Innocent Prostitute 5

Untitled-1 copyb

Innocent Prostitute 5

 

Main Cast : Lee Taemin x Choi Sulli

 

Genre : Romance, Family

 

Rating : R (Rated)

 

Author : Patty

 

Sorry banget bener-bener sorry selangnya mampet lagi. Langsung baca aja ya.

 

 

***

 

Taemin POV

 

Sudah 3 hari ini Sulli tidak pernah mengangkat telepon dariku. Ada yang salah dengannya? Terakhir kali aku menghubungi Chaerin Noona untuk menanyakan keadaannya pun, hanya di balas dengan bentakkan. Aku benar-benar kesal dengan Kakak yang satu itu. Dia belum puas menyiksa hidupku di sini?

Siang ini akan ada pertemuan terakhir dengan General Manager perusahaan di sini dan setelah itu aku akan langsung terbang kembali ke Korea. Aku ingin segera mencari tahu ada masalah apa dengan Sulli. Aku takut sesuatu terjadi padanya. Entah kenapa akhir-akhir ini aku sering merindukannya, cemas, bahkan memimpikannya. Apa aku sudah mencintainya? Entahlah.

 

 

Author POV

 

3 Hari Kemudian

 

“Selamat siang, Tante. Aku bawakan oleh-oleh dari Paris.” Sapa Taemin dengan riangnya sambil mengangkat dua tas bermerek yang dibelinya di Paris. Ibu Sulli menganga tak percaya dan langsung memegang dua tas itu.

 

“Omo Lee Taemin, sudah lama tante tidak memakai barang dari Paris semenjak Ayah Sulli meninggal! Terima kasih nak.”

 

“Em…Tante.. Sulli..” Taemin menggaruk kepalanya.

 

“Ah, dia ada di kamarnya. Oh iya, dia akhir-akhir ini malas makan. Mungkin merindukanmu. Tegurlah dia. Dia terlihat lemas sekali. Kasihan anaknya juga nantinya.” Gumam Ibunya. Taemin kaget mendengar keadaannya. Bagaimana bisa Sulli mengacuhkan keadaannya sendiri. Diapun langsung melesat ke kamar Sulli, mengetuk pintunya.

 

Tak hitung detik, Sulli langsung membukanya, mengira itu adalah Ibunya. Saat melihat wajah Taemin terpampang di depannya, dia langsung menutupnya kembali dengan keras, membuat calon suaminya ini kaget melihat perbuatannya.

 

“Ya Choi Sulli ada apa denganmu? kenapa kau menghindariku? Buka pintunya!” panggil Taemin. Sulli hanya memeluk bantalnya dan menangis. Dia kembali teringat foto itu.

 

“Kau mau menceritakannya atau aku pergi bertanya pada Chaerin Noona dan membuatnya membunuhku? Kau ingin aku mati tanpa mengetahui apa kesalahanku?”

 

“Choi Sulli ayolah jangan begini. A..Aku merindukanmu..”

 

“Jangan bicara omong kosong Taemin!” teriak Sulli.

 

“Makanya buka pintunya demi Tuhan aku butuh penjelasan. Setidaknya aku bisa tahu kesalahanku Sulli!”

 

“Ada apa ini? Kenapa kau berteriak Taemin? Sulli tidak membukakan pintu? Apa kalian bertengkar?” Ibunya datang karena mendengar suara keras Taemin dan Sulli. Taemin menggeleng cepat.

 

“Anni Tante. Aku bingung dengannya. Dia tiba-tiba menutup pintu saat melihatku. Apa dia pernah bercerita tentangku pada Tante? Tentang kesalahanku misalnya? Aku bingung kenapa dia bisa sampai seperti ini. Dia bahkan mengatakan aku berbicara omong kosong. Aku tidak mengerti dengan”

 

Tiba-tiba pintu terbuka dan Sulli dengan mata berair menatapnya tajam.

 

“Masuk kamar, jangan membuat Umma kebingungan!” ucap Sulli dingin dan kembali ke dalam. Taemin yang bingung, menatap Ibunya sebentar kemudian masuk saat Ibunya menyuruhnya menurut.

 

“Masuk saja, ikuti saja apa maunya..”

 

***

 

Sulli duduk di kasurnya saat Taemin masih berdiri setelah menutup pintu pelan.

 

“Ada apa? Aku salah apa?” tanya Taemin pelan. Menatapnya dalam. Dia sangat merindukan wanita ini sebenarnya.

 

“Oppa, apa kau mencintaiku?” tanya Sulli pelan. Menatap tangannya sendiri.

 

“Hei.. ada apa denganmu? kenapa tiba-tiba seperti ini?” Taemin mulai mendekati kasur. Ingin memegangnya.

 

“Jawab saja bisa kan? kau hanya menganggapku pelacur yang terikat kontrak denganmu, bukan begitu?” bentak Sulli.

 

~plak!

 

Taemin menamparnya. Mata Sulli langsung berair.

 

“Sakit, Oppa!”

 

“Berhenti menyebut dirimu pelacur! Aku membencinya! Kau merendahkan dirimu sendiri Choi Sulli!

 

“Kalau aku bukan pelacur lalu apa? Kau bahkan tidak menganggapku.”

 

“Mwo? Kau gila?” Taemin menarik Sulli hingga berdiri dihadapannya. Memegang kedua pipinya.

 

“Tatap mataku! Apa aku terlihat bermain-main saat mengatakan aku akan menikahimu? Apa aku terlihat tidak serius saat merawatmu dan calon anak kita?” tanyanya serius. Sulli langsung membuang muka.

 

“Lalu kenapa kau tidur dengan Naeun di Paris? Jawab aku. Jangan mengelak.” Kini Sulli memberanikan diri menatapnya. Taemin terbelalak kaget. Menatap Sulli tak percaya.

 

“Ka.. Kau mengetahuinya?” tanya Taemin. Sulli terdiam sejenak dan langsung meneteskan airmatanya dan mendorong Taemin. Menutup kedua wajahnya dan terisak. Semuanya ternyata benar.

 

“Anni, Sulli ya dengarkan penjelasanku! Jadi ini alasanmu mengacuhkanku? Ya! Jangan menangis… Mianhae.. Aku bisa menjelaskannya.” Taemin mendekat dan memegang kedua pundaknya. Sulli terus saja terisak.

 

“Aku tahu aku bodoh. Aku tahu itu hakmu karena ini hanya kontrak. Aku tahu aku terlalu mencintaimu. Aku tahu aku tidak bisa menyalahkanmu. Kau berhak tidur dengan siapapun kau berhak melak”

 

Taemin langsung memeluknya. Memotong perkataannya.

 

“Bisa kau diam dan memberikanku waktu bicara? Aku tidak akan melepaskan pelukan ini kalau kau masih saja menangis, merendahkan dirimu sendiri, dan mengacuhkanku.”

 

“Nappeun nom!” teriak Sulli. Dia berusaha melepas pelukan itu tapi Taemin begitu kuat memeluknya. Tak bisa melepasnya, Sulli pasrah dan membalas pelukan itu. Menangis di bahu Lee Taemin. Cukup lama sampai dia reda dan membuang nafas lelahnya.

 

“Aku memang mencium Naeun.” Taemin melepas pelukannya dan menatap kedua mata Sulli.

 

“Aku menciumnya. Aku mabuk dan saat itu aku sangat merindukanmu. Aku mulai berimajinasi yang aneh dan berpikir kalau dia adalah kau. Aku mabuk berat dan tidak sadar akan apa yang sudah aku lakukan.”

 

Sulli tertunduk, menahan air mata yang ingin keluar lagi. Dia takut, dia takut Naeun menjebak Taemin. Pasti Naeun sudah tidur dengannya dan akhirnya mengandung anak Taemin juga. Mau tidak mau Taemin pasti harus menikahi dan memilih Naeun, anak orang kaya yang sangat disayangi Ayahnya.

 

“Tatap aku Sulli. Kumohon..” Taemin memegang dagunya dan mengangkat wajahnya. Menatap mata Sulli yang kini berkaca-kaca.

 

“Aku tahu apa yang ada dipikiranmu. Itu semua…. tidak terjadi.” Ucap Taemin, menatapnya serius. Sulli melebarkan matanya, sedikit tidak percaya.

 

“Shit demi Tuhan apa Lee Chaerin benar-benar ingin adiknya tersiksa? Wanita itu benar-benar keterlaluan!” keluh Taemin. Terlihat mukanya berubah kesal. Sulli bingung.

 

“Kenapa kau malah menyalahkan kakakmu!” ucap Sulli tidak senang.

 

“Apa kau tahu? Saat aku bangun pagi-pagi, aku masih berpakaian lengkap dan Lee Chaerin sudah ada di dalam apartemenku, tidur disampingku dengan kakinya tepat diwajahku! Dia mengusir Naeun malam itu saat mendapati dia menciumku. kakak tua itu tahu Naeun menyusulku ke Paris dan ingin memberi pelajaran pada anak itu. Lee Chaerin menceritakan semuanya padaku setelah mencekikku saat aku membangunkannya! Apa tidak cukup dia menyiksa adiknya pagi itu dan sekarang dia membiarkanmu salah paham padaku? Choi Sulli kumohon jangan menambah penyiksaan ini!”

 

Sulli terdiam mencerna kata-kata Taemin. Dia mengingat pembicaraannya dengan Chaerin waktu itu. Semuanya masuk akal. Sedikit lucu juga melihat muka protes Taemin saat menceritakannya. Pantas saja Chaerin hanya tenang tanpa takut dengan resiko yang mungkin di sebabkan Naeun.

 

“Bukannya Chaerin eonni ada di korea waktu itu?” tanya Sulli, masih sedikit bingung.

 

“Seorang Lee Chaerin bisa berada di dua negara yang berbeda dalam waktu 1 hari saja. Dia punya Jet pribadi, demi Tuhan wanita itu mafia Choi Sulli! Apa kau tidak percaya padaku? Dia memang sangat menyayangiku, tapi dia tidak akan pernah membiarkanku pergi kemanapun tanpa orang suruhan darinya memata-mataiku. Aku tidak pernah mempunyai rahasia karena kakak sialan itu!” terang Taemin.

 

Memang semuanya ada benarnya. Chaerin bahkan bisa dengan mudah mengetahui keberadaan Sulli dan apa saja yang sudah dilakukan Taemin dengannya waktu itu.

 

“Mianhae…” sambung Taemin. Sulli menatapnya sejenak kemudian menghela nafas panjang. Dia melingkarkan tangannya di leher Taemin, berjinjit dan menempelkan bibirnya pada bibir Taemin. Membuat pria ini tersenyum lega menerima perlakuan ini. Akhirnya mereka berciuman sangat lama sampai akhirnya Taemin melepasnya dengan tangan yang masih melingkar dipinggangnya.

 

“Aku merindukanmu Sulli..”

 

“Nado..” jawab Sulli sambil tersenyum. Mereka melanjutkan ciuman panas mereka sampai akhirnya Taemin melepasnya, memburu nafas.

 

“Choi Sulli, aku ingin mengatakan sesuatu padamu.” Ucapnya. Memegang kedua pipi Sulli, menghapus semua bekas airmatanya dan menatap matanya lekat.

 

“Aku pikir aku sudah mencintaimu. Aku sangat mencintaimu. Aku mencintaimu Choi Sulli.” Ucap Taemin. Sulli hampir tidak percaya mendengarnya. Lee Taemin akhirnya membalas perasaannya. tidak perlu lagi ada kekhawatiran di hatinya. Dia langsung menangis dan memeluk Taemin.

 

“Na do Saranghae, Oppa. Gomawo..” ucap Sulli terisak. Taemin tersenyum dan melekatkan pelukannya. Dia benar-benar mencintai wanita ini.

 

“Maafkan aku karena sudah menamparmu. Jangan pernah menyebut dirimu pelacur lagi arrasseo? Aku membencinya. Kau berharga, babo..”

 

 

***

Tokyo, Japan, at the same time.

 

“Kau harus berhenti ikut campur urusan adikmu, Chaerin. Berhenti menyadap pembicaraan mereka. Ckck wanita ini.” Pria dengan banyak tindikan di telinganya, tato di sekitar abs dan dadanya dan hanya memakai boxer kini duduk di kasur tepat di samping wanita yang sedang tersenyum senang di depan laptopnya. Hanya memakai singlet dan hotpants. Melihat pemandangan orang yang berpelukan di layar itu.

 

“Dia mencintainya. Akhirnya pria bodoh itu mengaku..” ucap Chaerin kemudian menutup layar itu setelah adegan yang terlihat adalah pakaian dilucuti, di lempar ke sembarang arah dan adiknya menindih badan calon istrinya. Pria yang disampingnya kini hanya menggeleng melihatnya. Chaerin langsung menatap pria itu dan berbaring, memeluknya.

 

“Sekarang aku bisa tidur dengan nyenyak. Dia sudah di korea. Aku tidak perlu mencemaskan calon adik iparku lagi.”

 

“Kalau begitu berhenti menyadap mereka. Adikmu, Sulli, Naeun, orang tuamu, semua orang kau sadap. Apa jangan-jangan aku juga ?” tanya pria itu bercanda. Chaerin bangkit dan mengecup singkat bibir pria itu.

 

“Haha. Untuk apa aku menyadapmu! Kau selalu ada disampingku, bodyguard bodoh..”

 

“Haha benar juga, aku lelah berpura-pura jadi bodyguardmu di Korea. Tolong pecat aku, nona Chaerin. Aku ingin fokus sebagai Bos Mafia Kyoto. Haha” Ucap pria itu. Memasang muka kasihan. Chaerin tertawa di buatnya dan mencubit nipplenya.

 

“Ah appo! Ya Lee Chaerin! Kau mau ku makan hidup-hidup?”

 

“Kalau kau berani, Kwon Jiyoung!”

 

Jiyoung langsung mencium bibir Chaerin dan melanjutkan permainan mereka yang tertunda karena Taemin.

 

 

 

To Be Continued..

 

Aduh maaf ya ff nya kali ini pendek dulu. Ide mampet. Selang bocor. Abis Prabowo ngomongin bocor-bocor mulu sih. Kan bocor jadinya. lol komen ya. Sangat di harapkan demi kelangsungan hidup ff ini.

 

 

Note: Btw, kemungkinan ff ini tinggal 1 chapter lg. Soalnya aku bakal fokus sama ff-ff usang. Gak mau nimbun dosa. Bakal berusaha fokus ke The Gangster Sister, Crab Kiss, Lie & Lie, Spy Still Exist, Sama Haki War n Romance. Kalo dosa usang udah ku penuhi, aku bakal balik ke ff” baru. Harap dimaklumi. Saya memang author seperti itu. Maaf atas ketidaknyamanannya. Aku pikun. Takut bener-bener aku cuekin n lupain nantinya kalo aku timbun terlalu lama.

 

 

Categories: Fanfiction, Shiny Effects | Tags: , , , , , , | 24 Comments

Post navigation

24 thoughts on “Innocent Prostitute 5

  1. Akhirnya di post jugaaaaaaaa
    Akhirnya taemin menyatakan perasaannya sma si sulli
    Lanjut thooor

  2. kisseuonew

    yeaay!! akhirnya publish >< aduh, ff nya aku tunggu banget loh thor, dan syukurnya mereka baikan yeay! untung lee chaerin mafia dong kalo gt, jd bisa nyegah si naeun, pergilah kau naeun~~ Xd next chapternya ditunggu yaaa

  3. ya Tuhan.. imajinasiku terwujud. jidi nyempil wkwk

  4. akhirnya di publish jga😀
    wahhhhhh taemin jga mencintai sulli🙂
    akhhhhhh senangnya🙂
    ngga nyangka lee chaerin jga ke paris
    dtunggu next’ny yah
    SEMANGAT!!!!!!!

  5. reea

    akhirnya update juga ;A; /nangis/
    BENERAN MAU DILANJUTIN KAAK??? IM GLAD HAHAHAHAHAHAHA

  6. vankaka

    akhirnya di post juga–”
    Cl sama GD😀
    ayo TaeSull langsung nikah^^

  7. Yuhuuuuuu akhirnya di post juga ya udah lama banget nungguin ini-_-
    Ternyata sulli nya cuma salah paham toh ya, untung aja ada chaerin ye di paris, coba kalo kagak pasti si naeun udah ada rencana tuh buat taemin-_- pasti itu yg di liat chaerin terakhir si taemin sama sulli lagi begituan wkwkwk.
    Lanjutnya jangan lama thorrr, selangnya jangan dibiarin macet haha

  8. putri

    chaerim benar2 daebak, suka banget ma nih org.. naeun udah kayak kecoak aja nyelip2 dalam hubungan org aja. harus di basmi tuh kuntilanak satu.. biar ilang dari muka bumi ini

    lanjut thor..
    jangan kelamaan lagi yah

  9. Aku suka taelli. Kenapa pendek eon? Padahal kalo panjang pasti seru tuh

  10. dyah

    lagi tegamg yang taemin sama naeun. terus bayangin cl pagi2 nyekik taemin. haha.
    next chapnya ditunggu ya author.
    aku suka semua ff taelli dan f(shinee)nya. ditunggu karya yang lain.

  11. chaerin emang bener-bener jjang deh! udah ngasih tahu sulli. tapi ternyata juga nyekik taemin sama ngusir naeun. yg bisa pasti cuman chaerin deh.
    ciyeee, udah ngaku~ akhirnya ya taemin ngaku ke sulli. cepetan nikah deh😀
    wow, chaerin ngeliat taelli? huh, pinter sekali disadap semua. ada chaerin-jiyong momen ya ternyata.
    ditunggu kelanjutannya, keep writing~

  12. Jungie

    Chaerin deabekk dehh …
    Udah nyusir itu kecoa, nyekek Taemin ngasih tahu Sulli…
    Ciee… Ciee… Taemin ngaku juga tentang perasaannys ke Sulli…
    Ajhh… Ada moment Chaerin-Jiyoung…

  13. Jijikimji

    Alhamdullilah di post😀

  14. Next Next Next

  15. Oh please jangan mampet2 lagi patty. . Sumpah demi shawol si aku’y kangen buanget sama Taelli. .dan ff ini yg selalu ku tunggu2. .apalagi setelah jiwa shiper aku kambuh gara2 news about taemin solo and sulli yg hiatus. .kan pikiran jadi kemana2 thor. .lancarin lagi ya selangnya :-* please. .

  16. Na

    Haii Patty salam kenal🙂 aku reader baru d sini.. Selama ini aku tipikal silent reader *plak* tapii kamu hebatt banget bisa bikin aku mau ninggalin jejak..😀 Btw, Sukaaa banget jalan ceritanya, lanjutkan thor, kalau bisa jgn lama2 yaahh🙂

  17. rika via

    hy semua maaf saya reader baru di blog ini jujur aku jarang komen tp setelah tw ada ff keren and bikin kepo,jd pengen tw terus lanjutanya

    .tolong dong mbak patty(gk tw manggil apa biar sopan) diterusin biar gk kepo lagian udh bnyak yg request sekalian sm the geng sister🙂 :*

  18. finally, si Taemin ngaku juga kkk
    si CL benar-benar dah, sampe nyadap pembicaraan gitu -_-
    btw, di bagian CL & GD saya skip/? saya Daragon shipper -_-)/ gomen ne._.

  19. belaa

    Sekian lama:”) pas lagi cek langsung seneng ehehe, lanjut terus ya unn!!

  20. salsabilla

    seruuuuuu. omaygat naeun gigih bangeut ngejar temin ampe gitu. untung ada chaerin eonni hahaha. ditunggu part selanjutnya😉

  21. babyMay

    SEKIAN LAMAA AKU MENUNGGU FF INI AKHIRNYA TERBIT JUGA/? :”””
    Waah naeun emang yaa gak ada kapoknya ckck untung kakanya taemin bisa kelarin/? Haha swit deh taelli lanjut thoorr jangan lamaa plis :””3

  22. Penasaran kelanjutannya….hemmm…Daebak buat CL.. Bener2 mafia dia…

  23. parkyurin

    Akhirnya update juga!!
    Semakin keren ceritanya, suka sama Taemin dan Sulli

  24. hwang jae hyo

    Daebak….!!!!

    Banyakin Cast Chaerin ama GD donk..so sweet…

    Oke banget…. (Y)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Create a free website or blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: