Please… Be Strong ! [1/2]

269722_458408150903803_1326180631_nPlease… Be Strong ! [1/2]

Cast :
Lee Taemin
Choi Sulli

Genre :
Romance
Sad

Rating :
T

Author: P

Desclaimer : Kesempurnaan hanya milik Tuhan. So, ff ini jauh dari kata itu.

Langsung baca! Bila merasa anda adalah calon silent reader, saya anjurkan undur diri. Jangan membaca karya orang yang tidak akan kalian hargai setelahnya.

***

“Bagaimana kau akan melakukannya?” tanya sang Leader khawatir sambil melipat tangannya di dada dan duduk santai di sofa. Menatap maknae nya yang sedang berkutat dengan handphonenya. Memutar-mutar alat itu seolah sedang berpikir keras mau di apakan alat komunikasi yang sedang dia pegang itu.

“Hah. Maaf aku tidak punya solusi sama sekali. Sampai sekarang aku tidak habis pikir kau terpilih.” Minho bergumam sambil membaca komik Slam Dunk volume 75 nya.

“Bukannya iri karena dia cantik, tapi aku pun tidak menyetujuinya.” Jonghyun menyambung pembicaraan sembari memainkan nasi gorengnya sampai akhirnya Key datang dari kamar mandi.

“Apa kau menyukainya? Memang sih, dia cantik dan manis.” Key duduk di meja makan samping Jonghyun dan menyangga kepalanya dengan tangannya. Taemin mengangkat bahunya sebagai jawaban yang pasif.
Dia berdiri dari duduknya dan mengundurkan diri menuju kamar. Para hyungnya hanya menggeleng.

***
“Yeoboseo?”

Suara itu. Suara gadis yang sangat halus dan tak pernah bosan untuk dia dengar setiap kali dia menelpon ataupun berbicara langsung dengannya.

“Oppa? Kau masih hidup kan?” tanyanya lagi. Taemin diam. Masih dengan segudang pemikirannya tentang gadis ini.

“Baiklah, aku matikan!” ancaman lawan bicaranya membuatnya sadar dan langsung tertawa kecil.
“Mian. Bagaimana kabarmu? New Zealand bagaimana? Pasti menyenangkan.” Tanyanya. Sedikit mendesah. Ya, sudah 2 minggu mereka memang tidak bertemu karena kesibukan masing-masing.
“Haha… Dari cara bicaramu, kau pasti merindukanku! Aku baik-baik saja, tenanglah. Dan New Zealand, Amazing! Hehe..” jawab gadis itu dengan sedikit celetukan kecil di akhir katanya.

“Belajar dari Krystal? Haha..”

“Ck.. Untuk sebuah kata Amazing aku juga bisa cari tahu sendiri di kamus Oppa. Jangan terlalu menganggapku bodoh.” Gumamnya sedikit menggerutu. Taemin bisa membayangkan wajahnya saat ini yang memonyongkan bibirnya dan bertingkah imut seperti yang biasa dilakukannya pada Taemin kalau sedang marah.

“Saranghae…” potong Taemin. Gadis itu diam cukup lama.
“Hey, kau mendengarku kan?” Tanya Taemin sambil melihat jaringan di handphonenya sesaat. Dia yakin tidak ada gangguan.
“Ne.. Aku dengar. Aku hanya.. Anni.. Lupakan..”
“Maksudmu? Hanya apa?” Taemin ingin memastikan pernyataannya.
“Kau sangat jarang mengatakan hal ini Oppa. Anni, hanya 2 kali saat kau menyatakan perasaanmu padaku dan saat merayakan ulang tahunku. Apa ada sesuatu yang terjadi padamu?” Pertanyaan gadis itu benar-benar menusuk sampai ke hatinya. Dia tahu. Memang, gadis ini sangat peka akan apapun yang Taemin lakukan.

“Anni. Cepatlah pulang. Aku akan mengajakmu ke Taman Hiburan bersama sesuai janjiku.” ucapnya halus. Lagi-lagi gadis itu terdiam.
“Hah. Baiklah. Aku tahu ada sesuatu terjadi padamu Oppa. Tapi biarlah, aku akan pulang ke Korea besok, jadi aku bisa langsung menanyakannya padamu. Oppa, manajer sudah memanggilku, kami harus lanjut syuting lagi.”
Taemin tersenyum kecil. Walaupun dia masih sangat ingin berbicara lebih banyak dengannya, tetap saja dia harus mengerti pekerjaannya. Tapi dia senang mengetahui gadis ini akan segera pulang.
“Baiklah, kau jaga kesehatan, hati-hati disana. Aku akan menjemputmu dibandara besok bersama Minho hyung.”
“Kau tidak ada jadwal Oppa?”
“Ada, starking dan setelah itu kosong. Aku dan Minho hyung bisa menjemput kalian.”
“Baiklah, kau juga jaga kesehatan. Ini sudah mau pergantian musim kan. Annyeong!”
“Annyeong..” Di salam terakhirnya, Taemin mematikan telponnya. Senyum yang menghiasi wajahnya kini hilang.
“Bagaimana aku harus mengatakannya.”

***
Someone POV

Mengajakku ke taman hiburan huh? Oppa, kau tahu kan kita berdua public figur. Dari dulu selalu ingin kesana tapi tidak bisa kan? Kenapa sekarang kau tiba-tiba mengatakannya? Pasti ada sesuatu.

“Sulli ya.. ppali!” Panggil manager lagi. Aku tersadar dari lamunan dan berjalan menuju member lainnya yang sedang melakukan kegilaan mereka di depan kamera. Aku melihat layar Hp ku sejenak. Menatap sosok pria yang terpampang sebagai wallpaper. Lee Taemin yang sedang mencium pipiku sambil menutup mata dan wajahku yang tersenyum lebar. Foto ini di ambil saat ulang tahunku baru-baru ini. Aku tersenyum mengingat hal itu. Ya, aku merindukannya. Aku langsung memasukan hp ku ke dalam saku celana dan berlari kecil mendekati Krystal dan Luna yang sedang serius menatap musisi jalanan yang sedang bernyanyi.

“Dari mana saja kau?” Tanya Krystal sambil terus bergoyang mengikuti irama lagu pria itu. Aku hanya tertawa kecil.
“Laporan..” ucapku. Krystal mengangkat sebelah alisnya dan tersenyum.
“Baru juga 2 minggu.” Krystal menggeleng dan mendekati Luna.
“Ya, 2 minggu yang terasa seperti 2 tahun” gumamku dalam hati.

****
Author POV

Minho yang sedang sibuk menyetir menatap kaca mobilnya pasrah melihat pemandangan di kursi penumpang. Cukup lama perjalanan ditempuh tanpa ada satu patah katapun keluar. Minho mendesah pelan dan menatap penumpang yang duduk disampingnya.

“Soojung ah, bogosipho..” ucap Minho tiba-tiba. Krystal yang sedang asik meng-update instagram dengan Ipadnya kaget dan menatap Minho bingung.
“Mwoya.. Kau sudah mengucapkannya tadi. Ada apa denganmu Choi Minho? Ckck” Krystal menggeleng dan kembali fokus pada aktivitasnya.
“Aissh.. setidaknya aku mencoba membuat mobil ini tidak seperti kuburan” sambung Minho. Krystal mengangkat kepalanya dan menatap ke kursi belakang. Baru menyadari maksud Minho. Dia hanya tersenyum datar dan menatap lurus ke jalan.

Taemin dan Sulli sedang duduk di kursi penumpang. Tak ada yang mengeluarkan sepatah katapun semenjak mereka naik ke mobil. 3 Member lainnya pulang bersama manajer f(x) sedangkan Krystal dan Sulli memilih pulang bersama pacar mereka. Ya, Pacar. Lebih tepatnya bukan memilih, tapi, Taemin dan Minho sudah datang. Tak ada pilihan lain selain ikut dengan mereka. Tentunya mereka berdua datang dengan segala penyamaran layaknya staff lainnya yang menangani f(x). Hal ini sering mereka lakukan sebenarnya tanpa ada yang menyadari.

FLASHBACK

Sulli dengan semangat menuju tempat pengambilan barang. Kopernya yang berisi hadiah untuk Taemin ada disitu dan dia ingin membawanya sendiri. Krystal pun ikut dengannya. Berbeda dengan ketiga member lain yang memilih langsung menuju Van mereka dan membiarkan staff yang membawa seluruh tas.
“Mereka sudah datang?” Tanya Sulli sambil terus mengontrol mesin, berjaga-jaga jangan sampai tas nya di ambil orang lain. Krystal menggeleng sambil terus mengontak Minho.
“Molla.. argh.. Padahal aku sudah lapar, ingin makan dengannya.”
“Ya sudah, kita tunggu mereka di cafe dekat sini? Aku ingin minum kopi.” Tawar Sulli. Krystal mengangguk. Mereka meminta izin kepada manajer dan mengatakan kalau nanti Minho dan Taemin akan menjemput. Terlebih lagi manajer sudah tidak meragukan kemampuan mereka dalam menjaga rahasia. Akan ada beberapa staff SM yang akan ikut ke cafe untuk membuat kehadiran Taemin dan Minho tidak mencolok tentunya.

Krystal dengan Hamburger ditangannya terus melihat keluar jendela, menunggu kapan datangnya dua orang itu. Sulli memakai Ipad Krystal dan mengotak-atik instagramnya.
“Wah.. Aku jadi ingin buat instagram. Sepertinya menarik.” Gumam Sulli sambil melihat semua foto-foto yang di upload Krystal. Tiba-tiba Sulli yang sedang meminum Espresso nya langsung muncrat saat melihat daftar follower Krystal.
“Omo! G Dragon memfollow akunmu Jungie !! Jinjja?” Teriak Sulli tak percaya. Krystal hanya menggeleng dan mengunyah hamburgernya.
“Ne.. Na do molla. Karena dia sudah follow duluan, sebagai hoobae yang baik harus ku follow balik. Lagian dia rapper favoritku.”
“Jinjja! Haha.. Yeokshi! Neo Jinjja Jung Soojung ida! Semua pria suka padamu! Kasihan Minho oppa, dia juga rapper tapi pacarnya malah suka orang lain.”

“OMO!” teriak Krystal tiba-tiba memotong ucapan Sulli. Dia melepas hamburgernya di piring dan menganga melihat layar TV yang terpampang di depannya. Krystal baru menyadari ada sesuatu yang sedari tadi ditayangkan di TV itu. Sulli tidak bisa melihatnya karena posisinya membelakangi TV.
“Sulli ah..” gumam Krystal. Sulli mengerutkan dahinya aneh melihat sahabatnya itu.
“Wae?” tanyanya sambil berbalik dan ikut mencari tahu. Seketika itu juga dia melotot tak percaya. Pacarnya, Lee Taemin sedang berbicara akrab dengan seorang Idol wanita. Sulli familiar melihat mukanya. Gadis itu cantik dan terlihat dia malu-malu berbicara dengan Taemin. Mereka sedang berbicara tentang kesamaan mereka dan juga hubungan mereka kedepannya. Taemin tersenyum sangat hangat dan selalu menatap mata gadis itu.

Sulli seperti diberi berjuta-juta volt sengatan listrik saat ini. Dia hanya bisa duduk mematung menatap scene itu. Mulut nya saja belum tertutup rapat. Krystal mengalihkan pandangannya dari TV dan menatap sahabatnya itu.
“Sulli ah.. berhenti menontonnya.” Gumam Krystal, tapi Sulli tidak sedikitpun berbalik. Tangannya meremas sandaran kursi dengan kuat. Air mata sudah membumbung di pelupuk matanya. Wajah Sulli sudah sangat merah. Karena kulitnya yang putih pucat, akan sangat mudah baginya untuk terlihat marah atau sedih.
“We Got Married.. Jadi Taemin pasangan selanjutnya..” gumam Krystal dan memakan hamburgernya yang tersisa. Dia bingung harus mengatakan apa pada sahabatnya yang sampai saat ini belum menatapnya.
“Soo.. Soojung ah.. Kau kenal gadis itu? Dia Familiar..” tanya Sulli. Suaranya sedikit bergetar.
“Molla.. Sepertinya member girlgroup. Aissh.. Terlalu banyak rookie akhir-akhir ini sampai aku tidak bisa menghafal wajah mereka. Jakkaman, aku cari artikelnya.” Krystal langsung menarik Ipadnya dan mencari artikel Taemin. Beberapa detik kemudian munculah artikel tentang We Got Married.
“Ah.. Member A-Pink. Son Na Eun. Hmm.. Bukankah dia visual nya? She’s pretty.”
“Dia seumuran dengan kita. Mwoya, Taemin dan Naeun belum pernah merasakan pacaran? Jeez.. Strategi promosi yang berlebihan!”
“Dia juga pandai berakting.. Hmm.. Lumayanlah..”
Krystal terus berceloteh tentang Son Na Eun tanpa sadar sahabatnya kini sedang menangis. Sulli berbalik dan menutup wajahnya dengan kedua tangan. Dia tidak terisak namun airmatanya terus saja mengalir.

“Omo.. Sulli ah! Mian, aku tidak akan membahasnya lagi! Tentu saja kau lebih cantik darinya! Ah, bahkan aku lebih cantik darinya loh. Ah.. hmm.. Kau lebih tinggi dari dia kok. Kau juga lebih putih.. Bakat aktingmu juga lebih bagus. Aissh.. Molla.. Sulli ah, uljima!” Krystal berusaha membujuknya.

“Bahkan Taemin berbohong soal cincin kami. Dia bilang itu cincin dari Ibunya, dan wanita itu juga punya cincin di jari telunjuk dari Ibunya. Mereka mencoba mencari kesamaan. Haha.. Sepertinya mereka jodoh.. ” Sulli menghapus airmatanya dan memegang cincinnya. Seketika itu juga dia melepasnya dari jari telunjuk dan bermaksud membuangnya sembarang. Tapi, sebuah tangan menghalanginya. Memegang tangan kanan Sulli dengan erat.

Sulli sangat kenal dengan genggaman tangan ini. Dia hanya diam dan menghapus air matanya yang tersisa dengan tangan kirinya. Tidak ingin terlihat lemah di depan pria ini.
“Ada apa denganmu? Kenapa mau membuang cincin kita?” Taemin bertanya sedikit membentak. Dia datang bersama Minho dari belakang dan langsung sigap menahan tangan Sulli saat dilihatnya dia memegang cincin itu.
“Soojung ah, telepon manajer. Aku ingin pulang sekarang.” Ucap Sulli. Krystal kebingungan. Dia menatap Minho tajam, mengisyaratkan kalau ada sesuatu yang sudah terjadi sebelum mereka datang. Krystal langsung berjalan ke arah Minho yang berdiri bingung di belakang Taemin dan menariknya.
“Aku dan Oppa akan ke mobil duluan. Kami tunggu kalian disana!” ucap krystal. Dia ingin dua sahabatnya itu menyelesaikan kesalahpahaman ini dulu.

Taemin melepas tangan Sulli dan duduk berhadapan dengannya. Dia mencerna seluruh wajah wanita yang dia rindukan itu. Tetap saja putih pucat seperti biasanya. Sulli tidak bergeming. Dia bahkan tidak mau melihat wajah pacarnya itu. Sulli hanya menaruh cincin nya di atas meja dan meremas ujung bajunya setelah itu. Dia sangat terpukul.

“Kau habis menangis? Ada apa?” Taemin tak pernah mengalihkan pandangannya dari Sulli. Dia sangat cemas. Dia mencoba memegang pipi Sulli tapi di tepisnya.
“Jangan terlalu mencolok!” ucapnya dingin. Taemin mengurungkan niatnya dan menarik kembali tangannya. Ada sesuatu yang terjadi pada Sulli, Taemin yakin akan itu.
“Apapun itu, aku minta maaf..” gumam Taemin.
“Tapi jangan sekali-kali melepas cincin kita.” sambung Taemin dan langsung meraih tangan kanan Sulli, memakaikan ulang cincin itu. Sulli tidak sempat menghindar karena genggaman Taemin sangat kuat.
“Cincin kita? Bukannya punyamu adalah cincin dari ibumu?” sinis Sulli. Taemin tersentak. Dia sadar Sulli sudah mengetahuinya duluan.
“Chukkaeyo Lee Taemin shi.. Kau sudah menikah.” Gumam Sulli pelan dan kali ini memberanikan diri menatap mata Taemin dengan tajam. Lebih tepatnya berusaha terlihat kuat padahal ada kesedihan disana. Dan Taemin merasakan hal itu. Dia sakit melihat orang yang sangat dia cintai bersedih.

“Choi Sulli, dengarkan aku. Aku bisa menjelaskan semuanya. Dan aku harap kau mau mendengarkanku. Baby, aku sangat mencintaimu dan kamu tidak perlu ragu akan itu. Aku hanya tidak bisa menolak keinginan..”
“Minho oppa dan Krystal sudah menunggu.. Sebaiknya kita segera pergi. Ini sudah cukup lama.” Potong Sulli. Taemin diam dan menatapnya penuh permohonan.
“Hah.. Please, ku mohon. Aku tidak ingin membahas apapun sekarang. Kau mengertikan maksudku? Aku lelah oppa. Aku baru saja sampai. Jadi tolong..” pinta Sulli. Terlihat matanya berair. Bukan karena capek. Taemin yakin ini pasti karena masalah mereka.
“Baiklah, ayo kita pulang.” Ucap Taemin. Dia mengerti pacarnya kelelahan setelah berjam-jam di pesawat. Ini bukan waktu yang tepat untuk membahasnya. Tapi dia berjanji akan menjelaskannya secepat mungkin. Dia tidak ingin hubungan mereka renggang. Dia bahkan tidak berani memikirkan hal itu terjadi.
Taemin dan Sulli berdiri kemudian berjalan menuju parkiran. Taemin membawakan koper Sulli. Setengah perjalanan menuju mobil, Taemin menggenggam tangannya dengan erat. Jalanan itu sepi jadi Taemin memberanikan diri. Merasakan tangan Taemin, Sulli semakin sedih. Dia tak terima kalau nanti tangan yang sama juga akan menggenggam mesra tangan wanita lain, Na Eun. Sulli takut, tapi dia hanya diam. Saat ini kerinduannya akan tangan lembut pria ini mengalahkan rasa kecewanya. Walau dia tahu, ini hanya untuk sementara.

Flashback End.

***

“Bagaimana kabar Sulli?”

Tanya Key sambil meneguk segelas air. Ini sudah tengah malam dan Key terbangun karena haus. Dia kaget melihat Taemin sendirian duduk di ruang makan, mengistirahatkan kepalanya di kedua tangannya di atas meja seperti orang depresi. Bahkan lampu tidak dia nyalakan.

“Taemin, kau sudah tidur?” Key mendekatinya dan menyentuh pundaknya. Tak ada jawaban dari Taemin. Desahan pelan Key keluar saat terdengar Taemin terisak.

“Ssh.. Uljima. Uri makdongie waeggurae?” Key mengelus kepalanya pelan. Ini pertama kalinya dalam 2 tahun dia melihat Taemin menangis lagi. Saat terakhir dia menangis adalah tahun 2011 ketika lulus SMA dan senang karena dia tidak harus di Bully lagi. Waktu itu dia menangis dipelukan Ibunya disaksikan member SHINee. Anak ini, tidak seperti di atas panggung, dia sangat rapuh dan semua member SHINee tahu akan hal ini. Dia memang selalu berakting kuat dan tidak pernah menangis di depan fans seperti Jonghyun atau Key. Dia tidak suka di sebut anak kecil yang cute dan butuh perlindungan hyungnya. Dia sudah mencoba, tapi kenyataan kalau dia adalah orang yang gampang rapuh masih belum berubah.

“Ada apa hm? Sulli?”

“…”

“Taemin ah..”

“Hyung, apa karena aku tidak pernah membantah kalian, manajer, dan juga perusahaan aku harus selalu menuruti apapun keputusan kalian? Apa karena aku yang masih 20 tahun ini belum pantas mengutarakan pendapatku sendiri? Aku capek hyung. Capek..” Taemin mengangkat kepalanya dan menatap Key lemas. Key tidak tahu harus berbuat apa.

“Kalian bahkan diam saja saat manajer mengatakannya. Tak ada yang berdiri untukku.” Taemin mengalihkan pandangannya dari Key dan menutup wajahnya.

“Taemin. Aku tahu ini pasti karena acara itu. Kami sudah berusaha membujuk manajer saat kau keluar rumah karena kecewa. Tapi manajer pun hanya mengikuti perintah atasan. Kita bisa berbuat apa? Onew bahkan sempat membujuk dan menawarkan kalau lebih baik dia saja yang ikut. Dia lebih memilih cintanya yang baru jalan beberapa bulan saja dengan Luna yang mendapat cobaan dari pada hubunganmu yang sudah 3 tahun dengan Sulli. Kita semua sedih dan berusaha membantumu. Tak terlintas sama sekali untuk menekanmu maknae yah. Kau mengerti kan? Minho ingin ikut tapi kau tahu kan nekadnya Krystal? Dia bahkan bisa membentur kepalanya di tembok dan melakukan hal ekstrim kalau dia menangis. Kau ingat kejadian drama Minho dan Sulli kan? Krystal tidak makan sama sekali dan dengan nekad jogging sampai pagi hingga jatuh sakit. Jonghyun masih dalam masa penyembuhannya karena hidungnya masih bengkak. Dia belum boleh tampil di TV. Kalau saja aku bisa menggantikan, akan ku gantikan. Hanya saja mereka bilang aku sama sekali tidak cocok dengan tema mereka musim ini. Taemin ah. Kami menyayangimu. Tentu kami yang akan berdiri untukmu tanpa kau minta pun.” jelas Key panjang lebar. Dia sangat terpukul mendengar Taemin kecewa seperti ini. Disisi lain, Taemin yang mendengarkan penjelasan Key kaget dan terharu. Dia tidak menyangka hyungnya seperhatian ini padanya. Dia menghapus airmatanya dan tersenyum pada Key.

“Mianhae hyung. Aku terlalu egois sampai tidak menyadari pengorbanan kalian..”

“Anni.. Itu wajar. Hah… Aku senang kau mau mengutarakan kemarahanmu. Setidaknya kami bisa tahu perasaanmu. Aku hanya ingin bilang, apapun yang terjadi, lakukan dengan ikhlas. Dan tolong jaga hubunganmu dengan Sulli. Kalau kau mencintainya, kau pasti akan setia. Dia sangat mencintaimu, kau tahu itu kan?”

Taemin mengangguk. Aku tahu hyung, aku bahkan lebih mencintainya. Itu adalah gumamannya dalam hati.

“Ya sudah, kau tidurlah, besok kita ada fansigning dan comeback. Jangan sampai matamu terlihat seperti Zombie.” Ucap key di akhiri dengan mengacak-acak rambut Taemin. Taemin tersenyum.

“Hahaha.. Lebih bagus hyung. Tema album kita kan Zombie. Lebih mendalami lagu kan. Make up yang cocok.” canda Taemin mencoba mengalihkan suasana. Key tertawa.

“Cukup pakai eyeliner, tidak perlu tambahan kantung mata! Sudah ah, aku mau tidur lagi. Dalam 10 menit kau tidak kembali ke kamar, aku akan memberikan semua banana milk mu ke Roo (*Anjing Jonghyun ) untuk sarapannya”. Ancam Key. Taemin kini tertawa dan memperlihatkan eyesmilenya. Sejenak masalahnya dia lupakan.

“Yes Boss!” ucap Taemin sambil memberi hormat. Melihat Key masuk, Taemin tersenyum kecil. Hyungnya paling bisa kalau menghiburnya.

Dia menghela nafas panjang dan menatap layar HP nya. 15 SMS yang dia kirim untuk Sulli sama sekali tidak di balas. 50 kali dia menelponnya pun sia-sia. Semenjak mengantar mereka di dorm, Sulli langsung masuk ke kamar tanpa sepatah kata. Krystal membujuk Taemin agar bersabar. Sulli memang perlu waktu untuk mencerna situasi saat ini. Ucapan Krystal bahkan di ulangi Minho dalam perjalanan pulang. Taemin tahu, Sulli perlu waktu. Tapi masalahnya saat ini, dia sangat ingin memeluk wanita itu. Dia rindu.

***

“Lihat kan? Dia sama sekali tidak menghubungiku lagi Krys.” Sulli melempar HP nya di kasur dan duduk disitu, mengangkat kakinya. Matanya? Sembab. Sangat sembab. Sepertinya dia habis menangis semalaman. Dia sekamar dengan Krystal itu sebabnya Sulli paling akrab dengannya. Yah, walaupun setiap Jumat-Minggu Krystal tinggal di rumahnya sendiri bersama Jessica. Krystal yang sedang mengeringkan rambutnya menggeleng.

“15 messages, 50 missed call, itu yang kau bilang tidak menghubungimu?”

“Hari ini Krys, hari ini! Itu kemarin dan aku masih terpukul saat itu. Aku tidak sanggup berbicara dengannya. Hari ini aku mengharapkan penjelasannya. Apa kau juga berpihak padanya!” ucap Sulli sedikit keras.

“Itu berarti dia sibuk. Kau harus mengerti dia.” Balas Krystal

“Sibuk? Kau bilang sibuk? Aku harus mengerti dia? Kenapa harus selalu aku! Kenapa kau terus membelanya! Dia yang salah Jung Krystal!!”

“Jangan bentak aku, aku bukan Taemin!” Krystal berhenti mengeringkan rambutnya dan keluar dari kamar. Mood nya jadi jelek karena Sulli. Ya, begitulah Krystal, orang yang moody. Kalau dia tidak suka dia akan langsung kesal dan marah. Tapi tenang saja, itu hanya berlangsung sekitar 15 menit, setelah itu moodnya akan baik dengan sendirinya tanpa Sulli minta maaf sekalipun.
Sulli berdecak kesal. Bahkan sahabatnya pun tidak mengerti keinginannya. Tak sadar air mata kini mengalir lagi di pipinya. Ini sudah hampir malam dan Taemin tidak pernah menghubunginya.

“Taemin babo! Aissh.. Jinjja Nappeun nom!” Dia mengambil HP nya dan melemparnya keras di lantai sampai batterai nya pun terlepas.

To Be Continued…

Gimana ? Kurang bagus ? Maaf deh, admin udah berusaha semampunya.
Do comment please

Categories: Fanfiction, Shiny Effects | Tags: , , , | 21 Comments

Post navigation

21 thoughts on “Please… Be Strong ! [1/2]

  1. cheny

    Kasian taemin n sulli… Perkataan krystal emg ada betulnya..

  2. laras

    Sulli nya labil ._.v
    btw ada angin apa min post ff nya banyak banget😀

  3. gimana ya min ,kalo aku liat taemin itu cocoknya sama krystal.
    minho kurang cocok
    just opinion ..

  4. via

    wkwkk.. Sulli harus pengertian dong. Taemin aja ngerti waktu sulli main drama sama minho. Ayoo sulli kuat. Hahhaa
    author terus berkarya dan jgn bosan ya🙂 berjuang !!😉

  5. Daebak!!

  6. repin

    Nama instagramnya krystal apah!._.

  7. githapril

    poor taemin, gk d respon ama sulli T_T krystal qok ngeri bnget ngambeknyaa yaa *poor minho >< lanjutt thorr🙂

  8. thor…thor…
    AUTHOR! T__T *lebay mode on*
    sedih thor, menyayat hati.. huhuhu Taelli fighting…!!!
    bagus thor cerita FF nya T.T srius thor bagus*masih lebay mode on*

  9. TaeKai Noona

    Ini ni ff yg ak tunggu2, sesuai dgn situasi taelli saat ini huhu sedih jg liat itu wgm! Update soon y author, ak sk ceritanya..

  10. bells

    Itulah cobaan orang berpacaran.. Harusnhya sulli ngerti sama pekerjaannya taemin. Kan mereka satu management jd harusnya udh tau klo atassannya udh nyuruhh

  11. lee airin

    jadi ikut sedih ,
    krna wgm.na taemin , dn krna kesedihan sulli .😥
    yg sabar sulli-ya , taemin oppa hanya untk.mu . arrachi . ^^

  12. iea

    wah..aku jd kasihan sama taemin..
    Thanks y thor..

  13. Zia

    keren thor, ceritanya pas sama situasi saat ini, di tunggu part berikutny

  14. Lee Minhyuk Btob ♡ Nam Jihyun 4minute

    Huwaaa baca ini aku jd makin nangis ga usah sulli aku aja liat taemin di wgm kan uda sedih bngt TT.TT jgn harap aku mau beli tuh kaset wgm taemin walaupun di stu ada taemin liat taemin ama org lain selain sulli nyesek bngt sama wktu wgm yonghwa aku sedih jga walaupun ga sedih2 bngt sih aku yakin setelah wgm taemin pasti bnyk shipper mereka bnyk yg buat ff taemin ama cewek paling jelek di apink tuh kyk yonghwa rata2 ingin baca ff yonghwa rasanya ga selera pasti pairingnya dia2 itu males bngt klu td bomi apink main ama taemin mngkn aku akan beli wgm itu sebenarnya wgm ga enak + bosen kecuali sunhwa dan kwanghee aku ga pernah bosen liat itu #maaf curcol ku panjang bngt dan maaf bkn maksud aku bashing hanya saja aku cuma blg doang Di tunggu next partnya ^^

  15. hwaaa mau ngelupain masalah wgm itu, malah ketemu ff ini.. jadi makin sedih😦
    tapi tetep keren kok eon..
    sulli eonni tenang aja, taemin oppa hanya untukmu kok..

  16. AAAAAAAAAAAA INI YANG BIKIN AKU GALAU BANGET! TAEUN WGM! NYESEK SUMPAH PAS TAU TAEMIN IKUT WGM! NEMU FF INI JADI…………. AAAAAAAAAAAAA. ah tapi ujung2nya juga aku baca kok /ditimpuk/ wkwkwkwk😀 ff-nya keren thor! yea. feel-nya kerasa banget!!❤

  17. gracessul

    Kasian sulli ..😥
    Taemin sih pke ikut WGM sgla ,, sempet Shock & patah hati waktu tau Taetem ikut WGM bnern !!
    Kasian Sulli , eonni Ku !!

  18. Annyeong, aku new reader disini, salam kenal.
    Aku suka ceritanya soalnya aku TaeLli shipper.. Ceritanya sedikit menyayat hati sih, tapi bagus kok.
    Keep writing TaeLi’s story ne!😉

  19. Annisa Kpopers

    Keyyen!!

  20. Annisa Kpopers

    Daebak Miss Patty!!! #plokplokplok

  21. sedihhhh !!!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Create a free website or blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: