

Hari ke 9

Key bangun dan tersadar ada tangan yang melingkar di pinggangnya. Ya, amber sedang tertidur pulas sambil memeluknya. Key menggunakan waktu ini untuk benar-benar melihat wajah Amber. Dia menyentuh alis, hidung, pipi, dan terakhir menyentuh bibir Amber.

“Dia gadis tomboy yang cantik” pikir Key. Tak sadar, saat masih menatap wajah Amber dengan posisi saling berpelukan, Amber terbangun dan membuka matanya. Pandangan mereka bertemu. Itu adalah saat teraneh yang pernah mereka alami. Mereka berdua tidak tahu harus melakukan apa selain memandang satu sama lain. Dua-duanya gugup. Perlahan wajah Key mendekat padanya. Amber semakin berdegup kencang. Dan akhirnya terjadi, ciuman yang tak bisa dihindari.

Itu pertama kali mereka berciuman dengan sangat lembut dan tanpa paksaan ataupun akting. Mereka sama-sama menutup mata dan menikmati ciuman itu. Perlahan berubah menjadi ciuman yang sangat panas dan dalam waktu singkat Key sudah berada di atas badan Amber. Entah perasaan apa ini, yang jelas mereka sama-sama masuk dalam perasaan aneh ini. Tak ada dari mereka yang ingin menghentikannya. Perlahan Key mulai meraba seluruh bagian tubuh Amber. Amber merasa ini tidak benar, tapi hatinya benar-benar ingin menghabiskan waktunya bersama Key saat ini.

Key mencium lehernya dan Amber hanya bisa menutup mata. Perlahan tapi pasti Key membuka kaus yang Amber gunakan, dan Amberpun membantu Key membuka bajunya. Key kagum melihat badan polos Amber, dia tak menyangka Amber punya siluet yang sempurna. Semuanya selalu dia tutupi dengan celana laki-laki dan baju gombrang. Bahkan payudara Amber pun mungkin seukuran dengan payudara wanita normal, tidak terlalu berlebihan tapi cukup untuk mengatakan kalau dia ini wanita. Key sempat menyangka dia tidak mempunyai buah dada. Diapun tersenyum dengan pemikirannya selama ini. Key mulai mencicipi salah satu dari 2 gundukan itu.

Adegan pagi itu tak bisa dihindari. Mereka benar-benar kehilangan akal sehat dan hanya ingin melakukannya. Perlahan tubuh mereka menyatu dan itu pertama kalinya Key merasakan sesuatu yang berbeda. Walaupun Amber menjerit kesakitan pada awalnya, tapi akhirnya mereka berdua menikmatinya seiring badan mereka terbiasa. Perasaan ini bukan sesuatu yang Key dapatkan saat berhubungan badan dengan Onew. Kali ini Key merasakan kepuasan tersendiri, dia benar-benar senang melakukannya bersama Amber.

1 Jam kemudian.

Key dan Amber berbaring di tempat tidur dengan badan yang polos dan hanya menggunakan selimut sebagai penutup badan mereka. Mereka lelah. Mereka hanya menatap langit-langit kamar dengan diam. Tak ada yang berbicara setelah hubungan badan mereka yang sangat gila barusan.

“A.. Aku harusnya ke sekolah..” ucap Amber.

“Aku tahu.. maafkan aku..” jawab Key.

“Kau menyesalinya?” tanya Amber.

“Anni.. aku sangat menyukainya. Kau hebat. Apa kau pernah melakukannya sebelumnya?” tanya Key. Sedari tadi mereka tidak saling menatap. Hanya terus melihat langit-langit.

“Babo.. ini pertama kalinya untukku..” jawab Amber.
“Bodoh.. kau memberikannya untukku? Kau masih virgin dan mau melakukannya dengan cowok gay sepertiku? Harusnya kau memberikannya pada pria yang kau cintai” ucap Key.

“Itulah alasan kenapa aku mau melakukannya denganmu.. Sudahlah.. ” gumam Amber.

Key terdiam, mencerna kata-kata Amber.
“Ayo kita sarapan di rumahmu. Ayah Ibumu pasti heran kenapa aku tidak ke sekolah..” Amber berdiri dengan badan yang masih polos itu dan memakai kembali semua pakaiannya. Dia keluar kamar terlebih dahulu.

“Apa yang dipikirkannya? Apa maksud perkataannya?” gumam Key dalam hati.

****
Hari ke 10

“Kenapa semalam kau tidak keluar kamar?” Tanya key.

“Aku mengantuk jadi aku langsung tidur.”

“Kau tidak marah padaku kan karena kejadian kemarin pagi?”

“Anni.. untuk apa aku marah? Kita kan sama-sama mau melakukannya.”

“Bukan.. itu.. kata-kataku. Aku pikir kau marah karena kata-kataku.”

“Untuk apa aku marah. Key, aku bukan siapa-siapamu. Kau sudah punya Onew kan? Aku tidak berhak marah.”
Mendengar ucapan Amber, Key seperti tertusuk paku tajam. Benar, dia punya Onew. Dan anehnya kenapa dia sama sekali tidak pernah memikirkan Onew beberapa hari ini. Yang ada di otaknya hanyalah gadis tomboy ini.

“Ya sudah aku masuk.. Pelajaran akan segera dimulai..” Amber mencium pipinya dan keluar dari mobil.

“Damn Kim Kibum! What’s wrong with you!”

Keadaan hari itu benar-benar hening. Tidak seperti biasanya. Amber sama sekali tidak berbicara. Bahkan saat Key menjemputnya pun, dia tidak mengatakan apapun. Mereka benar-benar seperti orang yang tak saling kenal dan hanya melakukan kewajiban masing-masing. Tak ada interaksi dari mereka bahkan di rumah sekalipun dan itu sangat mengganggu pikiran Key.

***

Hari ke 11

“Dia sudah pergi naik taxi. Dia bahkan menolak untuk sarapan. Ada apa dengan kalian berdua?” tanya Ibu key.

Key terdiam. Dia bingung kenapa pagi ini Amber berangkat sangat cepat. Saat Key bangun, Amber sudah tidak ada di kamarnya. Dan kenyataan kalau Amber sudah berangkat ke sekolah membuat Key bertanya-tanya.

“Apa ada yang salah denganku? Kenapa aku marah saat tahu dia pergi sendiri?” gumam Key dalam hati. Dia menelpon Amber tapi tidak di angkat.

—-
“Kau harus jujur padanya Amber. Dia harus tahu perasaanmu. Walaupun dia mungkin masih mencintai Onew. Huh, ok, aku tahu aku masih risih dengan kenyataan itu. Tapi paling tidak kau sudah menyatakan perasaanmu. Itu akan membuatmu lega..” saran Luna sambil mengunyah hamburgernya. Mereka sedang makan di kantin sekolah.

“Hah.. Molla.. Aku hanya merasa semuanya jadi semakin kacau. Aku tidak sanggup untuk membantu kalian berdua Luna, hatiku kacau sekali setiap berpikir aku ini hanya berakting.” Gumam Amber.

“Aku tidak akan memaksamu, Amber. Kau sudah sangat berjasa dalam hubunganku dengan Onew. Kau yang mempertemukanku dengannya. Aku tidak meminta lebih. Masalah Key, nanti aku yang akan memikirkannya dengan oppa. Mianhae melibatkanmu dalam masalah ini.” Gumam Luna, melepas burgernya.

—-
“Kenapa kau mengacuhkanku seharian ini?” Key berdiri menghampirinya dan melipat tangannya di dada. Tidak tahan dengan sikap Amber. Amber hanya duduk dan terus menonton TV. Tak mau menatap matanya.

“Aku sedang tidak ingin di ganggu, Key. Bisakan kau tidak mendekati atau berbicara denganku dulu?” jawab Amber.

“Kalau ada yang tidak kau suka bilang padaku ! Aku seperti orang gila seharian ini memikirkan kesalahanku.” Bentak Key.

“Stop mengurusiku! Kenapa kau tidak sibuk dengan pacarmu saja huh!” teriak Amber. Dia malas untuk berargumen ataupun menjawab pertanyaanya. Dia hanya berdiri dan kembali ke lantai dua. Mengacuhkan kehadiran Key.

“Kenapa kau bawa-bawa Onew dalam permasalahan ini? Apa kau marah karena dia?”
Langkah Amber terhenti di tangga.

“Aku marah pada diriku sendiri. Jadi stop bertanya padaku. Kau tak akan pernah mengerti!” ucap Amber.

“Ok fine! Just do whatever you want! Shit!” teriak Key. Dia masuk kamar dan membanting pintunya.

*****
Hari ke 12

“Cih.. pergi lebih awal lagi? Lakukan semaumu! Aku malah senang tidak harus mengantarmu tiap pagi.. senang ! senang sekali! Damn..” ucap Key frustasi di kamarnya sendiri saat dia kembali ke rumahnya dan lagi-lagi ibunya berkata kalau Amber sudah pergi.


“Hey Oppa! I miss you..” Amber memeluk Onew saat sepupunya itu turun dari mobilnya. Dia datang menjemput kekasihnya tentunya.

“Wait, What’s wrong? Tumben kau memelukku..” ucap Onew saat melepas pelukan Amber.

“Anni.. hanya ingin saja. Tidak boleh? Lagian aku tidak bisa memelukmu lagi nanti.” Gumam Amber. Onew mengerutkan dahinya. Ada apa dengan anak ini. Jangan bilang dia akan pergi lagi. Karena ini adalah kalimat yang dia katakan sewaktu akan pindah ke Amerika dulu.

“Aku tidak tahu apa yang ada dijalan pikiranmu. Tapi, jangan sekali-kali berpikir untuk meninggalkanku ya!” gumam Onew sambil mengelus rambut Amber. Amber hanya tersenyum kecil.

“Hey.. hey.. sudah mesraannya? Aku cemburu.” potong Luna sembari memonyongkan bibirnya. Berpura-pura bad mood. Onew tersenyum dan mendekatinya.

“Hey baby..” Onew memberikan kecupan singkat di bibirnya. Luna menyengir seperti anak kecil.

“Amber, kau akan pulang sendiri lagi? Apa tidak ku antar saja?” tawar Onew.

“dan kalau Key menemukan mobil seorang Onew terparkir di depan rumah mengantarku, kau yang akan mati! Sudahlah, aku bisa naik taksi” tolak Amber. Onew menyadari kebodohannya dan tertawa.

“Ya sudah, kami pergi. Kau hati-hati ya cakep!” ucap Luna. Amber mengangguk.

—–
“What. The. Hell.” maki Key dalam hati. Dia baru saja melihat pemandangan yang membuatnya emosi.

Key yang berinisiatif untuk menjemput Amber karena tidak tahan dengan kelakuannya beberapa hari ini, bermaksud untuk berbicara baik-baik dengannya. Namun, dia dikagetkan saat melihat Onew sedang berbicara dengan Amber dari jauh. Terlebih lagi Key menganga tak percaya saat melihat pacarnya itu mencium gadis lain yang ada disitu. Key merekam kembali wajahnya dan mengingat kalau itu adalah Luna, sahabat Amber.

“Pergi ke Itali huh? Dasar pembohong. Dan ada hubungan apa Luna dengannya? Shit Amber tahu segalanya dan dia diam saja? Apa dia sengaja? Ingin balas dendam padaku? ” Key menancap gas dan mobilnya berhenti tepat di depan Amber yang mau menyeberang jalan. Amber kaget melihat mobil Key.

“Omo. Kenapa dia datang tiba-tiba? Dia tidak melihat semuanya kan? Mudah-mudahan saja.” Pikir Amber.

“Naik ke mobil sekarang..” perintah Key. Dari nada suaranya Amber bisa menebak Key sedang emosi. Amber tak ada pilihan lain selain masuk ke mobil. Dia hanya diam. Tak berniat berbicara dengan Key. Dia hanya berharap Key tidak melihat kejadian sebelumnya.

“Jadi apa yang ingin dan harus kau jelaskan sekarang?” Key membuka pembicaraan. Terlihat wajahnya serius menatap lurus ke jalan.

“Apa maksudmu?” jawab Amber pelan.

“Kau merasa tidak ada sesuatu yang harus kau jelaskan padaku?” tekan Key sekali lagi.
“Aku tidak tahu apa maksudmu. Tapi sudah ku bilang aku sedang tidak mood berbicara denganmu. “ jawab Amber. Malah semakin membuat Key emosi. Key mengangguk dalam diam.

“fuck!” makinya dalam hati. Dia sama sekali tidak marah pada Onew yang sudah berselingkuh ataupun pada gadis yang bernama Luna itu. Key bahkan heran akan dirinya sendiri. Yang membuatnya marah adalah sikap Amber saat ini yang tidak mau terbuka padanya dan masih saja bersikap dingin.

*****

Hari ke 13

~TOKTOK!!!

Amber dibuat melompat dari tempat tidurnya saat pintu kamarnya di gedor sangat keras di tengah malam seperti ini.

“Ya ! kau ingin membuatku tuli? Kau pikir ini di hut..” Ucapannya terpotong saat Key menerobos masuk dan mendorong badannya di pintu. Dia menyerang bibir Amber seperti orang yang kerasukan. Amber berusaha mendorongnya namun Key mendekap badannya. Amber hampir kehabisan nafas dibuatnya. Key kini turun dan menikmati leher Amber.

“Ke.. Key! Lepaskan aku bodoh! Ada apa denganmu..” Amber berusaha mendorongnya tapi Key memegang kedua tangannya dengan sangat kencang. Dia melepaskan ciumannya dan menatap mata Amber dengan sangat marah. Mereka berdua memburu nafas saat itu.

“Sudah cukup kau membuatku bingung. Ada apa denganku hah? Kenapa aku terus memikirkanmu? Kau sudah melakukan apa padaku! Aku hampir gila di acuhkan olehmu! Bahkan pacarku pun tidak pernah ku pikirkan selama ini!”

“What are you talking about?” tanya Amber gugup.

“Jangan berbohong! Aku tahu kau mengerti yang ku maksud!”

“Aku tidak mengerti apa maksudmu!”

“Ok, kalau kau tidak mengerti, biar ku perjelas!” tekan Key dan kembali menciumnya. Namun kini dia melakukannya dengan lembut. Kali ini Amber tidak melawan dan menutup matanya, membalas ciuman Key. Setelah beberapa saat Key melepasnya dan menatapnya dalam.

“I think.. i’ve fallen for you..” ucap Key pelan. Amber tak percaya akan apa yang dia dengar saat ini.

“M..Mwo?”

“Aku menyukaimu..”

“What?”

“Damn! Aku mencintaimu Amber!!”

“I..Iya.. Aku me.. mendengarnya.. Maksudku ke.. kenapa bisa.. anni, kau punya Onew oppa! Kau tidak mungkin jatuh cinta pada…”

“Jangan bahas orang yang tidak ada disini!” potong Key. Amber tertunduk. Dia tidak tahu harus berkata apa. Dia tidak berani berkata kalau dia mendekatinya hanya karena dimintai tolong oleh Onew dan semua yang terjadi selama ini adalah rencana mereka. Dia takut Key akan berubah membencinya. Tapi dia tidak mau terus berbohong padanya. Mau tidak mau, suka atau tidak suka, suatu saat rahasia mereka juga akan terbongkar. Amber mengepalkan kedua tangannya dan memantapkan hatinya. Dia harus jujur. Apapun resikonya.

“Key.. I’ve something to tell you..” ucap Amber pelan. Menatap matanya dengan gugup.

“Aku tidak mau mendengar apapun selain jawabanmu tentang perasaanku.” Jawab Key dengan cepat.

“Tapi aku harus mengatakan ini. Aku jamin setelah mengatakan ini kau tidak mau lagi mendengar jawabanku. Dan aku tidak perlu menjawab pertanyaanmu karena kau akan membenciku.”

Key mengerutkan dahinya. Dia berfirasat kalau ini ada hubungannya dengan yang dilihatnya kemarin siang tentang Onew.

“Aku bekerja sama dengan Onew oppa selama ini.” Ucap Amber mengawali penjelasannya. Key tetap menatapnya dengan wajah serius. Belum berniat menyambung perkataannya.

“Jauh sebelum berpacaran denganmu, Onew sudah memiliki wanita yang sangat dia cintai. Dia adalah Luna. Mereka sudah lama berpacaran sampai kau menyatakan perasaanmu pada Onew. Dia tidak ingin melihatmu sedih dan lebih melenceng dengan pria lain makanya dia menerimamu. Dia bermaksud ingin merubahmu menjadi normal lagi sedikit demi sedikit. Luna sudah lama tahu hubungan kalian dan dia mendukung Onew. Sampai akhirnya Onew minta tolong padaku untuk merubahmu. Aku datang dari Amerika karena ini. Aku disuruh untuk membuatmu jatuh cinta padaku. 2 minggu ini Onew tidak pergi ke Itali. Dia liburan bersama Luna di pulau Jeju. Dan juga tinggal di rumah Luna beberapa hari ini. Semuanya sudah di rencanakan oleh kami bertiga.” Jelas Amber panjang lebar.

Setelah itu dia diam. Menatap Key dan mencoba menangkap reaksinya. Key hanya diam, menatap dinding di samping Amber dengan kosong.

“Ha.. Haha. Hahahaha!” tiba-tiba Key tertawa. Amber kaget melihat reaksinya. Namun tawa itu hanya berlangsung sebentar sesaat setelah wajahnya kembali muram dan menatap Amber sambil berkaca-kaca.

“Jadi semuanya akting? Yang kau lakukan padaku hanya akting? Ciumanmu, pelukanmu, kata-kata manismu, bahkan tubuhmu, semuanya hanya akting.”ucapnya. Key mengangguk pelan meyakinkan hatinya sambil tersenyum pahit. “Thank you so much! Shit..” Key meninggalkannya seketika itu juga.

Tanpa dia sadari Amber menahan air matanya sedari tadi. Akhirnya air mata itu mengalir juga saat tidak terdengar lagi langkah Key di kamarnya. Semalaman itu Amber menangis di kamar. Di sisi lain, Key pulang kerumahnya sendiri. Dia membiarkan Amber sendiri di rumah itu dan bersumpah tidak akan lagi mengurusi semua hal tentang Amber.

___

:::Aku sudah tahu semuanya! Jangan harap aku akan memaafkan sepupumu! Rencana macam apa ini huh? Mempermainkan perasaanku. Kau pikir lucu membuatku mencintainya dan ternyata dia hanya berakting? Damn. Pulanglah ! Aku tidak akan lagi menjaganya. Kalian urusi urusan keluarga kalian sendiri. Dan satu lagi, aku sudah tidak punya perasaan apa-apa padamu! Ucapkan terimakasih pada sepupu tersayangmu! Rencana kalian berhasil:::

Onew melompat dari tempat tidurnya saat membaca sms dari Key. Dia sangat shock. Luna yang tertidur nyenyak sampai dibuat kaget olehnya.

“Ada apa oppa?” Luna menggosok matanya yang sangat berat.

“Key..”

“Hmm? Ada apa dengannya? Mengganggumu lagi?”

Onew menggeleng.

“Dia sudah tahu semuanya.. dan dia sangat marah.” Ucap Onew. Luna langsung tersadar dari kantuknya. Saat itu sudah jam 1 dini hari tapi Onew dan Luna masih dengan piyama tidur mereka langsung pulang ke rumah Onew. Onew tahu saat ini sepupunya itu pasti sedang kesepian dan butuh seseorang.

****
“What should i do, Onew? I Love him..” tangis Amber di pelukan Onew. Luna ikut menangis. Bagaimanapun ini juga salah mereka yang memintanya melakukan ini semua.

“ssshh.. Tenanglah.. Semuanya akan baik-baik saja. Dia mencintaimu. Dan aku yakin dia akan memaafkanmu.” Onew mengelus rambutnya dan melepas pelukannya. Gantian Luna memeluknya dengan erat.

“Mianhae Amber ah.. Semua salahku…” tangis Luna pecah. Memang dia adalah wanita yang sangat sensitif dan cepat menangis.

“Anni.. Gwaencanha. Ini salahku. Dan Ini pilihanku.” Sambung Amber. Dia menghapus airmatanya sendiri dan mencoba menenangkan dirinya. Dia tidak ingin Luna terus merasa bersalah.

“Ya sudah, Luna akan menemanimu tidur malam ini. Aku akan kekamarku. Kalau butuh apa-apa tinggal panggil aku. Arrasseo? Jangan menangis lagi ya kalian berdua. Key pasti akan mengerti. Aku kenal dia.” Ucap Onew menenangkan. Amber dan Luna mengangguk.

****
Hari ke 14

Ini adalah hari dimana seharusnya 2 minggu yang dikatakan Onew untuk Key menjaga Amber berakhir. Namun malah ditutupi dengan kenyataan yang tidak di inginkan. Semuanya ketahuan dan Key membenci Amber. Amber tak menyangka ini akan sesakit ini. Dia tidak pernah memikirkan kalau dia akan mencintai Key dari semua akting dan usaha yang dia lakukan hanya dalam 2 minggu. Amber tersenyum pahit saat memasukan beberapa potong pakaiannya ke dalam koper.

“Amber, kau yakin? Ini tidak perlu berujung seperti ini. Aku baru merasakan bersamamu lagi dan sekarang kau akan kembali?” Luna terisak duduk di atas tempat tidur melihat Amber yang sibuk mengurusi perlengkapannya.

“Aku memang sudah merencanakannya dihari aku tidur dengannya Luna, aku sadar aku sudah lewat batas. Aku sudah melibatkan perasaan pribadi. Kalau aku terus disini aku tidak akan bisa menghilangkan perasaanku.”

“Tapi…” Ucapan Luna terhenti saat Onew membuka pintu kamar dengan nafas yang memburu. Dia kembali buru-buru dari kampus bahkan bolos karena mendengar kabar dari Luna kalau Amber akan pulang ke LA.

“Kau bodoh hah?” teriak Onew marah. Amber kaget dengan teriakannya, bahkan pacarnya sekalipun. “Jadi ini maksud pelukanmu padaku waktu itu huh? Kau ingin meninggalkanku lagi?” ucap Onew kecewa.

“Oppa…”

“Aku yang salah! Kenapa kau harus mengorbankan perasaanmu hah? Kenapa harus pulang seperti ini! Ok, mungkin semuanya adalah rencana bodoh kita. Tapi, Hey! Kalian saling mencintai! Apakah perasaan itu akan kalian kubur hanya karena kecewa?” tegas Onew.

Amber terdiam.
“Oppa, kau tidak akan mengerti!”

“Hell yeah aku mengerti! Kau sepupuku yang sudah ku anggap adik kandungku sendiri dari dulu. Aku mengenalmu lebih dari siapapun. Aku tahu kapan kau senang atau kecewa!” bentaknya.

“Onew hentikan.. Amber tertekan dengan perkataanmu! Kau membentaknya!” ucap Luna keras. Onew menenangkan dirinya.

“Ya sudah. Pergilah kalau mau pergi!” Ucap Onew kecewa dan pergi dari situ.

***

“Sedang apa kau disini?” Tanya Key emosi melihat Onew datang kerumahnya dan masuk dalam kamar.

“Key.. Okay.. Kau sudah tahu semuanya. Aku minta maaf.”

“Ini bukan sesuatu yang akan selesai hanya dengan kata maaf.” Key membalikan halaman komiknya. Tak berminat untuk menatap wajah Onew.

“Aku tahu aku salah. Kau benar menyalahkanku. Tapi Amber tidak ada hubungannya dengan ini semua.”
Key tersenyum sinis mendengarnya.

“Tidak ada hubungannya ha? Hahaha.. dia adalah actress yang memerankan peran wanita penggoda. Dia pemeran utamanya. So, dia sangat berhubungan dengan masalah ini tuan Onew.” Ucap Key dengan nada sarkastiknya. Onew yang emosi mendekatinya. Seketika itu juga telapak tangan Onew menempel keras di pipi Key.

“Jangan sebut adikku wanita penggoda! Damn it Key! She Loves you for God sake! Ok dia berakting, tapi akting itu melibatkan perasaan pribadinya. Dia serius melakukannya. Dia mencintaimu. Dia bahkan memberikan virgin nya padamu! Kau pikir itu bukan sesuatu yang berharga? Semalaman dia menangis sampai kantung matanya tebal! Apa aku harus menyeretmu kerumahku dan melihat keadaannya sekarang?” teriak Onew.

Key terdiam. Dia menyaring semua kata-kata Onew. Semakin lama memikirkannya hatinya semakin sakit. Ya, dia sadar dia sudah bodoh dan egois. Dia tertunduk dan sempat meneteskan air mata nya. Dia menyesal.

“A.. Aku akan pergi menemuinya sekarang.” Key berdiri dan siap keluar kamar namun Onew memegang pundaknya.

“Dia sudah pergi.. bodoh..” gumam Onew sedih. Key membulatkan matanya.

“Maksudmu?”

“Siang ini penerbangannya ke Los Angeles. Dia sudah merencanakan pulang karena tahu akan seperti ini akhirnya. Dia ingin melupakanmu. 30 menit lagi pesawatnya take off.”

“SHIT!” Key langsung mengambil kunci mobilnya dan pergi secepat kilat menuju bandara.

****
Key POV

Damn you Amber Liu. Kalau sampai aku tidak menemukan batang hidungmu di bandara ini, aku bersumpah akan mengejarmu sampai ke LA.

Aku berlari menuju bagian keberangkatan dan mengecek penerbangan ke Los Angeles, 15 menit lagi pesawat akan take off, apakah dia sudah check in? Apakah aku benar-benar akan kehilangan dia dengan cara bodoh seperti ini? Aku menyusuri seluruh bandara ini dan terus memanggil namanya. Tidak peduli dengan tatapan orang yang menertawaiku. Aku hanya ingin wanita tomboy itu mendengarkan panggilanku.

Sial, shit, Kim Kibum you are so stupid! Kenapa kau tidak mendengarkan penjelasannya? Kenapa kau mementingkan egomu hah? Sekarang Amber sudah meninggalkanmu. Itu kan yang kau mau? Wait, no! Aku tidak ingin ditinggalkan olehnya. Aku mencintainya! Aku cemas dan sudah seperti orang gila di bandara ini.
Beberapa saat kemudian air mataku jatuh saat ku dengar pengumuman kalau Korean Airlines dengan penerbangan XF003 menuju Los Angeles sudah berhasil take off. Great! Great! Kau hebat Kim Kibum!

Author POV

Key berjalan tanpa arah di bandara itu. Airmatanya terus saja mengalir. Dia terisak. Dia tidak memusingkan orang-orang yang menertawainya karena menangis seperti itu. Ya, dia tahu dia laki-laki. Tapi hey, dia baru saja di tinggalkan oleh orang yang sangat dia cintai dengan meninggalkan segudang penyesalan dan kata-kata yang belum tersampaikan.

“Ke.. Key?”

Panggil seseorang saat dia akan berjalan menuju tempat parkir dengan wajah yang masam. Dia terdiam. Dia tahu betul suara ini. Dia menatap ke samping kanan nya dan kaget melihat Amber berdiri mematung ditempatnya sambil memegang kopernya. Memasang wajah bingungnya. Tak ketinggalan Luna yang menatapnya heran karena melihat air mata yang penuh di wajah Key. Dan Onew yang tersenyum puas tentunya.

“Ka.. Kau belum berangkat? Ke.. kenapa kau ada disini?” Tanya Key heran bercampur gugup. Dia ketahuan menangis.

“Pe.. Penerbanganku 1 Jam lagi.” Jawab Amber sambil menggaruk kepalanya. Dia sengaja datang cepat agar bisa mendapatkan kursi yang dia inginkan. Dia tidak menyangka Key akan datang di bandara.

“Apa dia menangisiku? Apa dia berpikir aku sudah pergi?” ucap Amber dalam hati. Sebenarnya dia senang melihat Key ada disini.

Sementara itu, Key memberikan tatapan mautnya pada Onew. Ya, Onew mengerjainya dan berkata Amber akan segera berangkat tadi. Onew sadar akan arti tatapan Key.

“Yo bro.. Sorry!”  ucap Onew tiba-tiba sambil mengangkat tangan kanannya dengan wajah datar dan tanpa dosa. Key melotot. Bagaimana bisa ada orang seperti dia.

“Aku hanya ingin mengetes sebesar apa cintamu padanya. Ternyata kau langsung pergi tanpa pikir panjang. Kau lulus tes Kim Kibum. Chukkae!!” Onew mendekatinya dan menepuk bahunya. Setelah itu dia menatap Luna dan memberi kode padanya. Karena Luna tidak paham juga, seketika itu juga Onew langsung menarik Luna dan membawanya menuju mobil.

“He.. hey.. ada apa? Kenapa kita pergi? Kita harus mengantar Amber !” protes Luna. Onew tersenyum dan mencubit pipinya.

“Tenanglah. Amber akan pulang.”

“mwo.. ?” tanya Luna tak mengerti

“Pulang ke rumahku. Serahkan saja pada mantan pacarku!” ucapnya menyengir. Luna menangkap maksudnya dan ikut tertawa.

“Kau bahkan belum putus dengannya baby. Dia masih berstatus pacarmu kalau dari segi hukum.” ledek Luna. Merekapun tertawa dan pergi dari situ.

***

Sampai saat ini dua orang ini masih saling bertatapan tanpa ada seorangpun yang berniat berbicara. Lebih tepatnya mereka tidak tahu harus berkata apa.

~Untuk penumpang dengan nomor penerbanganm XZ307 tujuan Los Angeles harap segera melakukan Check In. Terima kasih.

Mendengar pengumuman, Amber tersadar dari tatapan kosongnya dan berjalan untuk memasuki bandara. Key baru kembali di alam sadarnya dan langsung mengejar Amber, menahan tangannya. Amber berdegup kencang karena hal ini. Dia tidak berani berbalik menatapnya lagi

“Jangan pergi.” Ucap Key. Amber masih diam.

“Ku mohon. Jangan pergi..”

“Tapi aku sudah melukaimu, aku tidak lebih dari seorang pembohong Key.”

“Scratch that! Ok kamu pembohong! Tapi kau mencintaiku. Dan aku mencintaimu. Apa itu tidak cukup untuk membuatmu tetap disini?”

“Tapi aku…”

“Tapi apa? Sekarang kau mau bilang tidak mencintaiku supaya bisa melupakanku? Kau mau melakukan kebohongan yang baru lagi? Tapi sayang aku tidak akan mempercayaimu lagi. Yang aku tahu kau mencintaiku dan kau harus tinggal!” tegas Key. Amber berkaca-kaca mendengar ucapannya. Key terlihat sangat yakin akan perasaannya.

“Apa kau tidak marah padaku?”

“Jelas aku marah! Tapi aku akan lebih marah lagi kalau kau meninggalkanku! Bayar utangmu dengan terus disisiku.” Ucap Key. Dia menarik Amber ke dalam pelukannya. Akhirnya Amber melepas kopernya dan membalas pelukan itu.

Mereka berpelukan cukup lama dan melepasnya dengan senyuman.
Key mengambil sesuatu dari kantong celananya dan meletakannya di telapak tangan Amber. Amber tersentak saat melihat benda itu. Apa Key tidak menginginkannya lagi? Apa Key melepasnya karena tidak mau berhubungan dengannya?

“Jangan berpikiran macam-macam dulu. Aku melepas kalung ini karena ingin kita bertukar kalung. Kau memakai ‘Promise’ dan aku memakai ‘Believe’. Karena aku mau kau berjanji padaku tidak akan melakukan hal bodoh seperti ini lagi, berpikir untuk meninggalkanku. Dan aku akan memegang janjimu itu. Mana kalungmu?” ucap Key.

Amber tersentuh mendengar perkataan Key. Memang sepertinya dia benar. Amberlah yang harus berjanji untuk tidak berpikiran untuk meninggalkannya. Amberpun melepas kalungnya saat itu.

“Pasangkan untukku.” Pinta Key. Dan Amber membantunya memasang kalung itu. Key tersenyum puas merasakan Amber sedekat ini dengannya. Memeluk lehernya demi memasang kalung itu.

“Done!” ucap Amber sambil tersenyum. Aissh.. senyum itu lagi, senyum yang membuat Key jatuh hati padanya.

“Kemari kau..” Key memeluk Amber dan setelah itu melingkarkan tangannya untuk memasang kalungnya. Setelah selesai, dia memegang kedua pundaknya dan mencium keningnya.

“Kau sudah berjanji! Awas saja..” ancam Key. Amber tertawa.

“Jadi status kita apa sekarang? Apa kau sudah putus dengan Onew oppa?” Tanya Amber bingung. Key tertawa.

“hmm.. ah.. aku lupa aku belum putus dengannya. Hahaha” tawa Key sambil mengacak-acak rambutnya.

“Sebaiknya cepat atau aku akan meninggalkanmu, aku tidak mau pacaran dengan cowok homo!” ledek Amber.

Key melotot menatapnya. “Kau bilang aku apa? Coba bilang sekali lagi?”

“Ho… Mo…” eja Amber. Key memeluknya dengan erat.

“Coba bilang apa? Aku apa?”

“Ya..Ya! aku tidak bi.. bisa bernafas.. Ho… Mo…” ucap Amber sambil tertawa kecil.

“Jeez, sepertinya kau harus ku hukum.” Key melepas pelukannya dan bersiap memberi tamparan di pipi Amber. Amber menutup mata takut. Tapi bukan telapak tangan yang diterimanya, melainkan ciuman yang sangat lembut. Amber tersenyum di sela ciuman mereka dan melingkarkan tangannya di lehernya. Setelah puas berciuman, mereka saling bertatapan.

“I Love You tomboy..”

“I Love You, too, Gay…” ucap Amber tak bisa menahan tawanya.

“YA!” teriak Key. Amber berlari menghindarinya.

Setelah main kejar-kejaran di bandara, akhirnya mereka bersiap untuk kembali.

“Key.. apa kau merasakan sesuatu yang janggal..?”

“Sepertinya iya..” jawab Key.

“Oh My God! Koperku hilang!”

“Siapa suruh mengatakan aku homo!”

“Memang kenyataannya -_-“

“Mau ku hukum lagi?”

“Nanti sampai di rumah saja kau menghukumku! Aku harus beli baju baru dulu. Aissh.. Gara-gara kau!”

“Kalau begitu sekalian pergi main basket lagi mau? Kita ambil gelang couplenya! Siapa tahu masih ada.”

“Memangnya apa tulisan di gelangnya? BEAUTY dan HOMO?”

“YA!!! KAU MENGEJEKKU LAGI!”

::END::

^^
maaf baru update di blog. bener” lupa >< tapi mudah”an ttep baca n jgn lupa komennya ya! sangat membantu untuk menaikan semangat saya🙂

Categories: Fanfiction, Shiny Effects | Tags: , | 28 Comments

Post navigation

28 thoughts on “I AM GAY !!! [3/3] [M]

  1. cheny

    Aduh ngakak baca endingnya hha.. Bagus nih ff nya daebak !

  2. laras

    aaa daebakk… aku suka ^^
    keren nih konsepnya😀

  3. thor kkeren banget doooh !
    lopyu lopyu ,,
    benerbener sukaaa akuhh addooh😄
    bikn lagiiii *pasang aegyo ketJeh

  4. YeonAh Park

    suka..suka..suka! KeyBer jjang! Onew usil amat, key sampe nangis-nangis di bandara gitu.

  5. achan gimbelz

    kyaaaaaaass. akhir nya keyber bersatu !!!! suka pake banget ama ceritanya. tapi sayang udah end😦
    bikin lagi doong cerita keyber yang lain🙂 *dijitak
    hahahaha😀
    Love This Couple :*

  6. doh, ff nya keren banget, doh
    kukira ga bakal dilanjut, abis updatenya lama banget! padahal janjinya mau ngepost cepat.
    tapi terbayarkan, OK, Keren…
    Rated tapi ga terlalu vulgar.ceritanya ituloh, ah, suka sama keyber deh kalo gini. kya kya^^
    keyber lagi dong yah!!

  7. Key's anae

    aaaaa.. sukaaaaaa bgt sama ff ini.. xx keyber lagi dooooong /kerlingin mata/

  8. Inddyybee

    Waaaaaa daebak, akhirnya di post juga..
    Keren ni endingnya.. Haha..
    Love KeyBer !!

  9. akhirnya part terakhirnya keluar juga #tebar bunga
    gokil thor ceritanya, suka bangat dah sama ff’y😀
    keep writeing ^^./

  10. ngakak bacanyaa wkwk, keren pokonya)b jadi seneng pair ini wks

  11. aff(fx)tion

    so sweat ><

  12. Ngakak banget baca endingnya😀
    Keep writing thor!
    I like your FF (y)

  13. Bagus banget min!!! ngakak endingnya xD
    aku suka suka banget sm FF nya ^^
    Keep writing thor ^_^

  14. omg thor . .

    DAEBAKkkkkkkkkk . .
    aku suka banget ff ini . .

    buat sequel dong thor please2 !!

    gumawo thor😛

  15. af(fx)tion

    keren

  16. Rafika Aulia Putri

    yah abis ya? /specchless/ bagus thor kocak lagi jd pengen kalung nya masa kkk~

  17. Yuhuuuuuu~~~
    Aku suka bgt pas key agresif cium bibirnya amber!!!!
    WOW!!! WOW!!! WOW!!!!

    ehem.. pada akhirnya Key ‘begituan ama amber…. hehehehheeh ^_^
    Really something….
    Key diem2 ternyata kangen ama kiss nya amber… cieee.. cieee…
    Endingnya asli lucuuu…
    Kasian key udah mewek gitu, eh trnyata ditipu Onew #awasKau Onew, nanti diputusin Key😄
    Si amber belum balik ke luar negri… ^^

    juegos gratis

  18. kyaaaa~ ceritanya daebak banget author. i like it (y)

  19. Michi

    I Love KeyBer

  20. Akhirnya happy anding wlpun g trlalu mnikmati alur.a tpi ikut bhgia lah Key yeobo bhgia,,,,,, Thor bleh jujur g ???? Sbnrnya q g trlalu ngefeel ama alur.a mian,,,, q jstru agak emosi pha lgi sma Onew oppa jgan tanya knpa krna q sndri g tau. Mgkin krna bca.a smabil nyanyi kli ea ???? Tpi biasa.a klo bca ff OnKey slalu dpet fell.a wlpun bca smabil nyanyi or nnton drama,,,,,,, ato mgkin krna cast.a kli ea ???? Nan molla jeongmal mianhae Thor tpi ide crita.a bgus ko’ hanya sja q.a yg g trbiasa dgan chast.a,,,, hehe,,, mklum bru 2 kli bca ff Key Amber thu phun yg prtma g klar biasa.a bca ff OnKey, 2Min, Keycole *g nanya #plak jeongmal mianhae Thor

  21. kyaaaa!!! ini keren thor!!
    feel nya krasa banget.
    bikin sequel nya dong eon, jebal..

  22. kim shu hee

    kyaaaaaa..author daebak..^^

  23. G Park

    Hahahahaha keren…. akhirnya endingnya… bnar2 buat aq puas… smpah gk nyangka bngt klw key c namja penguka warna pink itu bkln peran jadi namja homo…kekeke

  24. Annisa Kpopers

    Huhuehueheuheueheuehueheu. MISS PATTY!!!! AKU GAK BERANI BACA FF INI. GILEE GILEEEEEEEEEEEE. LEBIH PARAH DARI PART 1 MALAHANNN HHUHUHUHUHUHUHUUHUHU

  25. z'ev tova

    kyaaaaaa….kereeeeeennnn…FF nya bagus…kau sukses buatku jadi keyber shipper weh

  26. abellia cho^

    ff ini bikin fun n’ ketawa ketiwi hihihi

  27. xTAIxPANDAx

    muy buena historia… me encanto :P….. viva el KEYBER❤

  28. Yanahyemin

    Wah daebak aku sampai menangis tadi tapi bila di penghujungnya seru bandet kerna lucu aku ngga tahu mau komentar apa sebab storynya keren banget…fighthing ya author untuk karya seterusnya

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Create a free website or blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: