HAKI’s WAR & Romance [1]

184405_474521789292439_2093921564_nHAKI’s WAR & Romance

Cast: Sekampung

Genre : Fantasy, Action

Author: Patty

Rating : PG 15

Note : cerita ini murni buatan otak langka ‘Patty’ dan semua nama kota dan segala macamnya disini adalah hasil karangan otak aneh ‘Patty’. Jadi kalau ada cerita yang sama dari A-Z diluar sana harap laporkan ke ayee Bacanya yang teliti biar detailnya kalian ingat. Kali aja di bahas di chapter-chapter berikutnya. tenang saja, nanti ff nya akan fokus di f(shinee) couple kok🙂
With Love, Patty!

***
***

Di sebuah negara bernama ‘Everest Oldimus’ , terdapat masyarakat dengan berbagai HAKI. Haki adalah nama yang membedakan mereka dengan manusia normal. HAKI hanya 2 berbanding 10 dengan manusia normal yang ada. Mereka berbaur dengan publik dan menjalankan aktivitas seperti biasa. Manusia HAKI adalah manusia yang tidak pernah bertambah tua. Mereka berhenti bertumbuh saat sudah ada di usia 25 tahun. Mereka pun bukan manusia yang lahir di bumi. Entah sejarah apa yang membuat ada beberapa orang seperti mereka di negara itu. Mereka manusia yang lahir dari sebuah planet yang bernama ‘Rising Olemonia’. Mereka jatuh ke bumi melalui bintang jatuh. Setiap ada bintang jatuh terdampar, pasti itu adalah salah satu manusia HAKI dalam bentuk bayi. Mereka memiliki jiwa, tubuh, dan organ sama seperti manusia. Mereka juga bisa mati. Yang membedakan hanyalah kekuatan alami yang mereka miliki dan anti aging atau anti penuaan. Para Haki pun tidak mengerti kenapa mereka bisa ada di bumi dan sudah mempunyai daerah masing-masing saat mereka terjatuh. Setiap Haki dapat merasakan hubungan kelompok mereka sendiri walaupun mereka tidak saling mengenal saat pertama kali bertemu. Mereka bisa tahu dimana kelompok mereka sedang berada dan akan saling mencari satu sama lain. Tapi, mereka tidak bisa menyadari atau merasakan kelompok Haki lain selain kelompok mereka sendiri.

Di Everest oldimus, masyarakat sudah menganggap biasa dengan keberadaan HAKI. Sudah ada undang-undang yang meresmikan mereka sebagai penduduk juga. Namun, setelah 200 tahun kehadiran Haki di Everest Oldimus, telah terjadi banyak hal yang membuat para kelompok Haki memiliki hubungan yang tidak baik dengan manusia. Mereka memiliki daerah kekuasaan dan menduduki tahta sebagai bos di wilayah masing-masing. Mereka menganggap manusia normal sebagai orang yang tidak berguna dan kadang menggunakan tenaga mereka untuk menjadi orang kaya di negara itu. Manusia normal mulai takut akan keberadaan mereka. Tapi sayang, pemerintah yang hanya manusia normal tidak bisa berbuat apa-apa karena kekuatan yang dimiliki para Haki.

Tapi, tak ada yang tahu, dari ratusan kelompok Haki yang ada, masih ada beberapa kelompok yang baik dan berbaur dengan masyarakat. Tidak mau menindas orang lemah dan menggunakan kekuatan mereka untuk kebaikan. Dari sekitar 175 kelompok Haki yang ada di Everest Oldimus, ada 6 yang terkenal kuat, baik, dan memiliki anggota yang sempurna baik dari segi fisik, kekuatan dan juga kepintaran. Sayangnya, justru hubungan ke 6 kelompok Haki ini malah tidak baik. Mereka memiliki sejarah yang membuat mereka tidak diperbolehkan untuk bertemu satu sama lain, karena pasti akan terjadi perang. Padahal, kalau hubungan dengan manusia biasa ataupun Haki-Haki yang lain, mereka tidak bermasalah sekalipun.
6 Haki terkuat tersebut adalah:

Haki LEE
-Lee Donghae : Ketua Haki, pengendali air
-Lee Jinki : IQ 230, Ahli Strategi
-Lee Gikwang : Pengendali udara
-Lee Taemin : Pembaca pikiran, dapat menghilangkan ingatan orang.
-Lee Amber : Penembak Jitu, Ahli beladiri
-Lee Chaerin : Ahli Penyembuhan

Haki KIM
-Kim Jaejoong : Ketua Haki. Pengendali petir.
-Kim Junsu : Manusia bayangan, Cepat.
-Kim Jonghyun : Suara mematikan, dapat membuat orang pingsan saat dia bernyanyi.
-Kim Kibum : Ahli penyembuh
-Kim Jongin : Invincible/dapat menghilang
-Kim Myungsoo : Manusia Api
-Kim Stephanie : Ahli Pedang

Haki SONG

-Song Hye Kyo : Ketua Haki, pembaca pikiran
-Song Jongki : IQ 225, ahli strategi
-Song Victoria : Ahli penyembuh
-Song Dongwoon : Manusia magnet
-Song Seunghyun : Ahli senjata, penembak Jitu

Haki JUNG

-Jung Yunho : Ketua Haki, Penembak Jitu
-Jung Il Woo : Dapat merubah wujud, spy
-Jung Jessica : Manusia Es
-Jung Krystal : IQ 250, Ahli Strategi
-Jung Nicole : Manusia ekskresi/keringat beracun
-Jung Eunji : Pembaca pikiran

Haki PARK

-Park Yoochun : Ketua Haki, manusia tanah
-Park Sandara : Memiliki indra ke 6
-Park Cheondung : Ahli beladiri, penembak jitu
-Park Chanyeol : Invincible/dapat menghilang
-Park Jiyeon : Dapat menghipnotis lewat mata.
-Park Luna : Ahli Penyembuh

Haki CHOI

-Choi Siwon : Ketua Haki, IQ 210 ahli strategi
-Choi Minho : Ahli beladiri, penembak jitu
-Choi Minki : Anti gravitasi/dapat terbang
-Choi Gina : Penembak jitu, ahli pedang
-Choi Juniel : Punya Indra ke 5
-Choi Sulli : Ahli Penyembuh

Sekarang tahun 2013 dan jaman telah berubah. Everest Oldimust sudah menjadi negara yang High Technology dan juga kaya akan Sumber Daya Manusia. Para Haki pun ada yang bekerja, Sekolah dan juga menggeluti profesi lainnya. Kelompok Haki yang baik tidak pernah memamerkan identitas mereka sebagai Haki. Mereka beraktivitas layaknya manusia normal. Dan kadang manusia lupa kalau mereka adalah Haki saking melakukan apapun tanpa kekuatan spesial mereka.
***

Kota ‘Orgemania’

<JUNG’s>
“Ya ! Jung Yunho!!” teriak Krystal kesal. Dari tadi dia terus saja membangunkan Yunho tapi tidak ada tanda-tanda kehidupan. Yunho masih saja asik dengan dengkurannya.
“Huh, sudah ku bilang bangunkan dia dengan ini.” Il woo masuk dan membawa kaos kaki yang belum dia cuci. Dia melayangkan kaos kaki itu didepan wajah Yunho. Seketika itu juga Yunho mendengus dan terbangun dari tidur.
“Oeeekk…! ya brengsek! Sudah ku bilang aku tidak suka bau kakimu!”
“astaga benarkah? Sorry..” goda Ilwoo dengan memakai wajah manusia yang di taksir Yunho di kantor mereka.
“Ya! Sudah ku bilang jangan sembarang memakai wajah orang! Jangan sekali-kali memakai wajah Stella didepanku! Awas kau!”
“haha.. sudah cepat mandi sana. Mau naik mobil denganku atau bawa motor? Bos bisa memarahi kita kalau terlambat.”
“Pergilah duluan. ingat, jangan sembarang pakai wajah orang. Kasihan karyawan kantor selalu kau buat bingung karena memakai wajah atasan. Jangan pamer!” ucap Yunho sedikit kesal. Ilwoo hanya mengangguk dan melambai pergi. Krystal yang sedari tadi berdiri dan melipat tangannya di dada hanya menggeleng.
“Bisakah kalian tidak menganggapku patung?”“Ah.. Krystal, sejak kapan kau dikamarku?”
“Sejak aku membangunkanmu. Oh God Yunho kau sudah 75 tahun tapi masih berkelakuan anak SMP. Cepat mandi sana. Aku akan terlambat ke Sekolah.” Krystal mendengus kesal. Bagaimana tidak, Yunho yang bertugas mengantarnya ke sekolah setiap hari sedangkan Eunji di antar ke sekolah oleh Nicole karena sejalur dengan kantornya.
“Okok, i get it! Jess mana?”
“Sedang sarapan, sebentar lagi dia berangkat syuting. Cepatlah. Aku tunggu di ruang tamu!”
Krystal masih termasuk Haki baru. Dia dan Eunji sama-sama masih dalam masa pertumbuhan dan saat ini menginjak usia 17 tahun. Haki senior adalah haki yang sudah berumur di atas 50 tahun. Bahkan ada yang saat ini masih hidup di umur 150 tahun karena kesehatan yang terjaga.
***
kota ‘Relzipoa’

<LEE’s>
“Sudah ku bilang aku tidak menyukainya bodoh!” Taemin berteriak kesal. Sahabatnya, Gikwang berusaha menjodohkannya dengan salah satu manusia sahabat Gikwang di kampus mereka. Baru didepan pintu, Taemin sudah bisa membaca maksud dan tujuan Gikwang datang menemuinya.
“Tapi dia menyukaimu. Lily cantik loh. Jarang-jarang kan ada yang menyukaimu.” Sindir Gikwang dan malah dihadiahi tatapan tajam dari Taemin.
“Aku sudah berapa kali bilang kalau wanita impianku itu..”
“ya…ya… ya..Haki yang memiliki umur yang sama denganmu dan dapat menyembuhkanmu kalau sakit biar bisa umur panjang? Hahaha! Lee Taemin mana ada Haki yang ditakdirkan untukmu dengan ‘kebetulan’ seperti itu. Mustahil!”
“sudah.. jangan menggangguku. Kelas akan segera dimulai. Dosen sudah datang!” Taemin mengusirnya dan Gikwang pun kembali ke aktivitas basketnya di kampus itu.
Tiba-tiba Hp Taemin berbunyi dan ada telpon dari Chaerin. Dengan malas Taemin mengangkatnya.
“ada apa, Nek?”
“Ya! you jerk! Jangan panggil aku nenek. Aku belum tua..”
“kau sudah 85 tahun for ur information nenek..”
“Whatever. Sombong sekali mentang-mentang baru 20 tahun.”
“To the point, nek!”
“Amber menelponku, katanya ada haki preman yang mengerjai dan memajak manusia di sekitar sungai anzoria. Beberapa anak muda di pukuli sampai berdarah. Amber cuma bawa motor jadi tidak bisa mengangkut mereka untuk ku obati. Kau kesana sekarang juga dan bantu Amber. Angkut mereka kerumah! Understand?”
“Aissh.. aku ada ujian habis ini nek! Kau mau membuatku mengulang semester ini?”
“astaga! Bahkan kau bisa mengulang kuliahmu 100 kali Taem! Kita tidak akan berubah keriput bodoh..”
“Aissh.. ya sudah. Aku kesana. Cerewet! Kenapa tidak gikwang saja sih. Huh… mentang-mentang dia sudah tua!”
“Sudah jangan mengeluh kau masih haki berkembang jadi ikut saja kata senior!”

***
kota ‘Ziviles’

<CHOI’s>
“Ah.. nyamannya..” gumam Minki yang sedang memakai masker timun kesukaannya. Minho yang memasuki kamarnya dan melihat tingkah haki yang satu itu hanya bisa menggeleng.
“Choi Minki.. kau itu pria. Ya Tuhan, anak ini..” Minho mengambil beberapa senjatanya di dalam lemari brangkas dan melemparnya di tempat tidur. Dia kemudian duduk dikasur setelah mengambil kain basah. Minki menghembuskan nafas kesal.
“Hah.. Minho, tidak bisakah kau lihat aku sedang perawatan? Jangan mengganggu kenyamananku! Maskerku bisa rusak!”
“Maskermu akan rusak kalau kau terlalu banyak bicara bodoh. Ini kamarku juga, jadi terserah aku. Aku ingin membersihkan senjataku. Sudah berdebu. Dasar, Juniel dan Gina saja tidak se-ribet kamu! Bahkan Sulli yang feminin kalah darimu.”
“Aissh.. itu bodohnya mereka saja. Aku tidak mau kalau nanti aku 25 tahun aku kelihatan kayak om-om sepertimu. Aku ingin tetap terlihat remaja. Just like this.”
Minho menggeleng melihat juniornya itu berbicara layaknya perempuan.

“Minho, Minki, Juniel dikerjai oleh Haki Shin! Dia menelepon sebelum kejadian itu terjadi karena mendapat penglihatan! Sepertinya mereka akan memukulnya karena dia sangat populer disekolah!” teriak Gina saat masuk ke kamar mereka dengan muka emosi.
“Kan ada Sulli bersamanya.. Bukannya tadi Sulli bilang akan menjemputnya sepulang kampus?” balas Minho santai. sibuk melap pistol kesayangannya.
“Astaga Minho. Otakmu kau taruh di dengkul? Sulli hanya penyembuh. Apa yang bisa dia lakukan melawan mereka? Apalagi kudengar Shin Sekyung itu manusia angin. Bisa dikerjai mati-matian mereka berdua.”
“Aissh.. suruh Minki sa..”
“Eits… I’ll pass!” potong Minki mengangkat tangan menolak.
“Aissh kalian berdua ini, hurry! Siwon tidak bisa karena dia sibuk dikantor! Kau mau Siwon menghukum kalian berdua?” Gina berjalan mendekati mereka dan menarik tangan mereka hingga terjatuh dari tempat tidur. Minki merengek karena maskernya hancur.

__
“Apa mau kalian!” teriak Sulli melindungi Juniel yang penakut dibelakangnya. Juniel hampir menangis. Beruntung Sulli datang tepat waktu di sekolah Juniel.
“Huh, hanya penyembuh saja sombong. Kau bisa apa lawan kami hah?” ucap Min Ah dan terus bersiul. Siulannya membuat orang sakit kepala.
“Bertahanlah Juni, mereka pasti akan datang!” ucap Sulli memeluk Juniel. Mereka berdua sama-sama dilanda kesakitan di kepala.
“Sakit? Ow.. kasihan.. padahal aku baru mau melempar kalian sambil bermain-main.” Sambung Sekyung.
“Ya! Apa mau kalian? Juni tidak pernah berbuat macam-macam pada kalian!”teriak Sulli.
“Stupid! Juniel itu pamer kecantikan. Baru kelas 2 saja sudah sombong. Semua fans kami malah beralih ke dia. Dasar tidak bisa menghargai kakak kelas.” Sekyung menatap Sulli dan Juniel dengan sinis dan kemudian mengangkat tangannya ke udara. Angin tornado kecil sudah melingkar ditelapak tangannya. Seketika itu juga dia mengarahkan angin itu kepada 2 Choi bersaudara itu dan mereka terhempas sangat jauh. Setelah itu dia terus memainkan mereka. Mengangkat dan menghempaskan mereka di tanah.

Tiba-tiba tangan Sekyung di kunci dan dia dilumpuhkan dengan beladiri. Sulli dan Juniel dengan keadaan mereka yang lemas langsung tersenyum menatap tiga orang dari kelompok mereka yang sudah datang.
“Minho!” teriak Sulli. Ternyata Minho yang melumpuhkan Sekyung.
#byuuurrr
“Gosh.. apa ini?” Min Ah berteriak jijik karena tiba-tiba dia mandi air comberan dan juga kotoran binatang. Dia melihat ke atas dan di atas sanalah Minki sedang melayang sambil memegang ember besar. Lucunya, dia memakai sarung tangan karena tidak ingin tangannya ikut tercemar.
“Hah.. lain kali kalau mau ada hal seperti ini, bilangnya lebih awal..lihat keadaan kalian berdua. Memprihatinkan.” Gina membantu mereka berdiri.
“Maaf, indra ke 6 ku jarang muncul untuk hal-hal kecil.” Gumam Juni.

***
Kota ‘Quotiros’

<SONG’s>
“Brengsek kau Im Yoona!” teriak Vic emosi melihat ketua haki mereka terbaring tak berdaya di sudut kota setelah melawan haki Im yang memang terkenal jahat dan ingin memusnakan haki yang lain demi mendapat kekuasaan. Song Hye Kyo sedang berjalan di sekitar supermarket saat dia ditarik tiba-tiba oleh segerombolan orang. Untung saja dia sempat memberikan panggilan darurat pada Jongki. Hye kyo sudah penuh darah di mulutnya karena perutnya terus diserang dengan bebatuan oleh Yoona dan membuat dia muntah darah.

“Bertahanlah ketua..” Vic berusaha menyembuhkannya dengan cahaya nya. Dia mengarahkan kedua telapak tangannya diperut hye kyo untuk memperbaiki organnya.

“Sudah kau temukan dimana haki mereka tinggal?” tanya Dongwoon mengepalkan tangannya emosi.

“Dari jejak kaki dan beberapa barang yang mereka jatuhkan, sepertinya aku tahu dimana letak tempat tinggal mereka melalui jenis barang yang mereka pakai. Mereka bukan haki dari Quotiros, aku yakin mereka berasal dari Pidelomia.”

“Kalau begitu ayo kita ke kota itu sekarang! Mereka cari mati sudah seenaknya menyerang ketua yang hanya sendirian.” Sambung Seung Hun.

“Sepertinya kita harus menunggu ketua siuman dulu baru mendengarkan perintahnya langsung.” Ucap Vic. Kini darah Hye Kyo telah hilang.

“Akan ku hubungi sahabatku dari haki Do kalau begitu.”
“Hah.. makin lama aku jenuh dengan haki-haki yang tidak berpri-kemanusiaan. Ingin ku bunuh semua!” gumam Dongwoon kesal.

***
Kota ‘Pidelomia’

<PARK’s>
“Apa sudah kau urus penguburan mereka?” tanya Yoochun dari meja makan.
Chanyeol mengangguk menuju ruang nonton.

Ya, haki Park baru saja membunuh sekelompok haki tanpa ampun semalam karena menyerang haki mereka dengan brutal saat para pria sedang ada urusan di luar kota 2 minggu yang lalu. Luna, Jiyeon, dan Sandara diserang habis-habisan di rumah oleh haki jahat yang ingin mencari masalah dengan Yoochun. Ketiga wanita ini mengalami luka parah dan sedang menjalani perawatan intensif di rumah sakit. Luna yang penyembuh pun tidak bisa berbuat apa-apa karena dia dalam keadaan parah. Satu hal yang perlu diketahui, Haki penyembuh tidak bisa menyembuhkan dirinya sendiri.

“Aissh. Sialan Im itu. Apakah haki mereka masih tersisa? Atau hanya yang kita bunuh semalam saja?” tanya Cheondung. Yoochun menggeleng.
“Tidak. aku dengar dari haki Bae, Im memiliki banyak anggota dan akhir-akhir ini mereka mulai menjalankan organisasi hitam demi memegang kekuasaan di beberapa kota. Kita harus waspada. Paling tidak kita harus melindungi orang-orang Pidelomia juga dari bahaya.”
“Aku mengerti…ngomong-ngomong, bagaimana hubunganmu dengan Kahi? Aku dengar kalian putus?” tanya Chanyeol yang ikut duduk dan makan juga.
Yoochun menghembuskan nafasnya pasrah.
“Dia tahu aku haki dan memutuskan hubungan kami begitu saja. Dia tidak ingin menjalani hubungan denganku karena dia akan bertambah tua sedangkan aku tidak.”
“Aishh. Manusia selalu membatasi hubungan mereka kalau menyangkut haki. Memangnya apa kurangnya kita? Awet mudah begini!” ucap Chanyeol.
“Manusia tidak ingin menikah dengan haki. Karena anak hasil perkawinan haki dan manusia selalu menjadi haki. Dan mereka takut kalau dunia ini penuh dengan orang-orang menakutkan seperti kita nantinya. Sudah! Lupakan. Tidak usah dibahas.” Yoochun berdiri dan kembali ke kamarnya.

***

kota ‘Astrozamus’

<KIM’s>

“Sudah kau dengar berita dari pidelomia?” Jonghyun melempar koran di atas meja kerja Jaejoong.
“Apa ini?” Jaejoong mengambil koran itu dan mulai membacanya. Matanya langsung membesar.
“Pa.. Park di serang? Apa aku tidak salah baca?”
“Ya, aku dengar dari haki lain ada haki hitam yang ingin mencari masalah dengan haki yang baik seperti kita.” Sambung Kibum.
Seketika itu juga muka Jae langsung mendingin.
“Hah.. sudahlah.. toh kita haki terkuat di Astrozamus selama 100 tahun ini. Tidak usah khawatir.” Jae berdiri dan bersiap keluar dari ruang kerjanya.

“Tapi Park saja bisa diserang habis-habisan seperti itu ketua!” Stephanie menyambung pembicaraan.
“Mungkin saja itu haki junior mereka. Sudahlah. Kenapa harus ambil pusing dengan Park? Kalian lupa kalau mereka musuh kita?” ucap Jae kemudian membanting pintu dengan kasar saat keluar.

“Aissh.. aku bingung kenapa kita harus bermusuhan dengan sesama haki baik seperti Park. Kita bahkan tidak pernah bertemu atau mengenal wajah mereka.” Keluh Myungsoo. Dia baru saja pulang sekolah dan tidak sengaja mendengar pembicaraan seniornya dari luar. Dia langsung masuk bersamaan dengan keluarnya Jae.
“Entahlah. Dari kita semua, hanya Jaejoong dan Junsu yang berumur 125 tahun. Mungkin mereka mengetahui semua sejarahnya.” Sambung Kibum dan bersiap keluar juga diikuti oleh Jong.
“wait, where’s Junsu?” tanya Steph.
“Sedang main PS dikamarnya bersama Jongin.” Jawab Jong sebelum pergi.

***
Ke-6 haki baik ini memiliki situasi yang berbeda. Mereka sama sekali tidak pernah memperkirakan akan adanya bahaya yang akan menimpa kelompok mereka nantinya. Ada yang masih beraktifitas tanpa hambatan, dan ada pula yang sudah mendapatkan serangan. Mereka tidak tahu akan kemana takdir membawa mereka.

1 minggu kemudian,

Di salah satu daerah di ‘Relzipoa’.

Donghae yang sedang bermeditasi di salah satu gua pinggir pantai untuk memulihkan kekuatannya yang akhir-akhir ini melemah, dikagetkan dengan bunyi letusan yang sangat keras. Dia langsung berlari keluar dari gua dan begitu kaget saat melihat lautan mengamuk cukup keras seperti ada yang baru saja terjatuh di laut itu. Tiba-tiba dia merasakan hatinya berdegup. Biasanya untuk hal seperti ini, kalau hati ketua haki berdegup kencang, itu artinya mereka kedatangan anggota baru. Donghae pun memakai kekuatannya untuk berjalan di atas air. Dia kaget saat sampai ditengah laut, bukannya bayi manusia, melainkan sebuah bayi Kuda yang terbungkus gelembung air yang terapung di atas laut.
“Apakah ini juga bisa disebut haki? Bukankah ini kuda?” gumam Donghae heran namun dia menggendong dan membawa kuda itu ke tepi.
Sesampainya di tepi, dia kaget melihat ada 5 orang yang tidak dikenalnya sedang berlari ke arahnya. Donghae langsung mengambil ancang-ancang dengan tangan kanannya, mengumpulkan sejumlah besar air sedangkan tangan kirinya menggendong kuda itu.

“Siapa kalian?” tanya donghae.

“Aku yang seharusnya bertanya siapa kalian?” tanya seorang wanita, satu-satunya wanita disitu.

“Sudah. Aku tidak peduli. Aku tidak ingin berkelahi. Hey kau, serahkan bayi itu, dia dari haki kami!” ucap seorang pria yang lainnya.

“Enak saja, bayi itu dari haki kami! aku langsung merasakan kehadirannya 3 jam yang lalu.” sambung pria lainnya lagi.
Donghae bingung kenapa bisa haki lain merasakan kehadiran kuda ini juga. Ini baru pertama kalinya terjadi.

“Wait, kenapa kalian semua merasakannya? Bukannya kita bisa merasakan bintang jatuh hanya kalau haki itu sekelompok dengan kita?” tanya wanita itu. Mereka saling memandang, baru menyadari hal janggal ini.

“Lupakan hal itu, kalian dari haki apa?” tanya Donghae.

“Aku Park Yoochun.” Yoochun, ketua Park yang ternyata salah satu dari mereka yang ada disitu bersuara. Membuat ke 5 lainnya melotot tak percaya.
“Song Hye Kyo.” Ketua Song memperkenalkan dirinya diiringi tatapannya ke 5 orang pria tersebut.
“Jung Yunho..” jawab Yunho dingin. Semua dari mereka tak hentinya melempar tatapan tajam.
“Choi Siwon.” Jawab Siwon tenang. Seketika itu juga mereka langsung menyadari sesuatu. Indentitas mereka berenam.
“Aku Lee Donghae. Ka..kalau begitu kau..”
“Tidak salah lagi pasti kau dari Kim..” sambung Yunho.
“Ya, aku Kim Jaejoong. Shit.. ada apa sampai ke enam haki sejarah dikumpulkan seperti ini.”
“Entahlah. Kau, turunkan airmu itu! Jangan menakutiku. ” ucap Hye Kyo. Donghae langsung meredam kekuatannya.

“Lalu, bagaimana dengan kuda ini. Dia untuk siapa sebenarnya?” tanya Yoochun.
“Berikan padaku!” Jaejoong mengambilnya dengan paksa dari tangan Donghae. Donghae langsung bersiap menyerangnya dengan air karena emosi dan Jaejoong langsung mengarahkan tangannya ke langit membuat langit menjadi mendung dan ada percikan petir muncul. Yoochun tak mau kalah. Sudah ada bongkahan tanah berbentuk seperti tembok besar yang siap menindih siapapun kapan saja. Yunhopun sudah siap dengan senjata laras panjang di kedua tangannya.

“Damn.. bukan ini yang aku inginkan! Ada apa dengan kalian! Bisakah kalian tenang dulu dan membicarakan hal ini dengan kepala dingin? Jangan hanya mengandalkan kekuatan!” teriak Siwon. Hye Kyo mengangguk. Ketua haki yang lainpun mereda dan menghilangkan kekuatan mereka.

“Ini pertama kalinya 6 ketua haki bertemu setelah 200 tahun. Aku ingat pernah mendengar dari ketua yang dulu kalau kita tidak harusnya bertemu satu sama lain karena akan terjadi hal yang tidak diinginkan.” ucap Hye Kyo.

“Aku tahu itu. Lalu harus bagaimana? Kuda ini membuat kita kacau.. pasti ada sesuatu. Mungkin petunjuk tentang 200 tahun lalu? Siapa yang paling tua di antara kita? Siapa tahu ada petunjuk yang sesuai dengan ingatan kalian.” ucap Siwon. Dia memang pintar.

“Aku 125 tahun. Waktu itu aku ingat ketua kami pernah mengatakan soal pegasus kematian. Apa ini pegasus yang dimaksud itu?” ucap Jaejoong. Dari antara mereka memang hanya dia yang sudah melewati 100 tahun. Ke-6 haki ini berkutat dengan kebingungan.

***

“Aissh.. Siwon kenapa harus mengajakku ke kota ini sih. Malah disuruh menunggu seperti orang bodoh. Hah.. i’m hungry..” keluh Sulli. Dia datang ke kota Relzipoa bersama Siwon karena mendengar kalau ketua mereka itu mendapat perasaan yang janggal. Mereka tahu itu berarti pertanda adanya haki baru. Tapi, karena yang lain menolak menemaninya karena pura-pura sibuk, akhirnya Sulli yang kena sasaran.

Sulli berjalan mengitari pasar yang ada disitu.

“Ahh!! Help!!!”

Tiba-tiba dia dikagetkan dengan teriakan minta tolong seorang wanita. Sulli yang memiliki jiwa empati yang tinggi langsung berlari mencari sumber suara. Seorang wanita yang terlihat masih muda, mungkin seumuran dengannya sedang dikepung oleh beberapa pria nakal di sebuah lorong yang sepi.

“Ya! Minggir kalian! mau kubunuh? Aku seorang haki!!” teriak Sulli, memasang tampang menakutkannya. Dia mengeluarkan cahaya dari kedua telapak tangannya membuat gerombolan manusia itu lari terbirit-birit. Sulli tertawa kecil dengan aktingnya yang pas-pasan. Padahal cahaya itu hanya cahaya untuk penyembuhan. Mereka tertipu.

“Kau tidak apa-apa?” sulli mendekati wanita itu dan memegang pundaknya. Wanita itu tersenyum dan mengangguk.

“Kau haki ternyata..” ucap wanita itu.
“Hehe. sorry menakutimu..”
“Haha. tidak apa-apa. aku juga haki, Jung Krystal” krystal menawarkan tangannya dan Sulli melotot tak percaya.
“Ju..Jung?”
“Ada apa dengan haki ku?”
“A.. Aku pikir haki kita bermusuhan Krystal. Aku Choi Sulli. Kau pasti pernah dengar kan nama haki kami?”
Krystal juga terkejut mendengar haki Sulli. Tapi kemudian dia tersenyum.
“Tidak bisakah kita mengubah sejarah? Aku bingung kenapa 6 haki yang sama-sama baik harus bermusuhan. Aku juga tidak akan menyerangmu. Aku hanya ahli strategi kok.” Ucap Krystal ceria dan langsung menjabat tangan Sulli. Sulli yang awalnya sedikit takut, langsung mencair melihat keramahannya.
“Ya ampun, lutut mu berdarah. Duduklah, aku akan menyembuhkanmu.” Ucap Sulli. Mereka duduk di salah satu kursi taman yang ada di dekat situ.

***

“Amber, apa kau yakin kita tidak akan dimarahi petugas taman karena bermain basket tanpa izin dilapangan ini?” tanya Taemin. Amber hanya mengangguk percaya diri dan mereka berdua terus saja one on one bertanding dilapangan basket yang ada di taman itu.

“Taemin! Aku haus, belikan minuman botol sana! Kau kalah kan!” suruh Amber dengan sangat merdeka sambil menyeka keringatnya dengan handuk.
“Dasar kau pemalas! Mana uangmu? Aku lagi miskin. Jajanku dikurangi oleh Donghae karena berkelahi dengan Gikwang sebulan ini.”
“Haha! Itu sih deritamu. Hurry! Kau kan kalah. Treat me..” Amber selaku yang lebih senior dari Taemin karena sudah berumur 35 tahun memerintah anak itu dengan tampang polosnya. Semua orang dari haki mereka sangat suka mengerjai Taemin dan juga Jinki. Karena dua orang ini sama-sama ‘mudah ditipu’.
“Aku tahu yang ada dipikiranmu bodoh! Kau mengataiku anak yang malang!” bentak Taemin kesal. Amber tertawa dan mengisyaratkannya untuk pergi dengan usiran tangan.

Dengan kesal Taemin berjalan menuju supermarket. Tapi langkahnya terhenti saat melihat seorang gadis yang sangat cantik dengan rambut panjang terurai dan senyum yang manis sedang duduk ditaman dan mengobati luka seorang gadis yang tak kalah cantik. Yang membuat Taemin terketuk hatinya adalah, gadis cantik yang mencuri perhatiannya ini adalah haki. Ketahuan dari cahaya yang keluar dari tangannya dan luka di lutut yang perlahan menghilang. Taemin langsung tersenyum dan mendekati mereka.

”Tipe idelaku!”

To Be Continued.

Hehehe.. Gimana? Kurang bagus ceritanya? Sok atuh di komen. Jujur aja ga ush pake perasaan. Hahahaha!

Categories: Fanfiction, Shiny Effects | Tags: , , , , , , | 18 Comments

Post navigation

18 thoughts on “HAKI’s WAR & Romance [1]

  1. novie

    lanjuut thor…

  2. SulliVans

    Keren! Lanjut thor!

  3. lanjut dong…
    Keren ceritanya.

  4. Novy wekwek

    lanjutt! semogaaaaa ada Minstal!!! :3

  5. keren, fantasynya.. cuma ada thypo2 dikit, masih dimaklumi…
    lanjutannya?

  6. crystallia

    keren … lanjutin dong ceritanya … seharusnya yang jadi gadis cantik yang taemin liat itu si krystal , kan lebih cocok, taestal gitu author🙂

  7. crystallia

    kebetulan aku juga suka cerita fantasy kayak gini , and then fantasy kpop lagi , kerenn…. ^^

  8. crystallia

    minstal sebenernya cocok juga sih , hehe…..

  9. KEREEEEENNNN /capslock jebol/😄 suka ceritanya bikin penasaran ._. kenapa ke-6 haki itu bermusuhan ya /mikir keras/ doh pokoknya update jan lama lama thooorrrr😄

  10. keren thor.. aku suka banget ff fantasy..
    lanjut dong jangan berenti di sini yah thor, fighting ^_^

  11. dena^^

    Kerennn lanjuttttttttt😉

  12. gracessul

    Lanjutt thor daebakk ..
    PenAsaran sma TaeLli NY !! ^_^
    Jgn lma2 ya thor !!

  13. anggita

    Ini bagus bgt. .seru bgt idenya. .lanjut lanjuuut. .😀

  14. Kurnia

    Kalau cast’a sih bisa dingat2 , tpi nma kota’a itu loh, pusing ngpalin’a ,,blm lg konflik sma haki slain yg 6 , thor , ide’a mncul dri mna sih ,, jgn lma2 ya ng’post part 2’a ,,, daebaak

  15. Annisa Kpopers

    Huwehhawhwhwhwhahah #gila. KEREN TOP MARKOTOP SI KOTOP KOTOP.😄😄😄 PUHLISS MISS PATTY LANJUTKAAAAAAANN.

  16. noer aliyaeh

    keren,, lanjut ff nya thor…

  17. Lanjut yah ^^

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Create a free website or blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: