Flames of Krystalized [1/2]

Flames of KrystalizedFlames Of Krystalized

Cast:

Choi Minho

Jung Krystal

Park Hayoung –OC

Genre: Romance, Comedy

Rating : T

Author: Patty

Ini FanFiction. So, semua cast bukan milik saya.

___

Choi Minho. Siapa yang tidak mengenal pria satu ini. Tampan, berkarisma, dan menjadi incaran hampir semua wanita. Rapper di boygroup kenamaan, SHINee. Dengan menyandang gelar visual, sudah cukup untuk membuktikan kalau pria ini adalah wajah dari grup mereka.

Semua gadis memimpikan untuk jadi pacarnya, sama seperti wanita satu ini. Hampir setiap hari dia berkutat dengan Ipad ataupun handphone nya hanya untuk mengupdate berita tentang idolanya. Ya, walaupun dia tinggal di San Fransisco, tapi dia sangat menyukai group korea yang satu ini.

“Krystal, ya ampun! Choi Minho lagi?” temannya, Marry yang merupakan seorang bule datang sambil membawa baki hamburgernya dan juga hotdog yang dipesan Krystal. Dia menggeleng melihat sahabatnya itu malah sibuk browsing tentang SHINee.

“Kenapa tidak ke korea saja kalau begitu dan hidup dengannya? Demi Tuhan kau sudah lupa dengan proposalmu!” ledek Marry. Krystal hanya menyengir kecil dan kembali mengalihkan pandangannya ke layar Ipadnya. Menonton streaming penampilan Minho di Dream Team.

“Aissh.. senangnya jadi Jia.. seandainya aku yang diposisinya..” gumam gadis yang sekarang sudah ada di semester 6 jurusan Bussines Management ini.

“Sekarang siapa lagi Jia? Ya ampun, aku jadi hafal nama artis korea mungkin karena kamu !”

“Member Miss A.. dia sangat cantik.”

“Lalu kau apa? Ya ampun kalau kau ke korea kau juga bisa jadi artis mungkin. Aku sudah lihat wajah-wajah mereka di internet. Dan kau masih jauh lebih cantik. Ah, dan satu lagi, kenapa orang korea mukanya sama semua? Apa rumah sakit oplas hanya ada satu?” tanya Marry penasaran. Krystal tertawa dibuatnya.

“Hahaha.. jadi kau mau bilang aku juga oplas huh? Aku juga orang korea ! Forget it..kau menggangguku saja…” ucap Krystal. Sama sekali tak mau diganggu aktivitasnya.

___

“Besok Taemin akan ada pemotretan untuk In Style, Onew akan syuting untuk 1000 song chalenge, dan Jonghyun, kau dipanggil ke SM. Beberapa lagu ciptaanmu ingin di dengar oleh composer. Key, musikalmu besok di delay sampai jam 7 malam karena ada masalah teknis.”  Manajer langsung menutup buku catatannya setelah menjelaskan jadwal SHINee besok. Senyum Minho mengembang.

“Jadi, aku free besok? Serius hyung?” tanya Minho tak sabar. Manajernya hanya mengangguk.

“Tapi ingat, jangan keluar dorm tanpa penyamaran. Awas saja aku melihat foto-fotomu di luar tanpa make up terupload lagi.” Tegas sang manajer. Minho langsung memberi hormat ala militer.

“Siap!”

***

“Ck.. Oppa, tega sekali kau tidak datang ke bandara. Teman-temanku menuduhku berbohong! Aku benci oppa! Kita putus.” Hayoung menutup teleponnya sambil mendengus kesal. Bisa-bisanya seorang Choi Minho melupakan janjinya dan malah menghabiskan waktu free nya dengan tidur. Hayoung lepas landas menuju ke Amerika saat itu dengan perasaan kesal.

“Jakkaman. Apa dia bilang tadi? Putus? Anak ini minta di jitak!” Minho, yang baru sadar 100% setelah Hayoung menutup telponnya langsung terbangun dari tempat tidur. Saat dia mencoba menghubungi Hayoung kembali, dia sudah berada di luar jangkauan.

“Sial, dia benar-benar sudah pergi.” Keluh Minho dan melempar sembarang handphonenya lalu menuju kamar mandi untuk mencuci muka. Sendiri di dorm tanpa schedule memang keinginan semua member SHINee, tapi, Minho tidak menyangka akan sebosan ini. Akhirnya, setelah memainkan beberapa ronde permainan di PS3 nya, dia masuk ke ruang komputer dan mulai surfing di dunia internet.

www.allkpop.com

“SHINee Minho berkencan dengan seorang model cantik?”

::Sebuah gambar yang di unggah oleh seorang wanita misterius yang sangat cantik bernama Zee dari Amerika di SNS nya menjadi topik hangat di kalangan netizen. Pasalnya, di foto tersebut terlihat Minho dan dia sedang berdua di paris dan makan bersama. Terlihat juga beberapa foto lainnya saat Minho mencium pipinya dan memeluknya.

Apakah ini alasan Minho dan SHINee sering liburan di Amerika setiap tahun? Sampai saat ini belum ada tanggapan dari SM mengenai hal ini.::

“Mwo? Dasar Hayoung. Berani sekali dia..ck..” belum lama Minho mendengus kesal, terdengar Hpnya berbunyi dari dalam kamar. Minho tahu dia pasti kedatangan masalah baru. Dia tidak mau repot-repot mengangkatnya karena toh itu adalah manajer. Minho men-skroll ke bawah artikelnya dan mencoba membaca komen-komen fans.

“Wah, matanya besar, tubuhnya bagus. Dan.. dia sangat cantik.”

“Wajar kalau Minho Oppa menyukainya.”

“Andwae.. dasar cari sensasi. Pasti Minho menyesal pacaran dengannya”

“Shit. American kurangajar!! Aku tidak terima ini.”

“Aku belum percaya sampai SM mengkonfirmasinya.”

“Zee.. Zee.. cewek kampret!”

“Paling ingin ikutan terkenal lewat Minho. Modus. Sudah mainstream. Kenapa tidak ikutan kayak mantan L tuh. lol”

“Gangguan jiwa ni cewek.”

“Childish. What’s wrong with American, huh? Choi Minho likes her, so? Want to commit suicide? Feels free to do it. There’s so many rope sailing on the stores. Stupid Korean. Its a shame to have d same nationality as u, dump people. And you, Choi Minho, if u really have a relationship with her and u don’t admit it, i’ll stop stanning you. “

(Apa yang salah dengan orang Amerika? Minho menyukainya. Lalu? ingin bunuh diri? kau bebas melakukannya. banyak tali di jual di pertokoan . memalukan punya kewarganegaraan yang sama dengan kalian semua. orang-orang sampah. Dan kau, Choi Minho, kalau kau memang punya hubungan dengannya dan tidak mengakuinya, aku akan berhenti mengidolakanmu.)

Minho terpaku pada satu komen panjang yang dia baca. Komen pro yang menyindir mereka yang tidak terima akan berita ini, sekaligus mengancam Minho. Untung Minho mengerti bahasa inggris walaupun tidak lancar dalam mengucapkannya. Dia tertawa dan tidak menyangka ada fans yang berpikiran terbuka dan cuek seperti ini. Dia pun meng-klik akunnya dan terbukalah profil sang pengirim komentar tersebut. Minho men-double-klik foto profilnya dan kagum melihat itu adalah foto kualitas tinggi dan sangat cantik. Bak model. Minho jadi ragu apakah itu fotonya sendiri atau foto model hasil curiannya di dunia maya. Karena itu sama sekali bukan foto artis korea atau model yang pernah dia kenal atau nonton di catwalk.

@KrystalClear

Full Name : Krystal Jung

Country: San Francisco, CA

Age : 22 yo

Bio: I Love the way I am – Choi Minho only – I hate strangers – Marry’s other half – Don’t fuck me, Go fuck urself – SHINee’s Teritory

“Hmm.. kalau saja ini benar-benar fotonya, beruntungnya aku punya fans secantik dia. Haha. Choi Minho babo. Mana ada fans yang seperti ini. Kalau ada dia pasti sudah jadi artis sekarang.”

Beberapa saat kemudian, Minho keluar dari situs itu dan mematikan komputernya. Bersiap menghadapi masalah baru.

“Ya! Bisa-bisanya kau mengambil foto dengan tidak hati-hati! Dia mengupload foto kalian. Siapa wanita itu? Dia dimana sekarang? Company sangat marah.” Minho menjauhkan layar hpnya dari telinga mendengar teriakan harimau kelaparan itu.

“Ya Hyung! Santai aja kenapa sih. Perhatikan baik-baik muka wanita itu. Kau pernah bertemu dengannya dimana? Baru habis itu hubungi aku lagi. TANPA TERIAKAN. Jeez..” Minho langsung mematikan sambungannya begitu saja. Tiba-tiba ada sms masuk.

~serve u right, Mr. Babo!

“Cari mati ini anak, awas saja kau.” Minho mengepalkan tangannya kesal dengan perbuatan wanita itu.

***

“APA? CHOI MINHO KABUR KE AMERIKA?” teriak sang manajer di dalam dorm saat ke-empat member SHINee hanya bisa menggaruk kepala. Onew lah yang terlebih dahulu menemukan surat ‘wasiat’ Minho di atas meja makan. Keadaan dorm betul-betul kacau dengan keberadaan dua orang manajer yang sedang mengamuk.

“Hyung, aku akan ke Amerika. Aku harus menemui Hayoung. Dia harus ku beri pelajaran. Mianhae. Hanya 3 hari kok. Setelah itu aku pulang. uruskan jadwalku ya Hyung. I LOVE U MANAGER. Dan SHINee, berempat dulu ya kalian. Bye~”

 

“Choi Minho……….” geram sang manager.

“Ah! Halo Luna? makan malam di dorm? Ok nanti aku kesana. Kebetulan aku tidak ada jad..”

“LEE JINKI!!!” teriak sang manager. Onew langsung mengasingkan dirinya ke kamar saat member yang lain berpura-pura sibuk dengan gadget masing-masing dan mundur ke kamar masing-masing.

 

***

“Oh My God,

dia benar-benar datang? Dia benar-benar nyata? Oh Tuhan aku hanya bercanda dan dia benar-benar mempercayaiku dan berpikir aku benar-benar Choi Minho idolanya. Dan dia benar-benar ada? Oh Tuhan.. Oh Tuhan.. Apa yang harus ku lakukan? Choi Minho kau gila..

Ya Tuhan dia sangat cantik. Itu benar-benar dia. Foto profilnya memang dia.”

Minho memegang kopernya yang dia seret di samping dengan gemetar. Gila saja, Seorang KRYSTAL JUNG menjemputnya. Muka merah dengan memegang papan nama “FlamingCharismaChoi”.

FLASHBACK

Sebelum keluar dari situs tentangnya yang dia buka, Minho ternyata sempat iseng membuat akun baru dengan nama, ‘FlammingCharismaChoi’. Nama yang sangat norak dan setipe dengan nama-nama yang sering di gunakan fans fanatiknya. Dia tertawa geli dan kemudian masuk ke akun fans yang membuatnya terkesan tadi. Krystal Jung. Diapun mengirimkan PM(Personal Message) pada akunnya. Dengan bahasa korea tentunya karena dia tahu Krystal adalah orang korea dari marganya.

~Hello, I’m Choi Minho. Kau percaya? Aku terkesan dengan komenmu. Apa kau fansku? Salah satu Flamers, begitu? Ah.. emm.. mianhae.. hehe. Mungkin kau tidak percaya kalau aku Minho. Tapi, kau bisa datang besok siang jam 12 waktu CA di bandara California menjemputku? Subuh ini aku akan berangkat kesana menemui seseorang. Kalau kau percaya pada Choi Minho, kau pasti akan mencoba datang menemuiku kan? Aku tunggu. Datang dan lihat sendiri aku Choi Minho atau bukan.

Dengan ragu-ragu dan antara dua hati untuk Minho menekan pilihan ‘kirim’ saat itu. Saat dia tanpa sengaja meng-kliknya, matanya langsung terbuka lebar.

“Omo.. Choi Minho! Kau mengirimnya! Omo!”

***

“Marry!!! Kau apakan akunku? Kau membajaknya? Oh Tuhan! Seumur-umur aku tidak pernah menyindir Choi Minho oppa. Sialan kau Marry. Netizen pasti membenciku yang menghina orang korea. YA MARRY!!” teriak Krystal yang kesal pada sahabatnya. Dia membajak dan memberikan komentar pada artikel yang baru saja Krystal buka tentang Minho. Krystal belum membacanya karena dia sakit perut dan harus ke kamar mandi saat sahabatnya yang bermalam di rumahnya membacanya dan menggeleng;  ‘Lagi-lagi Minho’, ‘Fans kpop kok aneh begini’, ‘fanatik’, ‘orang cantik begitu juga di bash’, ‘Krystal, maaf ya ku kerjain.hihi’. Setelah itu senyum iblis dia tunjukan dan akhirnya dengan cepat dan lancar dia menulis komentar sebagai ‘Krystal Jung’.

“Haha.. Sorry.. Habisnya aku gondok sendiri dengan respon mereka.” Marry tertawa dan pindah tempat menuju kepala kasur dan bersandar di sana, sambil memakan potato chips nya. Krystal yang masih kesal bermaksud menghapus komennya saat dia melihat ada kode pemberitahuan baru di ujung layar. Diapun membukanya dan menemukan pesan itu. Ya, pesan dari Choi Minho.

“Hahahaha..”

Krystal tertawa terbahak-bahak melihat pesan orang korea itu.

“Dia pikir lucu apa? Choi Minho yang asli?Kalau begitu aku Song Hye Kyo yang asli!” Krystal menggeleng dan langsung mendekati Marry, meminta chips nya.

“Ada apa? Kenapa ketawa?”

“Haha. Itu. Ada yang mengirim PM dan berkata dia adalah Minho. Dan kalau aku tidak percaya dan ingin membuktikannya, aku boleh datang ke bandara besok siang menjemputnya. Gila kan?” krystal masih saja tertawa kecil sambil kini memainkan rambutnya.

“Wait, kalau itu benar Minho, bagaimana? Kan rugi. Kalaupun itu bukan dia kan tidak masalah bagimu. Saat dia mendekatimu langsung saja tinggalkan dan semuanya beres. Right? Seru loh. Seperti game. Kau harus pergi besok Krys. Coba saja. Apalagi kalau misalnya itu pria iseng yang tampan. Setidaknya kau bisa membawanya ke kasur sekali.”

“Kemungkinan dia Choi Minho itu 0.000001 % Marry sayang. Banyak orang yang mengaku artis di dunia maya. Dan otak kotormu itu. ckck” Krystal berdiri karena haus. Sebelum dia keluar kamar, Marry mengucapkan kalimat yang membuatnya ingin pergi.

“Bukannya kau ingin bertemu langsung dengan Minho? Dia atau bukan tidak masalah kan? toh besok kau tidak ada mata kuliah. Aku akan memantau dari jauh untuk jaga-jaga kalau dia orang mesum. How’s that?” tawar Marry.

“Got it..” jawab Krystal.

***

“Haha.. sudah ku duga tidak ada yang namanya Choi Minho. Orang itu mengerjaiku, sialan. Aku malah menghabiskan waktuku disini, bukannya SHINee akan tampil di jepang live? Damn. Harusnya aku standby di depan laptop.” Krystal melihat jam tangannya sudah menunjukan pukul setengah satu siang dan berdecak jengkel.

“Ok, 5 menit lagi tidak ada orang yang mengirim pesan itu, aku pulang.” Krystal yang berada di daerah berdirinya penjemput dari berbagai macam usia dengan mengangkat berbagai papan nama terlihat gondok. Dia berada di barisan paling depan karena dia memang datang terlalu cepat. Awalnya terlalu mengantisipasi, tapi akhirnya kesal sendiri.

“Shit. Awas kau Marry.” Kesal Krystal setelah sudah 5 menit terakhir tapi tak ada hasil dan malah menyalahkan sahabatnya. Dia melayangkan pandangan terakhir ke pintu exit penumpang dan matanya dia lebarkan dengan keluarnya seorang pria tinggi, bertubuh bidang, dengan gaya airport yang sangat dikenal krystal. Memakai headset merah dan kacamata. Jacket kulit. Hati flamer Krystal berdegup.

“Shit. Motherfuck.. What the.. ” Maki Krystal. Ya, dia kalau gugup malah memaki. Terlihat pria itu memandang tumpukan penjemput. Mencari-cari sesuatu. Namanya.

“Wait. Itu Choi Minho? My fuckin bias? Shit Krystal Jung you motherfuck…MARRY!!” Krystal gemetar dan kini memaki dalam hati. Tatapan biasnya yang seperti penuh harap dan mencari-cari sesuatu kini terpaku pada Krystal. Bukan pada wajahnya, tapi pada papan namanya.

Jelas sekali itu adalah nama akun bodoh buatan Minho. Dan setelah sadar kalau papan nama itu untuk dia, Minho menatap wajah sang penjemput itu dan terpaku, membuka kacamatanya.

FLASHBACK END.

Dengan gugup Minho mendekati Krystal dan hanya diam sesampainya di depannya. Sangat dekat. Mungkin berjarak dua jengkal. Krystal menatapnya tak percaya dan hanya bisa membuka mulutnya berbentuk ‘O’ melihat Minho sedekat ini. Tak ada kata yang dia keluarkan.

“Ka.. Kau Krystal kan?” tanya Minho. Pertanyaan bodoh. Sudah jelas. Siapa lagi orang yang akan menjemputmu dengan papan bernama akun bodoh itu selain orang yang dia PM.

Dengan jarak sedekat ini Minho mengkonfirmasi wajah wanita cantik di foto profilnya adalah dia. Krystal tersadar dan kini menutup mulutnya. Fans lain biasanya akan berteriak histeris dan memeluknya yang berstatus tanpa bodyguard atau manajer ini. Respon Krystal malah membuat Minho malu dan merasa Krystal bukan fansnya.

Beruntung Minho datang tanpa diketahui oleh wartawan dan fans. Jadi, keadaan bandara tidak terlalu ramai dan orang tidak menyadari kalau seorang Choi Minho sudah mendarat di San Francisco. Krystal beruntung saat ini hanya dia satu-satunya fans SHINee yang berada di bandara ini. Kalau tidak, dia mungkin bisa masuk di headline news korea seketika itu juga.

“Hey..” Minho melayangkan pandangan mata Krystal yang menatapnya kosong.

“Kita pergi sekarang?” tanya Minho.

“Oh.. Ne..” jawab Krystal. Dia akhirnya keluar dari tumpukan penjemput yang sudah berkurang dan berjalan berdampingan dengan Minho. Style krystal saat ini? Wavy brown hair, No make up, Denim Jacket dengan dalaman shirt putih polos, Jeans, dan sneakers putih. Dari gaya berpakaiannya Minho yakin wanita ini fashionable. Dia bahkan takjub melihatnya tetap cantik tanpa make up.

“Em.. kita mau ke mana? Ah.. maksudku. Kau mau ku antar ke mana? Aku membawa mobilku.” tanya Krystal. Cara bicaranya tajam dan datar. Tak ada yang tahu segugup apa hatinya saat ini. Idolanya ada bersamanya. Berjalan bersama.

“Hmm..” Minho bergumam dan menggaruk kepalanya yang tidak gatal.

“Aku lapar. Dirumahmu ada kimchi? Aku sedang ingin makan makanan korea.” tanya Minho. Mencari alasan. Sebenarnya dia hanya ingin tahu dimana rumah Krystal, fansnya ini. Tiba-tiba hp Krystal berbunyi. Ada sms yang masuk.

:: You lucky bitch!! I told you its really him!! Happy huh? Haha. Well, i gotta go now. Enjoy, witch!

 

ps: I ADMIT, HE IS HOT. GOSH::

Itu adalah sms dari Marry. Ya, sahabatnya itu memang ada di suatu tempat di sekitar Krystal dan Minho.  Dia pasti sudah melihat keberadaan Minho. Krystal tersenyum puas membuktikan pada sahabatnya kalau biasnya memang tampan.

“Hey.. Ku bilang aku lapar. Krystal.” Ucap Minho. Sedikit merasa terabaikan karena Krystal tidak menjawab pertanyaannya. Krystal mengangkat kepalanya dan menatap Minho. Memasukan kembali hp nya kedalam saku celana. Dia ingin berteriak mendengar idolanya memanggil namanya seperti ini.

“Ah.. ne.. Kimchi? Baiklah. Rumahku ada di dekat sini.”

“Gadis ini apa benar mengidolakanku? Dia terlihat cuek. Membuatku malu saja.” Pikir Minho dalam hati. Mereka sampai di tempat parkir dan Minho memasukan koper kecilnya di jok belakang. Krystal menyetir. Dan Marry? Dia sudah pergi ke kampus. Dia ada kuliah setelah ini.

***

“Mengenai artikel kemarin..” Minho mencari topik di dalam mobil.

“Ah soal itu sorry. Temanku, Marry membajak akunku dan memberikan komen itu. Aku minta maaf.” Gumam Krystal sedikit menundukan kepalanya sebagai gesture sambil terus menyetir.

“Ah.. Jadi. Kau bukan fansku?”

“No.. maksudku. Dia membajak akunku. Jadi itu akunku dan aku memang fansmu. Fans beratmu. Hanya saja bukan aku yang memberi komentar itu.”

“Fans beratku? Kau yakin miss?” tanya Minho ragu. Krystal hanya mengangguk, menggigit bibir bawahnya.

“Jangan berbohong. Kau bahkan tidak memelukku atau berteriak saat bertemu tadi.” Gumam Minho. Melihat keluar jendela. Malu dengan kata-katanya sendiri.

“Ah.. Um.. Apa seharusnya seperti itu? Maaf.. aku.. terlalu salah tingkah sampai tidak tahu harus bersikap seperti apa.”

***

“Mom.. Dad.. I’m home..” panggil Krystal dari lantai dasar. Akhirnya mereka sampai setelah kecanggungan di perjalanan. Minho menunggu di ruang depan saat Krystal masuk dan memanggil para penghuni rumah.

“Krystal dear, ada apa? Kau tidak kuliah? Cepat sekali pulang..” Ibunya keluar dari kamar, menatap bingung anaknya yang mukanya terlalu cerah hari ini. Krystal menahan senyum. Kemudian kini menutup mulutnya dengan kedua tangannya.

“What happen dear?” tanya Ibunya memegang pundaknya. Krystal langsung berbisik padanya.

“He’s here, Mom. Oh my goodness..”

“Siapa?” tanya Ibunya heran dengan cara bisik berbisik Krystal ini.

“Choi Minho of SHINee, Mom. God!” bisiknya lagi dan kini menutup matanya sambil tersenyum dan meletakan kedua telapak tangannya dipipi. Begitu senang. Ibunya menggeleng prihatin.

“Nak, judul proposalmu di tolak dosen pembimbing lagi atau apa? Kau terlihat kurang normal hari ini. Tidurlah. Dinginkan otakmu.” Ucap Ibunya dan mengelus kepalanya.

“What the hell Mom, I’m serious here. Go see him! He is in the front room.” Ucap Krystal. Tersenyum bahagia. Ibunya tidak percaya tapi melangkahkan kakinya ke ruang depan. Dia memang pernah melihat Minho. Bukan hanya pernah, tapi hampir setiap hari saat memasuki kamar anaknya dan melihat banyaknya poster jumbo Minho dan koleksi album SHINee disana.

“Annyeonghaseo..Choi Minho Imnida.” Minho yang menyadari keberadaan wanita paruh baya itu langsung sigap berdiri dari kursi dan memberi hormat.

“Shit.” Maki ibunya. Krystal tertawa kecil dibelakangnya.

“Ah.. Jadi kau Choi Minho itu? Wah. Kau sangat tampan. Dari mana kau mengenal Krystal? Setahu saya anak saya belum pernah pulang ke korea. Apa ini hadiah kuis atau semacamnya yang dia ikuti? Aku tahu anak ku terlalu fanatik untuk mengikuti hal seperti itu. ” gumam Ibunya. Masih kagum melihat wajah tanpa goresan itu.

“Mom.. Stop it.” Ucap Krystal malu. Minho tersenyum canggung dan tertawa.

“Long story, Tante..” ucapnya.

“He’s hungry Mom. U should prepare a lunch for him. Korean food.” Ucap Krystal pelan.

“Ah, kau lapar? Baiklah. Tante akan segera menyiapkan makanan untukmu. bicaralah dulu disini dengan Krystal. Atau dikamarnya? Kau akan terkejut meli..”

“MOM!” ucap Krystal malu. Ibunya tertawa dan pergi ke dapur. Minho menatap Krystal sambil tertawa.

***

“Ottae Minho? Makanannya enak? Walaupun sudah belasan tahun tidak pulang ke korea, tante masih jago memasak masakan sana.” Ucap Ibu krystal bangga. Menatap Minho yang makan dengan lahap.

“Enak, tante.” Ucapnya dengan mulut yang penuh. Krystal sudah tahu biasnya memang raja makan. Melihat langsung seperti ini membuatnya lebih terkekeh. Minho benar-benar lucu.

“Sayang sekali daddy nya sedang di kantor. Kalau tidak dia juga akan bertanya segala macam pada idola anaknya ini.” Gumam Ibunya. Minho menatap mereka berdua. Berpikir sudah berapa banyak hal tentangnya yang diceritakan Krystal.

***

“Makasih makan siangnya, Tante.” Minho membungkuk.

“Kenapa cepat sekali sudah pergi? Kau bisa menginap disini nak.” Ibu Krystal memegang tangannya. Minho tersenyum malu.

“Annieyo.. Aku ada urusan penting tante. Aku akan datang kalau sedang tidak sibuk. Aku akan tinggal di hotel sekitar sini.” Ucap Minho. Dia menatap Krystal yang dari tadi hanya menunduk dan menggesek-gesekkan sepatunya di plavin. Tidak berbicara sama sekali. Ibu Krystal menyadari dua anak ini butuh waktu berdua tanpa ada obat nyamuk sepertinya. Akhirnya dia menepuk pipi Minho, dan kembali ke dalam.

“Take care, boy..” ucapnya. Meninggalkan dua orang ini dalam diam di samping mobil Krystal.

“Ibumu asik ya…” gumam Minho. Memegang erat kopernya. Canggung.

“Yeah.. begitulah dia.” Ucap Krystal. Kini memperhatikan kuku tangannya sendiri.

“Hey..” panggil Minho. Krystal kini memberanikan diri menatapnya.

“Anu…em.. Boleh minta nomor Hp mu?” tanya Minho. Krystal melotot tak percaya. Seorang artis meminta nomor nya?

“Ah.. Maaf kalau aku lancang. Hanya saja..”

“Kemarikan handphonemu, Oppa.” Ucap Krystal. Muka Minho langsung memerah mendengarnya memanggil ‘Oppa’ untuk pertama kalinya. Dengan sigap Minho mengeluarkan handphonenya dari kantung celana dan Krystal langsung menyimpan nomornya di situ. Di akhiri dengan senyum saat mengembalikannya pada Minho.

~deg

“Sial. Sangat cantik.”

Cukup lama mereka saling bertatapan sampai klakson taksi membuat tatapan mereka terpecah.

“Taksinya sudah datang..” gumam Minho. Krystal mengangguk. Tidak tahu mau merespon apa.

“Ehm.. kalau begitu aku pergi dulu..” sambungnya. Krystal mengangguk. 5 langkah, Minho berhenti dan berbalik.

“Anu.. Boleh aku memelukmu?” tanya Minho. Krystal melotot terdiam.

“Kau fansku kan?” tanyanya lagi. Untuk kesekian kali. Krystal mengangguk pelan. Menggigit bibir bawahnya lagi. Minho kembali padanya dan memeluknya kemudian langsung kembali mengambil kopernya dan memasuki taksi tanpa sepatah katapun. Meninggalkan Krystal yang menatap taksi itu melesat dengan hati yang panas. Minho. Biasnya. Memeluknya.

“FUCK MARRY CHOI MINHO HUGGED ME!!!!” teriaknya saat Minho benar-benar sudah menghilang bersama taksi itu. Dia melompat kegirangan. Ibunya hanya menggeleng sambil tertawa melihatnya dari pintu.

***

Keesokan harinya,

Krystal berlari sore di sekitar kompleks rumahnya. Kebiasaannya setiap hari. Dia terus memikirkan Minho saat itu. Dia tidak menyangka Choi Minho tidak menghubunginya. Padahal jelas-jelas dia sendiri yang meminta nomor. Sedikit kesadaran muncul di hati Krystal kalau Minho hanya bersikap sopan saja terhadapnya karena dia adalah fans. Tidak lebih.

“Hah.. Beginilah nasib fans. God. Galau Men..” keluh Krystal. Menendang kaleng yang ada disitu.

“Ya!” teriak seseorang. Tak di sangka kaleng itu mengenai seorang wanita. Tinggi, cantik, dan begitu stylish. Krystal yang hanya memakai outfit gym nya langsung mundur satu langkah. Shock dengan tendangan kakinya sendiri. Dan lagi, dia seperti pernah melihat gadis itu di suatu tempat.

“Ah..I’m sorry.. I didn’t mean to..”

“Shit. Sial. Untung saja tidak kena kepalaku. Dasar cewek pendek bodoh.” Maki orang itu. Darah krystal naik ke kepala mendengarnya. Apalagi dia mendengar itu dalam bahasa korea.

“Excuse Me, you fuckin korean, I’m not short! Its you who are over tall here..” bentak Krystal. Gadis itu tersentak, kaget karena Krystal mengerti apa yang dia ucapkan.

“Ah.. Orang korea toh. Well, tetap saja, kau pendek. Cih. Haha. Tanpa make up pula. Dasar anak rumahan.” Hina wanita itu. Krystal sudah sampai ke ubun-ubun. Emosinya. Dia langsung meraih rambut wanita yang sudah di tata di salon itu dan menjambaknya.

“Say it again and i’ll crush you!” teriak Krystal.

“Ah Appo cewek gila!” jerit gadis itu. Akhirnya dia balas menjambak rambut Krystal dan akhirnya mereka saling berkelahi di situ. Untung kompleks itu sepi, jadi yang menonton pertarungan bodoh ini hanya 3 orang anak SD yang sedang bermain disitu dan malah semakin menyoraki.

“Park Hayoung!” teriak seseorang.

“Oh shit.” Maki gadis itu dan langsung melepas Krystal. Dua gadis ini saling melepas satu sama lain dengan keadaan rambut yang berantakan. Mereka kini bersamaan melihat pria yang sudah berdiri di antara mereka.

“Oppa!” ucap Hayoung kaget.

“Minho Oppa?” Krystal menutup mulutnya kaget. Minho yang baru menyadari kalau gadis yang berkelahi dengan Hayoung adalah Krystal, hanya bisa menatapnya kaget.

“Kau mengenalnya?” tanya Hayoung risih. Merapikan rambutnya. Krystalpun melakukan hal yang sama. Dengan wajah yang ditutupi dengan tembok malu tentunya.

“Dia fansku. Dia yang menjemputku di bandara. Dan.. ah Krystal. Kenalkan, dia Zee.” Ucap Minho. Dua-duanya kaget mendengar penjelasan Minho.

“Fansmu yang menjemputmu? Kau gila?”

“Dia pacarmu yang di artikel itu? Zee?”

Ucap mereka bersamaan. Minho hanya menggaruk kepalanya dan bingung harus mendengar yang mana.

“Oh, jadi gadis sombong ini pacarnya? Sialan. Kali ini aku setuju dengan Shawol yang lain. Dia tidak pantas untuk Minho Oppa.” Gumam Krystal dalam hati. Menatap Hayoung atau yang di sebut dengan Zee itu tajam.

“Jadi gadis kasar ini fans Minho Oppa? Dan dia di spesialkan? Wow banget yah. Well, tidak heran sih. Shawol memang anarkis.” Gumam Hayoung dalam hati.

Tanpa pikir panjang, Krystal langsung pergi kembali ke arah rumahnya. Dia setengah berlari. Ya karena memang sebenarnya dia sedang jogging tadi. Dia emosi dengan fakta tentang pacar Minho dan lebih emosi mempermalukan dirinya di depan idolanya.

“Krystal! Ya! Kenapa pergi?” teriak Minho tapi Krystal tidak berbalik.

“Kau apakan dia anak nakal?” Minho menjewer telinga Hayoung.

“Ya! Dia duluan yang menendang kaleng ke arahku.” Minho menatapnya tak percaya.

“Sudahlah, urusan kita belum selesai bodoh. Aku akan melaporkanmu pada ahjumma karena mengirim foto-foto kita. Orang berpikir kita pacaran gadis bodoh!” Minho menjitak kepalanya.

“Aww. Appo! Dasar. Siapa suruh tidak mau menemui teman-teman ku di korea. Mereka tidak percaya kalau aku punya sepupu artis dan sekarang mengataiku pembohong.” Gerutu Hayoung.

“Kau harus minta maaf pada fansku! Pada Krystal.” Perintah Minho.

“Mwo? Kau gila? Shirreo..!”

***

“Wowowow. What’s happening here? My lover is crying? ” malam itu, Marry memasuki kamar Krystal dan kaget mendapati sahabatnya itu sedang menangis sambil memeluk bantal. Dia tertawa dan mengambil HP nya kemudian memotret moment bersejarah itu.

“Hei! Kenapa kau malah menertawaiku?” Marah Krystal di sela isakan.

“Okok. I got it. Lucu saja baby. Anyway, ada apa? Kenapa menangis? Idolamu  lagi?” Marry meletakan barang belanjaannya(cemilan) di meja dekat kasur dan bergabung di kasur dengan sahabatnya itu. Krystal mengangguk.

“Minho benar-benar pacaran dengan Zee itu. Dia ternyata datang ke Amerika untuk menemuinya. Dan kau tahu? Tadi aku berkelahi dengan Zee. Aku tidak tahu itu dia dan Minho oppa memergoki semuanya. Aku malu sekaligus marah mengetahui semuanya. Shit. That fugly Zee.” Tangisnya.

“Apa dia memang jelek? Kok aku lihat di artikel dia cantik?” tanya Marry. Membaringkan badannya. Krystal menatapnya.

“Aku atau Zee?” tanyanya membuat Marry tertawa dan memeluk Krystal.

“Jeez.. of course you are prettier than her, darling. Don’t be jelly…”

Tiba-tiba HP Krystal berdering. Ada telepon dari nomor tidak di kenal. Krystal menatap Marry dan menelan ludah nya. Memikirkan sesuatu.

“Ada apa? angkat tuh!” suruh Marry. Dengan gugup krystal mengangkat teleponnya.

Lama dia mengangkat, tidak ada suara sama sekali dari sang penelepon.

“Ah. Telepon iseng lagi. Tidak mungkin dia..” gumam Krystal dan bersiap mematikannya.

“Jakkaman, Krystal..”

Krystal melotot, dia kenal suara itu. Diapun kembali menempelkan layar HP nya di telinganya.

“Minho Oppa?”

“Ne.. Ini aku. Maaf baru menghubungimu. Soal tadi sore..”

“Ah.. Mianhae Oppa. Aku tidak bermaksud menyerang pacarmu. Aku bahkan tidak mengenalnya tadi. Aku hanya.. aku hanya marah saat dia menghinaku. Itu saja. Mianhae.” Jelas Krystal. Minho dapat mendengar ada suara isakan.

“Kau menangis?”

“Anniyeo.. Aku hanya sedang flu saja, Oppa..” ucapnya menyangkal. Marry hanya menggeleng mendengarnya dan langsung memakai headphonenya dan mendengar Ipod. Bukan menggeleng karena sangkalan Krystal, tapi menggeleng karena tidak mengerti bahasa alien mereka.

“Aigoo.. Kau harus jaga kesehatan..”

“…..”

“Hmm.. Krystal…”

“Hmm?”

“Itu…Hmm.. Kau salah paham.” Ucap Minho. Dia antara dua hati menjelaskannya. Mempertanyakan dirinya sendiri kenapa dia harus menjelaskannya pada fansnya.

“Hayoung itu, maksudku Zee adalah sepupuku. Dia anak dari adik Ibuku. Dari kecil dia sudah dekat denganku setiap mereka berlibur ke korea dan memang aku sering bertengkar dengannya. Foto itu dia upload karena sedang marah padaku. Dia benar-benar adikku. Bukan pacarku. Jadi maafkanlah dia. Dia seumuran denganmu.”

“…..”

“Krystal? Kau masih mendengarnya?” tanya Minho dari sebrang sana. Dia sedang duduk di beranda kamarnya saat itu.

“Ah anni. Aku hanya bingung. Oppa tahu dari mana umurku?” tanya Krystal malu. Apa idolanya begitu mencari tahu tentang dirinya?

“Profilmu. Kau menulisnya.”

“Haha.. benar juga. Hmm. Gwaencanha Oppa. Kenapa kau menjelaskannya padaku? Aku hanya fans biasa.” Ucap Krystal pelan. Dia menoleh ke kanan dan tersenyum melihat sahabatnya sudah tertidur pulas.

“Kau bukan..”

“Apa Oppa?”

“Kau bukan fans biasa. Mana ada fans secantik kamu.” Ucap Minho, sebenarnya malu untuk mengatakannya. Krystal tersentak dan seketika itu juga mukanya menjadi merah.

“Oppa, kau tidak perlu membuatku terhibur seperti ini. Aku tidak apa-apa kok.” Gumam Krystal. Sebenarnya dia sedang meremas bantal dan menyengir senang mendengarnya.

“Krystal.. Besok malam kau ada waktu? Temani aku ke rumah tante ku.”

“Oh my god oh my god oh my god Choi Minho mengajakku? Oh Tuhan stop .. Jakkaman, sialan!!!! Besok aku full kuliah sampai malam. Sialan… Shit..” Krystal menggetarkan badannya jengkel dan menepuk sisi kanannya karena kesal. Tanpa sadar mengenai wajah sahabatnya yang sedang tertidur pulas.

“What the hell!!!” teriak Marry.

“Krystal? Ada apa?” tanya Minho. Mendengar teriakan itu. Krystal menyuruh Marry diam dan memberi kode minta maaf.

“Ah.. Anni. Temanku kejatuhan cicak. Dia sangat benci cicak. Dia sedang bermalam di rumahku.”

“Ah.. Kau sedang bersama temanmu? Apa yang membajak akunmu itu?” tanya Minho.

“Haha.. Iya. Namanya Marry.”

“Em.. Krystal. Pertanyaanku tadi..?”

“Oh shit.” Maki Krystal dalam hati.

“Jadi?”

“Aku bisa kok Oppa. Besok tidak ada mata kuliah. Jam berapa?”

“Jam 7 malam. Kau bisa? Karena aku tidak punya mobil, kau bisa jemput aku di hotel Mercury?”

“Ah ne.. aku akan menjemputmu. Jam 7 malam.”

“Hmm.. Krystal..”

“hmm?”

“Jaljayo… Sampai ketemu besok”

“Ne.. Jaljayo oppa, see u tomorrow.” Minho pun mematikan HP nya. Dan Krystal kini melompat di atas kasur. Membuat temannya terbangun. Lagi.

“Shit Krystal what the fuck..” teriak Marry kesal. Krystal malah langsung berbaring dan memeluknya senang.

To Be Continued

Gimana? Comment sangat diharapkan., sangat.

Categories: Fanfiction, Shiny Effects | Tags: , , | 19 Comments

Post navigation

19 thoughts on “Flames of Krystalized [1/2]

  1. lucu bingitzzz deh ff-nya

  2. Phiaa

    Akhirx ad ff baru minstal jg,,, ceritax bgus bgd lgi,,, wah seru nih jd krystal bsa ktmu ama idolax,,, iri bged deh ya,,, bruan dilanjutin ya min gk sbr nih nunggux

  3. Oh My God!!! WTF! beruntung bngett Krystal bisa ketemu idolanya ><
    Lanjut eonni!

  4. parkyurin

    Akhirnya ada ff minstal baru disini.. Beruntung banget si Krystal bisa ketemu dan ditelepon idolanya.. Ditunggu kelanjutannya!

  5. RayOn

    Keren thor!! Lanjutanny jgn lama lama,,

  6. anissa

    kyaaaaaaa !!!! minstal , huaaaaa uda berapa lama gk baca ff minstal , jadi kurang gizi gini (?) sudah lah abaikan saya yg lagi terserang pea ini (?) well thor FF NYA BAGUS THOR !!!! DAEBAK , pertama kira zee itu pacar nya minho , uda kecewa banget -3- ternyata bukan hehe😀 lanjut deh thor keren banget oke hwaiting thor wohooooo

  7. githapril

    “apalgi kalau misalnya itu pria iseng yg tmpan, stidaknya kw bisa mmbawanya ke ksur skali”
    ckckck pikiran autor ni ya kadang2 rada2 kozled gini😀 /peace
    ffnya lucuu mnarikk, lanjutkan!

  8. Jungjjang

    Huaa ini seru ini seru!!! Wajib diterusin ffnya. Author ini seru bgt!!! Kyaa kayaknya minho mulai suka sama krstal tuh!!! Kyaaa harus dilanjutin pokoknya jangan sampe enggak (maksa ya.–.) oke thor next chapt jangan lama2 yakkk s

  9. ternyata itu sepupunya, aku kira pacarnya hahahaha

    penasaran sama lanjutannya, ditunggu yak author-nim ^^~

  10. zie06

    Hahaha lucu bgt…..
    Andai itu aku.. hehehe
    Next thor jgn lama”…

  11. kereeeen next thorr

  12. khalisha adelia aziza

    lucuuuu. bagus kak. lanjutannya jangan kelamaan ya :p
    kak tp heal anothernya selesein juga dong

  13. fishata

    lucu ceritanya😀

  14. syifka

    Lucuu banget sumpah! Bagus ceritanya. Lanjutkan min!! Jangan lama2 ya udah gak sabar ;3

  15. Annisa Kpopers

    BWUAKAKAKAKAKAK. Oke ini leblay. PUEHLISS YA MISS PATTY FFNYA DI NEXTTTTTT

  16. FlaMINSTALized_10

    Whoa minstal😀 Krystal berntng bgt bsa ktemu idolanya , aku juga pengen😀😦 Next chapter nya mana thor ? ditunggu ya🙂

  17. wow, unik banget ceritanya! jarang nemuin kayak gini😀 ah jelas mana ada fans secantik krystal😀
    zee alias hayoung kukira member apink terus beneran pacarnya minho. tapi ternyata cuman sepupu, beruntunglah! terus pas jinki ditelpon luna, sumpeeh lucu banget!
    it’s amazing deeh😉 ditunggu kelanjutannya, keep writing~

  18. Seruuuuu ahh gila itu suatu kebanggan ya buat krystal bisa ketemu idola nya langsung dan itu sangat spesial ohmaygatttt

  19. Hahaha
    seru banget
    ffnya keren thor
    deabak
    fighting!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: