Please… Be strong ! [2/2]

269722_458408150903803_1326180631_nPlease, Be strong ! [2/2]

Cast :
Lee Taemin, Choi Sulli

Genre : Romance

Rating : T

Author : Patty

Note : Monggooooo…..

***

“Ck! Ada apa lagi dengan kau dan Sulli?” Victoria sedikit memarahi Krystal yang hanya asik makan popcorn sambil menonton saat mendengar Sulli berteriak dan melempar sesuatu.

“Taemin… Victoria, Taemin!” keluh Krystal sambil memutar matanya pada Vic. Victoria menggeleng. Hidup di antara para dongsaeng yang masih sedikit labil membuatnya kadang marah dan stres. Krystal memanggil semua eonninya hanya dengan nama saja kalau dia sedang kecewa.

Victoria berjalan dengan marah menuju kamar Sulli. Matanya yang sudah besar itu lebih membesar lagi saat dilihatnya Sulli ada di dalam selimut dan menangis terisak, HP terbongkar di lantai. Victoria naik di kasur dan membuka selimutnya.

“Stop Sulli, jangan seperti anak kecil. Ayo duduk, bicara denganku. Kau membuat aku dan Krystal kecewa. Kalau kau seperti ini Luna dan Amber pun pasti akan sedih. Kau tidak mau kan aku menelpon mereka dan menyuruh mereka berhenti dari syuting hanya untuk menenangkanmu? Kalau ada masalah jangan tuangkan seperti ini, ini bisa merusak dirimu sendiri. Kau bahkan tidak peduli kalau HP mu rusak. Bagaimana kalau seandainya Taemin menghubungimu untuk menjelaskan semuanya?”

“Cih.. rusak atau tidak sama saja eomma. Dia tidak akan menghubungiku.”

“Dia comeback Sulli! Aku baru mendengar dari manajer kalau jadwal comeback mereka dimulai hari ini. Kau lupa kalau Taemin jarang menghubungimu saat kita di New Zealand karena sibuk latihan? Hah.. 3 tahun Sul, 3 tahun. Hubungan kalian bukan seumuran jagung lagi. Bukan waktunya lagi untuk meributkan masalah tanpa mendengar penjelasan terlebih dahulu. Kau sudah dewasa. Aku tahu Taemin sangat menyayangimu. Apa yang perlu kau ragukan lagi hm? Kalau kau mencintainya, kau harus mempercayainya dan menyelesaikan masalah ini baik-baik. Key menghubungiku dan mengatakan bahwa Taemin bahkan tidak tidur karena memikirkanmu. Apa kau pikir itu adil untuknya? Pikirkan lagi Sulli..” bagaimanpun, perkataan Victoria membuatnya sadar dan merasa seperti orang bodoh.

Dia menatap Vic dan memeluknya sambil menangis.

“Eomma, gomawo. Aku terlalu marah sampai tidak bisa berpikir lurus. Ya, aku sadar aku berlebihan. Aku bahkan tidak menyadari dia sedang sibuk. Mianhae.. Jinjja mianhae..” tangisnya.
Vic melepas pelukan mereka dan mengelus pipinya halus.
“Ya sudah, uljima. Uri Visual jadi jelek kan! Kau mau aku dan Krystal yang mengambil posisimu sebagai face of f(x)?” ledek Vic. Sulli tertawa kecil dan menggeleng cepat.
“Andwae! Hahaha! Kalian sudah jadi Lead Vocal dan Main Dancer. Kalau kalian ambil, aku akan jadi apa? Hanya ‘member’? aku tidak punya talenta! Hanya wajah saja yang jadi kebanggaanku!”

“ckckck.. anak ini.. Babo! Siapa orang bodoh yang bilang kau tidak punya talenta? Dasar.. tidak pernah menyadari kelebihanmu yang luar biasa. Kau punya faktor X bocah! Ya sudah, aku masak makan malam dulu!” Vic mengundurkan diri dari situ. Sulli senang Victoria bisa sedikit membuatnya sadar dan tenang. Bagaimanapun dia adalah pengganti Umma bagi mereka. Vic keluar bersamaan dengan masuknya Krystal.

Krystal menatapnya datar. Dia langsung membaringkan badannya di samping Sulli sambil membaca Novelnya.
“Masih marah?” Tanya Sulli , menggaruk kepala. Krystal mengerutkan dahinya dan menatap Sulli.
“Hm? Aku? Marah? Untuk? Ada-ada saja.. Oh iya, aku akan ke KBS mengantar makanan untuk SHINee. Mereka masih di sana sampai jam 8 nanti. Mau ikut?” tawar Krystal. Sulli tertawa, dia lupa kalau sahabatnya ini akan melupakan kemarahannya dalam 15 menit.
“Helloooo.. mau ikut?” Krystal melambaikan novelnya di wajah Sulli.
“Ah.. Ne.. ahaha..”
“Babo..”

***

“Omo, Soojungie! Kenapa tidak menelponku? Kau membuatku kaget!” Tanya Minho terkejut dari meja rias. Para stylist sibuk mengatur rambut Minho dan Key. Sedangkan Taemin dan Onew sudah selesai persiapannya dan sedang menonton artis lain yang sedang tampil. Mereka semua kaget saat Krystal masuk ke ruang tunggu mereka dengan 2 plastik putih besar di tangannya.
“Surprise dong! Ehehe.. Vic umma memasak untuk kalian sebagai hadiah comeback. Dia menitipnya padaku karena tidak bisa mengantarnya sendiri. Biasa, panggilan darurat dari Choikang Changmin.” Jawab Krystal dan menaruh semua makanan di atas meja yang ada didepan Onew dan Taemin. Dia kemudian berjalan mendekati pacarnya dan mencium pipinya sekilas. Semua Coordi noona, Stylist, staff, ataupun PD tahu tentang hubungan para artis. Hanya saja mereka tidak pernah membeberkan rahasia mereka. Itu sudah menjadi syarat dan kewajiban orang dalam. Untuk itulah kenapa semua artis bersikap selayaknya manusia normal dan bebas di luar stage. Tanpa intaian fans tentunya.

Taemin memandang ke arah pintu dan menghela nafas. Satu hari ini dia belum menelpon Sulli. Sepertinya Sulli memang sangat marah. Muka Taemin mulai terlihat masam dan mencoba menelpon Sulli. Hpnya bahkan tidak aktif.

“Mencari Sulli? Dia ada di toilet kok! Tenang saja oppa, dia datang.” Ucap Krystal yang mulai membuka semua makanan yang dia bawa. Taemin tak bisa menyembunyikan senyumnya. Akhirnya dia bisa melihat Sulli lagi.

Beberapa Saat kemudian terdengar pintu terbuka. Dan suara itu muncul, suara yang sangat halus. Suara kesukaannya.

“Oppadeul annyeong!” sapa Sulli dan melambaikan tangannya dengan ceria.
“Uwoo.. Kau datang baby? Temui pacarmu sana! Dia seperti orang busung lapar dan hampir mati!” Sindir Key melihatnya dari kaca. Taemin memberikan tatapan protes padanya, membuat mereka tertawa.
Sulli berjalan mendekati Onew dan Taemin di sofa. Dia kaget melihat Onew sudah full dengan ayam di mulutnya. Sejak kapan dia makan? Tak ada yang tahu. Taemin terus menatap mata Sulli saat mendekat, berusaha membaca raut wajahnya, takut kalau dia masih marah. Tapi senyuman tulus Sulli saat berinsiatif duduk disampingnya membuat hatinya lega. Akhirnya. Taemin pun membalas senyumannya.
“Kenapa tidak angkat telponku kemarin?” tanya Taemin sedikit bertingkah manja dan menyandarkan kepalanya di bahu Sulli dan juga memegang tangannya erat. Dapat tercium aroma rambut Sulli. Dia memegang ujungnya, menikmati aromanya sambil menunggu jawaban Sulli.

Sulli POV

Geurrae. Memang sepertinya aku harus dewasa. Aku tidak boleh marah dengan sesuatu yang bahkan belum dia jelaskan. Aku merindukannya.

“Mianhae, kemarin aku marah padamu. Dan tadi, aku melempar HP ku di lantai. Masih di service sekarang. Tapi besok sudah bisa di ambil kok. Maaf.”

“Mwo? Hpmu kau lempar? Ckck.. padahal biaya service handphone bisa setara dengan 35 paket fried chicken. Hah.. Anak muda jaman sekarang kalau bertengkar.” gumam Onew oppa sambil makan. Aku tertawa.

“Hyung!” teriak Key oppa. Onew oppa bahkan tidak mempedulikan tegurannya dan malah asik menikmati dinner.

“Dasar, padahal dia juga melempar HP nya saat bertengkar hebat dengan Luna karena skandalnya dengan Jungah noona. Babo..” Sindir Minho oppa. Semua isi ruangan tertawa. Haha.. Iya, aku ingat itu.

“Hmm.. maaf aku sudah membuatmu semarah itu.” Ucap Taemin pelan agar tak ada lagi yang mengganggu pembicaraan kami.

“Bagaimana bisa aku marah lama dengan orang semanja ini? Duduk yang benar Oppa! Bahuku sudah sakit!” ucapku. Haha. Aku bohong. Aku senang dia bersandar padaku. Aku merindukan saat-saat seperti ini. Taemin kembali mengangkat kepalanya dan tersenyum kecil. Mengacak rambutku.

“Arrasseo. Aku tidak akan membuat Sulliku sakit.” Ucapnya. Haha. Bagaimana bisa ada pacar semanis dia? Aku bahkan tidak bisa marah padanya dengan sikapnya yang seperti ini.
“huuu… Gombal everywhere. Get a room you two!” gerutu Krystal. Minho tertawa.
“Jangan pakai bahasa inggris denganku! Mana aku mengerti!” protesku.
“Kau tahu kan Sulli bodoh? Jangan menghinanya seperti itu Soojung ah.” Ucap Taemin. Ya ampun, Orang ini…
“Bukannya dari ucapanmu kau yang menghinaku Lee Taemin?” ucapku. Dia tersenyum polos dan mengangguk.
“Mian. Ehehe” Dia mencubit hidungku pelan.

Hah.. Sepertinya aku harus terbiasa dengan kenyataan ini.

Author POV

3 Bulan kemudian..

Hubungan Sulli dan Taemin masih berjalan dengan baik. Mereka saling percaya satu sama lain. Sulli tidak ingin egois. Bagaimana bisa Taemin mempercayainya saat syuting drama bersama Minho dan dia malah protes karena WGM. Ini tidak adil untuk Taemin. Dan lagi, kalau Taemin mencintainya, dia pasti akan memegang janjinya. Walaupun kadang Sulli memang khawatir dia akan berubah.
Sulli lebih memilih tidak menonton acara Taemin dari pada dia marah dan membuat masalah baru. Tapi Krystal selalu menceritakan padanya tentang perkembangan acara itu. WGM mereka sudah sampai episode 13 dan sejauh ini mereka hanya sebatas berpegangan tangan. Belum ada hubungan yang terlalu mencolok untuk di cemburui. Walaupun mereka tidak tahu kalau berpegangan tangan saja sudah membuat Sulli sangat cemburu. Tapi dia berusaha meredamnya. Berpikir kalau dia bahkan berciuman dengan Minho, pacar sahabatnya, dan sahabat pacarnya. Tidak adil untuk cemburu karena hal kecil.

***

Hari ini akan di mulai MBC Music Wave. Konser lumayan besar yang memang selalu di adakan setiap tahun. SHINee dan f(x) juga menjadi performer yang akan mengisi acara itu.

Sulli tersenyum senang sehabis di make up. Dia berdiri dan bersiap keluar dari waiting roomnya.

“Mau kemana?” Tanya Luna.
“Ke ruang SHINee. Sudah 3 hari aku tidak bertemu Taemin oppa, jadi ingin menjenguknya sebentar.” Pamit Sulli pada member lainnya.
Dia berjalan dengan sedikit cepat karena tidak sabar bertemu. Apalagi dia memakai bandana yang di beli Taemin saat dia liburan ke Switzerland. Sulli tidak sabar untuk menunjukan penampilannya pada pacarnya itu.

“Hmm? Ada yang baru masuk ya? ” gumam Sulli heran saat melihat pintu waiting room SHINee tidak tertutup rapat. Baru Sulli ingin masuk, dia mendengar pembicaraan yang membuat langkahnya terhenti.

“Katakan padaku bagaimana perasaanmu pada Na Eun?” terdengar Suara Minho.

“Molla hyung.. Aku bingung.”

“Mwo? Maksudmu? Sudah 3 bulan kalian bersama tapi tidak ada perasaan yang muncul?” sambung Onew.

“Sejujurnya, entah kenapa setiap ada Naeun aku jadi gugup dan salah tingkah. Apa yang ku kerjakan juga selalu berantakan didepannya. Ah iya, aku juga tanpa sadar sering bertingkah bodoh. Kadang aku merindukannya. Ottokhae?”

“Itu berarti kau sudah menyukainya babo!” Sambung Key.

“Dia lucu dan sangat baik, aku pikir kau memang cocok dengannya. Jaga dia Taemin ah, jangan sampai di ambil orang.” Ucap Jonghyun sambil tertawa.

“Yap.. Na Eun hoobae yang sangat baik.” Sambung Minho setuju.

Sulli POV

Tamat. Kami sudah tamat. Aku sudah tahu hal seperti ini akan terjadi. Dia sudah berpindah ke lain hati. Huh, bagaimana tidak, 3 bulan bersama dan melakukan kontak bisa merubah seseorang. Babo Sulli! Kau bahkan masih yakin dia hanya mencintaimu. Uh… Kenapa sakit sekali? Aku bahkan tidak bisa menahan air mataku. Para staff yang lewat menatapku bingung. Ya, karena memang aku hanya seperti orang bodoh berdiri di luar ruangan SHINee dan menutup wajahku karena menangis. Aku… Aku tidak tahu harus melakukan apa saat ini. Aku sangat sakit.

“Sulli ah, kenapa kau masih diluar? Omo.. Kau menangis?” Tanya Luna eonni cemas. Dia datang. Ah.. Sepertinya ingin menjenguk Onew oppa. Aku hanya menggeleng cepat, tapi ekspresi wajah dan bahkan airmataku yang terus mengalir tak bisa membohonginya.

“Mana Taemin!!” Ucap Luna emosi. Dia menarik tanganku dan bermaksud masuk. Tapi pembicaraan di dalam lagi-lagi menghentikan langkah kami. Lebih tepatnya aku yang menarik Luna eonni.

Author POV

“Ehm.. Apa kau sudah menciumnya makdongie?” tanya Jonghyun. Luna mengerutkan dahinya mencoba menangkap apa maksud semua ini.

“Ya Hyung! Kenapa kau membicarakan hal itu! Aku tidak berani. Lagian Na Eun pasti tidak mau. Kami masih sangat muda dan tidak pantas melakukan hal itu sambil ditonton orang.”
“Ya ampun, jadi kalau di belakang layar kau akan melakukannya?” canda Onew.
“YA HYUNG!” Teriak Taemin. Dapat terdengar mereka semua tertawa. Baru Luna ingin mendorong pintu itu dan memarahi Taemin, Sulli langsung berlari dari situ sambil terisak.
“Sulli!!” Luna berteriak namun Sulli menghilang di belokan. Luna tidak ada pilihan lain selain mengejar dongsaengnya itu dan mengurungkan niatnya untuk melabrak mereka semua. Saat ini Sulli lebih penting dari apapun.

Disisi lain, dalam ruangan, SHINee yang sedang asik berbicara kaget mendengar suara Luna memanggil Sulli dengan keras. Apa Sulli mendengarnya? Itu yang ada dalam pikiran mereka. Mereka hanya saling memandang. Berbeda dengan Taemin yang wajahnya berubah pucat seketika.

“Berakhir! Berakhir! Uh.. Taemin oppa! Apa 3 tahun hubungan kita hanya hilang seperti ini karena 3 bulan bersama orang lain?” Sulli terisak di salah satu toilet.
“Sulli, buka pintunya! Kita akan tampil setengah jam lagi. Jangan seperti ini.” Panggil Luna sambil terus menggedor pintunya.
“Sakit eonni! Bagaimana bisa aku tampil mengetahui hubunganku dengan Taemin sudah berakhir seperti ini!” teriak Sulli.
“Belum berakhir Sul! Kalian bisa membicarakannya lagi!”
“Apa yang perlu dibicarakan? Sudah sangat jelas dia tidak mencintaiku lagi. Dia senang bersama Na Eun. Aku mendengar semuanya. Aku tidak tuli eonni!”

Mendengar tangisan Sulli, Luna ikut menangis. Dia sangat sedih kalau membernya menangis seperti ini. Apalagi dia tahu seperti apa hubungan Taelli. 3 tahun 3 bulan itu bukan waktu yang singkat. Sudah banyak yang mereka lalui bersama. Luna sangat menyayangkan ucapan Taemin. Bagaimana bisa dia berubah hanya dalam waktu singkat.

Saat itu f(x) tampil tanpa Sulli. Luna sudah membujuknya tapi dia bersikeras. Akhirnya Luna pergi dan menyampaikannya pada member lain. Semua shock dan marah. Tapi mereka menahannya karena mereka harus tampil.

***

4 Hari Sulli mengurung diri di kamar. Dia bahkan tidak mau mengikuti semua kegiatan f(x). Victoria yang sangat cemas Sulli akan di beri hukuman oleh manajemen langsung berbohong dan mengatakan Sulli sedang tidak enak badan dan kurang istirahat. Dia bahkan menyertai surat dokter agar dipercaya. Dia tahu, Sulli butuh waktu penenangan diri. Bersamaan dengan masalah itu terjadi, semua member f(x) sangat emosi pada SHINee. Apalagi Luna menceritakan bagaimana cara bicara shinee yang hanya bercanda waktu itu dan seolah-olah Sulli tidak pernah ada di hidup Taemin membuat mereka makin marah. Mereka tidak ingin membahas masalah yang bisa membuat Sulli sakit. Itulah kenapa mereka tidak mau berhubungan dengan SHINee dulu. Setidaknya untuk saat ini.

Sulli menghabiskan hari-harinya dengan menangis. Hanya dalam waktu 4 hari saja berat badannya turun. Matanya sangat sembab dan kantung matanya sudah sangat besar. Dia masih sangat mencintai Taemin tapi terlalu membencinya karena tidak jujur akan perasaannya. Dia mematikan Hp nya sejak hari dimana dia mengetahui semuanya. Dia tidak ingin lagi menerima semua telepon dan sms palsu dari Taemin. Mengatakan sayang, cinta, perhatian, tapi kenyataannya dia mencintai orang lain.

***
“Shit!!!” teriak Taemin. Dia hampir gila karena semua usahanya untuk bertemu Sulli gagal. Dia bahkan tidak tahu harus berbuat apa lagi untuk minta maaf padanya. Minho dan Onew memiliki status yang hampir sama. Krystal dan Luna tidak mau mendengarkan apapun dan selalu mengacuhkan telepon mereka. Bahkan saat datang di dorm merekapun, tidak akan ada yang membukakan pintu. Memang masalah ini sudah merembet sangat luas.

“Kau harus sabar Taemin! Dia pasti akan mau mendengarkanmu. Pasti akan ada waktu bertemu dan minta maaf padanya” ucap Key menasihati Taemin yang menutup wajahnya dengan bantal.

“Jelaskan baik-baik padanya dan minta maaf atas semuanya! Ck. Aku tidak tahu harus berbuat apa lagi. Krystal sangat marah.” Gumam Minho dari kasurnya.

***
Keesokan harinya..

~Tingtong

Dorm f(x) kedatangan tamu. Mereka pikir itu SHINee lagi dan bermaksud mengacuhkannya tapi ternyata orang lain.

“Ya Song Qian! Mau membuatku kedinginan di luar sini? Ppali!!” teriak Changmin di layar penerima tamu. Victoria terkekeh pelan sambil berlari menuju pintu dan member yang lain hanya tertawa dari ruang tamu.

“Kenapa datang malam-malam begini? Kau kan baru pulang dari Jep.. Ya Lee Taemin!! Sedang apa kau disini?” teriak Vic tiba-tiba saat melihat ada Taemin di belakang Changmin.
“Aissh! Berhenti memarahinya! Beri kesempatan dia memperbaiki kesalahannya!” Changmin memegang tangan Victoria dan menariknya masuk kedalam untuk menghentikan ocehannya. Taemin masih berdiri mematung di luar pintu.
“Tidak masuk? Aku sudah membantumu maknae bodoh! Ppali!” teriak Changmin saat menoleh ke belakang.

“Sedang apa kau? Belum puas?” tanya Luna emosi saat melihat Taemin masuk ke ruang tamu. Taemin hanya bisa diam. Walaupun Taemin adalah sahabat baiknya, Luna tetap tidak habis pikir Taemin menghianati Sulli. Amber hanya menggeleng melihat Taemin dan masuk menuju kamarnya.
“I don’t care.. “ Ucap Amber dan sempat menatap Taemin tajam.

Krystal hanya melihat Taemin sebentar dan kembali menonton TV. Tidak tertarik dengan kedatangannya. Dia malas berbicara, moodnya tiba-tiba jelek lagi. Sedangkan Vic saat ini sedang perang mulut dengan Changmin di dapur. Sepertinya mereka bertengkar.

“Kau bela dia? Dia menghianati Sulli! Kenapa kau masih keras kepala huh? Taemin keasikan dengan WGM nya sampai melupakan orang yang sudah bersamanya selama 3 tahun! Kau lihat dia sekarang di kamar seperti mayat hidup! Dia tidak ada kenginan untuk hidup! Dia tidak mau makan. Jadwal kami berantakan, aku di marahi manajer! Aku sebagai leader sakit hati. Kau tidak akan mengerti.” Vic sedikit berteriak. Changmin menutup matanya menahan emosi.
Taemin berjalan menuju dapur dan mencoba untuk bersuara.

“No.. Noona..mianhaeyo. A.. Aku tahu aku salah. Tapi tolong jangan bertengkar. Aku tidak mau masalah kami mempengaruhi hubungan kalian. Changmin hyung, sepertinya aku datang bukan di waktu yang tepat. Maaf aku membuatmu repot padahal baru pulang dari Jepang. Aku bahkan membuat kalian seperti ini. Aku pulang saja.” Ucap Taemin. Victoria terdiam.

“Tidak ada yang keluar dari dorm ini!” teriak Changmin. Krystal dan Luna yang mencoba acuh di ruang tamu pun kaget mendengarnya.

“Vic! Aku mengerti perasaan Sulli! Susah memang untuk menerima hal seperti ini! Kau memarahiku padahal kau tahu kan bagaimana perasaanku waktu kau dan Nickhun bersama di acara itu? 64 episode bukan hal yang mudah untuk membuatku sabar! 1 setengah tahun kalian bersama kau pikir aku tidak gila? Aku juga takut kau mencintainya! Kalian berpegangan tangan, berpelukan, berciuman! Apa kau pikir aku tidak marah hah? Tapi aku mencoba mengerti! Aku percaya padamu! Karena ku pikir aku sudah di umur yang tidak harus berpikir dangkal! Kita public figur dan aku sadar akan banyak hal seperti ini! Harusnya kau mengerti bagaimana rasanya jadi Taemin karena kau pernah ada di posisinya! Stop egois seperti ini! Bahkan aku selalu menjaga jarak dengan Yeonhee di luar syuting drama untuk meyakinkanmu kalau aku hanya mencintaimu!” ucap Changmin tegas. Vic kaget. Baru kali ini Changmin sangat marah setelah pertengkaran hebat mereka 3 tahun lalu karena WGM. Vic menatapnya penuh penyesalan. Dia meneteskan air mata. Member yang lainpun juga terdiam.

“Taemin, masuklah ke kamarnya. Aku akan menenangkan Vic. Jelaskan dengan baik padanya.” Ucap Changmin mereda. Taemin masih mematung.

“Kau mau kalian putus?” teriak Changmin.

Taemin langsung tersadar dan menggeleng cepat. Segera dia menuju kamar Sulli. Pintunya tidak di kunci. Dia membukanya pelan. Terlihat Sulli yang duduk di atas kasur dan bersandar. Wajahnya pucat dan matanya sangat bengkak. Taemin tahu ini semua karena dia. Dia sakit sekali melihat keadaan pacarnya yang seperti ini karena ulahnya.

Sulli menatap Taemin yang masuk setelah menutup pintu. Pandangan mereka bertemu dan Taemin berjalan mendekatinya.

“Puas membuat Victoria eonni bertengkar dengan Changmin oppa huh? Kau mengacaukan hubungan semua orang! Kau tidak seharusnya datang..” ucap Sulli dingin.

“Bogosipho…” Gumam Taemin pelan. Sulli tertawa kecil.

“Huh? Maksudmu Bogosipho Son Na Eun? Kau salah orang tuan..”

“Sulli… Aku bisa jelaskan padamu.” Taemin duduk di ujung kasur dan menatap Sulli dalam.

“Menjelaskan kalau kau sudah tidak mencintaiku dan ingin putus? Ya, aku tahu. Akan ku kabulkan” Ucap Sulli sambil tersenyum.

“Aku tidak ingin putus!” teriak Taemin.

“Tapi aku ingin! Kau gila hah? Kau sudah menghianatiku! Kau sendiri mengakui kau menyukainya! Walaupun kau tidak pernah mengatakannya langsung! Janjimu semua omong kosong! Aku tidak percaya lagi padamu Lee Taemin!” teriak Sulli. Matanya berkaca-kaca. Taemin sangat marah dengan situasi seperti ini. Dia marah pada dirinya sendiri yang selalu menyakiti Sulli.

“Apa kau begitu tidak mempercayaiku?” tanya Taemin lemas. Dia hampir menangis lagi. Tapi Taemin mencoba menahan air matanya. Dia hanya bisa menangis di depan orangtua nya dan SHINee. Dia pria.

“Setidaknya dengar penjelasanku dulu. Semua yang kau dengar itu tidak benar.” Jelas Taemin pelan.

“Ha.. Haha..HAHAHA.. Kau pikir aku tuli? Aku mendengar semuanya dengan sangat jelas oppa! Huh, bahkan untuk hal yang sudah jelas kau masih ada nyali berbohong. Kau keterlaluan. Aku menyesal mengenalmu oppa.” Ya, Ini batasnya. Bagaimanapun ucapan ini sangat membuat Taemin sakit. Dia tidak menyangka Sulli akan mengeluarkan kata-kata seperti ini. ‘Menyesal mengenalmu’ membuat Taemin mengeluarkan air matanya. Sulli sedikit tersentak karena ini pertama kalinya dia melihat Taemin menangis.

Taemin POV

Aku menyerah dengan hubungan kami. Dia membenciku. Ya, aku tahu aku salah. Aku bahkan tidak pernah meneruskan penjelasanku. Percuma karena dia tidak mau melihatku dan mendengarkanku. Apa begini saja akhirnya? Aku harus mengakhiri hubungan yang sudah lama ini? Aku tidak menyangka ucapan kami di ruangan itu didengar Sulli dan dapat mengubah semuanya dalam sekejap. Hal yang selalu ku takuti akhirnya terjadi.

“Hah.. Baiklah. Aku minta maaf membuatmu menangis. Tapi, aku tidak pernah menyesal mengenalmu.”

Kupandangi wajahnya untuk terakhir kalinya. Dia hanya menatapku dengan tatapan benci. Ya, sampai disini saja. Aku harus rela melepasnya.

Author POV

Taemin menghapus air matanya. Dia berdiri dan keluar dari kamar itu. Meninggalkan Sulli yang malah merasa lebih sakit saat dia pergi.

“Noona, Hyung, aku pulang. Maaf merepotkan kalian. Krystal, Luna, tolong jangan mengacuhkan Onew dan Minho hyung. Mereka sangat kecewa. Mereka tidak ada hubungannya dengan ini.” Ucap Taemin dan membungkuk kepada Vic dan Changmin. Meninggalkan mereka semua dengan keadaan speechless melihat mata Taemin yang berair.

Changmin mengejarnya di pintu.
“Kau sudah jelaskan padanya?”

“Percuma hyung. Dia membenciku. kita sudah putus.” Ucap Taemin lelah. Changmin mulai emosi dan menarik Taemin. Menyeretnya kembali ke dalam kamar.

“Stop kesalahpahaman ini sampai disini!” tegas Changmin saat dia menyeret Taemin kembali ke kamar Sulli. Ternyata di dalam Sulli sedang menangis terisak.

“Sulli!” panggil Changmin. Sulli kaget dan menatap Changmin yang sudah dia anggap sebagai Appa dengan sedih.

“Appa..”

“Semua salah paham! Kenapa kau keras kepala?”

“Aku mendengarnya…”
“Apa kau melihatnya? Hanya mendengar kan?” potong Changmin. Dia mendorong Taemin hingga terduduk di kasur tepat disamping Sulli. Taemin hanya bisa diam. Baru kali ini dia sangat takut dimarahi oleh orang selain manajer. Changmin benar-benar marah.

“Dan kau! Nyali mu kecil sekali sampai sudah menyerah seperti ini. Jelaskan yang sebenarnya padanya sekarang! Dan Sulli, jangan sekali-kali kau memotong penjelasannya! Dengarkan dari awal sampai akhir!!” tegas maknae TVXQ itu. Sulli hanya tertunduk.
Taemin diam saja, tapi tatapan tajam Changmin memaksanya untuk bicara.

“A.. Aku dan para hyung waktu itu memang benar sedang membicarakan Na Eun. Tapi.. I.. Itu hanya pembicaraan yang kami buat-buat. Kami berpura-pura. Kau pasti tidak melihat ke dalam kan? Ada banyak kamera dan staff di sana. Kami sedang syuting WGM. Dan PD-nim yang menyuruh kami untuk membahas soal perasaanku pada Na Eun. Kami melakukannya hanya karena di minta. Bukan kemauan kami sendiri. Saat Luna meneriakan namamu dari luar, kami semua kaget dan hanya bisa diam. Tapi aku tahu kau pasti mendengarnya. Saat itu aku tidak bisa berbuat apa-apa dan hanya bisa diam karena kami sedang syuting. Aku cemas Sul, demi Tuhan aku takut saat itu. Takut kau akan berpikir yang macam-macam dan meninggalkanku tanpa mendengar apapun.” Jelas Taemin. Changmin membuang nafas lega, akhirnya maknae SHINee itu bisa menjelaskannya dengan baik.

“Selesaikan sisanya.” Ucap Changmin dan keluar dari kamar.

Sulli mengangkat kepalanya dan menatap Taemin yang sedang tertunduk disampingnya.

“Ja.. Jadi kau tidak mencintainya?” Tanya Sulli pelan. Masih dengan airmata yang menempel di pipi nya. Taemin balas menatapnya dalam.

“Babo. Apakah hubungan palsu itu bisa merubah perasaanku padamu? Demi Tuhan di luar syuting aku sama sekali tidak berbicara dengannya. Aku menghindari apapun yang bisa memicu masalah. Akupun takut perasaanku berubah. Tapi aku yakin akan kepercayaanmu padaku dan cintaku padamu makanya aku selalu menganggap semua hanya kerjaan. Dan kau lihat? Perasaanku padanya sama saja seperti awal kami bertemu. Karena aku menganggapnya sebatas hubungan kerja. Aku hanya mencintaimu. Dia baik dan dia tahu aku punya pacar. Jadi dia sangat menjaga jarak denganku. Apa kau tidak bisa mempercayaiku?” ucap Taemin. Kali ini dia memberanikan diri memegang tangan Sulli. Mendengar semua ucapan Taemin, Sulli merasa seperti orang bodoh. Menangisi sesuatu yang sama sekali tidak benar.

“A…Aku.. Aku memang bodoh..” gumam Sulli. Airmatanya kembali keluar.

“Ssh.. Uljima. Aku yang salah. Aku tidak memberitahukanmu semua jadwalku. Kalau saja kau tahu waktu itu aku sedang syuting, mungkin ini tidak akan terjadi.” Gumam Taemin. Tiba-tiba Sulli memeluknya.

“Kau tidak akan meninggalkanku kan?”

“Apa aku sudah gila? Meninggalkanmu hanya karena orang yang baru ku kenal? Aku mencintaimu Sulli. Apa susah membuatmu yakin? ” Jawab Taemin. Sulli tersenyum dalam tangisnya. Akhirnya. Ada titik ujung dari masalah ini. Dia sempat berpikir semuanya sudah berakhir tanpa penyelesaian.

“Gomawo.. Mianhae.. Saranghae..” ucap Sulli. Taemin perlahan melepas pelukan mereka. Dia menatap wajah Sulli sambil tersenyum. Menghapus air mata Sulli dengan kedua ibu jarinya.

“Ne.. Na do saranghae.. Na do mianhae.. Gomawo mau mendengarkan penjelasanku.” Ucap Taemin. Sulli mengangguk.

“Aissh.. Lihat wajahmu. Kau sangat berantakan. Jangan bertindak bodoh lagi giant baby! Kau harus makan.” Ucap Taemin memasang tampang marahnya. Bagaimanapun dia masih sedih melihat keadaan pacarnya seperti ini. Dia mengecup singkat bibir Sulli dan kembali menghapus sisa-sisa airmatanya.

“Hah.. Aku ingin di suap pacarku. Aku kelaparan! hehehe” ucap Sulli manja dan menyandarkan kepalanya di dada Taemin sambil memeluknya kembali. Taemin tertawa kecil dan mengelus kepalanya.

~toktok

“Sudah selesai? Aku ingin mandi!” teriak Krystal dari luar. Taemin dan Sulli tertawa dan berdiri. Taemin membantu Sulli berdiri karena dia masih lemas, sudah beberapa hari dia hanya makan roti. Merekapun keluar kamar sambil berpegangan tangan.

Melihat senyum di wajah Sulli, Krystal bernafas lega.

“Oh thanks God!” teriak Krystal dan langsung mengambil Hpnya.

“Ya Choi Minho. Aku sudah tidak marah lagi! Jemput aku! Aku ingin jalan-jalan sekarang!” ucap Krystal saat orang yang ditelepon mengangkatnya hanya dalam 1 detik.

“Sudah?” teriak Luna dan mendekati mereka. Terlihat wajahnya cerah lagi saat Taemin memperlihatkan tangan mereka yang terkunci dan langsung kembali ke kamarnya sambil bernyanyi. Bersiap menghubungi Onew tentunya.

“Anak-anak. Dinner sudah siap! Cepat makan!” teriak Vic dari meja makan. Taemin dan Sulli saling bertatapan dan tersenyum.

“Saatnya menyuapi pacarku!” bisik Taemin dan di balas dengan eyesmiles sulli. Krystal menggeleng.

“Ya! Cepat datang! Mereka membuatku iri!” teriak Krystal di telpon. Ternyata masih tersambung dengan Minho.

“Loh hyung, kau belum pulang?” tanya Taemin heran saat didapatinya Changmin sudah duduk mantap di meja makan. Changmin memasang tampang datarnya.

“Kau pikir aku akan pulang tanpa mendapatkan kebutuhan pokok ku? Enak sekali mau mengusirku saat kalian baikan karena aku.” Ucap Changmin. Victoria tertawa.

“Minfood..” ledek Sulli. Changmin tidak memperdulikan mereka dan langsung melahap makanan yang masih fresh di depannya.

Saat itu mereka menikmati dinner yang hangat. Candaan kembali di lontarkan. Semua masalah yang sebelumnya membuat mereka dingin dan marah berubah menjadi suasana yang penuh dengan kasih sayang. Taemin tersenyum lega sambil menatap pacarnya yang sedang asik mengunyah makanan yang dia suapi. Dia benar-benar tidak bisa hidup tanpa Sulli.

***

“Choi Sulli, mulai sekarang kau harus yakin! Orang yang ada di sampingmu ini adalah orang yang sangat mencintaimu. Haha.. Aku senang masalah ini selesai dengan baik Oppa. Aku jadi yakin kau tidak akan berubah. Masa bodoh dengan semua acara ini. Sampai kapanpun acara ini berjalan, aku akan tetap mempercayaimu. Tidak ada lagi kesalahpahaman. Aku tidak mau hal ini terulang lagi. Cemburu boleh, itu wajar. Tapi harus sadar itu hanya kerjaan. Aku sangat mencintaimu dan tidak akan goyah lagi hanya karena hal ini. Semua masalah, pasti ada penyelesaiannya. Semua kesalahpahaman, pasti ada penjelasannya. Lee Taemin. Gomawo. Sudah mau bersabar bersamaku yang egois ini.”

“Ya! Apa yang kau pikirkan?” Taemin mencubit pipi Sulli saat melihat pacarnya itu hanya melamun waktu mengantarnya menuju pintu. Sulli tertawa polos. Tawanya membuat Taemin kembali lega. Dia sempat berpikir Sulli masih memikirkan masalah mereka.

“Anni.. ehehe! Aku jamin masalah ini tidak akan terulang lagi oppa! Masa bodoh dengan WGM! Lee Taemin tetap pacarku! Lakukan kerjaan mu dengan baik. Mudah-mudahan ratingnya turun lagi!” ucap Sulli.

“YA!! Segitunya membenci acaraku! Kan kalau ratingnya bagus aku juga yang untung. Bayaranku banyak. Hitung-hitung untuk tabungan masa depan kita.” Ucap Taemin mencubit hidung Sulli. Sulli tertawa.

“Hahaha..Dasar! Arrasseo.. Saranghae..” ucap Sulli sambil mengecup bibirnya. Taemin senang, Sulli sudah mengerti situasinya. Sekarang dia bisa lega melakukan tanggung jawab ini. Ya, karena pacarnya mempercayainya. Tidak ada hal apapun yang dapat menghancurkan hubungan mereka lagi.

E N D O F T H E G A M E

Need your comment, RIGHT NOW!! Yang baca tapi kagak komen akan masuk di daftar pembunuhan berdarah Patty. *lol* ayo komen!

Categories: Fanfiction, Shiny Effects | Tags: | 30 Comments

Post navigation

30 thoughts on “Please… Be strong ! [2/2]

  1. cheny

    Keren.. Akhir nya taelli bersatu lagi khekhekhe

  2. Khansa

    maaf komen lgsung di sini, buka lwt hp soalnya
    keren bgt ceritanya, kyk di kehdupn nyata
    ditunggu karya lainnya ^^

  3. achan gimbelz

    serruuuu !!! ceritanya bagus !! seneng bacanya🙂
    btw, ff yg i’m guy nya keyber udah dilanjot belon ???

  4. Tetap KEREN !

    Semangat tuk’ bikin Ff yg baru dan lebih menarik !!!

  5. via

    aku suka endingnya. Haha
    banyak karakter yg bikin aku ketawa, terutama karakter krystal xD
    hahhaa…
    Aku jg ngk nyangka ternyata sulli salah paham.. Wkwkwkk
    suka taelli udh baikan.
    Good job author😀

  6. Daebak! untung ada changmin… yg bkin TaeLli baikan..

  7. ff nya T.O.P bgt
    WGMnya sebenernya sih aku ga suka taemin di pasangin, sama naeun. tapi, pas aku lihat acaranya, lucu kok, keren bagus buat ketawa2.
    minfood serem tapi pas makan balik lagi ke asal, weh dasae min food..
    di lanjut yang I’m guy keyber ya thor,

  8. vinny

    maaf koment disini😀
    Bagus , bgt thhor i like it😀

  9. GillChan

    Huaaaa ini nih, akhirnya ada juga yang buat FF tentang WGM nya taemin. Kasian giant baby T_T
    taemin menghianaaaatiiiiii~
    rada kaget juga pas taemin bilang mulai suka ama naeun, beeeh, ikutan emosi gini wakakaka
    Tetep deh TAELLI SHIPPERS mendukung taemin-sulli
    ngga benci naeun kok, dia kan ngga salah apa-apa. sebagai taelli shippers mesti tetep dukung taemin. tapi kaga kuat mau nonton WGM nya. hahaha
    Jiaaaah, changmin itu ama victoria lucu juga. terus yang bikin ngakak si krystal langsung nelpon minho ngajak jalan, koplak abis. bwakakakak

  10. Novy wekwekk

    authorr.. boleh nanya gak?
    ituu yg bagian dialog diatas, pas Vic ngomong, itu beneran kahh? Face Of F(X) itu Ssul? jadi bukan Kryss yaa?? T,T

  11. githa

    kyaa jad terharu taellinya ><,, trus minstalnya jua koplak abis😄,,nice story🙂

  12. Choi jinra

    Daebakk!~FF ini bikin perasaan campur aduk😀

  13. 1 kata… DAEBAK !!!!!!!!!!! Author…. FF nya keren bangett…. T.T perasaan campur aduk, gk jelas ini…
    Keep writing thor.. author tau? Author Patty adalah author favoriteku di web ini xD smua FF mu keren dan bagus daebak abis pokoknya*plakk*
    Keep writing thor ^^ aku suka karyamu…

  14. nisa andia

    Ff nya kerennnn!:) salahpaham yg ujungnya bahagia ya walaupun nyesek dikit:-p keren chingu:DD

  15. lee airin

    taelli it emg jjang (y)
    seandai.na moment.na mrka ada lgi ,
    kangen bgt sma moment.moment mrka .😦

  16. Silvana

    Daebakk😮

  17. TaeKai Noona

    Aduh Ff ny bagus sumpah ini bagus *guling2 dikasur* changmin serem y klo marah huee tp brkat dy taelli jd akur, klo g mrk bkl ptus bneran gr2 nyali taem yg ciut bt ngejelasin ke ssul ahaha daebak saeng ff ny!! Dn sukak bgt ak krn u msukin changmin dsni sbg pembawa kedamaian wkwk

  18. dena^^

    Nice eonni ^^
    Happy ending😉

  19. Sulli Fanfiction Indo

    TaeLLi! Sulli salah paham kayaknya:)

    Site Khusus Ff Sulli f(x) http://ninayuri.wordpress.com/2013/07/31/true-or-false-oppa-chap-1/

  20. Kyyyaaaa… Daebak thor..

  21. Bagus thor, cuma tata bahasanya aja yang dibagusin dikit. Keep writing! Btw aku mau req ff taelli angst dong, hehe:3

  22. Lee Minhyuk Btob ♡ Nam Jihyun 4minute

    Coba klu fakta nya taelli memang pacaran kyaa senengnya aku di tunggu ff taellinya

  23. Daebak~^O^~

  24. «Zefanya Kim »

    Akhirnya happy end…yeayy! Taelli berstau! *maksudnya bersatu* hehe…kalo as ada gk thor?

  25. taelli's baby

    haahh lega umma dan appa ngga jadi putus :3

  26. haduh aku jadi ikutan kaget dan emosi pas taemin oppa ngomong gitu.. ternyata itu cuma syuting yah..
    lega banget udah baikan..🙂
    changmin oppa serem banget waktu marah2, krystal eonni kogil banget, langsung ngajakin minho oppa jalan.. hahaha😀
    nice ff thor ^_^

  27. Taelli lover

    Wah, keren ceritanya, ditunggu lanjutannya😀

  28. gracessul

    Awalny sdih tp pd akhirny bahagia kmbali . Happy🙂

  29. Wah daebak thor ceritanya. Aku sampai nangis *cengeng* kirain taemin beneran suka sama noh >> cewek centil (na eun) *entahlah penulisannya gimana*
    Aku juga suka karakter key oppa. Wah pokoknya aku suka semua yang berhubungan dengan TaeLi. Wahahaha ;-D

    Keep writing TaeLi’s story ne! FAIGHTING!🙂

  30. Annisa Kpopers

    Endingnya lucu thor!!!😄

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Create a free website or blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: