Innocent Prostitute [3]

Untitled-1 copybInnocent Prostitute

Cast: Lee Taemin x Choi Sulli

Genre: Romance, Smut

Rating: T

Author: Patty

Gimana, selancar selang aerr kann???

***

1 hari kemudian.

“Ahjumma, Sulli ke mana?” tanya Taemin yang baru saja tiba di rumah sore ini setelah bekerja.

“Anu.. Tuan.. Itu.. Nona sudah kembali dari Jepang.” jawab sang pembantu gugup. Taemin melebarkan matanya kaget.

“Mati!” Taemin melepaskan tas kantornya begitu saja dan berlari ke kamar Sulli. Dia langsung membuka lebar pintunya. Tapi,

“Long time no see, Big Brother! Bogoshipeo..”

“Noona, kau sudah pulang? Sulli?” tanya Taemin, melepaskan pelukannya.

“oh? Pelacur itu?” tanya Lee Chaerin. Mata Taemin berubah tajam.

“Dia bukan pelacur! Dia hanya tidur denganku!” bentaknya. Chaerin langsung tertawa.

“Haha. Santai. Iya iya aku tahu, saengie. Tidak perlu marah begitu. Aku kan hanya bertanya. Jawabnya ya jangan pakai urat lah.” Chaerin mencubit gemas kedua pipi adiknya itu. Taemin menepisnya.

“Aku bukan anak kecil lagi, Lee Chaerin. Dimana dia?” tanya Taemin serius.

“Aigoo.. anak ini. Bukannya kau hanya menyewanya? Kenapa peduli begitu? Oh iya, saat aku datang dan memperkenalkan diriku, dia langsung minta maaf dan pergi tuh. Katanya dia tidak akan mengganggumu lagi. Padahal aku kan belum marah ataupun bertanya macam-macam. Apa aku seseram itu ya?” gumam Chaerin sambil membaringkan badannya di kasur dan menghisap rokoknya.

“Kau tidak mengusirnya kan?” tanya Taemin memastikan.

“Ya ampun. Kau tidak mengenalku? Apa noonamu ini jahat Taeminnie? Yang harus kau waspadai calon tunanganmu. Bukan malah kakakmu tercinta.”  Ucap Chaerin. Taemin tidak mengerti ucapannya.

“Anak buahku yang mengecek latar belakang Sulli pernah mendapati Naeun bersama pengawalnya pergi ke daerah tempat tinggal Sulli. Hati-hati. Anak itu kucing berkepala dua.” Ucap Chaerin.

“Mwo? Naeun? Aish.. Noona, kau mengecek latar belakang Sulli? Wae? Jangan menyakitinya! Aku yang memintanya membantuku.”

“Haha. Siapa yang mau menyakitinya. Apa salah kalau noonamu yang suka ikut campur ini pulang karena penasaran dengan calon istri adiknya? Itu saja bodoh! Aku masih si perokok alim”

~~

*PLAKK!!!

“Umma! Kenapa kau menamparku?” Sulli, yang datang dengan tas ranselnya shock dengan sambutan Ibunya sesampainya di depan pintu. Awalnya dia kembali ke rumah karena malu dengan kakak Taemin dan memang rindu dengan Ibunya. Tapi dia tidak menyangka akan jadi seperti ini.

“Anak murahan! Bisa-bisanya kau jadi pelacur ? Kau tidak pantas jadi anakku!” teriak Ibu Sulli. Menahan tangis.

“Umma.. aku bukan pe..” Sulli tak bisa melanjutkan pembelaannya. Dia hanya bisa tertunduk dan menangis. Ini pertama kalinya ibunya memukulnya dengan mata berair seperti itu. Sulli bingung dari mana Ibunya tahu soal pekerjaannya.

“Jadi uang yang kau kirimkan selama ini adalah uang haram? Tidak heran kenapa jumlahnya tidak wajar. Pergi kau!” teriak ibunya. Dia menangis. Mengambil sebuah sapu ijuk dan mengusir Sulli dengan tangkainya. Benar-benar memukulnya dengan itu sampai badan Sulli terus terdorong.
“Umma! Appo.. Mianhae..!” Jerit Sulli kesakitan.

“Ahjumma geumanhae!”

“Ta… Taemin?” Sulli kaget. Saat dia sudah terdorong sampai di depan rumahnya, Taemin melindungi badannya dengan memeluknya. Punggungnya terus dipukuli dengan sapu itu oleh Ibu Sulli. Bagaimana Taemin bisa sampai di daerah kumuh ini?

“Siapa kamu?” tanya ibu Sulli. Menghentikan amarahnya sejenak.

“Aku? Maafkan aku kalau tidak pernah menghubungimu dan malah tinggal dengan anakmu. Tapi, kalau kau benar-benar menganggapnya anakmu, kau tidak akan memukulinya sampai seperti ini. Kau tidak lihat bibirnya berdarah? Tubuhnya memar? Apa kau seorang ibu?” ucap Taemin sedikit emosi.

“Oppa..” isak Sulli dipelukannya.

“Oh. Jadi ini pria yang dimaksud itu. Yang menjadikan anakku wanita simpanan? Anak brengsek! Meniduri anak di bawah umur? Kau tidak di didik orang tuamu?” Ibu Sulli baru ingin memukulnya dengan tangkai Sapu, tapi Sulli malah menarik Taemin dan akhirnya tangkai sapu itu mengenai kepalanya. Kepalanya berdarah. Membuat Taemin dan Ibu Sulli sama-sama kaget.

“Omo.. Anakku..”

“Sulli ah.. Babo!”

Sulli hanya menggeleng dan tersenyum walaupun darah mengalir di wajahnya. Dia memegang tangan Taemin dan menatap wajah Ibunya yang terlihat menyesal. Masih ada isakan tentunya.

“Umma, aku akui aku memang nekad mendaftarkan diriku di situs itu. Tapi, aku berani bersumpah Taemin adalah klien pertamaku. Dia adalah pria baik. Dia bahkan mengusirku saat pertama aku datang karena tahu aku masih anak sekolah. Aku yang salah disini, bukan dia. Dia tahu aku masih perawan dan tidak mau menyentuhku, tapi karena keegoisanku dan karena inginnya aku melihat umma makan makanan enak dan memakai baju bagus, aku menerima tawarannya untuk menjadi istrinya dan melawan Ayahnya. Mianhae umma. Mianhae membuatmu malu. Tapi, aku sudah mencintainya. Ottokhae? Apa umma juga akan menyalahkan perasaanku?” tanya Sulli sambil menangis. Air mata yang bercampur dengan darah mengalir di bagian kanan wajahnya.

“Su.. Sulli.. Kau.. mencintaiku? Bagaimana bisa..”

Tatapan Taemin tak pernah lepas dari Sulli. Masih belum bisa menangkap dengan jelas perkataannya. Bagamana bisa Sulli mempunyai perasaan padanya secepat ini. Ini terlalu cepat bahkan dalam drama percintaan sekalipun. Di lain sisi, Ibu Sulli langsung menangis dan berlari memeluk anaknya. Menyesal dengan emosi nya yang kelewatan pada anaknya sendiri.

“Mianhae adeul.. Mianhae Sulli ah.. Umma minta maaf” teriak Ibunya. Sulli hanya bisa tersenyum lemas. Sedangkan Taemin, dia masih bergumul dengan tanda tanya di hatinya sendiri.

~

~

#brukk

“Sulli ah!” Teriak Taemin dan Ibunya bersamaan. Sulli pingsan. Mungkin pengaruh dari pukulan keras di kepalanya tadi. Taemin langsung menggendong Sulli dan berlari menuju mobilnya yang dia parkir agak jauh karena sempitnya gang menuju rumah Sulli ini. Ibu Sulli menangis dan berlari mengikuti mereka sambil merutuki kesalahannya sendiri.

“Sulli ah, tahan. Kita akan ke rumah sakit.” Ucap Taemin sambil berlari. Akhirnya, Sulli dia baringkan di kursi belakang dengan Ibunya yang memangku kepalanya, dan Taemin langsung menancap gasnya menuju rumah sakit terdekat.

“Aku minta maaf..” gumam Ibu Sulli sambil mengelus kepala Sulli yang berdarah itu. Mereka masih dalam perjalanan dengan Taemin yang sangat serius menyetir.

“Tidak ada yang perlu dimaafkan, Ahjumma. Sulli memang salah. Kami yang harusnya minta maaf. Dan maaf aku belum memperkenalkan diriku dengan baik. Aku Lee Taemin. 25 tahun. Seorang CEO di salah satu perusahaan besar di sini. Maaf aku menggunakan anakmu. Akulah yang paling bersalah disini. Aku mencari seseorang untuk menjadi istriku karena aku tidak mau mengikuti perintah Ayahku yang seenaknya menjodohkanku.Bisakah Ahjumma mempercayakannya padaku? Aku akan bertanggung jawab.” Ucap Taemin.

Ibu Sulli yang kini menangis hanya bisa mengangguk sambil menutup mata. Dia tahu, dia tidak bisa membiayai hidup Sulli seperti Taemin dengan upah kerja yang tidak seberapa itu. Dia tahu cara anaknya salah. Tapi, mendengar ucapan Taemin, timbul rasa percaya di dalam dirinya.

~

~

~

“Bagaimana, Dok?” tanya Taemin cemas.

“Kami sudah memeriksanya. Dan syukurlah tidak ada gangguan pada otaknya. Hanya benturan ringan. Tinggal menunggu pasien siuman saja. Dia perlu dirawat disini selama 1 minggu sampai lukanya benar-benar sembuh.” Jawab dokter.

“Makasih, Dok.” Ucap Taemin di ruang dokter pribadi keluarganya dan bersiap keluar.

“Lee Taemin shi..” panggil Dokter.

“Ne? Ada apa, Dok?”

“Jaga pasien baik-baik. Usia kandungannya sudah 2 minggu.” Ucap sang dokter.

“Mwo?” Taemin menjatuhkan handphone yang sedang dia pegang. Matanya berair. Sulli hamil. Dan itu anaknya. Taemin langsung tertawa dan memeluk sang dokter.

“Gomawo, Dok. Jjeongmal Gomawo!”

~

~

~

Dan disinilah Taemin. Duduk bahagia di samping tempat Sulli terbaring, bersama Ibu Sulli yang duduk di sisi lainnya memegang tangan Sulli.

“Apa itu benar? Anakku hamil?” tanya Ibunya berkaca-kaca. Taemin mengangguk sambil tersenyum.

“Aku tidak menyangka akan punya anak secepat ini. Aku sangat senang. Aku akan menjaganya semampuku.” Ucap Taemin, mengelus pipi Sulli. Ibu Sulli hanya bisa tersenyum mendengarnya.

“Oh my God, Lee Taemin kau baik-baik saja!” teriak Lee Chaerin yang masuk sambil berlari. Mengkhawatirkan Adiknya. Taemin langsung melotot melihat Noonanya dan langsung berlari mendekatinya. Mendorongnya hingga ke luar ruangan.

“Ini bukan club, jangan teriak-teriak. Bukan aku yang sakit, Tapi Sulli, bodoh. Dan lepas rokokmu itu demi Tuhan ini Rumah Sakit, Lee Chaerin! Bagaimana kalau Ibu Sulli melihat kelakuanmu? Dia tidak akan mengijinkan anaknya menikah dengan adik wanita berandalan sepertimu.” Taemin memasang muka marahnya dan mengambil rokok yang terbakar manis di antara jemari Chaerin. Membuangnya di tong sampah terdekat. Chaerin hanya tertawa.

“Arrasseo.. Arrasseo.. Mianhae dongsaengie.. Untung kau cepat tanggap, kalau tidak Aunty itu akan melihat rokok itu tadi. Lain kali aku akan datang dengan lebih sopan. Baiklah aku pulang dulu.”

“Jangan panggil dia ‘Aunty’ seenaknya! Gunakan bahasa korea kalau berbicara dengannya, ingat itu! Oh iya, kalau mau pulang, sekalian antar Ahjumma pulang. Aku yang akan menjaga anaknya. Dia pasti butuh istirahat.” Perintah Taemin. Chaerin mengangkat kedua tangannya menyerah sambil mengangguk.

“Ne.. Ne.. aku diperintah adikku lagi. Oh hidup. Cepat keluarkan si Aunty, oops Ibunya, biar aku mengantarnya.” Ucap Chaerin. Taemin hanya menggeleng. Akhirnya dia masuk, memberikan sejuta penjelasan kepada Ibu Sulli untuk menyakinkan kalau anaknya akan baik-baik saja. Dan Ibu Sulli pun bersedia untuk di antar pulang.

Beberapa saat kemudian, bodyguard pribadi Chaerin lebih dulu turun bersama Ibu Sulli disusul dengan Chaerin sendiri.

“Noona.” Panggil Taemin.

“Apa lagi, tengik?” tanya Chaerin risih.

“Sulli hamil.” Ucap Taemin sambil menggaruk kepala dan tersenyum lugu seperti anak-anak. Chaerin hanya tertawa dan menggeleng melihat sisi adiknya yang seperti ini.

“Yokatta ne.. omedeto!”

“Ck.. Sudah ku bilang pakai bahasa korea, demi Tuhan manusia ini.” Sisi sangar nya kembali. Chaerin hanya tertawa dan langsung menyusul Ibu Sulli dan Bodyguardnya.

“Noona!!!” teriak Taemin lagi saat Chaerin akan memasuki lift. Chaerin memutar matanya kesal dan berbalik lagi.

“Wae? Wae? Wae?” tanyanya malas.

“Tolong urus Ibu Sulli, ne? Kau tahu kan maksudku apa?” pinta Taemin.

“Tanpa kau bilang aku juga akan mengurusnya, kurus!” jawab Chaerin kesal dan langsung memasuki lift. Taemin hanya tersenyum dan kembali ke ruangan Sulli.

~

~

~

“Babo..” ucap Taemin sambil memegang tangan Sulli dan terus menatapnya lekat. Dia terus saja memikirkan ucapan Sulli tadi.

*

*

“Anak tidak tahu di untung! Bisa-bisanya dia tinggal dengan pelacur! Naeun ah, mianhae. Om pasti akan memberikan pelajaran padanya. Taemin dipengaruhi oleh pelacur itu. Aku yakin. Berhentilah menangis.”

Orang tua Taemin dan Naeun sekarang sedang berada di rumah Taemin (Tepatnya rumah mereka). Sesampainya di Korea, Naeun langsung menjemput dan mengantar mereka. Dan disinilah Naeun mengutarakan curhatan panjangnya dengan air mata buaya itu. Tentunya berdasarkan bukti foto-foto Taemin dan Sulli saat bersama di luar rumah. Ayah Taemin marah besar. Berbeda halnya dengan Ibunya yang lebih percaya pada anaknya dari pada Naeun. Ibunya adalah orang yang netral dan tidak terlalu setuju dengan perjodohan seperti ini.

“Mom.. Dad?”

“Chaerin ah..!” Ibu Taemin berdiri dari sofa dan langsung berlari memeluk anak tertua nya itu yang baru saja sampai sehabis mengantar Ibu Sulli.

“Omo.. Ada apa ini? Kalian pulang tidak memberitahuku dulu.” Ucap Chaerin. Tapi dia tahu kalau maksud kepulangan mereka disebabkan oleh Son Naeun. pastinya.

“Eonnie, Annyeonghasseo.” Naeun berdiri dan membungkuk pada Chaerin. Chaerin hanya mengangkat tangan kanannya tanpa tersenyum.

“Oh.. Hey..” ucapnya.

“Chaerin ah, bertingkahlah sopan pada calon adik iparmu!” teriak Ayahnya yang sedari tadi duduk geram di sofa.

“Oops. Sowwrreeh.. Ah.. Jadi kau calon adik iparku? Loh, bukannya Taemin sudah mau menikah dengan orang lain? I mean, calon Ibu dari anaknya.”  Ucap Chaerin merdeka, membuka kacamata hitamnya dan menaikkan satu alisnya, menatap sinis Naeun yang terlihat shock.

“Mwo? Calon Ibu? Pelacur itu hamil?” teriak Ayahnya.

“Hus! Pa! Jaga bicaramu. Dia punya nama, bukan pelacur!” sanggah Ibu Taemin.

“Yo.. Mother.. I love you.” Ucap Chaerin sebelum akhirnya meninggalkan 3 orang itu di ruang tamu dan melesat ke kamarnya sendiri.

“Om.. Ottokaji?” tanya Naeun frustasi dengan tangisnya.

“Kau tenanglah. Sekarang kau pulang dulu, percaya pada Om dan Tante. Kami akan mengurusnya secepatnya. Bilang pada Ayahmu semua akan baik-baik saja. Rencana pertunangan akan tetap berjalan.” Ucap Ayah Taemin sambil mengelus punggung Naeun dan mengantarnya keluar. Ibu Taemin hanya menggeleng. Melihat mereka keluar rumah, dia langsung berlari menuju kamar Chaerin.

“Ya! Nappeun Gizibe! Apa itu benar? Adik brengsekmu akan punya anak?” tanya Ibunya yang ikut membanting diri di atas tempat tidur. Chaerin yang sedang asik melihat majalah fashion hanya menggeleng melihat sifat Ibunya yang tidak pernah berubah.

“Yap. Begitulah. Sulli hamil anak Taemin. Lagian Mom, aku pikir Sulli tidak buruk. Dia bahkan lebih cantik dari Na…ehm.. Na..” Chaerin menggaruk kepalanya.

“Naeun, bodoh!”

“Ah. Benar. Naeun. Anyway.. Sulli bukan pelacur. Well, dia memang datang dari sana, tapi dia datang dengan nekat. Masih perawan. Taemin orang pertama dan langsung membuatnya hamil.. Hebat kan anakmu itu?”

“Kau tahu dari mana, gizibe?” tanya Ibunya, mengambil 1 rokok dari bungkusannya kemudian menghisapnya setelah mengambil api dari rokok yang sedang Chaerin hisap.

“Adakah yang tidak diketahui Lee Chaerin, hm?” jawab Chaerin sambil tersenyum sinis. Setelah itu mereka berdua tertawa bersama.

***

“Taemin?”

“Ah.. Kau sudah sadar?” Taemin mengalihkan fokusnya dari laptopnya. Dia sedang duduk di sofa tamu malam itu. Mendengar Sulli siuman, dia langsung melepas alat itu dan berlari kecil mendekatinya. Memegang tangannya yang dingin.

“Aku di rumah sakit? Umma mana?” tanyanya lemas. Taemin tersenyum sambil mengelus kepalanya.

“Iya, habis kau pingsan. Jadi mau tidak mau kau harus dirawat. Ibumu sudah pulang, di antar oleh Noona. Oh iya, rumahmu sekarang sudah bukan di tempat kumuh itu lagi. Noona memberikan Ibumu salah satu rumah di perumahan yang kami kelola.” Jelas Taemin. Kini mengambil tempat duduk. Menyesuaikan dirinya di samping tempat tidur Sulli. Masih memegang tangannya. Sulli hanya terdiam. Setetes airmata keluar dari mata kanannya. Menatap Taemin dalam diam.

“Wae?” Taemin menatapnya bingung dan menghapus airmata Sulli dengan tangannya.

“Kau terlalu baik, Oppa. Dan Noonamu juga. Aku bahkan belum bisa membantumu sedikitpun. Dan aku malah melibatkan perasaan pribadiku. Aku minta maaf sudah membebanimu.”

“Ssh.. Sudah. Aku tidak merasa terbebani. Kau Ibu dari calon anakku. Jadi wajar aku harus menjagamu.” Taemin mengelus perut Sulli dan tersenyum. Sulli melebarkan matanya.

“Mwo? Apa maksudmu?”

“Kau hamil, Sulli.” Ucapnya.

“Jinjja? Oppa, kau serius?” tanya Sulli tak percaya. Dia hampir bangkit dari tidurnya sampai Taemin harus memegang pundaknya dan memaksanya berbaring seperti semula.

“Kau terlalu banyak bicara, bodoh. Itu menguras tenagamu. Jangan sampai kau pusing. Iya, kau hamil. Dokter langsung mengetahuinya saat memeriksamu.” Taemin duduk kembali. Sulli tersenyum dan berkaca-kaca. Tapi, kemudian dia di sadarkan oleh satu hal.

“Tapi sekolahku?”

“Babo, umur kandunganmu baru 2 minggu. Perutmu belum ada perubahan. Dan kau sudah di tahap ujian akhir. Tinggal menunggu pengumuman kelulusan. Kau bahkan tidak perlu mengikuti upacara dan wisudanya kan. Tidak perlu takut kalau saja beritanya tersebar. Jadi apa yang susah disini?”

“Kita harus pulang..”

“Kau masih harus istirahat satu minggu disini. Jangan memaksakan diri.”

“Lalu ujianku? Masih ada 4 mata pelajaran lagi, Oppa.” Ucap Sulli memelas. Benci dengan keadaannya yang selalu merepotkan ini.

“Aku sudah menelepon kepala Sekolah untuk meminta kau ujian sendiri di sini dengan pengawas untuk dua hari kedepan. Jadi, sekarang tinggal tergantung otak kotormu saja.” Jelas Taemin di akhiri tawa.

Sulli kini hanya terdiam menatap Taemin. Dia tidak habis pikir dengan segala kebaikan, fasilitas, dan perlakuan Taemin yang begitu sempurna untuknya. Sulli memang dengan kilat sudah sangat mencintainya, tapi kini Sulli mempertanyakan kelayakannya sendiri untuk berada di sisi Taemin. Dia tidak pantas. Hanya bisa menerima tanpa memberi. Dan tidak sadar diri dengan perasaan sepihaknya ini.

Taemin sadar akan tatapan Sulli yang tidak lepas dari matanya. Dia tahu gadis ini pasti sedang berpikir keras. Dia juga tidak bisa melupakan perkataan Sulli tadi sore tentang perasaannya. sejujurnya, perasaan cinta itu belum ada di hati Taemin. Tapi, dia sudah menyayangi Sulli sama seperti dia menyayangi dan peduli pada Ibu dan Noonanya sendiri. Taemin hanya berharap dia tidak akan menyakiti anak ini lagi nantinya. Dan mungkin. Ya mungkin, bisa membalas cintanya nanti.

~cup

Tidak ingin Sulli terus menatapnya dengan sedih, Taemin mengecup bibir Sulli. Hanya menempelkan bibirnya saja tanpa tindakan yang lebih. Beberapa detik kemudian Taemin melepasnya dan tersenyum.

“Hentikan wajah kosongmu itu, Miss. Kau pasti lapar. Mau makan bubur, atau?”

Sulli menghela nafas panjang dan balas tersenyum.

“Hmm.. Chicken! Soju! Ah.. pasti nikmat.” Pinta Sulli dengan girang. Mood berubah 100%.

“Ckckck.. ya! Kau pasien. Dan kau masih di bawah umur untuk minum Soju, dasar anak nakal!”

“Cih.. dan kau meniduri anak di bawah umur, dasar pria nakal!”

“I.. Itu karena anak dibawah umur itu mau di tiduri..”

“Lalu sekarang kenapa tidak membelikannya Soju? Anak di bawah umur itu mau dibelikan Soju.” Balas Sulli. Mereka saling memandang tajam seolah-olah berperang mata. Dan akhirnya Taemin menyerah dan mengangkat tangannya.

“Aish.. Arrasseo. Aku akan belikan ayam goreng, tanpa bir Tuan Puteri. Kau ingin anak kita mendapat masalah?” ucap Taemin. Sulli tahu dia kalah disini dan akhirnya menggeleng pelan sambil memajukan bibirnya.

“Mianhae.. Jagi..” ucap Sulli sedikit berbisik. Taemin terkejut dan tersenyum mendengar ucapannya.

“Jagi?” godanya.

“A.. Anni.. Kau kan pernah memintaku memanggilku begi..”

“Haha.. arrasseo jagi, aku beli makananmu dulu. Kau berbaringlah dengan tenang.” Taemin memotongnya dan mencium pipinya sekilas. Dia lalu pergi untuk membeli makanan tengah malam itu. Sekalian dia juga ingin membeli beberapa potong baju untuk Sulli. Dia tidak suka baju rumah sakit.

“Aigoo.. Choi Sulli..” gumam Taemin sambil tertawa kecil setelah keluar dari ruangan.

To Be Continued

Yoyoyo………. Komennya komennya……

Categories: Fanfiction, Shiny Effects | Tags: , , | 36 Comments

Post navigation

36 thoughts on “Innocent Prostitute [3]

  1. dewii wardhani

    sedih , kesel , lalu nanti gimana nasib sulli sama anaknya ? gak bakal dicelakain sama naeun kan ,
    aku harap lee chaerin yang bakal lindungin mereka , hehe

  2. chiliez

    Ah please lanjutin secepat’y. . .sumpah suka bgt ma cast’y. .lope.lope taelli. .ada mpok gizibe pula. .cpetan thor dlanjut keburu dimakan kucing ^eh?

  3. hadeuh semoga Taelli sabar ngadepin cobaan dari naeun dll. dan semoga aja Taemin oppa juga cinta sama sulli ^^

  4. reea

    yyeyey akhirnya di update juga …. aku suka ceritanya

  5. ckckck, anak sama ibu sama2 nakalnya -_-”
    wow, Sulli hamil! ciee, Taemin bakal jd Appa!
    lanjut, eonni!

  6. parkyurin

    Yes,seneng banget.. Akhirnya, taemin bakal gak jadi nikah sama naeun.. Ditunggu kelanjutannya!

  7. Kurnia

    Yaa , taem trnyta blm cintrong to sma ssul ,, sng’a dngr ssul hamil ,, eh , taem 25th , sulli msh skolah kan , jauh bnr jrak’a ,, thor , line brpa sih ? Byr enk mnggil’a , gak thor2 truss he😀 mian,,,

  8. Noviaaa

    wew Sulli hamil? dari ceritanya mom dan chaerin itu salutdeh. bela sulli.
    apakah taemin mencintai sulli juga? lanjut kak><

  9. Baby May

    Aduh naeun nyebelin bangat eww cepeetann nikaah taellinyaa ><

  10. Jungjjang

    Wahh cepet thor dipostnya. Gegehehe ini aku kira kakaknya taemin itu jahat eh taunya baik. Tapi kakaknya nakal ya. Itu ibunya taemin ngerokok?? Yang bener aja?? Wkwkwkwk emak anak nakalnya gilsss. Oke nextnya jan lama2 ya thor. Sangat ditunggu^^

  11. lanjutttttttttttt minn

  12. Yessss post nya gak ngaret lagi wkwk. Dan akhirnya sulli nya udah hamil aahhh seneng sebentar lagi taemin sama sulli nya nikah deh, tapi sebel aja ya sama si naeun nya sumpah gondok bacanya-_-

  13. GillChan

    halo authooor. sorry baru comment soalnya baca ngeloncat langsung ampe tiga.
    kyaaaa~ seneng banget akhirnya ada FF taelli baruuuu.
    taemin disini udah gede ya hahahaha… sulli nya polos abis. ayooo cepet nikah, biar kaga diganggu ama naeun lagi.
    ngakak baca part nya si chaerin oenni. bwahahahaha. kocak abis tuh orang, di ff aje masih hip hopan gayanya. semoga dia bisa bantuin taelli walaupun mulutnya nyosor aja kayak bajaj, maklum nappeun gizibe *baru tau tulisannya*
    ditunggu update-an nya thoooor

  14. Lanjuuuuut thor…….

  15. Sulli hamil yeeah
    Si naeun jahat amat sih
    Semga taemin dan sulli cpt2 menikah
    Lanjuuuut thor

  16. irma ariani

    Eommanya taemin setuju ? Semoga setuju eon hehe
    Klo gak setuju gmna nasib sulli nantinya coba klo d usir dari rumah yng d kelola taemin , jngn smpk deh pokoknya
    Next eon

  17. Ayu Aprillia

    Kyaaaaaa Palli dilanjut Patty eonni :3 Mian baru Komen kemaren Gak sempet komen habis Terlalu seneng :3 Cepet lanjut ya . Aku setia nunggu ff ini apalagi TGS -_-

  18. seunggi87

    thor…lanjutannya mana nih (•̅_•̅ )
    wakakakaka…..ditunggu loh thor,cepat update yaa^^

  19. aigooo . next thor jangan lama2 . hihi
    baca karakter nunna.nya temtem jadi inget sama lee song yi di ” You Who Came From the Stars ” .

    hihihiii

    FIGTHING Thor ……….
    ditunggu updatenya ^^ ……..

  20. dyahh

    etdah. Itu chaerin ama emaknya gitu banget yak😀
    Suka karakternya taemin disini. Bisa manly banget, bisa manis banget. Agh. Never regret deh sama cerita taelli.
    Please banget next partnya ditunggu banget thor. Mhehe

  21. mega7x

    wow sulli hamil..!!! suka bgt sm karakter nunanya taemin disini.. chaerin ur so cool n funny,, update soon thor..

  22. Baekjun

    wah daebak. aku sangat suka, cepat upload part 4 oke

  23. Dwi

    Asyik Asyik Akhirnya ada lanjutanannya,
    ffnya bagus, seru, suka banget sama castnya
    Di tuggu part 4 thor.
    jangan lama-lama yaaaaa

  24. Daebak!!
    Maaf ya thor… komennya lompat kesini😀
    lanjut ya thor..biar kaya selang aer /Plakk…

  25. hello,i’m new readers in here.but kkaebsong/? karena agak sedikit ‘awkward’ commentnya .-. aku udah baca “Innocent Prostitute’ dari pertama sampai part ini sampai sekarang ini,detik ini dan hari ini .-.,*curcol sedikit gapapa ya? lol sebenarnya,aku cuma iseng”-an aja nyari ff yg ga pernah aku baca.eh tiba” ketemu ff yang castnya TaeLli di blog ini,aku suka banget krn aji/? mumpung lah mereka berdua sma” bias aku dan secara mengejutkan aku malah suka mereka di kopel”in begitu atau TaeLli kopel/? entah mengapa,aku suka aja dan mulailah aku di blog ini,aku nyari” ff yang castnya TaeLli daannn akhirnya aku ketemu ff ini,bagus dan comedynya? ciel lol — nexxttt^^ aku pengen tau selanjutnya TaeLli akan bagaimana nantinya and ciel,bikin lebih lucu juga bagus.lol ciel,bikin ngakak😀

  26. Yesss…untung aja Lee Chaerin ngebela Sulli,hehe,makin keren aja ni ff eon,lanjut ya..harus kaya selang aer

  27. Michelle Carissa

    ffnya makin keren thor, si ceel ato ciel ato chaerinnya bener bener bad girl ‘-‘ lanjut yeee thor jangan kelamaan :’

  28. reea

    kaaakk jgn lama2 ya… ditunggu loh… hehee aku suka pairing sama ceritanya. masukannya, bahasanya lebih diperbaiki ya🙂 ceritanya udah bagus kok. semangat!!

  29. Keren taelli couple..jjaaanngg

  30. Aigoo Jinjja… Taelli dong sweet banget sih… aku seneng kalau mereka melakukannya dengan cinta, bukan paksaan ^^

    P.S: mian baru komen di part ini. Habis, WordPress agak eror😀

    Lanjutannya please… ^^

  31. vankaka

    gak nyangka ny.Lee nge-rokok juga-_-
    makin sweet aja deh, ayo bikin yg lebih rumit! tapi harus happy ending ya!!!
    Next Quickly!!!

  32. luhanhan

    sulli hamil???? ahh senangnya semoga mereka jadi nikah dan perasaan cinta taemin udah ada🙂

  33. putri

    aigo.. aku suka noona nya taemin. sulli hamil!!
    akhirnya..
    naeun pergi aja keneraka lo

  34. salsabilla

    dasaar naeun penjilaat. omoooo suka banget sama karaekter oma dan noona nya taemin. sulli hamil omaaygat. semoga nanti taemin juga cinta sama sulli. lanjut eonni

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Create a free website or blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: