Innocent Prostitute

 

Untitled-1 copybInnocent Prostitute

 

Cast: Lee Taemin x Choi Sulli

 

Genre: Romance, Smut, Family

 

Rating: 17+ (Mature)

 

Author: Patty

 

Warning! This fic has so many mature contents, so, if u can’t stand it, don’t read it! I’m just being naughty, don’t forgive me. Tehehe…

 

Patty adalah tipe admin yang kalo ada ide dari surga nyempil di otak kanan, langsung cepat-cepat di ketik keburu hilang. Jangan marah ke saya karena ud buat ff nya, tp marah ke idenya yg dtg tanpa di undang.

 

***

“Ya! Sudah ku bilang jangan bolos sekolah! Ya! Choi Sulli! Jangan lari kamu!” Seorang wanita paruh baya berteriak sekencang-kencangnya di kompleks pemukiman kumuh sambil memegang setangkai sapu ijuk. Wanita ini baru saja menerima surat panggilan untuk kesekian kalinya dari Sekolah. Anaknya bolos lagi. Gila saja, dalam 1 bulan, angka kehadirannya bisa dihitung dengan jari.

 

Choi Sulli. Gadis dengan tinggi sekitar 169 cm, berkulit putih, wajah yang cantik dan berada di tahun ke 3 SMA ini sangatlah berani dan cuek. Dia sama sekali tidak mempedulikan sekolahnya.

 

Dia tinggal bersama Ibunya. Ya, dia anak yatim. Dulunya dia kaya, tapi, semenjak Ayahnya bangkrut, saham perusahaan anjlok, dan Ayahnya meninggal karena tidak menerima kenyataan, semua keluarga atau kerabat dekat Sulli meninggalkan mereka berdua. Tidak ingin menampung dua orang ini. Hanya melekat dengan mereka pada masa jaya, saat terpuruk seperti ini, Sulli dan Ibunya malah tidak dihiraukan.

 

Rumah mereka di sita dan hutang mereka masih menumpuk di berbagai bank. Kepribadian Sulli berubah dari yang baik hati, lembut, murah senyum, rajin, dan pintar saat SMP menjadi sembrono, tak pernah senyum, pemalas, dan bodoh saat SMA.

 

Untung saja biaya pendidikan Sulli sudah dibayar lunas sampai dia duduk dibangku kuliah. Ya, saat masih kaya almarhum ayahnya telah membayar lunas semua administrasi pendidikan Sulli dari TK sampai dia sarjana nanti. Itulah kenapa Sulli masih bisa mengecap dunia pendidikan.

 

“Hah. Umma keterlaluan. Pakai mengejarku segala. Kakiku jadi sakit kan. sial.” Sulli menarik-hembuskan nafasnya. Kecapekan sehabis main kejar-kejaran dengan Ibunya. Dia baru saja pulang sekolah(pulang pada jam pulang sekolah tepatnya, tapi bukan kembali dari sekolah.)

 

~ttrrrt

 

Hp Sulli bergetar. Ada sms masuk.

 

~Sulli, ada klien yang menyukai profilmu. Selamat ya. Jangan membuatnya kecewa! Bayarannya mahal loh!  Aku akan segera mengirim alamatnya padamu. – Imo Gila

 

Senyum kecil terukir di bibir Sulli.

 

“Akhirnya!” dia mengembalikan Hp nya kedalam kantung rok SMA nya dan langsung pergi ke halte bus di dekat situ. Bersiap untuk pergi menuju tempat ‘klien’ nya tinggal.

***

 

“Hon Dong Wal 56.. Apa benar ini alamat rumahnya? Daebak.” Sulli terkagum-kagum melihat rumah kliennya itu. Rumah besar dengan desain yang simple dan kebanyakan hanya berbungkuskan kaca tembus pandang membuatnya bisa melihat semua furniture yang ada di dalam rumah itu dari luar.

Dia memantapkan hatinya dan meremas kuat dressnya. Ya, dia baru saja mengganti baju sekolahnya dengan dress ketat yang memang sudah dia siapkan dari rumah.

 

“Sulli ah, fighting! Ini adalah cara satu-satunya untuk mendapatkan uang!” sugestinya dalam hati dan kemudian memencet bel rumah itu.

 

“Siapa?”

 

Suara pria yang terdengar ringan dan halus keluar melalui mesin suara penerima tamu.

 

“Aku dari Pleasure21.” Jawab Sulli singkat. Seketika itu juga pintu langsung terbuka otomatis. Sullipun melangkahkan kakinya masuk ke dalam rumah itu. Tak ada yang menyambutnya di ruang depan. Dia membuka high heelsnya dan meletakannya di tempat sepatu yang memang ada di dekat situ.

 

“Permisi…” sapa Sulli lagi karena rumah ini sangat sepi seperti tak berpenghuni. Bahkan suaranya menggema di ruangan itu. Dia memasuki ruang tengah. Ruang yang dipenuhi dengan serba-serbi hitam-putih. Sofa putih besar yang bergaya modern, meja antik berwarna hitam dan berbagai perabotan lainnya yang terbuat dari kaca. Sulli berjalan-jalan sembari melihat-lihat isi rumah itu sambil menunggu pemiliknya menampakan diri.

 

“Cepat juga kau datang. Padahal aku baru memesanmu 1 jam yang lalu. Choi Sulli shi..” suara sang pemilik rumah berhasil membuat Sulli sedikit melompat dari tempatnya berdiri.

 

Mematung. Itu reaksi yang diberikan Sulli sesaat setelah dia melihat sang klien.  Dia sama sekali tidak terlihat seperti seorang pria nakal, pervert, atau semacamnya. Dia sangat tampan dan senyumnya pun sangat manis.

 

“Hey..” sapa pria itu sekali lagi sembari melayangkan telapak tangannya di depan wajah Sulli.

 

“Segitu tampannya kah aku sampai kau seperti ini?” ucapnya sambil menurunkan tangannya dan tertawa kecil.

 

“Na.. Namaku Choi Sulli..”

 

“Aku tahu bodoh. Haha. Kau bisa memanggilku Taemin, Lee Taemin. Klien sekaligus pemilikmu mulai sekarang. Kau sudah tahu berapa lama aku mengontrakmu?” pria yang menyebut dirinya Taemin ini memasukkan kedua tangannya di saku celana dan berjalan menuju sofanya. Membantingkan dirinya disana sambil menunggu jawaban Sulli. Sulli hanya menggelengkan kepalanya.

 

“Neon molla? Wah.. daebak. Jadi kau datang tanpa tahu apa-apa? Haha. Anyway, aku mengontrakmu selama 3 bulan.”

 

Sulli melebarkan matanya kaget mendengar itu.

 

“Mwo? 3 bulan? bukannya sehari, 3 hari, atau seminggu, tapi 3 bulan? apa kau bercanda?”

 

Taemin tertawa.

 

“Wae? Apa kau takut aku membuatmu tidak bisa keluar kamar selama itu? Haha”

 

“A..Anni..” Sulli terlihat pucat. Dia sudah membayangkan pria maniak seperti apa Taemin sampai-sampai memesannya sampai selama itu.

 

“Kau umur 23 kan?” tanya Taemin mengkonfirmasi pilihannya. Sulli tertunduk.

 

“Kau bohong? Jadi biodatamu salah? Hey, jangan berdiri terus. Duduk disini. Aku tak akan bertindak gila padamu. Aku bukan pria seperti klien-klienmu sebelumnya.” Ucap Taemin sambil tersenyum dan menepuk sisi kosong di samping tempatnya duduk. Sulli hanya mengangguk dan duduk disampingnya. Entah kenapa dia tidak merasakan ‘takut’ sama sekali.

 

“Sebenarnya, aku masih kelas 3 SMA.” Jawab Sulli pelan. Taemin langsung berdiri dari tempat duduknya dan menatapnya tak percaya.

 

“Mwo? Kau gila? Pulang ke rumah dan belajar ! bukan jadi pelacur seperti ini. Babo!” dia langsung membelakangi Sulli dan bersiap meninggalkannya.

 

“A.. Aku sudah terbiasa. Ja.. jadi gwaencanha. Lagian kau memesanku untuk memuaskanmu kan? tidak peduli berapapun umurku.” Sulli memasang senyum paksanya dan berdiri mendekati Taemin. Dia sempat menutup matanya meyakinkan diri dan memeluk Taemin yang membelakanginya. Mencoba merayu.

 

“Kau mau dimana? Di sofa itu, dapur, kamarmu, atau kamar man..” ucapan Sulli terpotong saat Taemin berbalik dan menyerbu bibirnya. Dia menciumnya sebagaimana orang yang sudah pro dalam hal berciuman. Melibatkan lidah dan semacamnya. Lain halnya dengan Sulli yang jantungnya berdegup kencang dan matanya hampir keluar karena kaget. Sekali lagi dia mematung. Beberapa detik kemudian Taemin melepaskan ciumannya dan menatap Sulli yang masih terdiam dan mengambil nafas yang hampir habis.

 

Taemin langsung beranjak dari tempatnya berdiri menuju grand piano putihnya dan mengambil kunci mobil yang selalu dia letakan disitu.

 

“Bersiaplah, aku antar kau pulang.” Ucap Taemin. Sulli mengerutkan keningnya. Masih tidak mengerti dengan apa yang dia alami dan juga sikap Taemin.

 

“Pulang? Kenapa? Bukannya kau membayarku? Kau tidak mau tidur denganku? Aku bisa memuaskanmu. Ja.. jadi kau tidak perlu meragukan kemam..”

 

“Bahkan cara berciumanpun kau tidak tahu. Bicaramu sangat gugup dan ketakutan. apa kau pikir bisa membohongiku? Aku klien pertamamu kan? Aku tidak pernah mau meniduri gadis perawan. Aku benci mengambil keperawanan orang. Jangan berpura-pura kotor kalau kau masih bersih. Jadilah wanita baik-baik selagi kau belum terjerumus!” Taemin menarik tangannya menuju ruang depan. Sulli masih berkutat untuk mencerna kata-kata Taemin. Dia tidak menyangka pria ini mengetahui semuanya. Dia bisa merasakan kalau sebenarnya dia adalah pria baik.

Saat dia kembali sadar, dia langsung melepas paksa tangan Taemin.

 

“Shirreo! aku tidak mau pulang! Aku tidak peduli soal keperawananku! Asalkan kau mau membayarku, aku akan melayanimu! Kau juga sudah mencuri ciuman pertamaku. Jadi tanggung kalau kau tidak mengambil semuanya.”

 

“Hah. Anak ini.” Taemin menggeleng frustasi dan kembali masuk kedalam. Dia tahu, walaupun dia mengusirnya, pasti gadis ini akan mencari klien lain dan jatuh dalam pelukan mereka, orang-orang yang belum tentu peduli dan perhatian seperti dirinya.

 

“Kau masuklah ke kamar itu. Ada banyak pakaian noonaku disana. Gantilah baju yang lebih nyaman. Aku akan memesan makan malam.” Ucap Taemin dan pergi menuju ke lantai 2, kamarnya sendiri.

 

“Maksudmu apa menyuruhku ganti baju?” tanya Sulli heran sambil menatap Taemin yang sedang menaiki tangga. Taemin menatap kebawah. Menatap mata Sulli yang memandangnya seperti anak anjing yang kebingungan tepatnya.

 

“Kau bodoh atau apa? Kau sendiri yang bilang tidak mau pulangkan kan? jadi aku suruh kau ganti bajumu. Pakai baju tidur. Kita akan makan malam sebentar lagi. Apa kurang jelas? Apa semua siswi SMA sebodoh kamu? Aigoo..”

 

“Ah.. ne..” ucap Sulli malu dan berlari menuju kamar yang dimaksud.

 

“Haha. Dia lucu.” Ucap Taemin sambil tersenyum kecil. Dia memasuki kamarnya dan membaringkan badannya. Menutup matanya sejenak dan membukanya lagi. Memikirkan sesuatu.

 

“Aissh.. bagaimana caranya menemukan gadis yang mau membantuku.”

 

***

Sulli POV

 

Lee Taemin. Pria ini tidak begitu buruk menurutku. Dia bahkan tidak merayu atau memaksaku sedikitpun. Kecuali tadi, saat menguji kepolosanku. Aku yakin dia pria baik dilihat dari foto-foto nya bersama keluarga.

 

Aku tersenyum melihat beberapa foto keluarga terpajang di kamar kakaknya. Ada foto Taemin sedang menarik rambut noonanya, mereka berdua mencium pipi Umma mereka, dan juga sebuah foto keluarga yang sedang tertawa lepas sambil bermain bola di kolam renang. Mereka terlihat bahagia.

 

Aku tidak menyadari ada setetes airmata yang terjatuh dipipiku. Aku tidak bisa menyangkal kalau aku merindukan saat-saat seperti ini juga. Saat Appa, Umma, dan aku pergi liburan ke pulau Jeju dan bersantai di rumah kami yang juga ada disana. Dulu. Saat dimana kami tertawa bebas dan saling meledek satu sama lain. Hah. Semua itu tinggal kenangan sekarang. Appa bahkan pergi dengan keadaannya yang menyedihkan. Apa yang harus kubanggakan sekarang dengan hidup ini? Memang aku pantas menjual tubuhku. Paling tidak aku menjualnya pada orang baik seperti orang ini. Aku lega sekarang karena umma bisa membeli daging atau ikan untuk kami makan nantinya.

 

Author POV

~trrtt

 

Ya anak nakal! Dimana kau sekarang? Cepat pulang atau umma akan menghabiskan makananmu! Umma beli ikan. Jangan menyesal kalau kau hanya kebagian nasi saja! – Umma

 

“Haha.. umma pasti menghabiskan uang kerjanya di restoran lagi hanya untuk membeli makanan enak.” Gumam Sulli dalam hati.

 

Shirreo. Umma makan saja. Umma, tahu tidak, aku dapat kerjaan disalah satu cafe di Seoul. Bosnya wanita yang baik. Dia juga menawariku tinggal dirumahnya sambil membantu menjaga anaknya. Jadi mulai sekarang aku akan tinggal disini. Jangan khawatir, aku akan tetap bersekolah. Setiap akhir pekan aku akan menjenguk umma. Jadi jangan rindukan aku ya. Haha. Saranghae! – Sulli

 

“Mian umma, aku harus berbohong padamu.” Gumamnya pelan.

 

“aww! Appo!” jeritnya kesakitan. Dari tadi dia tidak menyadari kalau Lee Taemin sudah masuk kedalam kamarnya (kamar Noona Taemin tepatnya) karena dia tidak mendengar Taemin memanggilnya dari luar. Akhirnya Taemin masuk dan menjitaknya.

 

“Anak ini. Aku mendengar ucapanmu tadi. Kau berbohong pada Ummamu? Berbohong apa?” Tanya Taemin sambil berkacak pinggang.

 

“Bukan urusanmu.” Ucap Sulli yang malu dan langsung melangkah menuju pintu.

 

“Siapa bilang bukan urusanku, aku pemilikmu Choi Sulli shi..” ucap Taemin menyusulnya keluar.

 

“Kau pemilik tubuhku, bukan pemilik pribadiku Lee Taemin shi.” Jawab Sulli.

Taemin terdiam.

 

“Ah. Benar. Aku pemilik tubuhmu. Hmm.. lupakan. Ayo kita makan. Dinnernya sudah sampai. Aku memesan spaghetti. Kau suka?” tanya Taemin. Mata Sulli langsung bercahaya. Sudah lama sejak dia makan spaghetti saat ulang tahun sekolahnya.

 

Dinner malam itu berjalan dengan sangat hening. Meja makannya sangat panjang dan memiliki banyak kursi. Taemin dan Sulli masing-masing duduk di ujung meja dan jaraknya sangat jauh. Mereka hanya makan dalam diam sambil sesekali mencuri pandang.

 

“Gila, ini ruang makan atau tempat kongres? Kenapa meja makannya sepanjang ini? Dan kursinya, Kalau dihitung keluarganya hanya berempat. Rumah ini terlalu berlebihan.” Gumam Sulli dalam hati sambil mengunyah mie nya.

 

“Rumahku memang di desain seperti ini. Konsepnya ‘kehangatan’. Jangan heran kenapa ada banyak kursi disini. Ayahku ingin anak-anaknya menikah, punya banyak anak, dan seterusnya, dan seterusnya sampai semua kursi ini terisi.” Ucap Taemin setelah meneguk air putihnya. Sulli melotot.

 

“Dari mana kau tahu aku memikirkan itu?” tanyanya heran.

 

“Jadi benar kau memikirkan itu? Aku hanya menebak dari ekspresimu bodoh. Kau terlihat kebingungan.haha”

 

Hanya sampai disitu. Setelah itu, tidak ada yang berbicara lagi sampai keduanya selesai dengan makan mereka.

 

“A.. Aku akan mencuci semuanya.” Ucap Sulli memecah kecanggungan.

“Tidak usah. Besok pagi para pelayan akan masuk kerja dan membersihkan semuanya.“ Sulli yang tadinya hampir berdiri, kini terduduk kembali. Bingung tidak tahu harus melakukan apa setelah ini.

 

“Kau yakin tidak ingin pulang? Aku bisa mengantarmu. Mumpung aku berbaik hati.” Tanya Taemin dengan wajah tulusnya sambil tersenyum. Entah kenapa wajah Sulli langsung memerah dan jantungnya berdegup melihat senyumannya. Dalam posisi kelelahan dan mengantuk sekalipun dia masih terlihat sangat tampan.

 

“Shi.. Shirreo. Aku.. Aku tidak ingin pulang. Lagian aku sering tidak pulang dan umma pun tidak peduli.” Ucap Sulli. Taemin mengangguk dan berdiri dari tempat duduknya. Berjalan menuju tempat Sulli dan merunduk menyama-ratakan wajahnya dengan wajah Sulli, berbisik ditelinganya.

 

“Kalau begitu tidur denganku.” Ucap Taemin. Sulli tersentak.

 

“Ka.. Kau bilang kau tidak mau meniduri pe.. perawan.” ucapnya gugup. Sesaat tadi, dia merasa Taemin seperti seorang pria yang sama dengan pria lain.

 

“Kau bodoh atau apa. Tadi kau sendiri yang bilang aku pemilik tubuhmu, sekarang giliran aku menagih apa yang menjadi milikku kau malah protes. Kau mau apa sebenarnya? Ck.” Taemin berdiri seperti semula dan meninggalkan Sulli menuju kamarnya. Sulli terdiam mencerna ucapan Taemin. Taemin ada benarnya juga.

 

“Ja..Jakkaman! Baiklah. Aku mau.” Ucap Sulli sambil menatap Taemin yang membelakanginya.

 

“Kamu serius dengan keputusanmu?” tanya Taemin, yang berbalik dan menatapnya lurus. Sulli mengangguk pasti.

 

“Yang aku inginkan bukan hanya menidurimu, tapi memiliki anak denganmu.” ucap Taemin lurus. Sulli kaget dan belum bisa mengerti dengan baik maksud Taemin. Mereka hanya saling melempar tatapan dalam diam.

 

“M.. Mwo? A.. Anak? Kau gila?” tanya Sulli gugup setelah menangkap perkataannya.

 

“Aku serius. Dan aku tidak gila. Aku ingin kau membantuku Sulli shi. Ku mohon.” Tatapan Taemin berubah dari dingin menjadi penuh harap. Sulli dapat melihat tidak ada kebohongan dan kelicikan disana.

 

“Baiklah, lupakan dulu soal sex. Kenapa kau ingin punya anak? Apa yang kau mau? Seorang pria tampan sepertimu seharusnya tidak mau di libatkan dengan hal yang mengikat seperti itu. Bukankah kau ingin bebas?”

 

“Aku tampan. Haha. Jadi malu.” Ucap taemin sambil tertawa kecil. Muka Sulli langsung berubah marah.

 

“Ah Mianhae aku hanya merasa lucu dibilang tampan secara langsung seperti ini. Mengenai pertanyaanmu, justru karena tidak ingin di ikat makanya aku ingin punya anak denganmu. bisakah kau tidak banyak bertanya dan jalani saja tugasmu?”

 

“Tetap saja, kalau aku punya anak, itu sudah melibatkan urusan pribadiku juga! Aku yang hamil, bukan kamu.”

 

“Aissh jinjja! Kau banyak pertanyaan. Aku serius, aku ingin punya anak denganmu agar aku tidak dinikahkan dengan putri kerabat Appaku. Bisakah kali ini kau mendengarku? Aku akan membayarmu dua kali lipat! Aku bahkan akan membelikanmu pakaian, asesoris, dan bahkan mobil pribadi. Jadi kumohon..”

 

Mata Sulli langsung menjadi hijau saat mendengar tawaran Taemin. Lagi pula, dia bukan Sulli yang dulu lagi, Sulli yang menjunjung tinggi pri kemanusiaan dan berjiwa sosial. Lupakan mengenai virgin, dosa, atau sebagainya. Yang ada dipikirannya sekarang adalah bagaimana mendapat uang banyak agar Ummanya bisa terus sehat tanpa harus bekerja di restoran Ramen itu.

 

“Ok call! Aku setuju. Apapun alasanmu asalkan kau menepati janjimu.”

 

“Jinjja? Wah.. mendengar tawaran semahal itu kau langsung menerimanya. Gadis ini. Apa yang membuatmu tergila-gila dengan harta seperti ini? Ah. Lupakan. Itu bukan urusanku. Karena kau setuju…” Taemin tidak melanjutkan kata-katanya dan langsung berjalan mendekati Sulli dan menggendongnya ala princess.

 

“Ya..Ya!! turunkan aku! Ya! Tidak perlu menggendongku seperti ini!” teriakan Sulli tidak dipedulikan Taemin. Gila saja, dia bahkan kuat menggendongnya menuju kamarnya di lantai 2.

 

To Be Continued

 

Saya no comment, tapi kalian harus comment! Kalau tidak, ya sudah. Udah bosan juga kasih tau ke silent reader. Mature content is coming soon. Haha

Byeeeeee~

Categories: Fanfiction | Tags: , , | 53 Comments

Post navigation

53 thoughts on “Innocent Prostitute

  1. hew penasarann thor ouo
    ini rate-nya 17+ ya? wkwk
    lanjutt ya thorrr, pengen tau ntar selama 3bulan bakal gimana wkwk xD

  2. Annisa Fitriana

    Gila sullinya… Seruuuuuu
    Next chapter ditunggu

  3. YChanyeol

    Cepet lanjutin !!!
    penasaran >.<
    hohoho kukira ff ini akan keren jadinya..kkk
    keep writing !
    fighting !

  4. seru! Sulli jd bad girl…hihihi
    ayo lanjytkan, thor!
    ditunggu part slanjut’y🙂

  5. achan gimbelz

    aigoooo. sulli eonni extreme sekali luh sifatnya dicerita ini !!! rela ngejual harga diri demi umma.. semoga taemin oppa bisa jd suami yg terbaik buat sulli eonni *eh
    haahaaa😀
    next episode jgn lama2 yee thor🙂

  6. DH

    Sullinya beda banget dari yang asli…. Seru nih!
    I m waiting the next chapt!

  7. di

    daebaaak
    next chapternya cepetan ya thor😀

  8. Anisa wulandari

    Ya lanjut..! Aku penasaran NC21 ada kan dipart 2..cepet okey!

  9. Annisa

    Sullinya jadi OOC bgt😄
    saya suka saya suka!
    tapi bagian ‘itu’nya jgn terlalu parah dan frontal ya, author? aku gak kuat bacanya😄
    ayo ditunggu next chapternya!🙂

    good jib author😉

  10. Hallo.. Saya reader baru salam kenal ya..
    Bagus bgt ceritanya gak sabar sama kelanjutan nya Jgn lama” ya thor soalnya saya penasaran bgt…

  11. Duh, ceritanya bener-bener bagus karakternya beda dari yg lain. ditunggu kelanjutannya yaw ^^

  12. Thor lanjuuuuut!!!!:D

  13. novie

    lanjut…
    next part jgn lama yc…

  14. waktu baca yg katanya mau ada mature contentnya saia malah nunggu mature contentnya nih #plakk !
    tapi serius ceritanya asik. sullinya terlalu innocent, taemin juga. walaupun dia sok tau. rada2 ga yakin nih taemin bisa jadi TaeMan ‘-‘)v #peace taem🙂

  15. salsabilla

    Daebaak lanjutin yaaa….. jangan terlalu lama

  16. sarahayud

    aigo NEXTTTTTTTTT Thor . .
    lagi seru2 TBC menganggu hiks . .

    fighting !!

  17. Ddulli~

    update soon kak🙂

  18. zefanya

    Woo…sulli jd bad girl,, cpt di post part 2 nya ya thor…😀

  19. Novy wekwekk

    produksi(?) ff Minstal ga ada lagi ya eon? semakin tenggelem gitu T.T
    bete ah beteee

  20. hilmaa

    Nneeeeexxxttt

  21. dena^^

    Seruuuuuuuu ^^
    Lanjutttt yaa😉

  22. Sparkyu357

    aaaaahhh Authornya cepet dilanjut ya chapternya kalo bisa langsung bikin banyak part, ceritanya bagus jadi jangan buat penasaran …. wahahaha
    #abaikan #tapitolongKabulinjuga keke~ jebal
    #puppyeyes

  23. Titania Blackjack~VIP~Baby (@RapperTita7_BA1)

    daebak thor! jan lama-lama ya🙂

  24. GillChan

    huaaaa suka banget. !!!!
    Sulli nya ternyata masih anak baik2 toh, nekat banget dia, untung ketemu sama taemin.
    Jiwa shipper langsung bangun, udah lama ngga nemu FF taelli. T_T
    penasaraaaan, lanjutannya ditunggu ya, thor ^_^

  25. salsabilla

    DAAAEEEBAAAAKKK
    ditunggu part selanjutnya jangan lama-lama,,,
    ^^

  26. Choi Minri

    Gila, sulli jd bad girl..
    Cpet d lanjut ea min..

  27. Choi Zelo

    Next….next….next…

  28. f(nameless)

    next yaa ditunggu loh. udah bagus juga kok

  29. Ahhahhha lanjut! Suka thor ama ff ini wkwkkwkw
    Sulli polos gitu ga cocok bngt jd pelacurbwwkwkwk untung taemin yg dapet
    Lanjut yaaaa

  30. pooblinky

    woahh next chapnya ditunggu thor.
    niceeeeeeeeeee

  31. zefanya

    Sulli yg inncocent udh gak ada…Akhirnya ada ff yg bikin sulli jadi OOC, part berikutnya di update soon ya thor! Hwaiting! (Maap kalo komennya kepanjangan -,-)

  32. wenychen

    next part

  33. Sullinya OOC banget… jadi penasaran sama next part-nya. ditunggu min!

  34. Cuma mau nanya satu. Disini umur taemin berapa ya..??
    Ide ceritanya gokil.. Di tunggu kelanjutannya..😀

  35. kartika melia

    Wahahaha ternyata si taemin mau punya anak?yuhuuu cepet dilanjut thorrrr

  36. Jenny_Sulli

    WAAHH….. DAEBAKKK….
    KEKEKE…. seruu-seruu
    aku suka hehe

  37. Yaampun keren! sulli menjadi cewek yg agak gangster. update soon author

  38. keren! lanjut ya thor… pliss😦 cepett ya thor… ditunggu~~!😀

  39. gracessul

    Daebakk thor lnjut ..
    Mian aq reader bru & Taelli shipper !! *bow
    Keep writting about sulli yah !! Fighting !!:D

  40. Yha Csii Elf

    Huaaa keren thorr ,, rating ny 17+ I like it hahahah
    Tunggu lanjutan Ώyå yaaa ..😀 gk sabar

  41. anggita

    ini bagusss. .pgn langsung baca lanjutannya. .😀
    next. .🙂

  42. Annyeong ak new reader^^
    wah ada aegyo couple selain sunsun
    lanjut dong thor jgn lama ya??
    Next xD

  43. Park Sang Ra

    author lanjutannya udh ada? Aku bru nemu blog ini.

  44. chiliez

    Ini kenapa gag dilanjutin. . .really missing taelli fanfic. .

  45. abaikan

    Kenapa author patty selalu menggantung? TT_TT ayo cepetan lanjutin thorrrr

  46. Angel Kim

    kapan mu di lanjutin?

  47. Kurnia

    Icch , thor brni bgt ya bwt epep kyk gni:/ kyk’a ini ff yg tema’a beda dari yg lain*jiaahh tema , dkira mw melukis d tk x ya,, tpi its ok lah , for fun ,, sulli bad girls ya ,, untung ktmu’a sma taem , lanjut thor ,,daebaak

  48. vankaka

    jiah, sulli polos banget.
    ayo nikah langsung aja!! ^^

  49. putri

    omo,,
    sulli prostitute,, hmm. gwencana selama taemin pelangannya😛

  50. salsabilla

    kereeeeeeeeen taeli❤. lanjuut thor

  51. Waahh sulli jd tidur ma taemin? Trus klo sulli smpe hamil kn msh SMA

  52. Kasian sulli demi buat eommanya ga menderita dy harus jual dri..whatss??taemin…aigoo oppa tak kira wJah manismu ini nyewa cewek ga bener…#jewer taemin oppa haha..lanjut thor part selanjutbya…xixi

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: